Anda di halaman 1dari 15

STUDI LAPISAN ATMOSFER : Gangguan pada Ozone Layer dan Ground Lavel Ozone

serta Penanggulangannya Menggunakan Hydrocarbon (HC) Refrigrant dan Reduksi CO


Menggunakan Karbon Aktif

Klaudia E.N. Bambut dan Joko Warsito


S2 Pendidikan Kimia Pacsasarjana Universitas Negeri Malang

Abstrak

Atmosfer adalah lapisan udara yang mengelilingi bumi dengan ketebalan kurang lebih 1.000 km dari
permukaan bumi. Lapisan udara ini terdiri dari beberapa gas yang merupakan unsur-unsur dan senyawa
kimia. Komposisi gas-gas lapisan udara didominasi oleh empat macam gas, yaitu: Nitrogen (N2),
Oksigen (O2), Argon (Ar), dan Karbondioksida (CO2). Secara keseluruhan keempat gas tersebut
menempati 98,93 % dari isi keseluruhan udara. Komponen udara tersebut terdapat pada lapisan-lapisan
pada atmosfer diantaranya adalah troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer atau desifasister.
Lapisan-lapisan pada atmosfer tersebut dapat mengalami gangguan antara lain penipisan pada lapisan
ozon di stratosfer yang diakibatkan oleh aktifitas atau emisi CFC dan refrigerator berbahaya lainnya yang
dibuat oleh manusia yang dapat mengurangi kadar molekul ozon. Emisi gas CO dari bahan bakar
kendaraan dan industry juga merupakan salah satu penyebab terjadinya peningkatan ozon berbahaya pada
troposfer. Kerusakan-kerusakan tersebut memberikan dampak langsung terhadap manusia juga mahluk
hidup lainnya. Metode penanggulangan yang telah dilakukan untuk mengurangi dampak buruk dari
kerusakan ozon tersebut adalah dengan mengolah refrigerator alami seperti Musi Cool dan juga dengan
mengolah karbon aktif alami yang disisipkan dengan TiO2 sebagai media absorben untuk menyerap gas
CO.

Kata Kunci : Lapisan Atmosfer, Ozone Layer, Ground Lavel Ozone

I. Pendahuluan malam. Gejala yang terjadi di atmosfer juga sangat

Bumi merupakan salah satu planet yang ada banyak dan beragam.

di tata surya yang memiliki selubung yang Masing-masing lapisan pada atmosfer juga

berlapis-lapis. Selubung bumi tersebut berupa dapat mengalami gejala-gejala tertentu yang

lapisan udara yang sering disebut dengan atmosfer. behubungan langsung dengan kehidupan makhluk

Atmosfer terdiri atas bermacam-macam unsur gas hidup dibumi, diantaranya fenomena keberadaan

dan di dalamnya terjadi proses pembentukan dan ozone layer pada lapisan stratosfer dan ground

perubahan cuaca dan iklim. Atmosfer melindungi state lavel ozone pada lapisan troposfer. Reaksi-

manusia dari sinar matahari yang berlebihan dan reaksi pada lapisan tersebut melibatkan ozon (O3)

meteor-meteor yang ada. Adanya atmosfer bumi sebagai salah satu gas penyusun atmosfer dengan

memperkecil perbedaan temperatur siang dan jumlah tertentu. Kebanyakan ozon berada di
bagian atas atmosfer. Wilayah ini, yang disebut

1
stratosfer, lebih dari 10 kilo meter (6 mil) di atas mengatasi masalah penggunaaan zat-zat refrigerator
permukaan Bumi. Di sana, sekitar 90% dari ozon (pendingin) berbahaya tersebut adalah dengan

