Anda di halaman 1dari 40

PROPOSAL KERJASAMA

PENAMBANGAN BATUBARA
PT. BERAU PUSAKA
BERAU, DESEMBER 2016
Kerjasama Penambangan Batubara
IUP PT. Berau Pusaka

 Legalitas-Perizinan
 Data-data Teknis
 Informasi Non Teknis
 Penambangan/Produksi
 Komersial dan Sistem Kerjasama
 Rencana Kerja

2 PT. Berau Pusaka


Legalitas-
Legalitas-Perizinan
 Legalitas Perusahaan:
1. Berau Pusaka merupakan Perseroan Terbatas (PT) yang
bergerak dibidang usaha pertambangan (salah satu bidang
usaha), telah mengalami 1 kali perubahan akta perusahaan,
yaitu:
a. Akta awal dengan nomer 40, tanggal 31 Maret 2010 di
Notaris Muchlis Muchtar Mahmud, SH di Tanjung Redeb
Berau, Kalimantan Timur. Modal perusahaan sebesar Rp.
50.000.000,- dengan jumlah saham sebanyak 50, saham
dimiliki oleh H. Hasanah Imam Unsyah sebesar 30
(Direktur) danYoyok Sutiono sebesar 20 (Komisaris).

3 PT. Berau Pusaka


Legalitas-
Legalitas-Perizinan
b. Akta perubahan dengan nomer 01, tanggal 7 Februari 2014
di Notaris Misdalina, SH., M.Kn di Tanggerang, Jawa Barat.
Telah terjadi penjualan saham dari PT. Merukh Ama Coal
kepada Yoyok Sutiono (Direktur) sebesar 45 senilai Rp.
45.000.000,- dan Ir. Gustaaf Yani Nunuhitu Merukh kepada
Nusinam Muhammad Jayadi (istri Alm. H. Hasanah Imam
Unsyah) sebesar 5 senilai Rp. 5.000.000,- (Komisaris).
Jumlah keseluruhan saham 50 dengan nilai Rp.
50.000.000,-. Perubahan akta ini sudah terdaftar dan
disyahkan oleh Menkumham dengan SK., nomer AHU-
AH.01.10-09695, tanggal 10 Maret 2014.

4 PT. Berau Pusaka


Legalitas-
Legalitas-Perizinan

5 PT. Berau Pusaka


Legalitas-
Legalitas-Perizinan
2. PT. Berau Pusaka telah memiliki izin perusahaan lainnya
berupa:
a. Surat Izin Tempat Usaha (SITU)/Izin Gangguan dengan
nomer 503/BPPT/ITU/545/V/2010, tanggal 24 Mei
2010 dan masa berlaku selama 2 tahun.
b. Tanda Daftar Perusahaan PT. Berau Pusaka.
c. Nomer Pokok Wajib Pajak: 03.039.568.5-727.000, tanggal
25 Mei 2010.

6 PT. Berau Pusaka


Legalitas-
Legalitas-Perizinan

7 PT. Berau Pusaka


Legalitas-
Legalitas-Perizinan
 Legalitas Izin Usaha Pertambangan:
1. Izin Usaha Pertambangan PT. Berau Pusaka saat ini masih berupa
IUP Eksplorasi, Komoditas Batubara dengan keputusan Bupati
Berau, nomer 262 tahun 2010, tanggal 29 April 2010 dan masa
berlaku selama 7 tahun. IUP Eksplorasi dapat di perpanjang 2
kali masing-masing satu tahun.
2. Lokasi wilayah tambang di Kampung Long Lanuk, Sambaliung,
Kabupaten Berau, Prov. KALTIM, kode wilayah
540/SBL.BP.01/DPE.PU/IV/2010, luas +/- 3453 hektar.
3. Kawasan area tambang terdiri dari +/- 400 hektar di Area
Pengguna Lain (APL) dan +/- 3.053 hektar di kawasan Hutan
Produksi (HP).

