Anda di halaman 1dari 6

USULAN TUGAS

Perumahan Randu Permai II


Jl.Joko Tole ( LIngkar Barat )

1. Identifikasi Struktur
Luasan bangunan ini 6 x 6 m, atap yang digunakan yaitu model pelana, untuk
bahan rangka atapnya itu menggunakan jenis galvalum. Dimana pengertian
galvalum itu sendiri yaitu baja berkualitas tinggi yang bersifat ringan dan tipis,
akan tetapi kekuatannya tidak kalah dari baja konvensional. Ada bebarapa
macam baja ringan yang dikelompokan berdasarkan nilai tegangan
tariknya (tensile strength). Kemampuan tegangan tarik ini umumnya
didasarkan pada fungsi akhir dari baja ringan tersebut.

2. Gambar struktur
LAMPIRAN
Oleh :
KELOMPOK
Mid i Agus Permana ( 718.510.960 )
Haris Suprayogi ( 718.511.024 )
Ridwan ( 718.511.026 )

PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS WIRARAJA
SUMENEP
2019
Kata Pengantar
Assalamualaikum wr.wb

Puji syukur kehadirat allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan
hidayahnya. Sehingga kami dapat menyusun tugas mata kuliah ANALISIS STRUKTUR
II, dengan pokok utama pembahasan didalamnya yaitu menganalisa rangka atap yang
menggunakan bahan baja ringan / Galvalum.
Galvalum adalah baja berkualitas tinggi yang bersifat ringan dan tipis, akan tetapi kekuatannya
tidak kalah dari baja konvensional. Atap semdiri adalah sesuatu yang sangat rentan dan akan
memakan korban jiwa, jika perencana salah menganalisa rangka tersebut.
Kami sadar bahwa tugas yang disusun kami masih banyak kekurangan, maka demi
tersusunnya tugas ini baik dan benar. Kami mengharapkan kritik dan saran pembaca.

Wassalamualaikum wr.wb

Sumenep,20 Maret 2019

Penyusun

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Konstruksi rangka atap umumnya dibuat dari bahan kayu, dan digunakan pada
bangunan yang memiliki sistem struktur atap, seperti bangunan sekolah, perkantoran,
rumah sakit, rumah tinggal, tempat ibadah, ruang serba guna, pabrik, dan lain-lain;
dengan bahan penutup atap dari genteng, seng, asbes, maupun metal sheet. Kayu kamper,
kayu bengkirai, kayu keruing, kayu meranti, dan kayu kelapa adalah jenis material kayu
yang telah lama dikenal dan umum digunakan, tetapi memiliki kelemahan-kelemahan
antara lain kualitas kayu yang tidak merata, pelapukan yang disebabkan oleh serangan
rayap, memuai ataupun menyusut karena perubahan cuaca, mudah terbakar dan
langkanya material kayu saat ini.
Rangka atap baja ringan untuk rumah mulai banyak dikenal dan dipergunakan 4 - 5
tahun terakhir, dan baja ringan merupakan baja mutu tinggi yang memiliki sifat ringan dan tipis,
namun memiliki fungsi setara baja konvensional. Rangka atap baja ringan diciptakan untuk
memudahkan perakitan dan konstruksi. Meskipun tipis, baja ringan memiliki derajat kekuatan
tarik 550 MPa, sementara baja biasa sekitar 300 MPa. Di Indonesia, ketebalan baja ringan
berkisar dari 0,4 mm – 1 mm dengan jenis material yang umum digunakan adalah galvanized Z-
22, galvalume AZ-100, Zincalume, dan ZAM ZG-90.

1.2 Rumusan masalah


1. Apa itu baja ringan /galvalum ?
2. Bagaimana kekuatan baja ringan /galvalum ?
3. Bagaiman reaksi baja ringan /galvalum ketika ada beban ?

1.3 Tujuan
Untuk mengetahui lebih dalam baja ringan, kekuatan dan reaksi reaksi yang ada
ketika galvalum digunakan sebagai rangka atap bangunan.