atmosfer terkandung dalam ozone layer yang menggantinya dengan refrigerator alami dengan
menggunakan Hydrocarbon refrigrators (HC) yang
melindungi kita dari radiasi ultraviolet yang
produksinya kini telah masuk ke Indonesia. HC alami
berbahaya dari Matahari. Ground State Lavel
ini diketahui memiliki fungsi yang optimal sebagai
Ozone merupakan komponen ozon yang dapat kita
pendingin dan tidak mengandung komponen-komponen
temukan pada lapisan troposfer, dan disebut
berbahaya seperti klorin dan bromin yang tergolong
sebagai ozon permukaan oleh karena interaksi
Ozone Depletion Potential (ODP) serta memiliki
secara langsung ozon dengan senyawa-senyawa
nilai GWP (Global Warming Potential) 0.
yang berasal dari permukaan bumi. Proses
Gangguan ozon yang terjadi pada lapisan
pembentukan ozon pada kedua lapisan tersebut
troposfer lebih disebabkan oleh reaksinya dengan
terjadi melalui reaksi kimia yang berbeda yang
senyawa-senyawa yang berasal dari bumi salah
perlu dipahami sebagai dasar pemisahan perlakuan
satunya karbon monoksida (CO) yang cenderung
terhadap ozone layer dan ground state lavel ozone.
meningkatkan kadar ozon pada daerah permukaan
Ozon tercipta jika radiasi yang berasal dari
yang merupakan ozon berbahaya bagi mahluk
matahari bertemu dengan oksigen di dalam
hidup. Oleh karena itu, ozon perlu dijaga
atmosfer.
konsentrasinya sehingga kehidupan dapat berjalan
Gangguan yang telah terjadi secara global
dengan baik. Terdapat langkah-langkah yang dapat
pada ozone layer disebabkan oleh terbentuknya
dilakukan untuk mengurangi konsentrasi dari
lubang ozon yang merupakan hasil dari menipisnya
karbon monoksida pada lapisan troposfer salah
lapisan ozon oleh karena adanya reaksi kimia yang
satunya adalah dengan melalui proses geofisika
bersifat merusak lapisan ozon. Gas buatan manusia
dan biologis. Artikel ini bertujuan untuk mengulas
chlofluorocarbons (CFC) disebut juga sebagai gas
secara lebih rinci mengenai gangguan yang terjadi
yang menyebabkan terjadinya penipisan lapisan
pada ozone layer yang terdapat di lapisan stratosfer
ozon ini. Selain CFC, ada pula
dan ozon pada lapisan troposfer yang disebut
hydrochlorofluorocarbons (HCFC), halons, methyl
sebagai ground lavel ozon serta cara mengatasi
bromide, carbon tetra chloride, dan
gangguan tersebut agar dapat mengurangi
methylchloform.Penipisan lapisan ozon disebabkan
kerusakan pada bumi.
meningkatkan persentasi gas-gas yang bereaksi
Tujuan dari penulisan artikel ini adalah
dengan ozon (O3) sehingga mengurangi kadarnya
untuk mempelajari mengenai lapisan-lapisan
di atmosfir. Salah satu metode yang digunakan untuk
penyusun atmosfer dan perannya terhadap bumi,

