Anda di halaman 1dari 18

SISTEM OTOMASI PERPUSTAKAAN

Software Athenaeum Light 8.5

Doen Pengampu
Andi Asari, SIP.,S.Kom,.MA

Disusun Oleh :
Ajeng Laras (170213506013)
Cholipatin Ardiana (170213506012)
Edwarg N.M.F (170213506011)
Nur Aysiyah (170213506003)

PROGRAM STUDI PERPUSTAKAAN


JURUSAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS SASTRA
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
2019

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa sebab atas segala rahmat, karunia,
serta taufik dan hidayah-Nya, makalah tentang “Software Athenaeum Light 8.5” ini
dapat diselesaikan tepat waktu. Meskipun kami menyadari masih banyak terdapat
kesalahan didalamnya.

Kami sangat berharap dengan adanya makalah ini dapat memberikan manfaat
dan informasi mengenai Athenaeum Light 8.5 sebagai salah satu Database
Management System. Selain itu makalah ini juga berisi review dari kelompok kami
tentang bagus tidaknya software athenaeum light 8.5 Namun, tidak dapat dipungkiri
bahwa dalam pembuatan makalah ini masih terdapat banyak kesalahan dan
kekurangan. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca untuk
kemudian makalah kami ini dapat kami perbaiki dan menjadi lebih baik lagi.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga makalah ini dapat bermanfaat.
Kami juga yakin bahwa makalah kami jauh dari kata sempurna dan masih
membutuhkan kritik serta saran dari pembaca, untuk menjadikan makalah ini lebih baik
ke depannya.

Malang, Maret 2019

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ....................................................................................................ii


Daftar Isi..............................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................1


1.1 Latar Belakang ...........................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah ......................................................................................1
1.3 Tujuan Penulisan ........................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN ....................................................................................3
2.1 Software Athenaeum Light 8.5 ..................................................................3
2.2 Sejarah dan Perkembangan Software Athenaeum Light 8.5 ......................4
2.3 Fitur-Fitur Yang Tersedia Pada Software Athenaeum Light 8.5 ...............7
2.4 Kelebihan Dan Kekurangan Software Athenaeum Light 8.5.....................10
2.5 Tutorial Install Athenaeum ........................................................................11
BAB III PENUTUP ............................................................................................14
3.1 Kesimpulan ................................................................................................14
DAFTAR PUSTAKA .........................................................................................15

iii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Otomasi adalah teknologi berkaitan dengan penerapan mekanik, sistem
elektronik, dan berbasis komputer untuk mengoperasikan dan mengendalikan
produksi. Sistem otomasi dapat didefinisikan sebagai suatu tekhnologi yang
berkaitan dengan aplikasi mekanik, elektronik dan sistem yang berbasis komputer
(komputer, PLC atau mikro). Semuanya bergabung menjadi satu untuk
memberikan fungsi terhadap manipulator (mekanik) sehingga akan memiliki fungsi
tertentu.
Sejarah perkembangan sistem otomasi bermula dari governor sentrifugal yang
berfungsi untuk mengontrol kecepatan mesin uap yang dibuat oleh james watt pada
abad ke delapan belas. Dengan semakin berkembangnya komputer maka peran-
peran dari sistem otomasi konvensional yang masih menggunkan peralatan-
peralatan mekanik sederhana sedikit demi sedikit memudar. Penggunaan komputer
dalam suatu sistem otomasi akan menjadi lebih praktis karena dalam sebuah
komputer terdapat milliaran komputasi dalam beberapa milli detik, ringkas karena
sebuah PC memiliki ukuran yang relatif kecil dan memberikan fungsi yang lebih
baik daripada pengendali mekanis

1.2 Rumusan Masalah


1. Apa pengertian software Athenaeum light 8.5 ?
2. Bagaimana sejarah dan perkembangan ?
3. Apa saja fitur-fitur yang tersedia pada athenaeum light 8.5 ?
4. Apa saja kelebihan dan kekurangan software athenaeum light 8.5 ?
5. Bagaimana review software athenaeum light 8.5 menurut kelompok kami ?
6. Bagaimana cara menginstall software athenaeum light 8.5 ?

