Anda di halaman 1dari 32

PROPOSAL

RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR


PROFESI PEGAWAI NEGERI SIPIL
PADA RSUD KH DAUD ARIF
KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

Disusun Oleh:

dr. M. FACHREZA SAPUTRA

No. Daftar Hadir : 43


Peserta : Prajabatan Gol.III
Provinsi Jambi
Tahun : 2015

BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH


PROVINSI JAMBI
2015
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAJABATAN GOLONGAN III
PROVINSI JAMBI TAHUN 2015

JUDUL PROPOSAL

RANCANGAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR


PROFESI PEGAWAI NEGERI SIPIL
PADA RSUD KH DAUD ARIF
KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT

Setuju untuk Diseminarkan


Pada tanggal
Bertempat di Badan Diklat Daerah
Provinsi Jambi

,2015

DISETUJUI,

COACH, MENTOR,

MUSFARITA AFFIANI, SE, MM dr. JOHANES J. SITORUS


NIP. 19760922 201001 2 004 NIP. 19701128 200604 1 002
Form 1 : Keterkaitan Kegiatan dengan Nilai Dasar Profesi ASN

No. Kegiatan/Sub
Kegiatan/
Nilai Dasar Uraian Pelaksanaan Kegiatan
Tahapan
Kegiatan
1. Melakukan - Akuntabilitas Saya akan melaksanakan pelayanan
pelayanan medik medik di IGD berupa anamnesa dan
di IGD pada pemeriksaan fisik pasien baru masuk
pasien baru masuk sampai ditegakkannya diagnosis dan
pemberian resep sebelum pasien
diantar ke ruangan rawat inap secara
profesionalisme, penuh tangggung
jawab dan teliti.
- Nasionalisme Saya akan melakukan pelayanan
medik di IGD pada pasien baru masuk
dengan tidak membeda-bedakan suku,
status sosial, dan agama pasien dan
status sosial antara pasien BPJS dan
umum
- Etika public Saya akan melakukan pelayanan
medik di IGD pada pasien baru masuk
dengan ramah, cepat dan tepat serta
memperkenalkan diri sebagai dokter
yang akan melakukan tindakan kepada
pasien atau keluarga pasien.
- Komitmen mutu Saya akan melakukan pelayanan
medik di IGD pada pasien baru masuk
dengan cepat sesuai SOP yang
berlaku.
- Anti korupsi Saya akan mlakukan pelayanan medik
di IGD pada pasien baru masuk
dengan tidak memungut biaya
tambahan diluar dari peraturan yang
berlaku.

2. Membuat surat - Akuntabilitas Saya akan membuat surat rujukan


rujukan pasien pasien yang tidak dapat ditangani ke
yang tidak dapat rumah sakit yang memiliki fasilitas
ditangani ke yang lebih memadai dengan tanggung
rumah sakit yang jawab dan sesuai dengan keadaan yang
memiliki fasilitas sebenarnya .
yang lebih - Nasionalisme Saya akan embuat surat rujukan pasien
memadai dengan tidak membeda-bedakan suku,
status sosial, dan agama, pasien.

- Etika publik Saya akan membuat surat rujukan


pasien yang tidak dapat ditangani ke
rumah sakit yang memiliki fasilitas
yang lebih memadai dimana
sebelumnya dijelaskan terlebih dahulu
kepada pasien atau keluarga pasien
tentang alasan kenapa pasien harus
dirujuk.
- Komitmen mutu Saya akan membuat surat rujukan
pasien yang tidak dapat ditangani ke
rumah sakit yang memiliki fasilitas
yang lebih memadai agar pasien dapat
ditangani lebih optimal.
- Anti korupsi Saya akan membuat surat rujukan
pasien yang tidak dapat ditangani ke
rumah sakit yang memiliki fasilitas
yang lebih memadai sesuai dengan
keadaan pasien yang sebenarnya tanpa
adanya intervensi dari pihak manapun.