2
gangguan yang terjadi pada Ozone layer di keempat gas tersebut menempati 98,93 % dari isi
stratosfer dan cara menanggulanginya dengan keseluruhan udara.
menggunakan HYDROCARBON (HC) Nama Simbol Volume
REFRIGRANT, serta mempelajari gangguan yang Gas Kimia (%)
Nitrogen 78,08
terjadi pada ground lavel Ozone di troposfer dan N2
Oksigen 20,95
cara menanggulanginya dengan menggunakan O2
Argon 0,93
Ar
karbon aktif reduksi CO Karbondi 0,034
CO2
oksida 0,0018
Ne
Neon 0,0052
II. Komponen Atmosfer Bumi He
Helium 0,0006
Atmosfer sangat penting bagi kehidupan di O3
Ozon 0,00005
bumi. Hal ini disebabkan karena segala peristiwa H2
Hidrogen 0,00011
Kr
cuaca terjadi pada ketinggian antara 0 sampai 10 Krypton 0,00015
CH4
Metana Sangat
km dari permukaan bumi. Seperti terjadinya badai, Xe
Xenon kecil
angin topan, dan banjir yang sangat berpengaruh
Tabel 1. Komposisi Gas dalam Lapisan Udara
terhadap aktivitas kehidupan manusia. Dengan
(Atmosfer)
adanya atmosfer juga dapat menyelamatkan
kehidupan mahkluk hidup dari bahaya sinar ultra Gas Nitrogen merupakan gas yang paling
violet yang dipancarkan bersama radiasi matahari. banyak terdapat dalam lapisan udara atau atmosfer
Atmosfer juga terdiri dari gas-gas yang dibutuhkan bumi. Salah satu sumbernya yaitu berasal dari
tumbuhan, hewan, dan manusia. Oleh karena itu, pembakaran sisa-sisa pertanian dan akibat letusan
pemahaman tentang fenomena atmosfer terutama gunung api. Gas lain yang cukup banyak dalam
di lapisan sampai 10 km sangat diperlukan, lapisan udara atau atmosfer adalah Oksigen.
sehingga kita dapat mengetahui atau Oksigen antara lain berasal dari hasil proses
memanfaatkannya untuk kesejahteraan manusia. fotosintesis pada tumbuhan yang berdaun hijau.
Atmosfer adalah lapisan udara yang Dalam proses fotosintesis, tumbuhan menyerap gas
mengelilingi bumi dengan ketebalan kurang lebih Karbondioksida dari udara dan mengeluarkan
1.000 km dari permukaan bumi. Lapisan udara ini Oksigen. Gas Karbondioksida secara alami besaral
terdiri dari beberapa gas yang merupakan unsur- dari pernapasan mahkluk hidup, yaitu hewan dan
unsur dan senyawa kimia. Komposisi gas-gas manusia. Sedangkan secara buatan gas
lapisan udara didominasi oleh empat macam gas, Karbondioksida berasal dari asap pembakaran
yaitu: Nitrogen (N2), Oksigen (O2), Argon (Ar), industri, asap kendaraan bermotor, kebakaran
dan Karbondioksida (CO2). Secara keseluruhan hutan, dan lain-lain.
3
Selain keempat gas tersebut di atas ada rata-rata 80°C. Di daerah sedang ketinggian
beberapa gas lain yang terdapat di dalam atmosfer, lapisan troposfer sekitar 11 km dengan temperature
yaitu di antaranya Ozon. Walaupun ozon ini rata-rata 54°C, sedangkan di daerah kutub
jumlahnya sangat sedikit namun sangat berguna ketinggiannya sekitar 8 km dengan temperatur
bagi kehidupan di bumi. Karena ozonlah yang rata-rata 46°C. Lapisan troposfer ini pengaruhnya
dapat menyerap sinar ultra violet yang dipancarkan sangat besar sekali terhadap kehidupan mahkluk
sinar matahari sehingga jumlahnya sudah sangat hidup di muka bumi. Karena pada lapisan ini selain
berkurang ketika sampai di permukaan bumi. terjadi peristiwa-peristiwa seperti cuaca dan iklim,
Apabila radiasi ultra violet ini tidak terserap oleh juga terdapat kira-kira 80% dari seluruh massa gas
ozon, maka akan menimbulkan malapetaka bagi yang terkandung dalam atmosfer terdapat pada
kehidupan mahkluk hidup yang ada di bumi. lapisan ini.
Pada gambar dibawah terlihat ada beberapa Ciri khas yang terjadi pada lapisan
lapisan atmosfer yang menyelubungi bumi. troposfer adalah suhu (temperatur) udara menurun
Lapisan-lapisan tersebut adalah troposfer, sesuai dengan perubahan ketinggian, yaitu setiap
stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer atau naik 100 meter dari permukaan bumi, suhu
desifasister. Untuk memahami lebih jauh, mari kita (temperatur) udara menurun sebesar ± 0,5°C.
bahas setiap lapisan-lapisan tersebut. Lapisan troposfer paling atas, yaitu tropopause
yang menjadi batas antara troposfer dan stratosfer.
Suhu (temperatur) udara di lapisan ini relatif
konstan atau tetap, walaupan ada pertambahan
ketinggian, yaitu berkisar antara -55°C sampai -
60°C. Ketebalan lapisan tropopause ± 2 km.
Stratosfer
Lapisan kedua dari atmosfer adalah
stratosfer. Stratosfer terletak pada ketinggian
antara 18 - 49 km dari permukaan bumi. Lapisan
Troposfer ini ditandai dengan adanya proses inversi suhu,
Troposfer merupakan lapisan terbawah dari artinya suhu udara bertambah tinggi seiring dengan
atmosfer, yaitu pada ketinggian 0 - 18 km di atas kenaikan ketinggian. Kenaikan suhu udara
permukaan bumi. Tebal lapisan troposfer rata-rata berdasarkan ketinggian mulai terhenti, yaitu pada
± 10 km. Di daerah khatulistiwa, ketinggian puncak lapisan stratosfer yang disebut stratopause
lapisan troposfer sekitar 16 km dengan temperatur
4
dengan suhu udara sekitar 0°C. Stratopause adalah puncak mesosfer yang disebut mesopause, yaitu
lapisan batas antara stratosfer dengan mesosfer. lapisan batas antara mesosfer dengan lapisan
Lapisan ini terletak pada ketinggian sekitar 50 - 60 termosfer temperaturnya diperkirakan mencapai
km dari permukaan bumi. Umumnya suhu sekitar -100°C.
(temperatur) udara pada lapisan stratosfer sampai Termosfer (ionosfer)
ketinggian 20 km tetap. Lapisan ini disebut dengan Termosfer terletak pada ketinggian antara

lapisan isotermis. 82 - 800 km dari permukaan bumi. Lapisan

Lapisan isotermis merupakan lapisan paling termosfer ini disebut juga lapisan ionosfer. Karena

bawah dari stratosfer. Setelah lapisan isotermis, lapisan ini merupakan tempat terjadinya ionisasi

berikutnya terjadi peningkatan suhu (temperatur) partikel-partikel yang dapat memberikan efek pada

hingga ketinggian ± 45 km. Kenaikan temperature perambatan/ refleksi gelombang radio, baik

pada lapisan ini disebabkan oleh adanya lapisan gelombang panjang maupun pendek.Pada

ozon yang menyerap sinar ultra violet yang termosfer, kenaikan temperatur dapat berlangsung

dipancarkan sinar matahari. Pada lapisan stratosfer mulai dari - 100°C hingga ratusan bahkan ribuan

ini tidak ada lagi uap air, awan ataupun debu derajat celcius.

atmosfer, dan biasanya pesawat-pesawat yang Lapisan yang paling tinggi dalam termosfer

menggunakan mesin jet terbang pada lapisan ini. adalah termopause. Temperatur termopause

Hal ini dimaksudkan untuk menghindari gangguan konstan terhadap ketinggian, tetapi berubah dengan

cuaca. waktu karena pengaruh osilasi. Temperatur pada

Mesosfer malam hari berosilasi antara 300°C dan 1200°C,

Lapisan ketiga dari atmosfer adalah sedangkan pada siang hari berosilasi antara 700°C

mesosfer. Mesosfer terletak pada ketinggian antara dan 1700°C.

