Anda di halaman 1dari 5

TUGAS

Nama : Ali Mustofa

NPM : 172424

Jurusan : Management

Kelas : SMS1 Reguler Sore

Mata kuliah : Manajemen Mutu

=====================================================================================

Rangkuman Definisi TQM dan metode – metode TQM oleh tiga Pakar Mutu terkenal Philip B.Cosby,
Joseph M.Juran, dan Edward Deming.

1. Pengertian Total Quality Manajemen

Total Quality Management ( TQM ) disebut juga dengan manajemen mutu terpadu atau manajemen
kualitas terpadu adalah suatu usaha pendekatan oleh manajemen dalam rangka memperbaiki secara
terus menerus kualitas produk ataupun jasa yang didasarkan pada kesinambungan seluruh anggota
terkait dengan tujuan agar nilai manfaat dan kepuasan pelanggan, para anggota, dan lingkungan
masyarakat terpenuhi secara optimal.

Adapun pengemuka TQM dari beberapa sumber diantaranya :

1. Menurut Joseph M.Juran


2. Menurut Edward Deming
3. Menurut Philip Crosby

Menurut Sejarah TQM petama kali diterapkan dinegara Jepang, kemudian Amerika sehingga sampailah
kepada Negara Negara lain karena dilihat dari kesuksesannya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas
perusahaannya.

2. Konsep Dasar TQM

 Top management
 Focus On Customer
 Employee involvement
 Continuous Improvement
 Partnership with supplier
 Performance measure

TQM ini pun terdapat beberapa pakar terkemuka yang memiliki pandangan berbeda dilihat dari latar
belakang masing masing. kita uraikan saja 3 metode dari pakar terkemuka tersebut diantaranya :

A. Konsep TQM oleh Philip Crosby

Pada konsep ini Philip Crosby yang memiliki pengalaman 14 tahun di ITT terkenal dengan anjuran
manajemen zero defect dan pencegahan, yang menentang tingkat kualitas yang dapat diterima secara
statistic. Dan beliau pun mengemukakan falsafah dasarnya yang terkenal yaitu 4 kemutlakan mutu :

 Apakah mutu Itu ? Mutu adalah kesesuaian terhadap persyaratan, bukan kebaikan atau
keistimewaan
 Sistem apa yang dapat diperlukan untuk menghasilkan mutu ? System yang diterapkan adalah
pencegahan bukan penilaian ( pemeriksaan)
 Standar Kinerja apa yang harus digunakan ? Standar tersebut harus tanpa cacat (zero defect)
tidak “cukup” mendekati tanpa cacat.
 System pengukuran apa yang dibutuhkan? Pengukuran mutu merupakan harga ketidaksesuaian,
bukan sekedar daftar.

Adapun 14 langkah yang selalu diterapkan oleh Philip Crosby dalam perbaikan mutu dengan cara :

 Komitmen manajemen
 Tim Perbaikan mutu untuk mengendalikan proses perbaikan
 Pengukuran mutu diseluruh organisasi
 Analisis biaya diseluruh organisasi
 Kesadaran mutu seluruh pegawai
 Penerapan tindakan perbaikan
 Perencanaan program tanpa cacat
 Pendidikan pegawai
 Hari “tanpa cacat” untuk membangun komitmen tanpa cacat
 Penetapan sasaran untuk mengadakan perbaikan mutu
 Menghilangkan penyebab kesalahan
 Penghargaan kepada mereka yang memberikan sumbangan istimewa
 Dewan mutu untuk kndisi perbaikan mutu dan gagasan mutu
 Melakukan berulang kali

B. Konsep TQM oleh Edward Deming

Deming merupakan pakar mtu paling terkenal diantara seluruh pakar mutu, bekerja di Biro jasa Sensus
USDA, spesialis pada tehnik – tehnik statistika. Beliau pun diakui oleh masyarakat Jepang pada tahun
1950 masehi telah memberikan sumbangan istimewa kepada perkembangan mutu di Negara sakura
tersebut dan mendapatkan gelar THE DEMING PRIZES oleh Negara Jepang. Beliau terkenal telah
mengemukakan beberapa pernyataan tentang Deming Cycle / PDCA (Plan-Do-check-Act) dan juga saran
dalam menumbuhkan butir butir TQM diantaranya :