3. Membuat rencana - Akuntabilitas Saya akan membuat rencana


pemeriksaan pemeriksaan penunjang pada pasien
penunjang pada baru masuk di IGD dengan penuh
pasien baru masuk tanggung jawab dan sesuai dengan
di IGD kebutuhan dalam membantu
menegakkan diagnosis pasien.
- Nasionalisme Saya akan membuat rencana
pemeriksaan penunjang pada pasien
baru masuk di IGD sesuai dengan
keadaan umum pasien dan tanpa
membeda-bedakan suku, status sosial,
dan agama pasien
- Etika Publik Saya akan membuat rencana
pemeriksaan penunjang pada pasien
baru masuk di IGD yang sebelumnya
meminta persetujuan dahulu kepada
pasien atau keluarga pasien.
- Komitmen mutu Saya akan melakukan kolaborasi
dengan petugas laboratorium atau pun
petugas rontgen untuk melakukan
pemeriksaan penunjang pada pasien
baru masuk di IGD.
- Anti korupsi Saya akan membuat rencana
pemeriksaan penunjang pada pasien
baru masuk di IGD dengan tidak
memungut biaya tambahan diluar dari
peraturan yang berlaku
4. Melakukan - Akuntabilitas Saya akan melakukan komunikasi
komunikasi efektif efektif via telepon dalam menjawab
via telepon dalam konsulan dari perawat atau bidan di
menjawab ruangan yang melaporkan segala bentuk
konsulan dari keluhan, keadaan dan permasalahan pasien
perawat atau bidan secara tepat, lengkap, akurat , jelas dan
di ruangan dipahami oleh kedua belah pihak.
- Nasionalisme Saya akan melakukan komunikasi
efektif dengan perawat atau bidan di
ruangan dengan tidak membeda-
bedakan suku, status sosial, dan
agama, pasien.
- Etika Publik Saya akan melakukan komunikasi
efektif via telepon dalam menjawab
konsulan dari perawat atau bidan di
ruangan dengan sopan santun.
- Komitmen mutu Saya akan melakukan komunikasi
efektif via telepon dalam menjawab
konsulan dari perawat atau bidan di
ruangan sesuai dengan SOP sehingga
segala bentuk keluhan, keadaan dan
permasalahan pasien dapat di sampaikan
secara lengkap, akurat , jelas dan dipahami
oleh kedua belah pihak.
5. Melakukan - Akuntabilitas Saya akan melakukan tindakan darurat
tindakan darurat medik / P3K tingkat sederhana secara
medik / P3K profesionalisme dengan penuh
tingkat sederhana tanggung jawab, tepat dan teliti sesuai
dengan SOP.
- Nasionalisme Saya akan melakukan tindakakn
darurat medik / P3K tingkat sederhana
dengan tidak membeda-bedakan status
sosial antara pasien BPJS dan umum

- Etika publik Saya akan melakukan tindakan darurat


medik / P3K tingkat sederhana dengan
memimta persetujuan tindakan medis
terlebih dahulu kepada pasien atau
keluarga pasien.

- Komitmen mutu Saya akan melakukan tindakan darurat


medik / P3K tingkat sederhana pada
pasien baru masuk sesuai dengan SOP
yang berlaku

- Anti korupsi Saya akan melaksanakan tindakan


darurat medik / P3K tingkat
sederhana, tanpa meminta biaya
tambahan yang telah ditetapkan
PERDA.

6. Membuat catatan - Akuntabilitas Saya akan membuat catatan medik


medik pasien pasien rawat inap dengan penuh
rawat inap tanggung jawab dan melakukan
kolaborasi dengan dokter spesialis,
jika kondisi pasien memburuk.

- Nasionalisme Saya akan membuat catatan medik


pasien rawat inap sesuai dengan
keadaan umum pasien tanpa
membeda-bedakan suku, status sosial,
dan agama pasien.

- Komitmen mutu Saya akan membuat catatan medik


pasien rawat inap sesuai dengan SOP
yang berlaku.

- Anti korupsi Saya akan membuat catatan medic


pasien rawat inap sesuai dengan
keaadaan umum pasien yang
sebenarnya tanpa menambah-
nambahkan diagnosis pasien

7. Melakukan - Akuntabilitas Saya akan mlakukan kunjungan


kunjungan (visite) (visite) pada pasien rawat inap dengan
pada pasien rawat penuh tanggung jawab dan teliti.
inap
- Nasionalisme Saya akan melakukan kunjungan
(visite) pada pasien rawat inap tanpa
membeda-bedakan status sosial antara
pasien BPJS dan pasien umum.
- Etika publik Saya akan melakukan kunjungan
(visite) pada pasien rawat inap dengan
ramah, dengan teknik 8 S (salam,
senyum, sapa, sopan, santun, sabar,
semangat, siap melayani).
- Komitmen Saya akan melakukan kunjungan
mutu (visite) pada pasien rawat inap sesuai
dengan SOP
- Anti korupsi Saya akan melakukan kunjungan
(visite) pada pasien rawat inap dengan
tidak memungut biaya tambahan
diluar dari peraturan yang berlaku

8. Melakukan - Akuntabilitas Saya akan melakukan pelayanan


Pelayanan Medik medik pasien di poli umum dengan
di Poli Umum profesionalisme, bertanggung jawab
dan teliti
- Nasionalisme Agar terciptanya keadilan saya akan
menggunakan sistem nomor urut
dalam menangani pasien dan tidak
membeda – bedakan pasien satu
dengan yang lainnya.

