Anda di halaman 1dari 18

BUSINESS

PROPOSAL

FITRIA UMAMI / 16050404027


S1 Pendidikan Tata Busana 2016
Fitriaumamii19@gmail.com
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Perencanaan usaha merupakan langkah awal yang menunjukkan bahwa seseorang
serius untuk berwirausaha, dan untuk menghindari faktor-faktor yang menyebabkan
kegagalan, serta mengantisipasi setiap tantangan yang akan dihadapi dalam menjalankan
usaha.
Rencana usaha harus dibuat karena Perencanaan merupakan titik awal dari suatu
kegiatan, sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam
pelaksanaan. Di samping itu pembuatan rencana usaha menunjukkan sikap yang kurang
sungguh-sungguh dalam berusaha dan komitmen yang kuat untuk menjalankan usahanya
sehingga tidak mudah menyerah dan putus asa ketika menghadapi setiap kendala dan
resiko usaha.
Membuka usaha baru tidak mungkin tanpa ada rencana sebelumnya. Rencana harus
ada betapapun sederhananya secara tertulis. Namun, wirausaha baru di negara kita
banyak yang tidak mau ataupun mungkin tidak mampu atau segan menulis rencana
tertulis tersebut karena berbagai alasan. Perencanaan yang tidak tertulis pasti sudah ada
rekayasa dalam pikiran, yaitu suatu rekayasa secara sederhana tentang jawaban dari
berbagai pertanyaan antara lain, usaha apa yang akan dibuka, mengapa memilih usaha
tersebut, dimana lokasinya, siapa konsumennya, darimana sumber modalnya, dan
sebagainya.

Suatu rencana kerja yang dibuat tertulis dan resmi guna menjalankan perusahaan
(business plan) merupakan perangkat tepat untuk memagang kendali perusahaan dan
menjaga agar fokus usaha perusahaan tidak menyimpang. Business plan perlu disusun
karena merupakan legitimasi dari sebuah usaha yang akan didirikan. Orang perlu
mengetahui segala sesuatu tentang perusahaaan anda sehingga tertarik untuk bekerja
sama.
B. Rumusan Masalah
1) Mengapa perencanaan bisnis penting dan perlu untuk dibuat?
2) Bagaimanakah perencanaan bisnis itu?
3) Bagaimanakah kerangka perencanaan bisnis?
4) Bagaimanakah bentuk formal dari suatu perencanaan bisnis atau usaha?

C. Tujuan
1) Mengetahui pentingnya perencanaan bisnis atau perencanaan usaha
2) Mengetahui seperti apa perencanaan bisnis itu
3) Mengetahui kerangka perencanaan bisnis
4) Mengetahui bentuk formal dari perencanaan bisnis atau usaha
BAB II
FILOSOFI PERUSAHAAN

adalah nama brand busana kerja ini khusunya dibuat untuk wanita
dengan menjual produk busana kerja sehari-hari yang dapat digunakan untuk wanita.
Sehingga perusahaan menyediakan busana yang stylish dan nyaman saat digunakan dalam
berkerja. Di samping itu desain busana yang dibuat menyesuaikan dengan perkembangan
supaya saat dikenakan busana tersebut tidak membatasi gerak.

Filosofi nama perusahaan kami adalah karena kami

ingin nama brand kami mudah diingat, berbeda dengan brand lain. “Fitria Umami”

merupakan nama dari designer perusahaan kami. Karena apabila menggunakan nama priadi

akan lebih mudah diingat dan saya juga ingin pembeli saya selalu mengingat nama saya di

setiap kebutuhan. Menurut kami nama itu mudah di ingat orang dan mudah dalam

pengejaannya. Sehingga brand kami memilih nama tersebut.


