Anda di halaman 1dari 3

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG

DI N AS KESEHAT AN
UPTD PUSKESMAS PUJON
Jln. Brigjen Abdul Manan Wijaya No. 259 Telp. (0341) 524046 Pujon
E-mail:pujonpuskesmas@yahoo.co.id
MALANG

KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS PUJON


NOMOR : 440/ /SK/ 421.103.101/2015

TENTANG
PENCATATAN, PEMANTAUAN, PELAPORAN EFEK SAMPING OBAT, KTD

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA


KEPALA UPTD PUSKESMAS PUJON,

Menimbang : a. Bahwa dalam upaya peningkatan mutu pelayanan Puskesmas


Pujon, maka diperlukan penyelenggara pelayanan farmasi yang
bermutu tinggi;
b. Bahwa agar pelayanan farmasi di Puskesmas Pujon dapat
terlaksana dengan baik, perlu adanya kebijakan UPTD Kepala
Puskesmas Pujon, sebagai landasan bagi penyelenggaraan
pelayanan farmasi di Puskesmas Pujon dalam hal penanggung
jawab tindak lanjut pelaporan;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
pada huruf a dan b, perlu ditetapkan Keputusan Kepala UPTD
Puskesmas Pujon;

Mengingat : 1. Undang Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan


Publik (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 112 dan
Tambahan Lembaran Negara Nomor 5038);
2. Perpres Republik Indonesia No.72 tahun 2012 tentang Sistem
Kesehatan Nasional;
3. Peraturan Daerah Propinsi Jawa Timur Nomor : 11 Tahun 2005
tentang Pelayanan Publik di Propinsi Jawa Timur;
4. Peraturan Bupati Malang Nomor 7 Tahun 2009 tentang Unit
Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat
pada Dinas Kesehatan Kabupaten Malang tanggal 11 februari
2009;
5. Surat Edaran Bupati Malang Nomor 065/030/421.014 Tahun
2006 tanggal 5 januari 2006 tentang Komitmen Peningkatan
Kinerja pelayanan Publik;
6. Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Pujon No. 800/ 565
/421.103.101/2015 tentang Struktur Organisasi.

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PENCATATAN, PEMANTAUAN, PELAPORAN EFEK SAMPING


OBAT, KTD. UPTD PUSKESMAS PUJON TENTANG
PENYIMPANAN OBAT.
KESATU : Memberlakukan Standar Operasional Prosedur (SOP) Tentang
pencatatan, pemantauan, pelaporan efek samping obat, KTD;
KEDUA : Keputusan sebagaimana tersebut dalam diktum pertama Keputusan
ini wajib dilaksanakan oleh Penanggung jawab dan petugas
Farmasi UPTD Puskesmas Pujon;
KETIGA : Surat Keputusan ini berlaku selama 3 ( tiga ) tahun sejak tanggal
ditetapkan.

Ditetapkan di : Pujon
Pada tanggal : Desember 2015

KEPALA UPTD PUSKESMAS PUJON,

WIWIT WIJAYATI
Lampiran 1 : Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Pujon
Tentang Standar Operasional Prosedur (SOP)
menentukan penanganan obat kadaluwarsa/
rusak
Nomor : 440/ /SK/421.103.101/2015
Tanggal : Desmber 2015

PENANGANAN OBAT KEDALUWARSA / RUSAK

Tujuan dilaksanakannya penanganan obat rusak adalah untuk melindungi pasien


dari efek samping penggunaan obat rusak/kadaluwarsa.
Dalam menangani obat rusak/kadaluwarsa, maka langkah – langkah yang harus
dilakukan adalah:

1. Petugas pengelola obat mengumpulkan obat rusak dalam gudang obat.


2. Obat yang rusak/kadaluwarsa dikurangkan dari catatan sisa stok pada Kartu
Stok oleh petugas pengelola obat.
3. Petugas pengelola obat melaporkan obat rusak/kadaluwarsa kepada Kepala
Puskesmas.
4. Kepala Puskesmas melaporkan dan mengirimkan kembali obat
rusak/kadaluwarsa kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.