49 - 82 km dari permukaan bumi. Lapisan ini Eksosfer atau Desifasister

merupakan lapisan pelindung bumi dari jatuhan Eksosfer terletak pada ketinggian antara

meteor atau benda-benda angkasa luar lainnya. 800 - 1000 km dari permukaan bumi. Pada lapisan

Lapisan mesosfer ini ditandai dengan penurunan ini merupakan tempat terjadinya gerakan atom-

suhu (temperatur) udara, rata-rata 0,4°C per seratus atom secara tidak beraturan. Lapisan ini

meter. Penurunan suhu (temperatur) udara ini merupakan lapisan paling panas dan molekul udara

disebabkan karena mesosfer memiliki dapat meninggalkan atmosfer sampai ketinggian

kesetimbangan radioaktif yang negatif. Temperatur 3.150 km dari permukaan bumi. Lapisan ini sering

terendah di mesosfer kurang dari -81°C. Bahkan di disebut pula dengan ruang antar planet dan
geostasioner. Lapisan ini sangat berbahaya, karena
5
merupakan tempat terjadi kehancuran meteor dari pada keadaan standar (1 atm, 0 C). Demikian
angkasa luar. kecilnya sehingga jika seluruh ozon dalam atmosfir
dapat kita tarik ke permukaan bumi, tebalnya
hanya 2,5 milimeter (Pikatan, 3). Hampir 90%
III. Ozone Layer pada Stratosfer dan ozon berada pada stratosfer dan hanya sekitar 10%
Pengaruhnya
dari ozon yang masuk ke troposfer.
Lapisan ozon mulai terbentuk sekitar dua Ozon terbentuk dengan berbagai proses
miliar tahun lalu ketika organisme laut mulai reaksi kimia, tetapi mekanisme utama
memproduksi oksigen melalui proses fotosintesis pembentukan dan perpindahan dalam atmosfer
(Skytus&Jeffrey, 2007:63). Konsep “ozone layer” adalah dengan penyerapan sinar ultraviolet (UV)
menjelaskan mengenai lapisan udara yang dari matahari dan disebut sebagai proses atau
terbentuk dari konsentrasi molekul ozon (O3) yang reaksi photolysis (Anwar dkk, 2016:129). Ketika
sangat tinggi pada lapisan stratosfer yang berada sinar matahari dengan energy tinggi (UV-C)
pada ketinggian 10-35 kilometer diatas permukaan diserap oleh stratosfer, akan terjadi tumbukan
bumi (Fahey&Hegglin, 2010:4). Konsentrasi ozon antara UV-C dan molekul O2 di stratosfer dan akan
terhadap ketinggian di dalam atmosfir dapat kita memecah molekul tersebut menjadi 2 atom oksigen
lihat pada grafik di bawah ini. tunggal. Atom oksigen yang dibebaskan kemudian
bergabung dengan molekul oksigen lainnya dan
akan membentuk molekul ozon (O3). Karena
molekul oksigen yang berlimpah di atmosfer, maka
siklus pembentukan ozon (O3) tersebut akan terus
berlangsung dan berperan dalam memblokir radiasi
berbahaya yang masuk ke atmosfer (NASA doc,
2013).
Gambar 2. Grafik Konsentrasi Ozon pada ketinggian Konsentrasi ozon pada stratosfer relative
tertentu
tetap disebabkan oleh reaksi setimbang dari proses
Konsentrasinya mencapai maksimum pada
pembentukan dan penghancuran ozon tersebut
ketinggian 15 - 30 km di dalam stratosfir, yaitu
(Manahan, 2010:368). Ozon adalah gas tidak
rata-rata sekitar 3 x 1012 molekul per cc, daerah
berwarna yang terbentuk dari tiga atom oksigen
inilah yang kemudian disebut sebagai ozon layer
(O3). Ozon pada stratosfer akan dihasilkan dan
atau lapisan ozon. Konsentrasi di lapisan ozon ini
dihancurkan secara alamiah pada stratosfer
setara dengan seperlimajuta kali berat jenis udara
6
sepanjang waktu, Jumlah dari ozon pada atmosfer
bumi dapat di ukur dengan menggunakan Dobson
Units (DU). One DU is about twenty-seven million
molecules per square centimeter. sehingga
menyebabkan lapisan tersebut memiliki ketebalan
yang beragam, tetapi pada umumnya berkisar
antara 260 hingga 330 DU.
Gambar 4. Reaksi Kimia Pada Ozone Layer (NASA doc,
2013)
Masalah global yang timbul pada atmosfer
bumi adalah keberadaan dari lubang ozon. Lubang
Ozon sebenarnya bukan "lubang" tetapi penipisan
lapisan ozon di atas wilayah kutub selatan. Data
yang diperoleh dari NASA menjelaskan bahwa,
setiap tahun setidaknya sejak tahun 1978, ada
Gambar 3. Ozon Pada Atmosfer (Fahey&Hegglin, 2010:5 )
penurunan tingkat konsentrasi ozon layer yang