- Etika Publik Saya akan menyapa pasien terlebih


dahulu dan berkomunikasi dengan
menggunakan bahasa Indonesia yang
baik dan benar serta bertutur kata yang
sopan dan santun
- Komitmen Saya akan menggunakan SOP (standar
Mutu operasional prosedur) dalam
menegakan diagnosis dan memberikan
terapi kepada pasien yang berobat.
- Anti Korupsi Saya tidak akan memungut biaya
apapun pada semua pasien yang
berobat ke poli umum kecuali
berdasarkan PERDA yang ada
Formulir 2 : Teknik Aktualisasi Nilai Dasar
No Kegiatan/Sub Nilai Dasar Dan Uraian Teknik Aktualisasi Nilai Dasar
Kegiatan/ Tahapan Teknik Aktualisasi dan Manfaat Bagi Pihak Lain serta
Kegiatan Perwujudan Visi Organisasi
1 Melakukan pelayanan Akuntabilitas dengan Saya akan melaksanakan pelayanan medik
medik di IGD pada teknik bertindak di IGD dimulai dari pasien datang ke IGD
pasien baru masuk professional. dengan berjalan sendiri atau dengan
menggunakan transportasi lalu pasien
dibaringkan pada brangkar pasien dan saya
langsung melakukan penanganan pasien
berupa anamnesa dan pemeriksaan fisik
pasien baru masuk sampai ditegakkannya
diagnosis dan pemberian resep sebelum
pasien diantar ke ruangan rawat inap
secara professional dan dengan penuh
tangggung jawab, berintegritas tinggi dan
teliti.
Manfaatnya : pasien merasa puas dan
terciptanya pelayanan kesehatan yang
prima di rumah sakit.
Dampaknya : jika saya tidak melakukan
pelayanan medic secara professional dan
bertanggung jawab pada pasien maka
pasien akan memiliki perasaan tidak puas
dan tidak percaya terhadap pelayanan
kesehatan di rumah sakit

Nasionalisme Saya akan melakukan pelayanan medik di


dengan IGD pada pasien baru masuk dengan
menggunakan teknik teknik persamaan hak dengan tidak
persamaan hak membeda-bedakan suku, status sosial, dan
agama pasien serta tanpa melihat status
pasien BPJS atau umum.
Manfaat : pasien tidak merasa dibeda-
bedakan dalam menerima pelayanan
kesehatan di rumah sakit.
Dampak : jika saya membeda-bedakan
pasien dalam melakukan pelayanan medik
di IGD maka pasien merasa diabaikan dan
tidak puas terhadap pelayanan kesehatan
dirumah sakit.

Etika publik dengan Saya akan melakukan pelayanan medik di


teknik komunikasi IGD berupa anamnesa dan pemeriksaan
efektif fisik pasien baru masuk dengan teknik
komunikasi efektif secara ramah, cepat,
tepat dan berkode etik dalam melakukan
tindakan pemeriksaan pada pasien, serta
memperkenalkan diri sebagai dokter
kepada pasien atau keluarga pasien yang
akan melakukan tindakan.
Manfaat : terjadinya hubungan dan
komunikasi yang baik antara pasien dan
dokter sehinnga tercipta pelayanan
kesehatan yang prima di rumah sakit.
Dampak : jika saya tidak melakukan
komunikasi yang baik dengan pasien maka
akan menganggu dalam pelayanan
kesehatan yang dapat menyebabkan
ketidak puasan pasien terhadap pelayanan
kesehatan di rumah sakit.
Komitmen mutu Saya akan melakukan pelayanan medik di
dengan teknik IGD berupa anamnesa dan pemeriksaan
berpikir kreatif fisik pasien baru masuk sesuai dengan
SOP yang berlaku dan dilakukan dengan
berintegritas tinggi dan berfikir kreatif
demi tercapainya pelayanan prima yang
bermutu.
Manfaat : dapat meningkatkan mutu
pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Dampaknya : jika saya tidak melakukan


pelayanan medik di IGD pada pasien baru
masuk dengan baik maka pasien akan
merasa tidak puas dan mutu pelayanan
kesehatan tidak sesuai dengan apa yang
diharapkan.

Anti korupsi dengan Saya akan melakukan pelayanan medik di


teknik prinsip IGD pada pasien baru masuk dengan
kejujuran teknik prinsip kejujuran dengan tanpa
meminta biaya tambahan yang telah
ditetapkan PERDA atas tindakan medic
yang telah saya lakukan.
Manfaatnya: pasien tidak merasa
dirugikan

Dampaknya: jika saya memungut biaya


tambahan diluar peraturan yang berlaku
maka pasien merasa dirugikan.
2 Membuat surat Akuntabilitas dengan Saya sebagai dokter jaga akan membuat
rujukan pasien yang teknik bertindak surat pengantar rujukan pasien yang tidak
tidak dapat ditangani professional dan dapat ditangani yang telah disiapkan oleh
ke rumah sakit yang bertanggung jawab. petugas IGD sesuai dengan status pasien
memiliki fasilitas ke rumah sakit yang memiliki fasilitas
yang lebih memadai yang lebih memadai dengan professional
dan tanggung jawab dan sesuai dengan
keadaan umum pasien yang sebenarnya.
Hal ini dikarenakan rumah sakit sebagai
pelayanan kesehatan tingkat II dalam
menjalankan pelayanan kesehatan tingkat
lanjutan wajib melakukan sistem rujukan
dengan mengacu pada peraturan
perundang-undangan yang berlaku
Manfaat : terealisasinya sistem rujukan
berjenjang pada pelayanan kesehatan di
rumah sakit.
Dampak : jika saya tidak membuat
surat rujukan pasien yang tidak dapat
ditangani ke rumah sakit yang memiliki
fasilitas yang lebih memadai maka tidak
terlaksananya sistem rujukan berjenjang di
pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Nasionalisme Saya akan membuat surat rujukan pasien