1
1.3 Tujuan penulisan
1. Mengetahui pengertian software Athenaeum light 8.5
2. Mengetahui sejarah dan perkembangan software athenaeum light 8.5
3. Mengetahui fitur-fitur yang tersedia pada athenaeum light 8.5
4. Mengetahui kelebihan dan kekurangan software athenaeum light 8.5
5. Review menurut kelompok kami tentang software athenaeum light 8.5
6. Mengetahui panduan langkah-langkah menginstall software athenaeum light
8.5

2
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Software Athenaeum Light 8.5


Athenaeum Light 8.5 merupakan perangkat lunak gratis hasil pengembangan
Komunitas Athenaeum Light Indonesia (KALI). Dikembangkan dari Athenaeum
Light 6 yang merupakan potongan dari perangkat Lunak Athenaeum 6 Pro buatan
Sumware Consulting NZ, sebuah perusahaan perangkat lunak dari New Zealand.
Kata "Athenaeum" diambil dari bahasa Yunani, yang artinya perpustakaan atau
reading room. Sekalipun aplikasi ini adalah gratis dan merupakan potongan
perangkat lunak untuk tujuan promosi, namun fitur-fitur dalam Athenaeum Light
masih sangat menarik untuk digunakan sebagai perangkat lunak otomasi
perpustakaan.
Software AT 8.5 merupakan aplikasi full integrated, artinya data yang ada sudah
terintegrasi dalam sistem kerumahtanggaan perpustakaan, yaitu dari mulai proses
inventarisasi, pengatalogan, peminjaman, pengembalian, keanggotaan, sampai
pembuatan statistik perpustakaan.
Fasilitas lain seperti pembuatan label barcode, statistik dan stock opname yang
disediakan, menjadi nilai tambah tersendiri pada Athenaeum Light. Athenaeum
Light merupakan perangkat lunak Portable, yaitu perangkat lunak yang dalam
penggunaannya tidak memerlukan proses instalasi pada sistem operasi. Melainkan
dapat digunakan langsung setelah di salin pada drive atau folder dengan cara
mengeksekusi file dengan ekstensi exe. Athenaeum, dibangun dari perangkat
lunak database Filemaker (www.filemaker.com). Sebuah perangkat lunak untuk
mengelola data dengan pengoperasian sangat mudah dan sederhana. Athenaeum
Light, dikemas secara free script, artinya kode atau formula didalamnya tidak
ditutup oleh pembuatnya dengan kata lain disebut sebagai open source. Hal ini
memudahkan para pemakainya untuk memperbaiki dan memodifikasi tampilan,
field, bahasa, relasi data sesuai kebutuhan masing-masing. Bahkan dalam

3
perkembangannya, Athenaeum Light tidak hanya digunakan dalam dunia
perpustakaan tetapi dapat dimodifikasi sebagai perangkat lunak bagi layanan
kearsipan (Supriyanto,dkk ; 2008).

2.2 Sejarah dan Perkembangan Software Athenaeum Light 8.5


Athenaeum Light merupakan sebuah perangkat lunak sistem otomasi
perpustakan versi freeware untuk mengelola data (Buku dan dokumen lain) yang
diproduksi oleh Sumware Consulting. Athenaeum Light yang pertama kali di rilis
adalah versi 5.0 pada tahun 2000, versi berikutnya yang di rilis adalah versi 6.0
pada tahun 2004 dan kemudian versi yang terbaru saat ini adalah versi 8.5.
Athenaeum light 8.5 ini dikembangkan dari athenaeum light 6 yang merupakan
bagian dari aplikasi athenaeum 6 pro yang dibuat oleh sumware consulting NZ dari
perusahaan aplikasi di New Zeland.
Kata “athenaeum”, berasal dari bahasa Yunani, yang artinya perpustakaan atau
reading room (ruang baca). Selanjutnya kata ini digunakan oleh Sumware
Consulting yang berkedudukan di New Zealand untuk nama produk perangkat
lunak yang mereka rilis. Sumware Consulting telah berdiri sejak tahun 1992
bersamaan dengan peluncuran produk pertama untuk solusi perpustakaan yang
bernama “That Book is SumWare”. Mereka mengkhususkan diri pada
pengembangan dan pelatihan pangkalan data (training database), dengan fokus
secara ekslusif pada produk Filemaker untuk Windows dan Macintosh. Beberapa
produk yang mereka kembangkan antara lain, Athenaeum Pro, Athenaeum
Express, dan Athenaeum Light. Produk-produk tersebut merupakan perangkat
lunak sistem otomasi perpustakaan untuk perpustakaan sekolah maupun korporat.
Athenaeum dibangun dari Software Database Filemaker Pro 6.0
(www.filemaker.com). Sebuah perangkat lunak untuk mengelola data dengan
operasi yang sangat mudah dan sederhana. Kemudahan yang diberikan Filemaker
telah menobatkannya sebagai software yang “paling mudah” digunakan, versi
majalah PC World 2004. Kemudahannya pula yang memberi peluang pada banyak