Ozon menyerap radiasi sinar UV pada tiba-tiba dan cepat di akhir musim dingin

wilayah panjang gelombang yang sangat kuat yaitu Antartika. Suhu atmosfer terus mengalami

sekitar 220-330 nm. Hal ini efektif dalam penurunan, sehingga menimbulkan terjadinya

menyaring radiasi UV-B yang berbahaya pada reaksi kimia baru yang tidak ditemukan di lapisan

rentang 290 nm < l < 320 nm (radiasi pada 320- lain di atmosfer.

400 nm adalah dihasilkan oleh UV-A dan relative Bahan-bahan kimia yang dapat merusak

kurang berbahaya, < 290 nm tidak menembus ke lapisan ozon adalah berasal dari hasil pengelolaan

lapisan troposfer). Jika UV-B tidak diserap oleh industri juga proses alami. Senyawa-senyawa

ozon, maka akan terjadi kerusakan parah pada tersebut diantaranya adalah metana (CH4),

kehidupan bumi oleh karena adanya paparan chlorofluorocarbons (CFCs), nitrogen oxide

langsung dari sinar UV-B. Ozon yang terdapat (N2O) yang terbawa masuk keadalam lapisan

pada ozon layer akan mengubah radiasi stratosfer melalui aliran udara. Komponen-

elektromagnetik yang diserap dari sinar UV-B komponen tersebut akan terpecah oleh adanya

menjadi panas atau kalor yang akan berpengaruh radiasi UV yang masuk ke stratosfer dan

terhadap panas di bum membentuk radikal-radikal yang berperan besar


dalam merusak lapisan ozon. Sehingga,

7
komponen-komponen senyawa kimia tersebut
disebut sebagai ozone depleting substances (ODS).
Salah satu jenis ODS yang paling banyak
jumlahnya pada stratosfer menurut hasil penelitian
para ahli adalah CFC (chlorofluorocarbon) yang
terdiri dari klorin, florin dan karbon. Dua CFC
yang umum adalah CFC-11
(Trichloromonofluoromethane atau freon 11) dan
CFC-12 (Dichlorodifluoromethane). CFC Gambar 5. Proses reaksi yang terjadi antara molekul CFCl3
dan Ozon pada stratosfer
merupakan zat-zat yang tidak mudah terbakar dan
tidak terlalu toksik. Satu buah molekul CFC Peningkatan intensitas radiasi ultraviolet di
memiliki masa hidup 50 hingga 100 tahun dalam permukaan tanah yang disebabkan oleh kerusakan
atmosfer sebelum hilang dari atmosfer. yang terjadi pada ozon layer akan memiliki
Ketika CFC terlepas ke atmosfer, maka beberapa konsekuensi merugikan yang signifikan.
molekul CFC akan terurai menjadi atom C tunggal Salah satu efek utamanya adalah pada tanaman,
yang sangat reaktif terhadap atom O. Ketika atom termasuk tanaman yang digunakan untuk makanan.
C tersebut bertumbukan dengan molekul O3, maka Paparan yang terjadi pada manusia akan
atom C akan menarik satu atom O dari ozon, yang meningkatkan peluang katarak. Efek yang paling
akan mengakibatkan dihasilkannya karbon memprihatinkan bagi manusia adalah peningkatan
monoksida (CO) dan molekul oksigen (O2), terjadinya kanker kulit pada individu yang terkena
ditambah lagi, ketika CO terbentuk, maka mereka radiasi ultraviolet. Hal ini disebabkan oleh reaksi
akan menarik lagi satu atom O dari ozon-ozon (O3) fotokimia dalam DNA sel yang telah menyerap
lain sehingga menciptakan CO2, oleh karena itu radiasi UV-B sedemikian rupa sehingga kode
ozon sebagai pelindung bumi dari sinar ultraviolet genetik yang “tidak benar” akan diterjemahkan
menjadi rusak, sementara CO2 memiliki efek selama pembelahan sel yang mengarah ke
rumah kaca yang dapat menahan panas di bumi. pembelahan sel yang tidak terkontrol dan kanker
Dengan demikian bumi akan menjadi semakin kulit. Orang-orang dengan kulit terang mengalami
panas. kekurangan pada jumlah melanin pelindung, yang
menyerap radiasi UV-B, dan sangat rentan
terhadap dampaknya. Jenis kanker kulit yang
paling umum dihasilkan dari paparan ultraviolet

8
adalah karsinoma sel skuamosa, yang memiliki
sedikit kecenderungan untuk menyebar
(bermetastasis). Melanoma ganas yang mudah
bermetastase disebabkan oleh absorpsi radiasi UV-
B sering berakibat fatal. Untungnya, bentuk kanker
kulit ini relatif tidak umum (Manahan, 2009:369).

