Anda di halaman 1dari 9

PROFIL PERUSAHAAN

1. Gambaran Umum

Berdasarkan surat keputusan direksi PT.PLN (Persero) nomor

616.K/DIR/2010 yang menjelaskan mengenai formasi jabatan, Area

Pengatur Distribusi dan Penyaluran (APDP) Mataram yang bergerak dalam

bidang pengaturan distribusi dan penyaluran tenaga listrik di Mataram

dibuat menjadi 4 bagian yaitu operasi system, penyaluran, SCADA dan

telekomunikasi dan administrasi. Dimana pada masing-masing bagian

mempunyai jumlah pegawai yaitu pada bagian operasi system terdiri dari

12 orang, bagian penyaluran terdiri dari 9 orang, bagian SCADA dan

telekomunikasi terdiri dari 7 orang dan administrasi terdiri dari 4 orang.

2. Sejarah Singkat

Kondisi eksisting kelistrikan PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara

Barat saat ini pada beban puncak 117 MW, sedangkan daya mampu

pembangkit 127 MW dan system penyaluran masih menggunakan system

20 kV. Dengan kondisi eksisting yang semakin kompleks dan belum

dilengkapi dengan system SCADA, maka penyaluran terhadap pelanggan

belum optimal. Dalam meningkatkan optimalisasi operasi system dan

meningkatkan pelayanan pelanggan, maka diperkirakan akhir tahun 2011

sistem transmisi 150 kV akan mendukung system kelistrikan Lombok.

Dari sisi pembangkitan dan penyaluran sedang direncanakan

pembangunan beberapa unit pembangkit baru dan terbarukan (PLTU

Jeranjang, PLTU Independent Power Produce (IPP), PLTU Sembalun,

Gardu Induk Ampenan, Gardu Induk Jeranjang, Gardu Induk Sengkol,


Gardu Induk Pringgabaya, Gardu Induk Tanjung, Gardu Induk Selong dan

Gardu Induk Mantang) sehingga diperlukan suatu organisasi yang

mengatur dan mengelola system pembangkitan penyaluran dan distribusi.

Oleh sebab itu, manajemen dari PLN (Persero) mengusulkan pembentukan

Area Pengatur Distribusi dan Penyaluran (APDP) Mataram dan disetujui

oleh direksi. Tujuan didirikannya adalah untuk memenuhi system transmisi

150 kV yang akan digunakan di wilayah NTB.

Sebagai bentuk tidak lanjut dari usul tersebut, maka saat ini sedang

direncanakan Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) sebagai

supporting Area Pengatur Distribusi dan Penyaluran (APDP) Mataram

untuk meningkatkan pelayanan (SAIDI-SAIFI) dan mengatur pola system

operasi terkait akan masuknya beberapa unit pembangkit baru dan

terbarukan diantaranya pembangkit listri tenaga uap (PLTU) jeranjang

(1,2,3), pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Independent Power Producer

(IPP) (2x25 MW), dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Sembalun.

Dalam merencanakan pembangunan SCADA, PT.PLN (Persero)

Wilayah Nusa Tenggara Barat didampingi PLN Pusenlis agar system

SCADA yang akan dibangun dan dikembangkan terarah dan seragam

dalam penerapan standar perencanaan dan pembangunan yang

mengutamakan mutu, keandalan, dan ekonomi, serta sesuai standarisasi

PLN.

Area Pengatur Distribusi dan Penyaluran (APDP) Mataram merupakan

organisasi yang dibawahi oleh PLN Wilayah NTB, dan bergerak di bidang

Transmisi da Distribusi tenaga listrik. Pada Area Pengatur Distribusi dan


Penyaluan (APDP) Mataram terdapat seorang manager yang membawahi

semua bagian yaitu bagian operasi system, bagian penyaluran, bagian

SCADA dan telekomunikasi dan bagian administrasi. Untuk sementara,

bidang yang mempunyai supervisor adalah bagian operasi system dan

administrasi, sedangkan bagian lainnya masih setingkat staf yang

membantu assistant manager secara langsung mengingat APDP Mataram

adalah unit yang baru mulai terbentuk.