8 PT. Berau Pusaka


Legalitas-
Legalitas-Perizinan

9 PT. Berau Pusaka


Legalitas-
Legalitas-Perizinan

10 PT. Berau Pusaka


Legalitas-
Legalitas-Perizinan
 Rencana Peningkatan Izin:
1. Aspek legal perusahaan dari PT. Berau Coal secara hukum tidak
bermasalah. Izin perusahaan ada yang harus diperbaharui untuk SITU,
TDP dan pembuatan lagi beberapa izin seperti, SIUP dan Izin Domisili
tambang dari Desa dan Kecamatan.
2. IUP Ekplorasi perlu ditingkatkan menjadi IUP Operasi Produksi dan
Sertipikat CnC, semua dapat diproses di Provinsi KALTIM di Perijinan
Satu Pintu – BPPMD dengan jangka waktu 6 bulan- 1 tahun. Bila IUP
Operasi Produksi belum selesai maka dapat dilakukan perpanjangan
IUP Eksplorasi, perpanjangan pertama untuk jangka waktu 1 (satu)
tahun.
3. Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan untuk area tambang terletak di
Kawasan Hutan Produksi (HP) dan dapat diproses di Kementerian
Kehutanan Pusat Jakarta. Kawasan Hutan ini tidak masuk dalam
Moratorium Kementerian Kehutanan sesuai SK Menteri, nomer
SK.2300/MenLHK-PKTL/IPSDH/PLA.1/5/2016, tanggal 20 Mei
2016, lampiran lembar peta Indikatif No. 1917 (revisi X). Waktu yang
dibutuhkan untuk IPPKH sekitar 6 bulan – 1 tahun.
11 PT. Berau Pusaka
Legalitas-
Legalitas-Perizinan

12 PT. Berau Pusaka


Legalitas-
Legalitas-Perizinan

13 PT. Berau Pusaka


Legalitas-
Legalitas-Perizinan

Peta Indikatif Kementerian


Kehutanan untuk IPPKH
Lembar 1917 (Revisi X) tahun
2016.

14 PT. Berau Pusaka


Data-
Data-data Teknis
 Lokasi area IUP PT. Berau Pusaka secara keseluruhan telah
dilakukan pemetaan geologi dan didapatkan 23 singkapan batubara
dengan kedudukan strike/arah N 220o E – N 275o E dan
dip/kemiringan 10o - 15o . Ketabalan singkapan dari 0,35 – 1,1 m,
jumlah lapisan batubara ada 7 seam/lapisan.
 Fomasi Geologi areal tambang masuk dalam Formasi Latih (+/- 85%).
 Pemboran dilakukan sebanyak 9 (sembilan) lubang bor dengan
didapatkan 3 seam/lapisan batubara dengan ketebalan dari 0,4 – 1,92
m.
 Telah dilakukan perhitungan cadangan batubara daerah APL dengan
menggunakan software tambang berupa Minescape dan didapatkan
sumberdaya batubara sebanyak +/- 12.504.226 mt dengan nisbah kupas
(SR) 7.13:1 dan Cadangan (mineable) +/- 5.069.376 mt dengan nisbah
kupas (SR) 7,1:1.
15 PT. Berau Pusaka
Data-
Data-data Teknis

16 PT. Berau Pusaka


Data-
Data-data Teknis

17 PT. Berau Pusaka


Data-
Data-data Teknis

18 PT. Berau Pusaka


Data-
Data-data Teknis
 Hasil analisa singkapan batubara dari Lab. Sucofindo didapatkan
nilai sebagai berikut:
- TM – 22,2 %, IM – 11,1%, Ash – 4,3 %, VM – 40,8%, FC-
43,8%, TS – 0,52%, GCV – 5,960 kal/g (adb), 5,216 kal/g (ar),
7,045 kal/g (daf), Hgi – 46, NCV – 4.887 (ar).
 Jarak angkutan batubara (hauling) dari Pit ke lokasi pelabuhan
(milik pihak ketiga, PT. Sungai Berlian Bakti atau PT. Kaltim Jaya
Bara) sejauh +/- 25-30 km. Jalan dari melalui jalur bekas jalan
kayu (logging) ke lokasi PKP2B Berau Coal, kemudian jalan pihak
ketiga.
 Pelabuhan memakai pihak ketiga dengan kerjasama milik PT. SBB
atau PT. KJB dan kapasitas barge/tongkang yang dapat muat
sekelas 270 ft (5500 mt)- 300 ft (7500 mt).