dengan dengan asas keadilan dan non
menggunakan teknik diskriminatif dimana tidak membeda-
asas keadilan dan bedakan suku, status sosial, dan agama
non diskriminatif pasien Hal ini dilakukan demi tercapainya
nilai-nilai pancasila.
Manfaat : pasien merasa diperlakukan
dengan adil dalam menerima pelayanan
kesehatan di rumah sakit.
Dampak : jika saya membeda-bedakan
pasien dalam membuat surat rujukan maka
pasien akan merasa diabaikan dan tidak
puas terhadap pelayanan kesehatan di
rumah sakit.
Etika publik dengan Saya akan membuat surat rujukan pasien
teknik komunikasi yang tidak dapat ditangani ke rumah sakit
efektif yang memiliki fasilitas yang lebih
memadai dimana sebelumnya saya sebagai
dokter jaga dengan menggunakan teknik
komunikasi efektif menjelaskan terlebih
dahulu kepada pasien atau keluarga pasien
tentang alasan kenapa pasien harus
dirujuk, hal ini dilakukan agar tidak terjadi
miss komunikasi antara pasien atau
keluarga pasien dengan petugas medik.
Manfaat : terjadinya hubungan dan
komunikasi yang baik antara pasien dan
dokter sehinnga pasien merasa puas dan
tercipta pelayanan kesehatan yang prima
di rumah sakit.
Dampak : jika saya tidak melakukan
komunikasi yang efektif dalam
menjelaskan tentang alasan kenapa pasien
harus dirujuk maka hal tersebut akan
menganngu dalam pelayanan kesehatan
yang dapat menyebabkan ketidak puasan
pasien terhadap pelayanan kesehatan di RS
Komitmen mutu Saya akan membuat surat rujukan pasien
dengan teknik yang tidak dapat ditangani ke rumah sakit
berpikir kreatif yang memiliki fasilitas yang lebih
memadai dengan teknik berpikir kreatif.
Hal ini dilakukan demi tercapainya
kepuasan pasien dimana pasien dapat
ditangani lebih optimal di rumah sakit
yang memiliki fasilitas yang lebih
memadai.
Manfaat : pasien mendapatkan
penanganan penyakit yang lebih optimal
dengan dirujuk ke rumah sakit yang lebih
memadai sehingga dapat meningkatkan
mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Dampaknya : jika saya tidak membuat
surat rujukan pasien yang tidak dapat
ditangani ke rumah sakit yang memiliki
fasilitas yang lebih memadai maka mutu
pelayanan kesehatan tidak sesuai dengan
apa yang diharapkan.

Anti korupsi dengan Saya akan membuat surat rujukan pasien


teknik prinsip yang tidak dapat ditangani ke rumah sakit
kejujuran yang memiliki fasilitas yang lebih
memadai dengan teknik prinsip
kejujuran yaitu sesuai dengan keadaan
umum pasien yang sebenarnya tanpa
adanya intervensi dari siapapun. Hal ini
dilakukan agar system rujukan pelayanan
kesehatan sesuai dengan system rujukan
berjenjang karena jika fasilitas kesehatan
tidak menerapkan sistem rujukan
berjenjang maka dapat dilakukan
recredentialing terhadap kinerja fasilitas
kesehatan tersebut.
Manfaat : terealisasinya system rujukan
berjenjang pada pelayanan kesehatan
Dampak : jika saya tidak membuat
surat rujukan pasien yang tidak dapat
ditangani ke rumah sakit yang memiliki
fasilitas yang lebih memadai maka tidak
terlaksananya sistem rujukan berjenjang di
pelayanan kesehatan di rumah sakit
3 Membuat rencana Akuntabilitas dengan Saya akan membuat rencana pemeriksaan
pemeriksaan teknik bertindak penunjang pada pasien baru masuk di IGD
penunjang pada pasien professional dengan professional dan penuh
baru masuk di IGD tanggung jawab dimana saya akan
menuliskan instruksi pemeriksaan pada
kertas pemeriksaan penunjang dan status
pasien sesuai dengan kebutuhan dalam
membantu menegakkan diagnosis pasien.
Manfaat : Membantu dalam menegakan
diagnosis sehingga dokter dapat
memberikan obat dengan tepat sesuai
dengan penyakit yang diderita pasien
Dampak : jika saya tidak membuat
rencana pemeriksaan penunjang pada
pasien baru masuk di IGD maka terapi
yang diberikan tidak dapat diberikan
secara maksimal sehingga berpengaruh
dalam penyembuhan kesehatan pasien
Nasionalisme Saya akan membuat rencana pemeriksaan
dengan penunjang pada pasien baru masuk di IGD
menggunakan teknik sesuai dengan keadaan umum pasien dan
keadilan dan anti dengan menggunakan teknik keadilan
diskriminasi dan anti diskriminasi, tanpa membeda-
bedakan suku, status sosial, dan agama
pasien. Hal ini dilakukan demi tercapainya
nilai-nilai pancasila.
Manfaat : pasien tidak merasa dibeda-
bedakan dalam menerima pelayanan di RS
Dampak : jika saya membeda-bedakan
pasien dalam merencanakan pemeriksaan
penunjang maka pasien merasa diabaikan
dan tidak puas terhadap pelayanan
kesehatan di RS.
Etika publik dengan Saya akan membuat rencana pemeriksaan
teknik komunikasi penunjang pada pasien baru masuk di IGD
efektif yang sebelumnya meminta persetujuan
dahulu dan menjelaskan maksud dan
tujuan dari pemeriksaan penunjang yang
akan dilakukan dengan teknik
komunikasi efektif kepada pasien atau
keluarga pasien.
Manfaat : pasien merasa dihargai dan
merasa puas terhadap pelayanan kesehatan
di rumah sakit.
Dampak : jika saya tidak melakukan
komunikasi yang baik maka akan
menganngu dalam pelayanan kesehatan
yang dapat menyebabkan ketidak puasan
pasien terhadap pelayanan kesehatan di RS
Komitmen mutu untuk melakukan pemeriksaan penunjang
dengan teknik pada pasien baru masuk di IGD saya akan
inovasi dan kerja lakukan dengan teknik inovasi dan kerja
sama sama dengan petugas medis lain bisa
dengan petugas laboratorium atau petugas
radiologi. Kemudian petugas akan
melaporkan kembali hasil dari
pemeriksaan penunjang tersebut, hal
tersebut dilakukan untuk membantu dalam
menegakkan diagnosis pasien tersebut.
Manfaat : membantu dalam
menegakkan diagnosis penyakit pasien
sehingga dapat meningkatkan mutu
pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Dampaknya : jika saya tidak membuat
rencana pemeriksaan penunjang pada
pasien baru masuk di IGD maka mutu
pelayanan tidak sesuai dengan apa yang
diharapkan
Anti korupsi dengan Saya akan membuat rencana pemeriksaan
teknik prinsip penunjang pada pasien baru masuk di IGD
kejujuran dengan teknik prinsip kejujuran dimana
saya akan menjelaskan terlebih dahulu
kepada pasien atau keluarga pasien tetang
pentingnya pemeriksaan penunjang dan
menjelaskan mengenai biaya yang
dikenakan dan tidak memungut biaya
tambahan diluar dari peraturan yang
berlaku.
Manfaatnya: pasien tidak merasa
dirugikan
Dampaknya: jika saya memungut biaya
tambahan diluar peraturan yang berlaku
maka pasien merasa dirugikan.