BAB III
Sebagai upaya untuk memotivasi usaha dan keseriusan dalam menjalankan bisnis,
setiap badan usaha baik yang berskala besar maupun skala kecil harus mempunyai arah
tantangan ke depan. Hal tersebut dituangkan ke dalam visi dan misi badan usaha.
VISI

- Menjadi perusahaan fashion yang memiliki kreadibilitas dari waktu ke waktu dengan ciri
khas bermain desain dan warna namun tetap serasi, unik, trendy dan menjadi salah satu
bagian dari trend mode fashion Nasional dan Internasion

MISI

- Menciptakan karya-karya yang kreatif, inovatif agar bisa bersaing dengan industry
fashion dalam negeri maupun luar negeri
- Menciptakan desain busana yang wanita dengan detail-detail lain sehingga berbeda dari
perusahaan lain
- Menciptakan busana yang mengikuti trend dan nyaman di pakai saat berkerja
- Mengembangkan jaringan retail modern dengan system franchise, distributor, dan system
lisensi sebagai strategi

TUJUAN

- Menciptakan desain busana kerja yang berbeda sehingga mempunyai perbedaan pada
busana wanita lainnya.
- Menciptakan busana yang mengikuti trend an nyaman di pakai
Dan harga yang dapat dijangkau masyaraka
IDENTIFIKASI USAHA

Lokasi : Ketintang Selatang, Surabaya, Indonesia


Waktu operasional : - Hari : Senin-Jumat
- Jam oprasional : 07.00-12.00 dan 16.00-20.00
Website : wwww.Fitriaumamii.com
Intagram :@fitriaumamii
Wa business : +62 852-3611-6925

Ruang Lingkup Usaha:


- Busana Kerja Wanita exclusive
- Busana Casual all gender
- Busana Travelling exclusive
- Busana Pesta costumade
BAB IV
JOB SHEET

BLUS AND SKIRT


DESAINER Fitria Umami DATE 22 /02/2019 NIM 16050404027
MODEL SIZE M FABRIC WOLFIS, SCUBA, EXCLUSIVE
BATIK
DESCRIPTION Lengan lonceng berbelah, v neck, terdapat sabuk batik exclusive
DESIGN
LOOK 1
JUMPSUIT BERKERAH
DESAINER FITRIA UMAMI DATE 22 /02/2019 NIM 16050404027
MODEL SIZE S,M,L FABRIC SCUBA dan BATIK
EXCLUSIVE
DESCRIPTION Jumpsuit 7/8, berkerah setengah tegak,

DESIGN
LOOK 2
TWO PIECES
DESAINER FITRIA UMAMI DATE 22 /02/2019 NIM 16050404027
MODEL SIZE M FABRIC WOL AND DRILL
DESCRIPTION Jas kerja dan rok berflare
DESIGN
LOOK 3
BLUS BERCAPE DAN SKIRT
DESAINER FITRIA UMAMI DATE 22 /02/2019 NIM 16050404027
MODEL SIZE M FABRIC KATUN, WOL,
MAXMARA
DESCRIPTION Opening kancing bungkus pada TM, 2 saku vest, cape berkerah
DESIGN
LOOK 4
WOMAN SUIT
DESAINER FITRIA UMAMI DATE 22 /02/2019 NIM 16050404027
MODEL SIZE S,M,L FABRIC KATUN AND WEDGES
DESCRIPTION ROMPI, BERPITA, CELANA 7/8
DESIGN
LOOK 5
BAB VII
Rencana Bahan dan Harga
1. Rancangan Bahan ( 5 baju )
No. Nama Bahan Total Jumlah Bahan Jumlah Bahan Harga Bahan
yang dibutuhkan
(1 baju)

Kain katun batik biasa 2m 2m Rp 18.000,00/meter


1.
2. Kain katun wedges 4m 2m Rp 22.000,00/meter
(hitam)
3. Kain katun madinah 2m 2m Rp 20.000,00/meter
(hijau)
4. Kain wol (oren) 3m 2m Rp 18.000,00/meter

5. Kain wol (cream) 3m 3m Rp 65.000,00/meter

6. Kain maxmara (hitam) 1m 1m Rp 22.000,00/meter

7. Kain drill (hijau) 3m 3m Rp 35.000, 00/meter


8. Kain scuba (oren) 3m 3m Rp35.000,00/meter
9. Kain scuba (putih) 2m 2m Rp 35.000,00/meter
10. Kain wolfis hijau 2m 2m Rp 21.000,00/meter
11. Kain Batik Exclusive 4m 1m Rp 55.000, 00/meter
12. Benang berwarna 1 pack (12glg) Rp 15.000,00/pack
hijau
13. Benang berwarna 1 pack (12 glg) Rp 15.000,00/pack
oren
14. Benang berwarna 1 pack (12 glg) Rp 15.000,00/pack
putih
15. Benang berwarna 1 pack (12 glg) Rp 15.000,00/pack
hitam
16. Kain kafner 4m 1m Rp 40.000,00/ meter
17. Kain keras 1m 0,25 m Rp 12.000,00/meter
18. Viselin (kain kapas) 2m Rp 5.000,00/meter