19 PT. Berau Pusaka


BORE HOLE 4
Data-
Data-data Teknis BORE HOLE 3

BORE HOLE 1 BORE HOLE 2

20 PT. Berau Pusaka


Data-
Data-data Teknis BORE HOLE 7

BORE HOLE 5

21 PT. Berau Pusaka BORE HOLE 6


Data-
Data-data Teknis BORE HOLE 9
BORE HOLE 8

22 PT. Berau Pusaka


Data-
Data-data Teknis

23 PT. Berau Pusaka


Data-
Data-data Teknis

24 PT. Berau Pusaka


Data-
Data-data Teknis

25 PT. Berau Pusaka


Data-
Data-data Teknis

26 PT. Berau Pusaka


Data-
Data-data Teknis

27 PT. Berau Pusaka


Informasi Non Teknis
 Lokasi kerja tambang PT. Berau Pusaka berada di Kampung Long
Lanuk yang penduduk sekitarnya bersuku Jawa, Bugis dan Dayak.
Rata-rata penduduk asli melakukan pekerjaan bercocok tanam,
berkebun, berladang.
 Mengenai lahan yang berada di lokasi kerja tambang terutama di
Area Pengguna Lain merupakan lahan yang telah sebagian digarap
oleh masyarakat, maka rata-rata kepemilikan lahan memiliki surat
hak garap dari pemerintah desa setempat.
 Lahan yang terdapat di Kawasan Hutan (HP) yang telah digarap
oleh masyarakat dilakukan penggantian lahan garap saja jika
memang ada bukti yang sangat jelas dengan disyahkan oleh
pemerintah Desa setempat.
 Kondisi masyarakat dilokasi kerja tambang secara keseluruhan
kondusif.
28 PT. Berau Pusaka
Penambangan/Produksi
 Penambangan dilakukan setelah selesai IUP Operasi Produksi dan
Sertipikat CnC diperoleh dari Perizinan Satu Pintu (BPPMD) Provinsi
Kalimantan Timur.
 Areal yang pertama ditambang dilokasi Areal Pengguna Lain (APL)
seluas +/- 400 hektar, dan terdapat cadangan batubara yang dapat
ditambang sebanyak +/- 5.069.376 mt dengan nisbah kupas (SR)
7,1:1.
 Jalan angkutan Batubara bekas jalan angkut kayu (logging) di dalam
Area PT. Berau Pusaka dan diluar area milik pihak ketiga (PT.
Sungai Berlian Bakti, PT. Kaltim Jaya Bara, PT. Berau Coal) dan
untuk pemakaiannya dilakukan kerjasama yang saling
menguntungkan. Untuk jarak angkutan batubara dari Pit Berau
Pusaka ke Pelabuhan pihak Ketiga sejauh +/- 30 km.
 Untuk lahan yang akan dilakukan penambangan dilakukan
pembebasan atau kerjasama dengan pemilik lahan.
29 PT. Berau Pusaka
Penambangan/Produksi
 Pelabuhan milik pihak Ketiga (PT. Sungai Berlian Bakti, PT. Kaltim
Jaya Bara) dan kapasitas tongkang/barge yang bisa sandar 270 ft
(5500 mt) atau 300 ft (7500 mt) melalui Sungai Segah. Sedangkan
untuk anchorage/jangkar Mother Vessel (MV) di Muara Berau.
 Membangun sarana dan prasana serta infrastruktur yang
dibutuhkan untuk kegiatan penambangan/operasional.
 Melakukan penerimaan tenaga kerja yang terampil dan tidak
terampil yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional
penambangan.
 Mobilisasi alat-alat berat dan alat support untuk melakukan
penambangan.
 Mulai penambangan direncanakan pada Januari 2017, karena
untuk persetujuan penambangan diberikan pada awal tahun oleh
Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Timur.
30 PT. Berau Pusaka
Penambangan/Produksi
 Jumlah alat berat yang dipergunakan dalam melakukan
penambangan sebagai berikut:
- Excavator PC800 sebanyak 2 unit
- Excavator PC400 sebanyak 3 unit
- Excavator PC300 sebanyak 1 unit
- Excavator PC200 sebanyak 2 unit
- HD 465 sebanyak 8 unit
- DT HINO FM260 OB sebanyak 12 unit
- DT Hauling sebanyak 15 unit
- Dozer CAT D8R sebanyak 2 unit
- Dozer Komatsu D85ESS sebanyak 4 unit
- Alat-alat support lainnya yang disesuaikan kebutuhan.
31 PT. Berau Pusaka
Penambangan/Produksi
 Target Produksi selama 3 tahun:
1. Tahun 2017 sebanyak 1,149,111 mt, dengan SR 5,79,
2. Tahun 2018 sebanyak 1,361,342 mt, dengan SR 5,79,
3. Tahun 2019 sebanyak 1,421,979 mt, dengan SR 5,65.
Jumlah produksi keseluruhan sebanyak 3,932,432 mt
dengan SR 6:1
Selanjutnya dilakukan produksi sesuai dengan hasil
eksplorasi lanjutan yang terdapat pada lokasi Kawasan
Hutan (HP) setelah keluar Izin Pinjam Pakai Kawasan
Hutan (IPPKH) dari Kementerian Kehutanan Pusat.