Gambar 7. Ozon pada lapisan Stratosfer dan Troposfer

Ground Level ozone terbentuk diudara oleh


karena adanya reaksi fotokimia yang terjadi antara
Gambar 6. Konsentrasi ozon dari belahan bumi selatan sinar matahari yang masuk ke atmosfer dan
yang diwakili oleh 4 bulan berbeda selama 4 musim
berbeda (NASA doc, 2013) Nitrogen oksida (NOx) yang difasilitasi dengan
adanya komponen organic volatile (VOC) yang
merupakan hidrokarbon fotokimia reaktif. Secara
IV. Ground Lavel Ozone pada Troposfer dan
Pengaruhnya alamiah ozon ada di mana-mana dalam atmosfir.
Ozon pada traposfer merupakan komponen Di permukaan bumi konsentrasinya sekitar 0,02-
yang sangat penting karena berperan baik sebagai 0,03 ppm. Di daerah industri konsentrasinya lebih
oksidan juga sebagai gas rumah kaca. Pada tinggi, dapat mencapai 0,5 ppm, karena terjadinya
permukaan bumi atau ground lavel, ozon (O3) reaksi gas oksigen di udara oleh sinar matahari
merupakan salah satu komponen dari secondary dengan hadirnya partikel-partikel asap pabrik :
air pollutant yang dihasilkan dari reaksi kimia
O2 + UV O + O (2)
pada atmosfer yang memiliki efek yang berbahaya O + O 2 + VOC O3 + VOC (3)
bagi manusia, produksi tumbuhan dan ekosistem
UV pada persamaan (2) adalah dari panjang
(Hashim dkk, 2018:1).
gelombang <240 nm yang lolos masuk ke
troposfir. M adalah partikel asap pabrik yang
berlaku sebagai katalis dalam persamaan (3).
Adanya ozon di troposfir sebetulnya malah
merugikan, karena selain ozon sendiri tidak baik
bagi kesehatan, ia juga berfungsi sebagai salah satu

9
gas efek rumah kaca yang ikut menaikkan suhu Bila terdapat NOx di atmosfer, reaksi akan
permukaan bumi dewasa ini. Kontribusi ozon berjalan ke arah pembentukan ozon. Hal ini
sebagai gas efek rumah kaca adalah sebesar 7 % menyebabkan konsentrasi ozon di permukaan
menduduki peringkat keempat setelah meningkat. Reaksi keseluruhan terjadi antara CO
karbondioksida (CO2), senyawa klorofluorokarbon dengan oksigen (oksidasi CO) menghasilkan CO
CFC dan metana (CH4). Pada konsentrasi 1,2 ppm dan O3 sesuai persamaan reaksi berikut:
ozon sudah dikatakan racun bagi tubuh manusia, ia HO2 + NO → OH + NO2
dapat menyebabkan iritasi selaput lendir, dada NO2 + hv → NO + O
menjadi sakit dan batuk-batuk. Batasan acuan O + O2 → O3 + M
konsentrasi ozon yang masih dapat dikatakan aman Total: CO + O2 → CO2 + O3 (2)
adalah rata-rata 0,1 ppm dalam sehari. Berdasarkan reaksi di atas, dapat
Karbon monoksida (CO) merupakan salah diperkirakan bahwa peningkatan konsentrasi CO
satu prekursor (pembentuk) ozon yang sangat di permukaan yang diakibatkan oleh emisi
berpengaruh terhadap proses pembentukan ozon di antropogenik, akan meningkatkan konsentrasi ozon
atmosfer. CO dan ozon merupakan dua spesi permukaan yang bersifat polutan dengan adanya
kunci di dalam sistem fotokimia di troposfer prekursor ozon yang lain terutama NOx (LAPAN,
bawah (permukaan). Sekitar 70% oksidan kimia di 2008). Hasil penelitian beberapa ahli dari LAPAN
atmosfer bereaksi dengan CO. CO bereaksi dengan menunjukkan bahwa ground level ozone akan
radikal OH di atmosfer. Radikal OH berperan meningkat seiring dengan pertambahan jumlah CO
utama sebagai agen pembersih atmosfer untuk di udara teruatama dijam siang oleh karena
menghilangkan polutan udara atau gas rumah kaca produksi CO dari berbagai sumber salah satunya
terutama metana dari atmosfer. Bila tidak terdapat udara hasil pembakaran bahan bakar kendaraan
NOx di atmosfer maka reaksi akan berjalan ke arah maupun industri, sehingga akan sangat
penguraian ozon dengan reaksi keseluruhan terjadi berpengaruh terhadap peluang dihasilkan “bad
antara CO dengan O3 menghasilkan CO2 dan ozone” yang merugikan kesehatan manusia dan
oksigen. Reaksi tersebut dapat dituliskan sebagai: ekosistem lingkungan.
OH + CO → H + CO2
H + O2 → HO2
HO2 + O3 → OH + 2 O2
Total: CO + O3 → CO2 + O2 (1)

