Anda di halaman 1dari 2

Sampaikan pengetahuan Bapak/Ibu tentang parameter kualitas bahan bakar yang digunakan untuk motor bakar

bensin, berserta efek yang timbul akibat penggunaan bahan bakar kendaraan berkualitas buruk.

Jawab

1. Pendahuluan

Oktan adalah angka yang menunjukkan tingkat ketukan (knocking) yang ditimbulkan bensin terhadap
mesin saat terjadi pembakaran. Ketukan terjadi ketika bahan bakar terbakar prematur di mesin, menyebabkan
suara khas yang menyerupai ketukan. Ketukan pada mesin akan menyebabkan kerusakan dan membuat mesin
tidak beroperasi secara efisien.

Semakin tinggi angka oktan, semakin besar tekanan yang dibutuhkan bahan bakar untuk terbakar. Jika
bahan bakar oktan rendah dgunakan di mesin yang dirancang untuk oktan tinggi, bahan bakar bisa meledak atau
menyebabkan ketukan hebat yang bisa merusak mesin.

Efek yang timbul apabila kendaraan menggunakan bensin dengan nilai oktan yang rendah dibawah
spesifikasi pabrik yaitu:

 Performance mesin akan menurun


 Pembakaran tidak masksimal
 Terjadi detonasi / knocking
 Terjadi kerak pada katup dan dudukan katup

B. Pembahasan

Bahan bakar yang digunakan motor bakar harus memenuhi kriteria sifat fisik dan sifat kimia, antara lain :

a. nilai bakar bahan bakar itu sendiri

b. densitas energi yang tinggi

c. tidak beracun

d. stabilitas panas

e. rendah polusi

f. mudah dipakai dan disimpan

Sedangkan sifat alamiah dari bahan bakar itu sendiri:

a. Volatility (Penguapan) adalah kemampuan menguap dari bahan bakar pada temperatur tertentu dalam proses
destilasi.

b. Titik nyala adalah temperatur tertentu dimana bahan bakar dapat terbakar dengan sendirinya tanpa bantuan
percikan api.

c. Gravitasi spesifik, merupakan perbandingan berat jenis bahan bakar terhadap acuan tertentu (terhadap berat
jenis udara ataupun air).

d. Nilai bakar, merupakan jumlah energi yang terkandung dalam bahan bakar.

Berikut tabel jenis bahan bakar dan nilai oktan, serta rasio kompresi idealnya :

Jenis Bahan Bakar Nilai Oktan / RON Rasio Kompresi Ideal Penggunaan

Premium 88 7-9 : 1

Pertalite 90 9-10 : 1

Pertamax 92 10-11 : 1

Pertamax Plus 95 11-12 : 1


Shell Super 92 10-11 : 1

Shell V-Power 95 11-12 : 1

Performance 92 92 10-11 : 1

Performance 95 95 11-12 : 1

Penggunakan bahan bakar dengan angka oktan lebih rendah daripada spesifikasi maka bahan bakar bisa
meledak sendiri pada akhir langkah kompresi. Akibatnya terjadi tabrakan antara ledakan bahan bakar yang
meledak sendiri dengan bahan bakar yang dinyalakan oleh busi. Inilah yang menimbulkan bunyi pada mesin dan
kita kenal sebagai ngelitik’/knocking. Knocking menyebabkan energi mekanik yang dibangkitkan jadi tidak
optimal. Mesin jadi lebih panas dan pada kasus yang ekstrim bisa membuat piston rusak serta berlubang.

Pada mesin modern, efek knocking karena bahan bakar dengan oktan rendah memang bisa diatasi dengan
memajukan waktu pengapiannya. Tapi cara ini mengakibatkan tenaga tidak keluar optimal dan konsekuensinya
adalah konsumsi bahan bakar jadi lebih boros. dalam jangka panjang endapan kerak selain menurunkan performa,
juga dapat berdampak pada seringnya penggantian part tertentu. selain itu tentu Gas buangnya sangat beracun
karena pembakaran tidak sempurna.