4 Melakukan Akuntabilitas dengan Saya akan melakukan komunikasi efektif


komunikasi efektif via teknik bertindak via telepon secara professional dan
telepon dalam professional dan bertanggung jawab dalam menjawab
menjawab konsulan bertanggung jawab. konsulan dari perawat atau bidan di
dari perawat atau ruangan yang melaporkan segala bentuk
bidan di ruangan keluhan, keadaan dan permasalahan pasien secara
tepat, lengkap, akurat , jelas dan dipahami oleh
kedua belah pihak sehinnga permasalahan
pasien yang disampaikan dapat teratasi dan
mendapatkan solusi yang tepat.
Manfaat : keluhan dan permasalahan pasien
dapat teratasi sehingga terciptanya pelayanan
kesehatan yang baik dan kepuasan pasien ,
selain itu juga tercipta suasana kerja sama
yang baik antara perawat dan dokter.

Dampak : jika saya tidak melakukan


komunikasi efektif via telepon secara
professional dan bertanggung jawab dalam
menjawab konsulan dari perawat atau
bidan di ruangan maka tidak terciptanya
pelayanan kesehatan yang baik sehingga pasien
merasa tidak puas serta terjadi hubungan
yang tidak harmonis antara perawat dan
dokter.
Nasionalisme Saya akan melakukan komunikasi efektif
dengan dengan perawat atau bidan di ruangan
menggunakan teknik dengan menggunakan teknik persamaan
persamaan hak hak dan tidak membeda-bedakan suku,
status sosial, dan agama, pasien. Hal ini
dilakukan demi tercapainya nilai-nilai
pancasila.
Manfaat : pasien tidak merasa dibeda-
bedakan dalam menerima pelayanan
kesehatan dirumah sakit, selain itu juga
tercipta suasana kerja sama yang baik
antara perawat dan dokter.
Dampak : jika saya membeda-bedakan
pasien dalam menjawab konsulan dari
perawat atau bidan di ruanagn maka pasien
merasa diabaikan dan tidak puas terhadap
pelayanan kesehatan di rumah sakit serta
terjadi hubungan yang tidak harmonis
antara perawat dan dokter.

Etika publik dengan Saya akan melakukan komunikasi efektif


teknik komunikasi via telepon dalam menjawab konsulan dari
efektif perawat atau bidan di ruangan dengan
sopan santun. Hal ini dilakukan agar
tercipta hubungan dan komunikasi yang
baik antara dokter dengan perawat atau
bidan di ruangan.