4
orang (non-programer) mampu untuk memodifikasi bahkan membuat sendiri
sebuah aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan. Athenaeum versi Light merupakan
Athenaeum dengan fitur-fitur yang telah dibatasi (limited features) dibandingkan
dengan versi yang lebih lengkap yaitu Athenaeum Pro dan Express yang sifatnya
berbayar (proprietary).
Sekalipun aplikasi ini gratis dan sekedar potongan perangkat lunak untuk tujuan
promosi perangkat lunak versi berbayarnya (Athenaeum Pro dan Athenaeum
Express) namun fasilitas yang ada sangat menarik untuk dipakai sebagai salah satu
perangkat lunak penunjang sistem otomasi perpustakaan, fasilitas paling menarik
pada Athenaeum Light adalah fasilitas dapat dimodifikasi dan dikembangkan
sesuai dengan kebutuhan perpustakaan masing-masing. Selain menyuguhkan
fasilitas untuk mengemas pangkalan data buku (collections), aplikasi ini juga
menyediakan fasilitas untuk melakukan peminjaman dan membuat laporan.
Fasilitas lain seperti seperti pembuatan label, barcode, statistik dan stock opname
juga disediakan. Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri yang jarang dijumpai pada
aplikasi gratisan lain. Athenaeum Light 6.0 dibangun dengan menggunakan
DBMS Filemaker yang awalnya khusus (native) untuk Macintosh (Apple Mac)
baru kemudian Windows. Untuk menjalankannya, dibutuhkan komputer dengan
spesifikasi minimal. Athenaeum Light 6.0, bersifat gratis (freeware) dikemas
secara open script dan disajikan dalam bentuk portable, artinya code atau formula
di dalamnya tidak ditutup oleh pembuatnya. Hal ini memungkinkan para
pemakainya untuk memperbaiki, memodifikasi tampilan, field, ruas, bahasa serta
relasi data sesuai kebutuhan masing-masing. Meskipun Athenaeum Light sekedar
potongan perangkat lunak untuk tujuan promosi, namun fasilitas yang ada sangat
menarik untuk dipakai sebagai salah satu otomasi perpustakaan, terlebih adanya
fasilitas untuk bebas memodifikasi dan mengembangkan Athenaeum Light sesuai
dengan kebutuhan masing-masing pengguna. (Wahono, dkk ; 2006)
Sejak diperkenalkan kepada komunitas perpustakaan tahun 2005, perangkat
lunak Athenaeum Light 6.0 telah mulai banyak digunakan oleh berbagai kalangan.
Mulai dari Perpustakaan Pribadi, Taman Bacaan, Perpustakaan Komunitas,

5
Perpustakaan Masjid, Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan Umum, hingga
Perpustakaan Perusahaan dan Perpustakaan Perguruan Tinggi. Penyebaran secara
informal dari tangan ke tangan telah membuat Athenaeum Light mulai dikenal
sebagai aplikasi yang mudah dijalankan, gratis dan openscript, sehingga terbuka
untuk dikembangkan. Jumlah pemakai Athenaeum Light terus bertambah, saat ini
tercatat lebih dari 30 perpustakaan telah menggunakan Athenaeum Light sebagai
solusi otomasi perpustakaan secara sederhana, dengan penyebaran wilayah mulai
dari Aceh, Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan
Malang.
Athenaeum light 8.5 V1 beta 2 merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh
Komunitas Athenaeum Light Indonesia (KALI). Perangkat lunak ini dibangun
dengan perangkat lunak DBMS Filemaker 8.5 Profesional Advance. Hal utama
yang ditambahkan pada perangkat ini terletak pada kemampuan menyimpan data
sampai delapan Terrabyte (8TB) atau setara dengan 8000 GB (Gigabyte) dan
kestabilannya jika dibandingkan dengan versi New Festive. Selain itu pada
perangkat lunak ini juga tertanam kemampuan Web Live, yakni fasilitas
menelusuri dunia maya (internet) dalam kerangka Athenaeum Light 8.5.
Kebutuhan akan pengembangan jaringan, penambahan modul yang belum
tersedia, serta dukungan terhadap segala kebutuhan teknis dan pengembangan
Athenaeum di Indonesia, menumbuhkan gagasan untuk membentuk sebuah
komunitas. Komunitas tersebut dimaksudkan sebagai wadah bersama untuk saling
belajar, bersinergi, dan menjalin hubungan dengan berbagai organisasi
kepustakawanan di Indonesia, mendorong para pengguna dan pengembang
Athenaeum Light di Indonesia mendirikan KALI (Komunitas Athenaeum Light
Indonesia).
Hingga kini Athenaeum Light di Indonesia sudah mengalami beberapa modifikasi,
antara lain;
1. Athenaeum Koepoenya Perpustakaan,
2. Athenaeum Unyil yang merupakan modifikasi menggunakan Filemaker 6 oleh
Sri Hartono dan Dwi Witono,

