Anda di halaman 1dari 2

3.

Pengkajian Pola Fungsional (GORDON)

Pengkajian pola fungsional antara lain pola persepsi dan pemeliharaan


kesehatan klien mengatakan bila sakit langsung memeriksakan ke dokter
terdekat

Pola pemenuhan nutrisi metabolic,sebelum sakit klien mengatakan


makan 3x sehari dengan nasi,sayur,dan lauk pauk.pola minum sehari 8-9
gelas(2000 cc).

Saat sakit klien makan 3x sehari,makanan habis ½ porsi,pola minum dalam


sehari 3-5 gelas(1000 cc).

Pola eliminasi sebelum sakit klien mengatakan Buang air besar 1x sehari
dengan konsistensi lembek warna agak keras warna kuning kecoklatan bau
khas.Buang air kecil 5-10x/hari 1000cc.saat sakit klien mengatakan mengatakan
Buang air besar 1x sehari dengan konsistensi lembek warna kuning dan berbau
khas.klien buang air kecil tidak menentu.

Pola istirahat dan tidur.sebelum sakit tidur nyenyak.selama sakit pasien


mengatakan sulit tidur karena sesak.

Pola aktifitas dan latihan klien mengatakan semua kegiatan sehari-hari


dilakukan mandiri,saat sakit klien mengatakan semua aktifitas dibantu oleh
keluarga.

Pola persepsi dan kognitif klien mengatakan tidak mengalami


disorientasi tempat,nama orang,dan waktu.saat klien mengatakan daya
ingatnya masih baik,klien dapat menyebutkan nama anggota keluarga dan tahu
tempat perawatannya.

Pola persepsi dan konsep diri klien menyadari bahwa sakitnya ialah
cobaan dari yang kuasa,harga diri klien tidak merasa malu dengan keadaannya
sekarang,peran diri klien sebagai kepala keluarga ,ideal diri pasien mengatakan
ingin cepat sembuh dari penyakitnya.

Pola reproduksi dan seksualitas klien mengatakan dia seorang laki-


laki,klien mempunyai seorang istri dan 5 orang anak.

Pola hubungan peran klien mengatakan sebelum dan saat sakit


hubungan dengan keluarga dan orang lain baik.

Pola koping dan mekanismeterhadap stress klien sebelum sakit dan


selama sakit bermusyawarah dengan keluarga untuk mendapatkan
penyelesaian.
Pola nilai dan kepercayaan klien mengatakan beragam islam ,klien saat
tidak beribadah dikarenakan keterbatasab dalam aktifitas,klien hanya berdo’a
untuk kesembuhannya.