Manfaat : tercipta suasana kerja sama


yang baik antara perawat dan dokter.
Dampak : jika saya tidak melakukan
komunikasi yang baik dalam menjawab
konsulan dari perawat atau bidan di
ruangan maka terjadi hubungan yang tidak
harmonis antara perawat dan dokter
Komitmen mutu Saya akan melakukan komunikasi efektif
dengan teknik sesuai via telepon dalam menjawab konsulan dari
SOP perawat atau bidan di ruangan sesuai
dengan SOP sehingga segala bentuk keluhan,
keadaan dan permasalahan pasien dapat di
sampaikan secara lengkap, akurat , jelas dan
dipahami oleh kedua belah pihak.
Manfaat : keluhan dan permasalahan pasien
dapat teratasi sehingga terciptanya pelayanan
kesehatan yang baik dan kepuasan pasien.
Dampak : jika saya tidak melakukan
komunikasi efektif via telepon sesuai
dengan SOP dalam menjawab konsulan
dari perawat atau bidan di ruangan maka
tidak terciptanya pelayanan kesehatan yang baik
sehingga pasien merasa tidak puas.
5 Melakukan tindakan Akuntabilitas dengan Saya akan Melakukan tindakan darurat
darurat medik / P3K teknik bertindak medik / P3K tingkat sederhana dengan
tingkat sederhana professional dan professional, tanggung jawab, tepat dan
bertanggung jawab. teliti sesuai dengan SOP. Dimana pada
saat pasien datang maka saya akan
melakukan tindakan medic sesuai dengan
tingkat kegawat daruratan pasien.
Manfaat : pasien merasa puas dan
terciptanya pelayanan kesehatan yang
prima di rumah sakit
Dampak : jika saya tidak melakukan
tindakan darurat medik secara professional
dan bertanggung jawab pada pasien maka
pasien akan memiliki perasaan tidak puas
dan tidak percaya terhadap pelayanan
kesehatan di rumah sakit
Nasionalisme Saya akan melakukan tindakakn darurat
dengan medik / P3K tingkat sederhana dengan
menggunakan teknik menggunakan teknik persamaan hak
persamaan hak dengan tidak membeda-bedakan status
sosial antara pasien BPJS dan umum. Hal
ini dilakukan demi tercapainya nilai-nilai
pancasila.
Manfaat : pasien tidak merasa dibeda-
bedakan dalam menerima pelayanan
kesehatan di rumah sakit.
Dampak : jika saya membeda-bedakan
pasien dalam melakukan pelayanan medik
di IGD maka pasien merasa diabaikan dan
tidak puas terhadap pelayanan kesehatan
dirumah sakit.

Etika publik dengan Saya akan melakukan tindakan darurat


teknik komunikasi medik / P3K tingkat sederhana dengan
efektif teknik komunikasi efektif secara ramah,
cepat, tepat dan berkode etik dalam
melakukan tindakan pemeriksaan pada
pasien, serta memperkenalkan diri sebagai
dokter kepada pasien atau keluarga pasien
sebelum melakukan tindakan.
Manfaat : pasien merasa puas dan
terciptanya pelayanan kesehatan yang
prima di rumah sakit.
Dampak : jika saya tidak melakukan
pelayanan medic secara professional dan
bertanggung jawab pada pasien maka
pasien akan memiliki perasaan tidak puas
dan tidak percaya terhadap pelayanan
kesehatan di rumah sakit
Komitmen mutu Saya akan melakukan tindakan darurat
dengan teknik sesuai medik / P3K tingkat sederhana pada pasien
SOP baru masuk sesuai dengan SOP yang
berlaku dan dilakukan dengan berintegritas
tinggi dan berfikir kreatif demi tercapainya
pelayanan prima yang bermutu.
Manfaat : dapat meningkatkan mutu
pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Dampaknya : jika saya tidak melakukan
tindakan darurat medik / P3K tingkat
sederhana pada pasien baru masuk sesuai
dengan SOP yang berlaku maka pasien
akan merasa tidak puas dan mutu
pelayanan kesehatan tidak sesuai dengan
apa yang diharapkan.
Anti korupsi dengan Saya akan melaksanakan tindakan darurat
teknik prinsip medik / P3K tingkat sederhana dengan
kejujuran teknik prinsip kejujuran dengan tanpa
meminta biaya tambahan yang telah
ditetapkan PERDA atas tindakan medic
yang telah saya lakukan.
Manfaatnya: pasien tidak merasa
dirugikan
Dampaknya: jika saya memungut biaya
tambahan diluar peraturan yang berlaku
maka pasien merasa dirugikan.
6 Membuat catatan Akuntabilitas dengan Saya akan membuat catatan medik pasien
medik pasien rawat teknik bertindak rawat inap dengan teknik bertindak
inap professional dan professional dan penuh tanggung jawab
bertanggung jawab. serta melakukan kolaborasi dengan dokter
spesialis, jika kondisi pasien memburuk.
Dalam hal ini saya akan mencatat setiap
keluhan pasien, tanda vital, diagnosis dan
obat-obat yang akan diberikan kepada
pasien sesuai dengan urutan SOAP. Hal ini
dilakukan sebagai bukti atas apa tindakan
yang telah dilakukan pada pasien jika
sewaktu-waktu dibutuhkan, selain itu juga
sebagai alat komunikasi antara perawat
dan dokter dalam memberika instruksi
pengobatan pasien.
Manfaat : sebagai dokumentasi catatan
rekam medis pasien sehingga dokter dapat
mengetahui perjalan penyakit pasien dari
awal pengobatan dan berfungsi dalam
mengevaluasi tingkat keberhasilan dalam
pengobatan penyakit pasien
Dampak ; jika saya tidak Membuat
catatan medik pasien rawat inap maka
akan menyulitkan dalam melihat
perjalanan penyakit pasien dan sulit dalam
mengevaluasi tingkat keberhasilan
pengobatan.
Nasionalisme Saya akan membuat catatan medik pasien
dengan rawat inap sesuai dengan keadaan umum
menggunakan teknik pasien yang sebenarnya dengan
persamaan hak menggunakan teknik persamaan hak,
tanpa membeda-bedakan suku, status
sosial, dan agama pasien. Hal ini
dilakukan demi tercapainya nilai-nilai
pancasila.
Manfaat : pasien tidak merasa dibeda-
bedakan dalam menerima pelayanan
kesehatan dirumah sakit.
Dampak : jika saya membeda-bedakan
pasien dalam membuat catatan medik
pasien rawat inap maka pasien merasa
diabaikan dan tidak puas terhadap
pelayanan kesehatan di rumah sakit.