19. Kancing 2 lusin ( perlusin 12 biji) 6 biji Rp 1.000,00/ lsn

20. Resliting biasa 15 cm 9 Rp 2.000,00/biji


2. Rancangan Harga
a. Harga Pokok Produksi untuk 10 Busana kerja

Biaya Bahan Utama


Kain katun batik 2 × 𝑅𝑝 18.000,00 𝑅𝑝 36.000,00
Kain wedges 7 x Rp22.000,00 Rp 154.000,00

Kain wol 6 x Rp 65.000,000 Rp 390.000,00

Kain drill 3 x Rp 35.000,00 Rp 105.000,00

Kain scuba 5 x Rp 35.000,00 Rp 175.000,00

Kain batik exclusive 4 x Rp 55.000,00 Rp 220.000,00

Transportasi 𝑅𝑝 30.000,00
𝑅𝑝 1.110.000,00
Biaya Bahan Penunjuang
Benang berwarna 4 pack (@12 gulung 𝑅𝑝 46.000,00
sesuai warna dasar ukuran sedang)
kain
Kain keras 1 × 𝑅𝑝 11.000,00 𝑅𝑝 11.000,00

𝑅𝑝 57.000,00
Biaya Tenaga Kerja
Pembuatan Pola 10 × 𝑅𝑝 5.000,00 𝑅𝑝 50.000,00
Memotong 10 × 𝑅𝑝 5.000,00 𝑅𝑝 50.000,00
Menjahit 10 × 𝑅𝑝 35.000,00 𝑅𝑝 350.000,00
Design 10 × 𝑅𝑝 15.000,00 𝑅𝑝 150.000,00

𝑅𝑝 600.000,00
Biaya Operasional Perusahaan

Listrik 5 × 𝑅𝑝 10.000,00 𝑅𝑝 50.000,00


Obras 30 × 𝑅𝑝 1.000,00 𝑅𝑝 30.000,00
Penyusutan alat 30 × 𝑅𝑝 1.000,00 𝑅𝑝 30.000,00

𝑅𝑝 110.000,00
HPP 𝑅𝑝 1.733.000,00
b. Harga Pokok Produksi untuk Satu Busana Kerja
𝐻𝑃𝑃 1 𝑏𝑢𝑠𝑎𝑛𝑎 = 𝑅𝑝 1.733.000: 10
𝐻𝑃𝑃 1 𝑏𝑢𝑠𝑎𝑛𝑎 = 𝑅𝑝 173.300,00

c. Harga Jual untuk Satu Busana Kerja


Margin yang diambil oleh perusahaan adalah sebesar 64%, sehingga Harga Jual (HJ)
satu busana outer, adalah:
𝐻𝐽 𝑝𝑒𝑟 𝑏𝑢𝑠𝑎𝑛𝑎 = 𝐻𝑃𝑃 1 𝑏𝑢𝑠𝑎𝑛𝑎 + (𝐻𝑃𝑃 1 𝑏𝑢𝑠𝑎𝑛𝑎 × 64%)
𝐻𝐽 𝑝𝑒𝑟 𝑏𝑢𝑠𝑎𝑛𝑎 = 𝑅𝑝 173.300,00 + 𝑅𝑝 110.912,00
𝐻𝐽 𝑝𝑒𝑟 𝑏𝑢𝑠𝑎𝑛𝑎 = 𝑅𝑝 284.212,00
Jadi, harga pokok jual sebesar Rp Rp 300.000,00.

d. Harga Jual untuk 10 Busana Kerja


𝐻𝐽 10 𝑏𝑢𝑠𝑎𝑛𝑎 = 𝐻𝐽 𝑝𝑒𝑟 𝑏𝑢𝑠𝑎𝑛𝑎 × 10
𝐻𝐽 10 𝑏𝑢𝑠𝑎𝑛𝑎 = 𝑅𝑝 300.000,00 × 10
𝐻𝐽 10 𝑏𝑢𝑠𝑎𝑛𝑎 = 𝑅𝑝 3.000.000,00
BAB VIII
Laporan Laba-Rugi
Perusahaan Konveksi