32 PT. Berau Pusaka


Penambangan/Produksi
LAND CLEARING TOP SOIL STRIPPING COAL MINING
REMOVAL OVERBURDEN

COAL
SHIPPING TO COAL BARGING CRUSHING/ COAL
CUSTOMER WASHING HAULING

Sekuen Penambangan
33 PT. Berau Pusaka
Penambangan/Produksi
Superintending Discharge
Exploration Bore Core Samples
End User
In-Pit Drilling and Channel Samples
*Results used to build Geological
*Used to prepare certificate of quality
Model and mine plan *Used to confirm expected ROM quality
for commercial transaction
*Resource evaluation and mine *Used to predict preparation plant feed
*Confirms acceptance of cargo and
planning quality
used for end use feed quality
process control

Preparation Plant and


Superintending Load Port Production Samples
Product Stockpile Samples
*Used to prepare certificate *Used to monitor product quality
of quality for commercial *Used to confirm quality and quantity of and relate back to expected ROM
transaction coal stockpiled at port quality
*Confirms correct blending *Used for blending planning for shipment *Used to monitor mining operations
and reclaiming of stockpiled loading efficiency and hygiene (selective
coal *Confirms product sample quality and mining)
correct placement of coal to stockpiles *Include plant feed and reject
sample results for monitoring
process operations

Manajemen Sistem Kualitas dan Kuantitas Batubara


34 PT. Berau Pusaka
Kontaminasi
Penambangan/Produksi

Coal Parting

Sand
Kontrol Kualitas

ROM Contaminant Crusher Contaminant


Control Control
PT. Berau Pusaka
35 Manajemen Kualitas dan Kontrol Batubara
Penambangan/Produksi

Channel Sampling Stockpile Sampling Product Sampling


(Surface) (Manual)

Packaging

Mixing

Dividing

PT. Berau Pusaka


36 Sampling Batubara
Komersial dan Sistem Kerjasama
 PT. Berau Pusaka untuk saat ini memberikan sistem kerjasama kepada
investor berupa Joint Operation (JO) dengan persyaratan sebagai
berikut:
a. Pemberian dana sebesar Rp. 5.500.000.000,- (lima Miliar Lima Ratus
Juta Rupiah) untuk pengurusan peningkatan IUP Operasi Produksi
dan Sertifikat CnC.
b. Untuk pengurusan Izin Pinjam Pakai Kawasan (IPPKH) bisa dilakukan
oleh investor dan dibantu oleh perusahaan, terkait dana yang
dikeluarkan semua dari investor.
c. Pada saat IUP OP, Sertipikat CnC selesai dapat dilakukan produksi
batubara dan IPPKH juga selesai maka semua biaya produksi
keseluruhan (eksplorasi lanjutan, pembebasan lahan, infrastruktur,
penambangan, pelabuhan, pengapalan, Jaminan Reklamasi dan
Pascatambang, CSR/Comdev, K3LK, SDM, Iuran IPPKH, Iuaran
Operasi Produksi) dari investor dan PT. Berau Pusaka meminta
pembagian royalty sebesar USD $ 3,5/ton (tanpa pajak).
37 PT. Berau Pusaka
Rencana Kerja
 Rencana kerja yang dilakukan:
1. Melakukan perjanjian kerjasama di notaris antara PT. Berau
Pusaka dengan investor.
2. Penyiapan dan penunjukkan konsultan untuk melakukan
kegiatan eksplorasi lanjutan dan mulai kegiatan eksplorasi.
3. Menyiapkan semua persyaratan administrasi dalam
pengajuan penigkatan IUP Operasi Produksi dan Sertipikat
CnC dengan diskusi dengan pihak Dinas Pertambangan
Provinsi Kaltim dan Badan Lingkungan Hidup sebagai
advice. Pengajuan peningkatan izin ke Badan Perizinan Satu
Pintu Provinsi Kaltim (BPPMD).
38 PT. Berau Pusaka
Rencana Kerja
5. Penunjukkan dan kerjasama dengan konsultan terkait
pembuatan dokumen FS, Amdal, Rencana Reklamasi,
Pascatambang, Fasilitas Sarana dan Prasaran, RKAB.
6. Penunjukkan dan kerjasama dengan konsultan terkait
pengurusan IPPKH di Kementerian Kehutanan Pusat.
7. Sosialisasi kepada masyarakat, tokoh masyarakat, Desa,
Muspika, Polsek, Koramil untuk memulai kegiatan
penambangan.
8. Mobilisasi unit alat berat untuk memulai pekerjaan
penambangan, dimulai dengan pembangunan prasarana dan
sarana, infrastruktur.

39 PT. Berau Pusaka


TERIMA KASIH

40 PT. Berau Pusaka