Tanggung Jawab Manajer dan masing-masing Assistant Manager antara lain :

 Manajer UP3B

Tanggung Jawab Utama :

1. Menyusun rencana kerja PLN UP3B Sistem NTB (Mataram) sebagai

pedoman kerja.

2. Melakukan perbaikan proses bisnis PLN UP3B untuk mendapatkan

sertifikasi ISO 9001:2008.

3. Mengarahkan pengaturan beban di wilayah kerjanya secara efisien

sesuai tata kelola yang baik berdasarkan kebijakan kantor induk untuk

menghasilkan mutu dan keandalan pasokan tenaga listrik sesuai

standar yang ditetapkan.

4. Melaksanakan hubungan industrial untuk meningkatkan komunikasi

eksternal perusahaan.

5. Melakukan pembinaan SDM untuk meningkatkan kinerja perusahaan

UP3B.

6. Melaksanakan Employee Engagement Survey (EES) di PLN UP3B

Sistem NTB (Mataram).

7. Mengelola usulan peningkatan kompetisi SDM dengan merencanakan

usulan diklat.

8. Mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan sesuai RKAP.

9. Mengelola dan mengevaluasi usulan RKAP PLN UP3B.

 Assistant Manajer Operasi Sistem

Tanggung Jawab Utama :


1. Mengkoordinasikan pembuatan rencana operasi system tahunan,

bulanan, mingguan dan harian sebagai pedoman pelaksanaan operasi.

2. Membagi tugas dan memberi petunjuk kepada bawahan di lingkungan

Bagian Operasi Sistem sebagai pedoman pelaksaan tugas.

3. Mengkoordinir pembuatan studi Sistem Tenaga (Load Flow) dan

management waduk PLTA.

4. Mengkoordinir pembuatan Short Circuit & Stabilitas Sistem sesuai

perkembangan & kebutuhan system.

5. Mengkoordinir pembuatan pengembangan dan security system (Load

Shedding) dalam menjaga kontinuitas dan keandalan operasi system.

6. Mengkoordinir dan memonitor pelaksanaan Transaksi Energi Listrik

(Electric Energy Transaction Settlement).

7. Mengendalikan dan mengevaluasi kinerja operasi system.

8. Mengkoordinir pelaksanaan Economic Load Dispatch.

9. Membuat kontisensi plan pada operasi sitem Tenaga Listrik.

10. Mengkoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan operasi system

pengaturan pembebanan unit pembangkit, serta pengaturan

pelaksanaan pemeliharaan dan pemulihan gangguan.

11. Menyusun pedoman operasi system tenaga listrik, sebagai pedoman

pelaksanaan kegiatan operasi system.

12. Menyusun metode operasi system dan penyempurnaan metode operasi

system agar sesuai dengan peralatan dan perluasan system.

13. Mengkoordinasikan pelaksanaan evaluasi operasi system, agar

pelaksaan sesuai dengan rencana.


14. Membina bawahan, agar melakukan kegiatan sesuai tugas dan

fungsinya.

15. Melakukan koordinasi dengan bagian/fungsi terkait di UP3B Mataram,

Sektro, Cabang dan Wilayah dalam menyusun rencana operasi system,

pembuatan pedoman pengembangan metode untuk menunjang

penyusunan pelaksaan operasional.

16. Melaporkan hasil kegiatann Bagian Operasi Sistem, sebagai

pertanggung jawaban pelaksaan tugas.

17. Melakukan koordinasi dengan ahli K2 terhadap Operasi Sistem dalam

meningkatkan keamanan petugas dan peralatan.

18. Melakukan tugas kedinasan lainnya, dan atau sesuai perintah atasan.

 Assistant Manajer Scada Tel.Proteksi & Metering

1. Menyusun rencana kerja bagian scada dan telekomunikasi berdasarkan

program kerja UP3B sebagai pedoman kerja.

2. Menyusun, mengendalikan, mengevaluasi dan melaporkan realisasi

Rencana Anggaran Operasi dan Investasi Bagian Scada dan

Telekomunikasi secara berkala.

3. Mengendalikan dan mengevaluasi tugas Supervisor di bagian Scada

dan Telekomunikasi sesuai dengan bidang Tugasnya.