10
disebabkan CO2 sedangkan ODP CFC-11 bernilai
maksimum atau 1 sehingga penggunaan
refrigerant ini telah dilarang. Untuk HCFC-22 atau
R-22 yang saat ini masih banyak digunakan
memiliki nilai GWP 4300 dalam rentang tahun 20
tahun atau 4300 kalinya dampak efek rumah kaca
Gambar 8. Variasi harian ozon permukaan dan CO untuk yang disebabkan CO2 sedangkan ODP HFC-22
tahun 2008 diwakili oleh bulan Januari dan Agustus.
bernilai 0.05 atau 0.05 kalinya besar degradasi
lapisan ozon yang disebabkan CFC-11.Sedangkan
untuk HFC-134a memiliki ODP bernilai 0, namun
V. Metode Penanggulangan Gangguan pada
Atmosfer dengan menggunakan GWP refrigerant tersebut masih bernilai 1300
Hydrocarbon Refrigrant (HC) dan Karbon dalam rentang waktu 100 tahun atau 1300 kalinya
Aktif
dampak efek rumah kaca yang disebabkan CO2.
GWP atau Global Warning Potential
adalah ukuran relatif jumlah kalor yang terjebak
gas rumah kaca. GWP merupakan nilai
perbandingan jumlah kalor yang dijebak suatu gas
dalam satuan massa tertentu terhadap gas CO2
dengan massa yang sama, sedangkan ODP atau
Ozone Depletion Potential adalah ukuran relatif
degradasi lapisan ozon yang disebabkan suatu Tabel 2. Rentang nilai ODP dan GWP dari setiap tipe
refrigerator
senyawa. ODP merupakan nilai perbandingan
degradasi lapisan ozon suatu senyawa dalam Oleh sebab itu nilai ODP dan GWP ini perlu
satuan massa tertentu terhadap CFC-11 dengan diperhatikan pada saat memilih refrigerant.
massa yang sama. Berdasarkan Tabel 1 berikut Sebaiknya kita mulai menggunakan refrigerant
dapat dilihat bahwa refrigant yang sering kita dengan nilai ODP dan GWP yang rendah
gunakan dalam kehidupan sehari-hari memiliki meskipun sudah dilakukan perawatan sedemikian
nilai ODP dan GWP yang berbahaya bagi rupa pada Sistem Tata Udara yang kita kelola atau
kehidupan dibumi. CFC-11 atau R-11 memiliki miliki karena resiko terjadinya kebocoran itu akan
nilai GWP 5000 dalam rentang tahun 20 tahun atau tetap ada.
5000 kalinya dampak efek rumah kaca yang