 Tetapkan dan publiaksikan bersama karyawan tujuan mutu perusahaan


 Mempelajari dan mengadopsi flasafahbaru, dimulai dari manajemen puncak sampai keseluruh
karyawan
 Hentikan ketergantungan kepada pemeriksaan, karena mutu diintegrasikan kedalam proses
pembuatan
 Hentikan penilaian bisnis hanya kepada harga. Sebagai gantinya, gunakan ukuran mutu bersama
harga. Singkirkan pemasok yang terbukti memberikan beban untuk produk bermutu
 Perbaikan secara terus menerus system produksi dan jasa
 Lembagakan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan kerja
 Lembagakan kepemimpinan dan supervise kepada pekerja
 Singkirkan rasa takut untuk memperbaiki efektifitas kerja dan ciptakan iklim inovasi
 Hilangkan penghalang komunikasi antar bagian. Dibiasakan bekerjasama antar bagian untuk
mencapai optimalisasi hasil kerja
 Hapuskan slogan, teguran, poster ataupun aturan yang mendesak karyawan untuk
meningkatkan produktivitanya
 Hilangkan rintangan yang menggangu hak karyawan
 Lembagakan program pendidikan dan pelatihan
 Ciptakan sruktur pada manajemen puncak yang mendorong 13 langkah diatas.(transformasi)

C. Konsep TQM Oleh Josheph M.Juran

Konsep dari Juran ini adalah bahwa kualitas sebagai cocok atau sesuai untuk digunakan (fitness
for use), yang mengandung pengertian bahwa suatu barang atau jasa harus dapat memenuhi
apa yang diharapkan oleh para pemakainya. Dilihat backgroundnya beliau Bekerja pada
departemen pemeriksaan di Bell Telephone’s Hawthome Works yang memperoleh
penghargaan tertinggi dari Kaisar Jepang “Second order the Sacred Treasure”. Membuat
karangan buku yang sangat terkenal yaitu “Juran’s Quality Control Handbook”. Beliau juga
mendirikan JURAN INSTITUTE yang melayani berbagai seminar, konsultasi, konferensi, dan video
tape yang berkaitan dengan mutu.

Kontribusi Juran yang paling terkenal adalah Juran’s Basic Steps to progress”, tiga langkah dasar
ini merupakan langkah yang harus dilakukan perusahaan bila mereka ingin mencapai kulitas
tingkat dunia. Juran juga yakin bahwa ada titik diminishing return daam hubungan antara
kualitas dan daya saing. Ketiga langkah tersbut terdiri atas :
 Mencapai perbaikan terstruktur atas dasar kesinambungan yang dikombinasikan dengan
dediksi dan keadaan yang mendesak
 Mengadakan program pelatihan secara uas
 Membantu komitmen dan kepemimpinan pada tingkat manajemen yang lebih tinggi

Adapun 10 langkah Juran menuju perbaikan mutu diantaranya :

1. Pastikan semua pegawai menyadari persyaratan dan perbaikan mutu. Ini menuntut
kepemimpinan manajemen
2. Terapkan sasaran khusus untuk perbaikan mutu berkelanjutan terhadapa semua kegiatan
3. Bentuklah organisasi untuk menjamin bahwa sasaran tersebut telah disusun
4. Pastikan semua pegawai diberi pelatihan untuk memahami peran mereka dale perbaikan mutu
5. Pastikan bahwa masalah yang merintangi perbaikan mutu dihilangkan dengan pembentukan
tim proyek pemecahan masalah
6. Pastikan semua kemajuan perbaikan mutu dapat dimonitoring
7. Pastikan semua kontribusi luar biasa bagi perbaikan mutu diakui
8. Pastikan kemajuan dan kontribusi luarbiasa dipublikasikan
9. Ukur semua proses dan tingkat perbaikan mutu
10. Pastikan perbaikan mutu berkelanjutan dan penetapan sasaran diintegrasikan kedalam system
manajemen perusahaan.

Dari ketiga Pakar terkenal diatas dapat disimpulkan arti darti Kualitas yaitu :

Pakar Kualitas Definisi Kualitas


Dr W. Edwards Deming Penekanan dan pengarahan upaya kualitas harus
diarahakan pada kebutuhan pelanggan saat ini
maupun di masa yang akan datang
Dr. Joseph M.Juran Fitness for use ( layak pakai)
Philip B. Crosby Conformance to requirement ( Pesyaratan
kesesuaian)

DAFTAR PUSAKA

Ibrahim. 2000. TQM – Panduan Untuk menghadapi Persaingan Global. Jakarta : Djambatan

Amin Wijaaya Tunggal. 2003. Pengukuran Kinerja Dengan Balanced Scorecard. Harvarindo

Nasution. 2005. Manajemen Mutu Terpadu. Bogor : Ghalia Indonesia

N. Srinivasa Gupta dan B Valarmithi. 2009. Total Quality management Second Edition. The McGraw-Hill
Companies