4. Memonitor keandalan system peralatan Scada dan Telekomunikasi.

5. Melakukan koordinasi dengan ahli K2 untuk meningkatkan keamanan

petugas dan jaringan.

6. Melakukan koordinasi terhadap terlaksananya system manajemen ISO.


7. Melakukan pembinaan Staff Scada dan Telekomunikasi secara periodic

untuk meningkatkan kompetensi SDM.

8. Merencanakan dan mengevaluasi kinerja system SCADA (Catu Daya

48Vdc, RTU, Master Station) dan Telekomunikasi (Radio, PLC) dan

dilaporkan secara berkala.

9. Merencanakan dan mengevaluasi kebutuhan material untuk

pemeliharaan, pengembangan dan Integrasi system SCADA, IT dan

Telekomunikasi.

10. Mengatur dan mengendalikan pelaksaan pemeliharaan, perbaikan,

perluasan system radio, PLC, RTU, Master Station, Catu Daya 48 Vdc.

11. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang sesuai dengan kewajiban dan

tanggung jawab pokoknya.

 Assistant Manajer Penyaluran

1. Menyusun Rencana Kerja Bagian Penyaluran berdasarkan Program

Kerja UP3B sebagai pedoman kerja.

2. Menyusun, mengendalikan, mengevaluasi dan melaporkan realisasi

Rencana Anggaran Operasi dari Investasi Bagian Penyaluran secara

berkala.

3. Mengendalikan dan mengevaluasi tugas Supervisor dan Unit Asuhan di

bagian penyaluran sesuai dengan bidang tugasnya,

4. Melaksanakan pemeliharaan dan mengendalikan Sistem Transmisi dan

Gardu Induk serta system proteksi untuk keandalan system dan

melaporkan secara berkala.


5. Melakukan koordinasi dengan ahli K2 untuk meningkatkan keamanan

petugas dan jaringan.

6. Melakukan koordinasi terhadap terlaksananya system manajemen ISO

penyaluran.

7. Melakukan pembinaan terhadap SDM dibagian Penyaluran dan Tragi

untuk meningkatkan kompetensi SDM.

8. Merencanakan dan mengevaluasi Kinerja peralatan Sistem Transmisi,

Gardu Induk serta dan dilaporkan secara berkala.

9. Merencanakan dan mengevaluasi keperluan material dan jasa untuk

pemeliharaan Sistem Transmisi dan Gardu Induk.

10. Melaksanakan Tugas-tugas kedinasan lain yang sesuai dengan

kewajiban dan tanggung jawab pokoknya.

3. Visi, Misi dan Moto

PT.PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat mempunyai visi dan misi

dalam menjalankan tugas-tugasnya dan dalam menghadapi era globalisasi

saat ini.

 Visi PT.PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat, yaitu :

“Diakui sebagai perusahaan kelas dunia yang bertumbuh kembang,

Unggul, dan Terpercaya dengan bertumpu pada potensi insani”

 Misi PT.PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat, yaitu :

a. Menjalankan bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait,

berorientasi pada kepuasan pelanggan, anggota perusahaan,

dan pemegang saham.


b. Menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan

kualitas kehidupan masyarakat.

c. Mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan

ekonomi.

d. Menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan.

 Motto PT.PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat, yaitu :

“Listrik untuk kehidupan yang lebih baik (Electricity for a better life).”

4. Pelaksaan pembangunan UP3B Mataram

1. Pelaksanaan pembangunan gedung dan saluran dilaksanakan oleh PT.

Pikitring Wilayah Nusa Tenggara.

2. Pengadaan peralatan untuk operasi system secara umum dilaksanakan

oleh Tim Pengadaan kemudian pengadaan perlengkapan untuk masing-

masing bagian dilaksanakan masing-masing bagian.

5. Bagian Tempat Magang

Pada organisasi UP3B terdapat 3 bagian yaitu bagian operasi, bagian

penyaluran, dan bagian SCADA (telekomunikasi,proteksi dan metering).

Tempat Magang kami1 adalah di bagian SCADA (Proteksi).