Anda di halaman 1dari 11

PEMINDAHAN TANAH MEKANIS A

MAKALAH
ALAT GUSUR

Dosen :
VERONIKA HAPPY P, S.T ., M.T.
NIP. 19740724 200501 2 002

Oleh :
ROBBY DAB 116 057
JOJEFFREY ETTER DAB 116 059

KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK SIPIL
2019
Soal ganda

1. Sebuah sambungan baja BERIRISAN TUNGGAL mendapat gaya tarik 15 ton, dengan luas
penampang brutto lebar 1Z cm tebal 1 cm. Digunakan baut dengan diameter 1Y mm. Semua
tegangan izin 1200 kg/cm2. Pertanyaan :
 Hitunglah jumlah baut yang digunakan agar sambungan tersebut kuat
 Gambarkan dengan tampak muka, tampak atas dan potongan pada baut penyambung.
Jarak dari tepi bawah/atas 1,5 cm, kiri dan kanan 3 cm
 Hitunglah rendemen sambungan ini ... %

2. Sebuah sambungan baja BERIRISAN TUNGGAL mendapat gaya tarik P ton, dengan luas
penampang brutto lebar 2Z cm tebal 1,2 cm. Digunakan baut dengan diameter 1Y mm.
Semua tegangan izin 1400 kg/cm2. Pertanyaan :
 Hitunglah jumlah baut yang digunakan agar sambungan tersebut kuat
 Gambarkan dengan tampak muka, tampak atas dan potongan pada baut penyambung.
Jarak dari tepi bawah/atas 1,5 cm, kiri dan kanan 3 cm
 Hitunglah rendemen sambungan ini ... %

3. Sebuah sambungan baja BERIRISAN GANDA mendapat gaya tarik 20 ton, dengan luas
penampang brutto lebar 1Z cm tebal 1,5 cm dan tebal penyambungnya 2 cm. Digunakan baut
dengan diameter 2Y mm. Semua tegangan izin 1600 kg/cm2. Pertanyaan :
 Hitunglah jumlah baut yang digunakan agar sambungan tersebut kuat
 Gambarkan dengan tampak muka, tampak atas dan potongan pada baut penyambung.
Jarak dari tepi bawah/atas 1,5 cm, kiri dan kanan 3 cm
 Hitunglah rendemen sambungan ini ... %

4. Sebuah sambungan baja BERIRISAN GANDA mendapat gaya tarik P ton, dengan luas
penampang brutto lebar 2Z cm tebal 1,3 cm dan tebal penyambungnya 1,2 cm. Digunakan
baut dengan diameter 2Y mm. Semua tegangan izin 1500 kg/cm2. Pertanyaan :
 Hitunglah jumlah baut yang digunakan agar sambungan tersebut kuat
 Gambarkan dengan tampak muka, tampak atas dan potongan pada baut penyambung.
Jarak dari tepi bawah/atas 1,5 cm, kiri dan kanan 3 cm
 Hitunglah rendemen sambungan ini ... %

KETERANGAN:
Y = ANGKA NIM KEDUA MAHASISWA
Z = ANGKA NIM TERAKHIR MAHASISWA
JIKA 0 DIGANTI 1
CONTOH :
116 059 Y=5;Z=9
JAWABAN

1. Diketahui : BERIRISAN TUNGGAL


P Tarik = 15000 kg
Lebar = 19 cm
Tebal = 1 cm
Diameter Baut = 15 mm = 1,5 cm
Diameter Lubang Baut = (15 + 1) mm = 16 mm = 1,6 cm
σ izin = 1200 kg/cm2
Ʈ tumpu = 2 x 1200 kg/cm2 = 2400 kg/cm2
σ geser = 0,8 x 1200 kg/cm2 = 960 kg/cm2
Pertanyaan :

a) Hitunglah jumlah baut yang digunakan agar sambungan tersebut kuat


b) Gambarkan dengan tampak muka, tampak atas, dan potongan pada baut penyambung.
Jarak dari tepi bawah/atas 1,5 cm, dan kanan atau kiri 3 cm.
c) Hitunglah rendemen sambungan ini …. %