Bulan Febuari 2019

PENJUALAN
HJP total busana outer 𝑅𝑝 1.733.000,00

HPP total busana outer 𝑅𝑝 3.000.000,00

Laba Kotor 𝑅𝑝 1.267.000,00

Biaya Operasional
Packaging 𝑅𝑝 90.000,00
Permanent and Non- Permanen Label 𝑅𝑝 75.000,00
Kuota Internet (promosi) 𝑅𝑝 80.000,00
𝑅𝑝 245.000,00
Laba bersih sebelum pajak 𝑅𝑝 1.022.000,00
PAJAK
Pajak 5% 𝑅𝑝 51.100,00
× 𝑅𝑝 1.022.000,00
Laba bersih setelah pajak (EAT) 𝑅𝑝 970.900,00

Bagi Hasil:
1. Perusahaan Konveksi
𝑅𝑝 970.900,00 × 60% = 𝑅𝑝 582.540,00
2. Lab PUB
𝑅𝑝970.900,00 × 40% = 𝑅𝑝 398.069,00
Sehingga:
BOP 𝑅𝑝 110.000,00

Pajak 𝑅𝑝 51.100,00

40% 𝑅𝑝 398.069,00

TOTAL 𝑅𝑝572.831,00.
BAB VI
RENCANA PEMASARAN

( Strenght / Kekuatan )
- Membuat desain busana yang unik dengan bermain
S potongan pola, kombinasi kain dan variasi warna yang
berani bermain tabrak warna / warna senada
- Harga produk ekonomis
- Kerapihan produk terjamin

Karena banyak pengusaha lain yang berusaha meniru


desain yang dibuat maka akan banyak pesaing dari
W usaha ini. Namun agar masyarakat bisa membedakan
desain tiruan dan desain asli maka kami membuat
hand tag unik pada busana yang dijual dengan bahan
berbeda sehingga pesaing lain tidak bisa meniru, serta
pemilihan bahan yang hanya perusahaan kami punya.

( Opportunity / Peluang )

O Desain yang dibuat unik dan tidak pasaran membuat


model-model busana di “FU” menarik perhatian orang.
Perusahaan bisa memiliki banyak kesempatan peluang
di pasaran.

murah. Sehingga perusahaan lain juga bisa


memproduksi model busana “FU” yang menyerupai
T namum harganya lebih murah dan menjangkau semua
kalangan ekonomi masyarakat.
ANALISIS 4P

Product - Desain busana yang dijual memiliki desain yang unik dan
menggunakan kombinasi kain dan perpaduan warna serta bahan yang hanya
dimiliki oleh perusahaan kami

Price - Sejumlah harga yang dibayar pembeli memperoleh tidak


hanya produk namun fasilitas yang diberikan “fu” meliputi : Packaging baju
yang elegant, kartu nama, katalog bulanan, brosur, kalender

Place - Tempat yang disediakan sangat nyaman untuk pengunjung


meilih-milih baju karena ruangan di “fu” ber AC, nyaman, bersih dan rapi dan
mengutamakan kepuasan pelanggan

Promotion - Aktivitas menyampaikan produk ke masyarakat meliputi :


Iklan, Brosur dan media cetak lainnya, Katalog dan Promosi Penjualan seperti
diskon / potongan harga jika membeli produk dalam jumlah tertentu

.STRATEGI PEMASARAN
a. Perkenalan bisnis saat pertama dibuka dilakukan di mall-mall sekitar arena bermain
anak seperti di Time Zone, Fun World, Stringer, Token, dan tempat bermain lainnya
b. Menciptakan inovasi dalam desain busana disesuaikan dengan usia dan karakter
wanita yang bekerja.
c. Meningkatkan kualitas pelayanan saat pelanggan membeli produk “FU” dengan
melayani sepenuh hati
d. Media pemasaran dilakukan semaksimal mungkin, memanfaatkan media yang
sedang banyak digunakan masyarakat saat ini seperi Instagram, Twitter, Facebook,
dan media sosial lainnya
BAB IX

STRUKTUR ORGANISASI

DIREKTUR UTAMA

DIREKTUR

MANAJER MANAJER MANAJER ADM


MANAJER PERSONAL PEMASARAN PABRIK GUDANG

DIVISI DIVISI DIVISI DIVISI DIVISI