Komitmen mutu Saya akan Membuat catatan medik pasien


dengan teknik rawat inap dengan teknik berpikir kreatif
berpikir kreatif sesuai dengan SOP yang berlaku. saya
akan mencatat setiap keluhan pasien, tanda
vital, diagnosis dan obat-obat yang akan
diberikan kepada pasien dengan cermat
dan teliti, selain itu juga sebagai alat
komunikasi antara perawat dan dokter
dalam memberika instruksi pengobatan
pasien.
Manfaat : sebagai dokumentasi catatan
rekam medis dan berfungsi dalam
mengevaluasi tingkat keberhasilan dalam
pengobatan penyakit pasien .
Dampak : jika saya tidak Membuat
catatan medik pasien rawat inap sesuai
dengan SOAP maka akan menyulitkan
dalam melihat perjalanan penyakit pasien
dan sulit dalam mengevaluasi tingkat
keberhasilan pengobatan.
Anti korupsi dengan Saya akan membuat catatan medic pasien
teknik prinsip rawat inap dengan teknik prinsip
kejujuran kejujuran sesuai dengan keadaan umum
pasien yang sebenarnya tanpa menambah-
nambahkan diagnosis pasien. Hal ini
dilakukan untuk mencegah tindakan
fraund dalam membuat diagnosis pasien
untuk pengkleman pada pasien BPJS.
Manfaat : Negara tidak dirugikan akibat
penambahan diagnosis yang dilakukan
yang mengakibatkan pengkleman biaya
BPJS sesuai dengan paket biaya diagnosis.
Dampak : Negara dirugikan akibat
tindakan fraund dimana dengan
penambahan diagnosis mengakibatkan
penambahan biaya pengkleman BPJS.