6
3. Athenaeum Light 8.5 V1 dan Athenaeum Light 8.5 dimodifikasi dengan
Filemaker 8.5 Pro Advanced oleh Sri Hartono dan Dwi Witono,
4. Yang paling baru adalah Athenaeum Light 8.5 modifikasi oleh doZank.
Baik Athenaeum Light 8.5 v1 maupun v2 tidak memiliki perbedaan yang
signifikan, hanya berbeda dalam tampilan visual saja. Maka peneliti dalam
penelitian ini memutuskan untuk menganggap keduanya sebagai Athenaeum Light
8.5. Semua versi Athenaeum tersebut adalah modifikasi Athenaeum Light 6 yang
merupakan versi gratis dari Sumware Consulting, perusahaan perangkat lunak dari
New Zealand.

2.3 Fitur-Fitur Yang Tersedia Pada Software Athenaeum Light 8.5


Berbagai menu atau fasilitas yang disediakan oleh Athenaeum Light 8.5 antara
lain:
1. Informasi
Pada menu ini, pustakawan dapat memberikan informasi yang dapat diakses
oleh pemustaka. Informasi dapat berupa profil perpustakaan, koleksi terbaru
hingga peraturan perpustakaan. Tergantung pada pengelola perpustakaan
sendiri.
2. Katalog
Menu katalog digunakan untuk mengelola dan mengatur data koleksi
perpustakaan. Pada menu ini, kegiatan yang dapat dilakukan adalah:
a. Input, memperbaiki (edit) dan menghapus data koleksi
b. Pencarian data koleksi
c. Pemesanan koleksi, menu ini memungkinkan pemustaka memesan
koleksi. Sehingga jika koleksi telah dikembalikan oleh peminjam
sebelumnya, dan akan dipinjam lagi maka akan terdapat informasi bahwa
koleksi tersebut sudah dipesan sebelumnya.
d. Display data koleksi yang dipinjam, menampilkan daftar koleksi yang
sedang dipinjam.

7
e. Cetak data koleksi, pencetakan data koleksi dapat dipilih berdasarkan
lokasi koleksi, pengarang, kategori dan cetak semua daftar koleksi.
f. Fasilitas lain (utility), dalam menu ini tersedia berbagai fungsi yang
membantu pustakawan dalam mengolah koleksi; statistik katalog, cetak
label buku, cetak barcode koleksi, cetak kartu katalog, pencarian koleksi
berdasarkan kategori tertentu (koleksi keluar, koleksi tidak untuk
dipinjamkan, periode pinjam), stock opname.
3. Dewey Decimal Classifications (DDC)
Menu ini dapat menampilkan klasifikasi DDC yang dapat membantu
pustakawan dalam melakukan klasifikasi sehingga tidak memerlukan untuk
membuka panduan klasifikasi. Menu ini dapat kita ganti dengan DDC terbaru.
Hal ini dimungkinkan karena memang didesain dalam form yang dapat di-edit
sesuai kebutuhan pengguna.
4. Pencarian / Penelusuran (OPAC)
Memudahkan pemustaka untuk mencari koleksi berdasarkan kata kunci
(keyword) yang digunakan. Terdapat tiga pilihan pencarian; fast find, easy
find dan detail find. Fast find adalah mode pencarian yang hanya
menggunakan sebuah kolom untuk pencarian berdasarkan kata kunci yang
digunakan. Easy find adalah mode pencarian yang lebih rinci yaitu meliputi
judul, pengarang, subjek klasifikasi dan no. panggil. Sedangkan detail find
ialah mode pencarian yang meliputi keseluruhan data bibliografis yang ada
pada koleksi.
5. Sirkulasi
Pada menu sirkulasi terdapat beberapa fasilitas seperti :
a. Nama anggota yang meminjam koleksi
b. Nama koleksi yang dipinjam
c. Batas akhir peminjaman dan denda.
d. Fasilitas pencarian atau statistik berdasarkan kategori tertentu (sirkulasi,
keterlambatan pada hari ini, semua keterlambatan, dan copy data ke
dalam Clipboard).

