Anda di halaman 1dari 20

Seorang anak laki-laki umur 4 tahun masuk RS dengan keluhan utama benjolan di perut.

Benjolan
disertai nyeri, demam, berat badan menurun dan kadang disertai diare. Pada pemeriksaan fisis
abdomen teraba massa padat, nyeri tekan, terfiksasi, tidak mudah digerakkan. Kelainan lain yang
ditemukan berupa proptosis dan orbital echimosis, pada ekstremitas didapatkan keluhan nyeri pada
pergelangan tangan dan tampak pembengkakan. Pem. Lab : menunjukkan peningkatan level VMA.
Pemeriksaan IVP : sistem pelviocalices masih baik hanya letaknya berubah. Pemeriksaan foto polos
abdomen : tampak tanda perkapuran dalam massa tumor.

1. Dari kasus diatas diagnosis penyakit adalah


a. Hydronefrosis
b. Tumor ginjal
c. Neuroblastoma ; massa abdomen 75%, anemia 40%, turun BB 33%, nyeri perut
25%, HVA & MVA meningkat, Metastasi ke orbita (proptosis & orbital echimosis)
d. Nephroblastoma ; Massa intraabdomen 75-90%, hematuria 25%, turun BB, Marker
Lab (LDH meningkat, VMA normal)
e. Semua salah
2. Penanganan pada kasus diatas adalah
a. Kalau tumor sulit dibebaskan dari ginjal sehingga nefrektomi sulit dihindarkan ;
Karena bisa di medulla adrenal
b. Insisi luas angkat tumor komplit
c. Terapi adjuvan berupa cytoreductive/ debulking ; Kemoterapi & radioterapi
d. Semua benar
e. Semua salah
3. Kelainan bedah yang sering menyertai penyakit ini adalah :
a. Semua benar
b. Malformasi anorektal
c. Appendicitis akut
d. Semua salah
e. Penyakit hirshprung / sindrom BW
4. Yang bukan merupakan pemeriksaan penunjang anjuran adalah :
a. MIBG scan
b. Bone scintigrafi
c. Barium enema
d. CT scan
e. MRI
Plain radiografi, Aspirasi sum sum tulang, HVA & HMA Urin
Dx : Histopatologi + Histokimia

Seorang laki-laki berusia 22 tahun, datang kepoliklinik dengan keluhan nyeri pada betis
kiri. Nyeri dirasakan sejak 1 tahun yang lalu. Nyeri bersifat menetap dan tidak hilang
dengan beristirahat dan makin terasa pada malam hari. Pada pemeriksaan x-ray didapatkan
gambaran lesi nidus berukuran 1,5 cm dengan tepi sklerotik pada daerah diaphysis tibia
kiri.
5. Apakah pengobatan yang sesuai untuk meredakan nyeri pada pasien diatas ? OSTEOID
OSTEOMA
a. Paracetamol
b. Natrium diclofenac
c. Salisilat (aspirin) : NSAID
d. Ibuprofen
e. Mefenamac acid
6. Pernyataan tersebut dibawah ini sesuai dengan tumor kelenjar liur minor adalah:
a. Lebih banyak bersifat ganas daripada jinak
b. Semua benar
c. Sering ditemukan dalam bentuk tumor sub mukosa rongga mulut
d. Paling banyak didapatkan pada pallatum durum
e. Bila lokasinya pada rongga mulut, penanganannya sama seperti kanker rongga mulut
7. Biopsi jarum halus merupakan:
a. Pemeriksaan histopatologis (biopsy) ; Potong beku, histokimia,
b. Pemeriksaan sitologis : Ekskoliatif (sputum, urin, cairan efusi) & Non eksfoliatif
(FNAB, Sikatan bronchus, PAP smear)
c. Pemeriksaanbiologi molekuler
d. Pemeriksaan immunohistokimia
e. Pemeriksaan petanda tumor

Seorang perempuan berusia 59 tahun, menopause 4 tahun lalu, masuk ke UGD dengan
keluhan keluar darah dari jalan lahir sejak 1 minggu terakhir. Pasien ini mengidap
hipertensi dan DM sejak lama.
8. Untuk menunjang diagnostik dari pasien ini sebaiknya dilakukan : CA ENDOMETRIUM
a. Biopsi serviks ; Ca servix
b. Pap smear ; Ca servix
c. IVA ; Ca servix
d. USG ginekologi
e. Kuretase endometrium

