Anda di halaman 1dari 5

BAB III

ANALISA MASALAH DAN PEMECAHAN MASALAH

Berdasarkan dari hasil kegiatan diatas termasuk hasil capaian kinerja Program ISPA
(Penilaian Kinerja Puskesmas) Tahun 2017 sebagai berikut :
I. IDENTIFIKASI MASALAH
A. Hasil PKP
NO Kegiatan Target Capaian Kesenjangan
1 Cakupan 100% 69,4% 30,6%
Penemuan
penderita
Pneumonia Balita

Hasil PKP tahun 2017 untuk program ISPA belum tercapai dengan baik. Angka
kontak masih rendah dikarenakan balita sakit tidak hanya berobat di layanan
puskesmas dan skrining MTBS belum berjalan optimal.

B. Hasil Survey Kebutuhan Masyarakat tentang Program ISPA Tahun 2016


Sudah Kurang Belum
NO INDIKATOR SURVEY
sesuai sesuai sesuai
Apakah penyuluhan ISPA/Pneumonia sudah 2 6 3
1 dilakukan di masyarakat?

Tabel 1.1. Hasil Survey Kebutuhan Masyarakat tentang Program Diare Tahun 2016

Dari jumlah responden sebanyak 11 orang, didapatkan sebanyak 3 orang


(27,2%) masyarakat masih ada yang belum mengetahui tentang program ISPA.
Hasil pertemuan dengan masyarakat / lintas sektor dan sasaran program
tentang kebutuhan dan harapan terhadap program ISPA tahun 2017 adalah :
1. Penyuluhan ISPA pada Masyarakat
2. Peningkatan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)
C. Analisa Masalah
1. Angka Kontak temuan kasus pneumonia masih rendah
2. Kurangnya pengetahuan dan tindakan masyarakat dalam melindungi diri dari resiko
terkena ISPA
3. Kebiasaan merokok di dalam rumah serta PHBS kurang baik
4. Anggapan masyarakat bahwa ISPA adalah penyakit yang biasa

II. MENENTUKAN PRIORITAS MASALAH


(Dengan Metode USG ; Urgensi, Seriousness, Growth)

NO MASALAH POKOK U S G TOTAL


Rendahnya penemuan penderita
1 3 4 3 10
bayi/balita pneumonia
Kurangnya pengetahuan dan
tindakan masyarakat dalam
2 melindungi diri dari resiko 3 3 3 9
terkena ISPA

Keterangan :
Berdasarkan skala likert 1-5 ( 5 = sangat besar, 4= Besar, 3= Sedang, 2- Kecil , 1= Sangat kecil )
Prioritas masalah ditemukan yaitu penemuan kasus pneumonia masih rendah.
Dengan menjumlahkan (U+S+G), nilai tertinggi ditetapkan sebagai prioritas masalah
kesehatan. Dengan demikian pioritas masalah yang ada di UPT Puskesmas
Mojopanggung adalah “Kurangnya pengetahuan dan tindakan masyarakat dalam
melindungi diri dari resiko terkena ISPA”
III. Mencari akar penyebab masalah (menggunakan Fish Bone )
a. FISH BONE

Alat MANUSIA

Media masih
Keterbatasan
terbatast poster dan Alat PHBS masih petugas
lembar balik Arisoundtimer <<
<<

Keterbatasan Petugas
anggaran memiliki tugas Rendahnya
Akses informasi
rangkap penemuan
kurang
penderita
bayi/balita
pneumonia
Berdekatan dengan Scrining Kurangnya yaitu 69,4%
Layanan Praktek MTBS < penyuluhan dan
Swasta sosialisasi tentang
pencegahan ispa
Sebagian provider
pneumonia
belum terlatih

LINGKUNGAN DANA Metode


IV. MENETAPKAN ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

No. CAKUPAN PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN KET


PEMECAHAN MASALAH
MASALAH TERPILIH
1 Rendahnya a. Pengaturan 1. Pengaturan
penemuan a. Scrining MTBS jadwal petugas jadwal petugas
kurang dalam layanan dalam layanan
penderita b. Kurangnya MTBS MTBS
bayi/balita penyuluhan dan b. Koordinasi 2. Koordinasi
pneumonia sosialisasi tentang dengan lintas dengan lintas
yaitu 69,4% pencegahan ispa Sektor dan Lintas Sektor dan
pneumonia Program Lintas Program
c. Petugas c. Membuat jadwa 3. Membuat
merangkap dengan untuk penyuluhan jadwa untuk l
program yang lain ke masyarakat penyuluhan ke
d. Alat untuk d. Berkoordinasi masyarakat
menghitung untuk waktu 4. Berkoordinasi
nafas/soundtimer ketepatan untuk waktu
masih kurang pelaporan ketepatan
e. PHBS masih dengan petugas pelaporan
kurang di RR dengan petugas
masyarakat e. Pengajuan RR
pengadaan 5. Pengajuan
alat/bahan habis pengadaan
pakai melalui alat/bahan
bendahara habis pakai
barang melalui
bendahara
barang

Tabel 4.1. Menetapkan cara pemecahan masalah dengan curah pendapat


ANALISIS ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH ISPA
NO MASALAH POKOK U S G TOTAL

Pengaturan jadwal petugas dalam layanan


1 MTBS 4 3 2 9

Koordinasi dengan lintas Sektor dan Lintas


2 3 4 4 11
Program

Membuat rencana untuk penyuluhan ke


3 4 4 4 12
masyarakat

Berkoordinasi untuk waktu ketepatan


4 pelaporan dengan petugas RR 2 2 2 6

Pengajuan pengadaan alat/bahan habis


5 pakai melalui bendahara barang 3 3 2 8

Alternatif pemecahan masalah terpilih untuk ISPA adalah Membuat rencana untuk
penyuluhan ke masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan
masyarakat tentang penyakit ispa.