Penyelesaian :

a) Menghitung jumlah baut

- A = π ∙ r2 ∙ σ izin
= 3,14 x 0,752 x 1200
= 2120,58 kg
- n =P/A
= 15000 / 2120,58
= 7,07 ≈ diambil 8 buah
c) Kekuatan Baut :
- Ps = Fs ∙ (0,8 ∙ σ izin)
1
= 4 ∙ π ∙ d2 ∙ (0,8 ∙ 1200)
1
= ∙ π ∙ 1,62 ∙ (0,8 ∙ 1200)
4
= 1930,19450 kg
- Pb = Fb ∙ (2 ∙ σ izin)
= d ∙ t ∙ (2 ∙ σ izin)
= 1,6 ∙ 1 ∙ (2 ∙ 1200)
= 3840 kg

Kekuatan Plat :
- Kemungkinan I (1,2,3)
Fnetto = L ∙ t – n ∙ d ∙ t
= 19 x 1 – 3 x 1,6 x 1
= 14,2 cm2
- Kemungkinan II (1,4,3,5)
𝑆2
Fnetto = L ∙ t – n1 ∙ d ∙ t + n2 ∙ ∙t
4𝑔
42
= 19 ∙ 1 – 4 ∙ 1,6 ∙ 1 + 2 ∙ ∙1
4 (6,5)
= 13,83 cm2
- Kemungkinan III (1,4,2,5,3)
𝑆2
Fnetto = L ∙ t – n1 ∙ d ∙ t + n2 ∙ ∙t
4𝑔
42
= 19 ∙ 1 – 5 ∙ 1,6 ∙ 1 + 4 ∙ ∙1
4 (6,5)
2
= 13,46 cm

Fnetto terkecil adalah 13,83 cm2. Maka nilai Pnetto :


Pnetto = Fnetto ∙ σ izin = 13,83 x 1200 = 16596 kg

Dari kedua kekuatan tersebut di atas (kekuatan baut dan kekuatan plat), yang
menentukan adalah yang terkecil. Jadi dalam hal ini, P maksimum yang boleh bekerja
= 1930,19450 kg.

Pbrutto = Fbrutto ∙ σ izin = (L ∙ t) ∙ σ izin = (19 x 1) x 1200 = 22800 kg

n ∙ P maks baut
- Rendemen = P plat bruto
𝑥 100%

8 x 1930,19450
= 22800
𝑥 100%

= 67,7%

Dari perhitungan diperoleh rendemen di bawah 70% - 80%, maka sambungan yang
ada tidak cukup kuat menahan gaya maks pada sambugan.
2. Diketahui : BERIRISAN TUNGGAL
Lebar = 29 cm
Tebal = 1,2 cm
Diameter Baut = 15 mm = 1,5 cm
Diameter Lubang Baut = (15 + 1) mm = 16 mm = 1,6 cm
σ izin = 1400 kg/cm2
Ʈ tumpu = 2 x 1400 kg/cm2 = 2800 kg/cm2
σ geser = 0,8 x 1400 kg/cm2
= 1120 kg/cm2
Pertanyaan :
a) Hitunglah jumlah baut yang digunakan agar sambungan tersebut kuat
b) Gambarkan dengan tampak muka, tampak atas, dan potongan pada baut penyambung.
Jarak dari tepi bawah/atas 1,5 cm dan kanan/kiri 3 cm.
c) Hitunglah rendemen sambungan ini …. %

Penyelesaian :

a) Menghitung jumlah baut

- A = π ∙ r2 ∙ σ izin
= 3,14 x 0,752 x 1400
= 2474 kg
- n =P/A
= 15000 / 2474
= 6,06 ≈ diambil 6 buah