11
Banyak senyawa hidrokarbon yang bersifat racun, mudah didapat, ekonomis, dan
digunakan sebagai refrigeran, umumnya digunakan efektif. TiO2 dipilih sebagai katalis adsorpsi
pada industri minyak bumi, seperti metana, etana, karena keberadaannya melimpah di Indonesia dan
propana, etilen, dan isobutilen. Kesemuanya selalu stabil jika bekerja pada suhu ruangan.
flammable dan eksplosif. Digolongkan sedikit Penyisipan merupakan suatu proses
beracun karena mengandung efek bius pada tingkat menyisipnya atom-atom atau molekul-molekul
tertentu. Etana, metana, dan etilen digunakan pada kedalam antar lapis material berlapis dengan tidak
pendinginan suhu ekstra rendah. karena dari alam merusak struktur lapisan tersebut. Atom-atom atau
maka jenis tersebut tidak menyebabkan terjadinya molekul-molekul yang akan disisipkan sering
perusakan ozone dan proses meningkatnya disebut sebagai interkalat. Lapisan yang
pemanasan global. merupakan tempat interkalat yang akan masuk
Indonesia sebagai negara yang memiliki disebut interkalan. Dengan masuknya interkalat
cadangan gas alam dan minyak bumi, disamping kedalam interkalan maka susunan yang dimiliki
pemanfaatan sebagai bahan bakar, juga memiliki interkalan akan mengalami perubahan, karena
potensi sebagai negara yang dapat berkecimpung interkalat memiliki ukuran molekul yang lebih
dalam hal refrigerant hidrokarbon maupun produk- besar dari ukuran kation interkalan aslinya.
produk ramah lingkungan berbasis hidrokarbon Penyisipan terjadi karena interkalat yang masuk
lainnya seperti : Aerosol propellant, foaming agent, berupa molekul akan menggeser kation-kation
solvent, dan lain-lain. Produk refrigerant yang ada pada antarlapis karbon aktif. Kation pada
hidrokarbon MUSI COOL merupakan refrigerant antarlapis karbon aktif umumnya tidak kuat terikat
hidrokarbon yang sudah diproduksi di dalam sehingga sangat mudah digeser oleh molekul
negeri dengan beberapa grade. interkalat melalui pemanasan pada suhu 120 °C.
Gangguan pada ground lavel ozone yang Karbon aktif adalah arang yang telah
diakibatkan oleh emisi gas CO keudara , diaktifkan baik secara fisika maupun kimia, yang
memerlukan usaha untuk menurunkannya salah menghasilkan karbon dengan pori-pori lebih
satunya adalah melalui metode penyisipan TiO2 terbuka. Karbon aktif mempunyai permukaan yang
pada karbon aktif. Diharapkan dengan luas dan berongga dengan struktur yang berlapis.
memanfaatkan karbon aktif sebagai bahan adsorpsi Konsentrasi gas CO dan NO2 setelah melewati
CO, konsentrasi gas tersebut pada knalpot media karbon aktif yang disisipi TiO2 lebih kecil
kendaraan bermotor dapat berkurang. Karbon aktif dibandingkan konsentrasi gas CO dan NO2 setelah
digunakan sebagai media adsorpsi karena tidak melewati media karbon aktif tanpa penyisipan

12
TiO2. Penurunan ini menunjukkan bahwa media refrigerator berbahaya lainnya yang dibuat oleh
karbon aktif yang disisipi TiO2 lebih berpengaruh manusia yang dapat mengurangi kadar molekul
terhadap adsorpsi gas CO dan NO2, dan lebih ozon. Salah satu cara mengatasinya adalah
optimal dalam menurunkan konsentrasi gas CO dengan menggunakan refrigator alami yang
dan NO2, bila dibandingkan dengan media karbon terbuat dari hidrokarbon seperti ammonia, :
aktif tanpa penyisipan TiO2. Aerosol propellant, foaming agent, dan MUSI
COOL secara khsusunya yang telah banyak
VI. KESIMPULAN diproduksi.

Berdasarkan pembahasan sebelumnya, maka 3. Pada permukaan bumi atau ground lavel, ozon
simpulan yang dapat penulis ambil antara lain (O3) merupakan salah satu komponen dari

1. Atmosfer sangat penting bagi kehidupan di secondary air pollutant yang dihasilkan dari

bumi. Hal ini disebabkan karena segala reaksi kimia pada atmosfer yang memiliki efek

peristiwa cuaca terjadi pada ketinggian antara 0 yang berbahaya bagi manusia, produksi

sampai 10 km dari permukaan bumi. Seperti tumbuhan dan ekosistem. Emisi gas CO dari

terjadinya badai, angin topan, dan banjir yang bahan bakar kendaraan dan industry

sangat berpengaruh terhadap aktivitas merupakan salah satu penyebab terjadinya

kehidupan manusia. Dengan adanya atmosfer peningkatan ozon berbahaya pada troposfer.

juga dapat menyelamatkan kehidupan mahkluk Sehingga, reduksi terhadap emisi CO perlu

hidup dari bahaya sinar ultra violet yang dilakukan salah satunya dengan menggunakan

dipancarkan bersama radiasi matahari. karbon aktif sebagai absorben CO.

Atmosfer juga terdiri dari gas-gas yang


dibutuhkan tumbuhan, hewan, dan manusia. Daftar Pustaka
Oleh karena itu, pemahaman tentang fenomena
Hashim, N ,dkk. 2018. Temporal Characterisation
atmosfer terutama di lapisan sampai 10 km of Ground-level Ozone
sangat diperlukan, sehingga kita dapat Concentration in Klang Valley,
34(02047),
mengetahui atau memanfaatkannya untuk Pikatan, S. 2016. OZON DI ATMOSFIR Erosi
kesejahteraan manusia. pada lapisan ozon mengancam
kehidupan di permukaan bumi,
2. Lapisan-lapisan pada atmosfer dapat Buletin Ilmiah Univ. Surabaya, 1
mengalami gangguan antara lain penipisan (1)
Skytus, J & Jeffry, S.J. 2008. Atmosphere :
pada lapisan ozon di stratosfer yang Stratospheric Ozone Depletion,
diakibatkan oleh aktifitas atau emisi CFC dan State of Environmental
Queensland.
13
Manahan, S.E. 2010. Environmental Chemistry 9th.
Taylor and Francis Group,
Amerika.
NASA. 2015. Ozone Hole Poster
(http://www.nasa.gov)

14
15