Anda di halaman 1dari 16

BADAN AKREDITASI NASIONAL SEKOLAH/MADRASAH

PROVINSI JAWA BARAT


KEBIJAKAN AKREDITASI
PERMENDIKBUD NO 13 TAHUN 2018 TENTANG
BAN S/M DAN PAUD DAN PNF

PENGERTIAN AKREDITASI
•AKREDITASI ADALAH SUATU KEGIATAN
PENILAIAN KELAYAKAN SATUAN PENDIDIKAN
DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH, DAN
SATUAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN
PENDIDIKAN NONFORMAL BERDASARKAN
KRITERIA YANG TELAH DITETAPKAN
KEBIJAKAN AKREDITASI

• STATUS AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN TERDIRI ATAS


1. TERTAKREDITASI; DAN
2. TIDAK TERAKREDITASI
• PERINGKAT TERAKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN
TERDIRI ATAS:
1. TERAKREDITASI A (UNGGUL)
2. TERAKREDITASI B (BAIK)
3. TERAKREDITASI C (CUKUP)
KEBIJAKAN AKREDITASI….

• PERINGKAT TIDAK TERAKREDITASI SATUAN


PENDIDIKAN DINYATAKAN DENGAN TIDAK
TERAKREDITASI (TT)
• SATUAN PENDIDIKAN YANG DINYATAKAN
TIDAK TERAKREDITASI (TT) DIBERIKAN
REKOMENDASAI DALAM BENTUK PEMBINAAN,
PENGGABUNGAN, DAN/ATAU PENUTUPAN
SATUAN PENDIDIKAN
KEBIJAKAN AKREDITASI….

• DALAM MELAKSANAKAN TUGASNYA, BAN


MENGGUNAKAN DATA YANG TERINTEGRASI
DENGAN KEMENTRIAN (KEMENDIKBUD/
DAPODIK DAN KEMENAG/EMIS}
• NILAI DAN REKOMENDASI HASIL AKREDITASI
MENJADI ACUAN BAGI PEMANGKU
KEPENTINGAN DALAM MENINGKATKAN MUTU
SATUAN PENDIDIKAN
PENCABUTAN STATUS AKREDITASI
BAN DAPAT MENCABUT STATUS AKREDITASI
SATUAN PENDIDIKAN SEBELUM
BERAKHIRNYA MASA BERLAKU AKREDITAS
APABILA:
1. SATUAN PENDIDIKAN YANGBERSANG-
KUTAN TERBUKTI MEMBERIKAN DATA
DAN / ATAU INFORMASI YANG TIDAK
BENAR KEPADA BAN S/M
PENCABUTAN STATUS AKREDITASI…..
2. SAMPAI BATAS WAKTU YANG DITETAPKAN,
SATUAN PENDIDIKAN YANG MEMPEROLEH
AKREDITASI TIDAK MEMENUHI
KONDISIONALITAS YANG MELEKAT PADA STATUS
AKREDITAS; ATAU
3. TERJADI PERISTIWA LUAR BIASA YANG MENIMPA
SATUAN PENDIDIKAN YANG BERSANGKUTAN
SEHINGGA STATUS AKREDITASI YANG MELEKTAT PADA
SATUAN PENDIDIKAN TERSEBUT TIDAK LAGI
MENCERMINKAN TINGKAT KELAYAKANNYA.
MEKANISME AKREDITASI
SOSIALISASI DAN PENGISIAN
MEKANISME
1 DATA ISIAN AKREDITASI (DIA)
DALAM SISPENA-S/M
AKREDITASI

2
PENETAPAN S/M YANG AKAN
DIVISITASI DAN PENUGASAN
8 PENERBITAN SERTIFIKAT
AKREDITASI DAN REKOMENDASI
ASESOR

PEMBERITAHUAN
KE SEKOLAH/ TIDAK
MADRASAH
KELAYAKAN
VISITASI 7 PENGUMUMAN HASIL
AKREDITASI

YA

3 VISITASI KE
SEKOLAH/MADRASAH 6 PENETAPAN HASIL
DAN REKOMENDASI AKREDITASI

VERIFIKASI HASIL VALIDASI


4
VALIDASI PROSES DAN HASIL
VISITASI
5 DAN PENYUSUNAN
REKOMENDASI
PERSYARATAN MENGIKUTI AKREDITASI SE
1. MEMILIKI SURAT KEPUTUSAN PENDIRIAN/
OPERASIONAL SEKOLAH / MADRASAH.
2. MEMILIKI NPSN
3. MEMILIKI PESERTA DIDIK
4. MEMILIKI SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN.
5. MEMILIKI PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN.
6. MELAKSANAKAN KURIKULUM YANG BERLAKU,
7. MEMILIKI SERTIIFIKAT AKREDITASI (BAGI S/M
YANG RE-AKREDITASI)
11
1. S/M MENGIISI DIA MELALUI SIPENA
2. BAN S/M PROV MELAKUKAN AUDIT DOKUMEN
MELALUI SISPENA
3. BAN S/M PROV MENETAPKAN S/M YANG LAYAK
DIAKREDITASI
4. PENUGASKAN ASESOR MELAKUKAN VISITASI
5. ASESOR MELAKUKAN VISITASI DAN MELAPORKAN KE
SISPENA DAN KE BAN S/M PROVINSI
6. VALIDAS IDAN VERIFIKASI HASIL AKREDITASI
7. PLENO PENETAPAN HASIL AKREDITASI
8. 8PENGUMUMAN HASIL AKREDITASI DI SISPENA
 MEMBERI PENYAMBUTAN/PENGHORMATAN YANG
BERLEBIHAN
 MEMBERIKAN SESUATU/HADIAH KEPADA ASESOR
BERUPA UANG/BARANG
 MELAKUKAN SESUATU YG DPT MENHAMBAT ASESOR
 MEMPENGARUHI ASESOR UNTUK MERUBAH NILAI
 MEMALSUKAN DOKUMEN ATAU DATA YANG TIDAK
SESUAI
 MELAKUKAN NEGOSIASI DENGAN ASESOR
 TIDAK MENYIAPKAN FASILITAS MEWAH (HOTEL DAN
KENDARAAN)
 MEMBERI JANJI/HARAPAN KEPADA
SEKOLAH/MADRASAH
 MENGANCAM SEKOLAH/MADRASAH
 MENERIMA SAMBUTAN BERLEBIHAN DARI
SEKOLAH
 MENERIMA UPETI
 MEMBOCORKAN HASIL VISITASI
 MEMINTA SESUATU KEPADA
SEKOLAH/MADRASAH
 MENGINTIMIDASI
PERILAKU YANG TIDAK SEMESTINYA
DILAKUKAN OLEH ASESOR

 MEMBUAT PERJANJIAN DENGAN


SEKOLAH/MADRASAH
 MENERIMA UANG/BARANG
 INTERVENSI NILAI/MEREKAYASA NILAI
 MENYALAHKAN SEKOLAH/MADRASAH
 BERPERILAKU TIDAK SOPAN
 BERSIKAP SEPERTI BOS /AROGAN
 MEMBERIKAN JANJI NILAI
terimakasih