POT. I-I

POT. II-II
c) Kekuatan Baut :
- Ps = Fs ∙ (0,8 ∙ σ izin)
1
= 4 ∙ π ∙ d2 ∙ (0,8 ∙ 1400)
1
= ∙ π ∙ 1,62 ∙ (0,8 ∙ 1400)
4
= 2251,89361 kg
- Pb = Fb ∙ (2 ∙ σ izin)
= d ∙ t ∙ (2 ∙ σ izin)
= 1,7 ∙ 1,2 ∙ (2 ∙ 1400)
= 5376 kg

Kekuatan Plat :
- Kemungkinan I (1,2,3)
Fnetto = L ∙ t – n ∙ d ∙ t
= 29 x 1,2 – 3 x 1,6 x 1,2
= 29,04 cm2
- Kemungkinan II (4,2,5,3,6)
𝑆2
Fnetto = L ∙ t – n1 ∙ d ∙ t + n2 ∙ ∙t
4𝑔
4,82
= 29 ∙ 1,2 – 5 ∙ 1,6 ∙ 1,2 + 4 ∙ ∙1
4 (4,8)
= 29,4 cm2
- Kemungkinan III (4,2,5,6)
𝑆2
Fnetto = L ∙ t – n1 ∙ d ∙ t + n2 ∙ ∙t
4𝑔
4,82
= 29 ∙ 1,2 – 4 ∙ 1,7 ∙ 1,2 + 2 ∙ ∙1
4 (4,8)
= 29,04 cm2

Fnetto terkecil adalah 28,68 cm2. Maka nilai Pnetto :


Pnetto = Fnetto ∙ σ izin = 28,68 x 1400 = 40152 kg

Dari kedua kekuatan baut tersebut di atas, yang menentukan adalah yang terkecil. Jadi
dalam hal ini, P maksimum yang boleh bekerja = 1930,19450 kg.

Pbrutto = Fbrutto ∙ σ izin = (L ∙ t) ∙ σ izin = (29 x 1,2) x 1400 = 48720 kg

n ∙ P maks baut
- Rendemen = P plat bruto
𝑥 100%

6 x 2542,17678
= 48720
𝑥 100%

= 31,3 %

Dari perhitungan diperoleh rendemen di bawah 70% - 80%, maka sambungan yang
ada tidak cukup kuat menahan gaya maks pada sambugan.
3. Diketahui : BERIRISAN GANDA
P Tarik = 20000 kg
Lebar = 19 cm
Tebal = 1,5 cm
Tebal penyambung = 2 cm
Diameter Baut = 26 mm = 2,6 cm
Diameter Lubang Baut = (26 + 1) mm = 27 mm = 2,7 cm
σ izin = 1600 kg/cm2
Ʈ tumpu = 2 x 1600 kg/cm2 = 3200 kg/cm2
σ geser = 0,8 x 1600 kg/cm2 = 1280 kg/cm2
Pertanyaan :
a) Hitunglah jumlah baut yang digunakan agar sambungan tersebut kuat
b) Gambarkan dengan tampak muka, tampak atas, dan potongan pada baut penyambung.
Jarak dari tepi bawah/atas 1,5 cm dan kanan/kiri 3 cm.
c) Hitunglah rendemen sambungan ini …. %

Penyelesaian :
a) Menghitung jumlah baut

- A = π ∙ r2 ∙ σ izin
= 3,14 x 1,32 x 1600
= 8490,56 kg
- n =P/A
= 20000 / 8490,56
= 2,4 ≈ diambil 3 buah

POT. I-I

POT. II-II
c) Kekuatan Baut :
- Ps = Fs ∙ (0,8 ∙ σ izin)
1
= 2 ∙ 4 ∙ π ∙ d2 ∙ (0,8 ∙ 1600)
1
= 2 ∙ ∙ π ∙ 2,72 ∙ (0,8 ∙ 1600)
4
= 14657,41468 kg
- Pb = Fb ∙ (2 ∙ σ izin)
= d ∙ t ∙ (2 ∙ σ izin)
= 2,7 ∙ 1,5 ∙ (2 ∙ 1600)
= 12960 kg