8
e. fasilitas edit dan cetak surat peringatan keterlambatan pengembalian
6. Peminjaman
Menu ini digunakan untuk proses peminjaman, pengguna Athenaeum
(pustakawan) hanya memasukkan no ID anggota dan no ID koleksi kemudian
menentukan lama peminjaman dan jumlah maksimal koleksi yang dapat
dipinjam. Memasukkan no ID dapat dilakukan dengan manual dengan
keyboard maupun menggunakan barcode scanner. Dalam menu ini, juga
terdapat fasilitas memperpanjang waktu peminjaman dan memeriksa (chek)
siapa yang meminjam sebuah koleksi yang akan dipinjam.
7. Pengembalian
Untuk melakukan pengembalian koleksi, cukup dengan memasukkan no ID
koleksi lalu menekan tombol OK maka proses pengembalian sudah selesai.
Dalam menu ini juga tersedia fasilitas memperpanjang waktu peminjaman dan
memeriksa (chek).
8. Anggota Dalam menu ini, dapat dilakukan kegiatan manajemen data anggota
perpustakaan. Meliputi;
a. Input dan edit hingga menghapus data anggota.
b. Pencarian data anggota berdasarkan kata kunci.
c. Cetak data anggota berdasarkan divisi atau tahun keanggotaan termasuk
cetak semua data anggota. d. Fasilitas lain (utility), dalam menu ini tersedia
fasilitas cetak barcode anggota, pencarian data anggota yang masa
keanggotaannya sudah selesai, cetak surat peringatan keterlambatan dan
fasilitas penomeran ulang anggota.
9. Laporan / statistik D
Dalam menu ini, terdapat fasilitas display dan cetak laporan berdasarkan
kategori tertentu. Kategori tersebut antara lain berdasarkan anggota, tahun,
divisi / bagian dan koleksi. Termasuk juga fasilitas pembuatan laporan
berdasarkan periode mingguan, bulanan maupun tahunan.
10. Administrasi Dalam menu ini, terdapat beberapa fasilitas antara lain;

9
a. Penggantian nama organisasi (perpustakaan) pada menu OPAC dan kop
laporan atau surat. Penggantian nama pustakawan.
b. Pengaturan penggunaan Athenaeum Light 8.5 lebih dari satu komputer
(multi user)
c. Pengaturan jangka waktu peminjaman dan jumlah maksimal peminjaman
koleksi.
d. Pengaturan hari sabtu atau minggu dihitung dalam masa peminjaman atau
tidak.
e. Pengaturan masa akhir dari peminjaman
f. Pengaturan jenis kertas yang akan digunakan dalam pencetakan laporan,
A4 atau letter.
g. Fasilitas import backup semua data dalam folder dump h. Fasilitas
menampilkan semua data yang ada dalam database di Athenaeum Light
8.5.
h. Fasilitas penghapusan semua data yang ada dalam database Athenaeum
Light 8.5
i. Penomeran ulang ID, ID anggota, ID koleksi dan ID sirkulasi.

2.4 Kelebihan Dan Kekurangan Software Athenaeum Light 8.5


A. Kelebihan Athenaum Light 8.5
1. Instalasi mudah, hanya cukup mengekstrak ke harddisk computer
2. Fitur sangat lengkap, bahkan tersedia Klasifikasi DDC .
3. Dapat di pindah-pindah ke komputer lain dengan cepat tanpa
menghilangkan data yang sudah kita input sebelumnya (portable).
4. Ada pengembangnya (dalam hal ini adalah komunitas Athenaeum Light
Indonesia di http://kali-indonesia.blogspot.com). Jadi, ada pihak yang
bisa dimintai solusi kalau ada permasalahan dan yang mengembangkan
software tersebut lebih lanjut
5. program ini mampu menampung data hingga 8 terabyte (setara dengan
8000 GB)

