Anda di halaman 1dari 3

1.

Ketepatan waktu pemberian diet


Judul indikator Ketepatan Waktu Pemberian Makanan Kepada Pasien
Definisi operasional Ketepatan waktu pemberian makanan kepada pasien adalah ketepatan
penyediaan makanan, pada pasien sesuai dengan jadwal yang telah
ditentukan
Tujuan Tergambarnya efektifitas pelayanan instalasi gizi
Dimensi mutu Efektifitas, akses, kenyamanan
Alasan pemilihan Dengan indikator mutu ini diharapkan tepat waktu dalam pemberian diet
indikator oleh pelayanan di unit gizi untuk meningkatkan mutu dari unit gizi
Numerator Jumlah pasien rawat inap yang disurvey yang mendapat makanan tepat
waktu dalam satu bulan
Denominator Jumlah seluruh pasien rawat inap yang disurvey
Formula Jumlah pasien rawat inap yang disurvey yang mendapat makanan tepat
waktu dalam satu bulan : Jumlah seluruh pasien rawat inap yang disurvey
X 100 %
Metodelogi Sensus harian
pengumpulan data
Cakupan data Total survey
Frekuensi Bulanan
pengumpulan data
Frekuensi analisa Triwulan
data
Standar 100%
Metodelogi analisa Bar diagram
data
Sumber data/area Pengumpulan data dilakukan dengan survey kepada pasien yang
mendapatkan pelayanan unit gizi
Area : rawat inap
Pj pengumpul data Kepala unit gizi dan PIC mutu
Publikasi data Internal dan eksternal
2. SISA MAKANAN YANG TIDAK TERMAKAN OLEH PASIEN
Judul indikator SISA MAKANAN YANG TIDAK TERMAKAN OLEH PASIEN

Definisi operasional Sisa makanan adalah porsi makanan yang tersisa yang tidak dimakan
oleh pasien (sesuai dengan pedoman asuhan gizi rumah sakit).
Tujuan Tergambarnya efektifitas dan efisiensi pelayanan instalasi gizi
Dimensi mutu Efektifitas dan efisien
Alasan pemilihan Terukurnya sisa makanan yang tidak termakan oleh pasien dapat menilai
indikator mutu pelayanan dari unit gizi baik secara penyajian makanan, variasi
makanan dan rasa yang disediakan
Numerator Jumlah kumulatif porsi sisa makanan dari pasien yang disurvey

Denominator Jumlah pasien rawat inap yang disurvey dalam satu bulan
Formula Jumlah kumulatif porsi sisa makanan dari pasien yang disurvey: Jumlah
pasien rawat inap yang disurvey dalam satu bulan X 100 %
Metodelogi Sensus harian
pengumpulan data
Cakupan data Total survey
Frekuensi Bulanan
pengumpulan data
Frekuensi analisa Triwulan
data
Standar ≤ 20 %
Metodelogi analisa Bar diagram
data
Sumber data/area Pengumpulan data dilakukan dengan survey kepada pasien yang
mendapatkan pelayanan unit gizi
Area : rawat inap
Pj pengumpul data Kepala unit gizi dan PIC mutu

Publikasi data Internal dan eksternal


3. KETEPATAN DIET
Judul indikator Tidak adanya kesalahan dalam pemberian diet
Definisi Adalah tidak adanya kesalahan dalam pemberian jenis diet yang
operasional diterima oleh pasien
Tujuan Tergambarnya efisiensi pelayanan unit gizi
Dimensi mutu Efisiensi
Alasan pemilihan Adanya kerja sama antara unit gizi dan rawat inap seandainya
indikator ada pergantian jenis diet pasien sehingga tidak terjadi kesalahan
dalam pemberian berikutnya
Numerator Jumlah pemberian makanan yang disurvey dikurangi jumlah
pemberian makanan yang salah diet.
Denominator Jumlah pasien yang di survey dalam satu bulan.
Formula (Jumlah pemberian makanan yang disurvey dikurangi jumlah
pemberian makanan yang salah diet ÷ Jumlah pasien yang di
survey dalam satu bulan) x 100% = …. %
Metodelogi Sensus harian
pengumpulan data
Cakupan data Total survey
Frekuensi Bulanan
pengumpulan data
Frekuensi analisa Triwulan
data
Standar 100%
Metodelogi analisa Bar diagram
data
Sumber data/area Data diambil dari pencatatan dan pelaporan dari ruang rawat inap
dan hasil survey
Pj pengumpul data Kepala unit gizi dan PIC mutu
Publikasi data Internal dan eksternal