Kekuatan Plat :
Fnetto = L ∙ t – n ∙ d ∙ t
= 19 x 1,5 – 3 x 2,7 x 1,5
= 16,35 cm2
Pnetto = Fnetto ∙ σ izin = 16,35 x 1600 = 26160 kg

Dari kedua kekuatan tersebut di atas (kekuatan baut dan kekuatan plat), yang
menentukan adalah yang terkecil. Jadi dalam hal ini, P maksimum yang boleh bekerja
= 12960 kg.

Pbrutto = Fbrutto ∙ σ izin = (L ∙ t) ∙ σ izin = (19 x 1,5) x 1600 = 45600 kg

n ∙ P maks baut
- Rendemen = P plat bruto
𝑥 100%

3 𝑥 12960
= 𝑥 100%
45600

= 85,3%

Dari perhitungan diperoleh rendemen di atas 70% - 80%, maka sambungan yang ada
sudah kuat menahan gaya maks yang bekerja pada sambugan.
4. Diketahui : BERIRISAN GANDA
Lebar = 29 cm
Tebal = 1,3 cm
Tebal penyambung = 1,2 cm
Diameter Baut = 26 mm = 2,6 cm
Diameter Lubang Baut = (26 + 1) mm = 27 mm = 2,7 cm
σ izin = 1500 kg/cm2
Ʈ tumpu = 2 x 1500 kg/cm2 = 3000 kg/cm2
σ geser = 0,8 x 1500 kg/cm2 = 1200 kg/cm2
Pertanyaan :

a) Hitunglah jumlah baut yang digunakan agar sambungan tersebut kuat

b) Gambarkan dengan tampak muka, tampak atas, dan potongan pada baut penyambung.
Jarak dari tepi bawah/atas 1,5 cm dan kanan/kiri 3 cm.

c) Hitunglah rendemen sambungan ini …. %

Penyelesaian :

a) Menghitung jumlah baut

- A = π ∙ r2 ∙ σ izin
= 3,14 x 1,32 x 1500
= 7959,9 kg
- n =P/A
= 20000 / 7959,9
= 2,5 ≈ diambil 3 buah

POT. I-I

POT. II-II
c) Kekuatan Baut :
- Ps = Fs ∙ (0,8 ∙ σ izin)
1
= 2 ∙ 4 ∙ π ∙ d2 ∙ (0,8 ∙ 1500)
1
= 2 ∙ ∙ π ∙ 2,72 ∙ (0,8 ∙ 1500)
4
= 13741,32627 kg
- Pb = Fb ∙ (2 ∙ σ izin)
= d ∙ t ∙ (2 ∙ σ izin)
= 2,7 ∙ 1,2 ∙ (2 ∙ 1500)
= 9720 kg

Kekuatan Plat :
Fnetto = L ∙ t – n ∙ d ∙ t
= 29 x 1,2 – 3 x 2,7 x 1,2
= 25,08 cm2
Pnetto = Fnetto ∙ σ izin = 25,08 x 1500 = 37620 kg

Dari kedua kekuatan baut tersebut di atas, yang menentukan adalah yang terkecil. Jadi
dalam hal ini, P maksimum yang boleh bekerja = 9720 kg.

Pbrutto = Fbrutto ∙ σ izin = (L ∙ t) ∙ σ izin = (29 x 1,2) x 1500 = 52200 kg

n ∙ P maks baut
- Rendemen = P plat bruto
𝑥 100%

3 𝑥 9720
= 𝑥 100%
52200

= 55,9 %

Dari perhitungan diperoleh rendemen di bawah 70% - 80%, maka sambungan yang
ada tidak cukup kuat menahan gaya maks yang bekerja pada sambungan.