10
6. adanya tambahan menu weblive yang memungkinkan pengguna bisa
merujuk ke situs yang telah dipilih pustakawan untuk mencari data yang
tidak ditemukan dalam database.
7. bisa dimodifikasi dengan Filemaker 7 atau 8 bahkan 8.5 (commercial).
8. mampu menunjang kegiatan sirkulasi perpustakaan, yaitu peminjaman,
pengembalian, dan perpanjangan.
9. aplikasi ini mampu dijalankan di dalam komputer dengan spesifikasi
minim, yaitu Processor Intel Pentium II, RAM 64 MB, OS Windows /
95 / 98 / ME / 2000 / XP, dan harddisk minimum 5 GB.
10. menunjang kegiatan pelaporan dan pembuatan formulir-formulir
perpustakaan (label, barcode, surat denda, dan sebagainya).
11. mampu menunjang dalam kelestarian data karena software ini dapat
dibackup dengan mudah.
12. Lebih tahan terhadap gangguan seperti listrik mati atau data scrash.
13. Lebih mudah ditampilkan dalam web dengan filemaker API dan PHP.
B. Kelemahan Athenaum Light 8.5
1. Keamanan datanya rendah (low security) karena aplikasi ini bersifat
portable.

2. Klasifikasi dokumen masih sederhana (menggunakan edisi ringkas


DDC 21) sehingga perpustakaan akan mengalami masalah apabila
jumlah subyek dan koleksi bertambah banyak dan semakin kompleks.

3. Kita membutuhkan software File Maker untuk diinstal terlebih dahulu,


dan itu belum tersedia versi freenya.

4. Kebanyakan hanya digunakan di perpustakaan sekolah

2.5 Tutorial Install Athenaeum

Athenaeum Light 8.5 dikemas secara runtime [exe] dan bekerja pada OS Windows XP.
Dengan mengkopi seluruh file ke dalam perangkat keras (copy paste). Aplikasi ini bisa
dibuka dengan meng “klik” 2x. Menjalankan AT 8.5

11
 Klik aplikasi Athenaeum Light 8.5

 Akan tampil permintaan password

 Kosongkan Account Name

 Ketik Password:

 merdeka = untuk administrator

 user = untuk pengguna

 Klik OK

 Menu Utama untuk Administrator

12
- Administrator dapat mencantumkan nama dan alamat
perpustakaan serta moto perpustakaan jika ada

- Administrator dapat melakukan kegiatan sirkulasi, seperti transaksi


peminjaman, pengembalian, keanggotaan, serta administrasi
berkaitan dengan kegiatan sirkulasi

- Administrator dapat melakukan kegiatan inventarisasi,


pengatalogan, penggunaan DDC, cetak label atau barcode koleksi
melalui menu browser katalog dan DDC Abridge.

13
BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Athenaeum Light merupakan sebuah perangkat lunak sistem otomasi
perpustakan versi freeware untuk mengelola data (Buku dan dokumen lain) yang
diproduksi oleh Sumware Consulting. Athenaeum Light yang pertama kali di rilis
adalah versi 5.0 pada tahun 2000, versi berikutnya yang di rilis adalah versi 6.0 pada
tahun 2004 dan kemudian versi yang terbaru saat ini adalah versi 8.5. Athenaneum
paling banyak pada perpustakaan sekolah. Athenaneum merupakan aplikasi portable,
jadi dalam pengaplikasiannya dalam perpustakaan mempunyai beberapa kelemahan
tapi juga memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan aplikasi lainnya.

Fasilitas lain seperti pembuatan label barcode, statistik dan stock opname yang
disediakan, menjadi nilai tambah tersendiri pada Athenaeum Light. Athenaeum Light
merupakan perangkat lunak Portable, yaitu perangkat lunak yang dalam
penggunaannya tidak memerlukan proses instalasi pada sistem operasi. Melainkan
dapat digunakan langsung setelah di salin pada drive atau folder dengan cara
mengeksekusi file dengan ekstensi exe

14
DAFTAR PUSTAKA

Nanda, Achmad A. 2013. “Final Project Mata Kuliah Metadata Dan Teknik
Hypertext“Review Aplikasi Athenaeum Light””. Jurnal Online. Diakses dari
https://www.academia.edu/9574982/REVIEW_APLIKASI_ATHENAEUM_LI
GHT. Pada 28 Februari 2019

Ratnasari, Yunita, Rena Dwi A, Faisal A. 2013. “Review Athenaeum Light”. Jurnal
Online. Diakses dari http://blog.ub.ac.id/yuranatasari/2013/05/28/review-
athenaeum-light-4/. Pada 1 Maret 2019

KaliMedan. 2019. “Manual at-85”. Diakses dari


https://tamanjiwa.files.wordpress.com/2008/09/manual-at85.doc. Pada 1 Maret
2019.

15