7 Melakukan kunjungan Akuntabilitas dengan Saya akan melakukan kunjungan (visite)


(visite) pada pasien teknik bertindak pada pasien rawat inap dengan teknik
rawat inap professional. bertindak professional dan penuh
tanggung jawab serta teliti. Pada saat
melakukan kunjungan visite pasien rawat
inap maka saya akan menanyakan keluhan
pasien pada saat itu, memeriksa tanda-
tanda vital pasien, serta melakukan
pemeriksaan fisik pasien. Apabila pada
saat melakukan visite kondisi pasien
semakin memburuk maka saya akan
melakukan kolaborasi dengan dokter
spesialis.
Manfaat : pasien merasa puas dan
terciptanya pelayanan kesehatan yang
prima di rumah sakit
Dampak : jika saya tidak melakukan
kunjungan (visite) pada pasien rawat inap
secara professional dan bertanggung
jawab pada pasien maka pasien akan
memiliki perasaan tidak puas dan tidak
percaya terhadap pelayanan kesehatan di
rumah sakit
Nasionalisme Saya akan melakukan kunjungan (visite)
dengan pada pasien rawat inap dengan
menggunakan teknik menggunakan teknik keadilan dan anti
keadilan dan anti diskriminasi dengan tanpa membeda-
diskriminasi bedakan status sosial antara pasien BPJS
dan pasien umum. Hal ini dilakukan demi
tercapainya nilai-nilai pancasila.
Manfaat : pasien tidak merasa dibeda-
bedakan dalam menerima pelayanan
kesehatan dirumah sakit.
Dampak : jika saya membeda-bedakan
pasien dalam melakukan kunjungan
(visite) pada pasien rawat inap maka
pasien merasa diabaikan dan tidak puas
terhadap pelayanan kesehatan di rumah
sakit.
Etika publik dengan Saya akan melakukan kunjungan (visite)
teknik 8 S pada pasien rawat inap dengan ramah,
dengan teknik 8 S (salam, senyum, sapa,
sopan, santun, sabar, semangat, siap
melayani). Selain itu saya juga akan
memberi motivasi atau semangat pada
pasien agar cepat sembuh
Manfaat : pasien merasa puas dan
terciptanya pelayanan kesehatan yang
prima di rumah sakit.
Dampak : jika saya tidak melakukan
kunjungan (visite) pada pasien rawat inap
dengan ramah, dengan teknik 8 S pada
pasien maka pasien akan memiliki
perasaan tidak puas dan tidak percaya
terhadap pelayanan kesehatan di RS.
Komitmen mutu Saya akan melakukan kunjungan (visite)
dengan teknik pada pasien rawat inapdengan teknik
berpikir kreatif berpikir kreatif dan sesuai dengan SOP.
yang berlaku dan dilakukan dengan
berintegritas tinggi dan berfikir kreatif
demi tercapainya pelayanan prima yang
bermutu.
Manfaat : dapat meningkatkan mutu
pelayanan kesehatan di rumah sakit.
Dampaknya : jika saya melakukan
kunjungan (visite) pada pasien rawat inap
sesuai dengan SOP yang berlaku maka
pasien akan merasa tidak puas dan mutu
pelayanan kesehatan tidak sesuai dengan
apa yang diharapkan.
Anti korupsi dengan Saya akan melakukan kunjungan (visite)
teknik prinsip pada pasien rawat inap dengan
kejujuran menggunakan teknik prinsip kejujuran
yaitu dengan tidak memungut biaya
tambahan diluar dari peraturan yang
berlaku atas tindakan medic yang telah
saya lakukan.
Manfaatnya: pasien tidak merasa
dirugikan
Dampaknya: jika saya memungut biaya
tambahan diluar peraturan yang berlaku
maka pasien merasa dirugikan.
8. Melakukan Pelayanan Akuntabilitas dengan Dalam melakukan pelayanan di poli
Medik di Poli Umum teknik bertanggung umum, saya akan melakukannya secara
jawab dan sistematis, yaitu dengan:
Profesionalisme 1. Anamnesa, yang terarah
2. Pemeriksaan fisik yang teliti dan
sistematis
3. Pemeriksaan penunjang, sesuai
indikasi.
Membuat dokumentasi dalam bentuk
catatan status pasien sebagai bentuk
pertanggung jawaban atas apa yang saya
lakukan. Saya juga akan bekerja secara
profesionalisme dengan datang tepat
waktu sesuai peraturan yang telah
ditetapkan.
Manfaatnya :
1. Mempermudah dalam membuat
diagnosis, sehingga terapi yang
diberikan tepat.
2. Pasien tidak merasa ditelantarkan.
Dampaknya :
1. Kesulitan dalam menegakkan
diagnosis dan tidak tepatnya terapi
yang diberikan sehingga merugikan
pasien.
2. Pasien merasa ditelantarkan.
Nasionalisme Saya akan menerapkan sistem antrian
dengan teknik non sesuai nomor urut sehingga pasien akan
diskriminatif. merasa adanya keadilan dimana pasien
yang datang duluan akan ditangani duluan
dan secara tidak langsung menghilangkan
adanya diskriminasi.
Manfaatnya :
1. Tidak terjadinya kecemburuan sosial
2. Pasien merasa diperlakukan dengan
adil
Dampaknya :
Pasien merasa tidak diperlakukan adil.
Etika publik dengan Saya akan menyapa pasien terlebih dahulu
menerapkan prinsip saat masuk ke poli, melayani dengan
8S dan komunikatif senyum, sopan dan ramah.
efektif. Mendengarkan keluhan pasien dengan
seksama, tidak menunjukan sikap
sombong dan acuh tak acuh. Meminta
kesediaan pasien terlebih dahulu apabila
melakukan suatu pemeriksaan atau
tindakan pada pasien. Menggunakan
bahasa yang komunikatif. Berpakaian
rapi untuk menyakinkan pasien.
Manfaatnya:
1. Pasien akan merasa senang sehingga
menjadi aktif dalam mengungkapkan
keluhan – keluhannya.
2. Timbulnya kepercayaan pasien
terhadap kita
3. Pasien akan merasa nyaman dan
kooperatif (mau diajak bekerja sama)
saat dilakukan pemeriksaan atau
tindakan.
4. Tidak terjadi kesalahpahaman dalam
memberikan informasi .
Dampaknya :
Apabila prinsip 8S ini tidak dilakukan,
maka tidak terjalin komunikasi yang baik
sehingga timbul ketidakpuasan pasien
terhadap pelayanan kesehatan yang
diberikan dan dapat terjadi kesalahan
dalam memberikan pengobatan.
Komitmen mutu Saya akan melakukan pelayanan medik di
dengan poli umum sesuai kompetensi dokter
menggunakan teknik umum, dengan menggunakan SOP
SOP (Standar Operasional Prosedur).

Manfaatnya:
Membantu dalam menegakkan diagnosis
dan memberikan terapi pasien sehingga
dapat meningkatkan mutu pelayanan
kesehatan di RS.
Dampaknya :
1. Tidak tercapainya mutu pelayanan
kesehatan yang diharapkan.
2. Bisa menyebabkan kesalahan dalam
memberikan terapi dan dapat
terjadinya malpraktek.
Anti korupsi dengan Saya akan melakukan pelayanan medik di
teknik prinsip poli umum dengan teknik prinsip
kejujuran dan kejujuran dengan tanpa meminta biaya
bekerja sesuai tambahan yang telah ditetapkan PERDA
ketentuan yang ada atas tindakan medic yang telah saya
lakukan dan bekerja sesuai dengan
ketentuan yang ada.
Manfaatnya:
pasien tidak merasa dirugikan
Dampaknya:
Jika saya memungut biaya tambahan
diluar peraturan yang berlaku maka pasien
merasa dirugikan.