Seorang pria umur 50 tahun, datang ke poliklinik penyakit dalam dengan kencing darah,
sudah berlangsung 6 bulan. Oleh dokter pemeriksa bahwa urine di kirim ke Lab. PA untuk
pemeriksaan sitologi.
9. Apakah bahan fiksasi yang paling benar untuk pemeriksaan tersebut?
a. Aceton
b. Alkohol 95% (pap smear)
c. Alkohol 70% ( sputum)
d. Alkohol 50% (cairan tubuh)
e. Alkohol 10%
10. Seorang anak perempuan umur 3 tahun, masuk RS dengan keluhan utama adanya benjolan
di perut sebelah kiri, benjolan disertai nyeri. Penderita kadang demam, anoreksia, berat
badan berkurang ,serta kencing bercampur darah. Pada pemeriksaan fisis abdomen
didapatkan tumor teraba keras di abdomen kiri dan terfiksasi, tidak bergerak mengikuti
pernapasan. Tidak disertai batuk dan tidak terdapat kelainan lain. Pemeriksaan VMA dalam
batas normal.
a. Tumor caput pancreas ; Pada 60-80 tahun, gejala GI (nyeri perut, turun BB,
kembung, hepatomegaly, massa epigastrium, splenomegaly)
b. Neuroblastoma ; massa abdomen 75%, anemia 40%, turun BB 33%, nyeri perut
25%, HVA & MVA meningkat, Metastaasi ke orbita (proptosis & orbital echimosis)
c. Semua salah
d. Nefroblastoma ; Massa intraabdomen 75-90%, hematuria 25%, turun BB, Marker
Lab (LDH meningkat, VMA normal)
e. Tumor kolon desendens : >50 tahun, nyeri defekasi, obstruksi pada feses,
dyspepsia perburuk KU
11. Prognosis penyakit kasus di atas tidak tergantung pada
a. Umur penderita ; Makin muda makin baik
b. Staging
c. Ukuran tumor
d. Metode operasi
e. Gambaran histologis
12. Tricoepitelioma merupakan tumor kulit yang berasal dari :
a. Follikel rambut
b. Kelenjar apokrin
c. Kelenjar sebasea
d. Benar semua
e. Kelenjar ekrin
13. Berikut ini yang tidak benar mengenai karsinoma sel basal: Tumor pada mata
a. Pertumbuhan cepat ; Lambat
b. Jarang mengadakan metastasis
c. Bersifat borderline
d. Sering disebabkan karena pemaparan sinar-X yang lama berlebihan ; Kulit putih,
pirang, perokok
Invasif local, tdk menyebar ke limfonodus

Seorang laki-laki berusia 20 tahun datang ke RS dengan keluhan sering epistaksis dan
hidung tersumbat yang telah berlangsung selama 1 tahun terakhir. Penderita mengeluh
sakit kepala dan gangguan pendengaran. Pada pemeriksaan ditemukan massa tumor pada
nasofaring dan kavum nasi disertai pembesaran kelenjar limfe leher region II.
14. Diagnosis yang sangat mungkin pada penderita ini adalah
a. Angiofibroma nasofaring ; epitaksis banyak, frog face, obstruksi nasi
b. Polip hidung yang besar
c. Tumor sinonasal : Tersering sinus maxillaris, rhinorrhea berdarah, obstruksi nasi
progresif, bengkak pada muka
d. Karsinoma nasofaring ; obstruksi nasi, epitaksis, oklusi tuba, ggn pendengaran,
sefalgia, diplopia
e. Limfoma maligna ; Hodgkins  (+) Red steernberg cell, Non Hodgkins  (-)Red
steernberg cell

15. Selanjutnya pemeriksaan yang perlu dilakukan untuk memastikan diagnosis adalah
a. CT Scan
b. Biopsi nasofaring ; Nasofaringoskopi, Titer capsid Ag (Epstein barr)
c. Angiografi
d. Panendoskopi
e. Ultrasonografi
16. Terapi utama yang diberikan pada kasus ini adalah:
a. Kemoterapi ; Adjuvant
b. Ekstipasi tumor
c. Pembedahan transplatal
d. Radioterapi ; 6000 rad
e. Maksilektomi
17. Salah satu faktor yang menyebabkan tumor pada kasus ini adalah
a. Virus herpes
b. Rinore lama
c. Virus epstein barr
d. Merokok ;
e. Pekerja tambang
18. Standar baku emas (gold standard) untuk diagnosis suatu kanker adalah
a. FNAB (fine needle aspiration biopsy)
b. CT-Scan
c. USG
d. MRI
e. Histopatologi

Seorang laki-laki masuk rumah sakit dengan keluhan sulit menelan, keluhan ini
dirasakan sejak 2 bulan yang lalu. Pada anamnesis didapatkan adanya riwayat merokok dan
minum alkohol serta diet tinggi nitrit dan nitrosamine. Riwayat penurunan berat badan
sekitar 8 kg dalam 2 bulan terakhir. Ca Esofagus
19. Pemeriksaan yang dianjurkan untuk menentukan diagnosis pasti adalah
a. MRI
b. Oesophagomaagduodenoskopi
c. CT Scan abdomen
d. Upper endoscpoy + biopsy
e. USG abdomen
20. Bila pada pemeriksaan penunjang ditemukan letak tumor di atas adalah karsinoma
oesophagus 1/3 distal, maka jenis patologi tebanyak yang sering dijumpai adalah
a. Lymphoma maligna
b. Adenoma
c. Squamous cell carsinoma ; 2/3 proximal
d. Adenocarsinoma
e. Signet ring cell carsinoma
21. Seorang laki-laki berusia 20 tahun datang dengan keluhan benjolan di perut yang dirasakan
sejak kira-kira 6 bulan yang lalu. Benjolan teraba di perut kanan bawah ukuran 8x5 cm
dengan konsistensi padat keras. Pasien tidak mengeluh kencing darah dan gangguan buang
air besar. Pemeriksaan genitalia eksterna didapatkan penis belum disirkumsisi dan testis
tidak teraba di hemiscrotum kanan.
Tumor marker yang bisa diperiksakan adalah
a. PSA ; Tumor marker prostat
b. AFP ; Tumor marker hepar, testis, ovarium
c. AFP dan β-HCG ; Tumor marker ginekologi  Berkaitan dengan testis tdk ada
hemiskrotum (kriptokidismus)
d. BTA ; Tumor marker Buli”
e. Alkali fosfatase : Tumor marker Hepar & sering tulang
22. Tumor dan kelenjar ludah berikut yang kemungkinan keganansannya lebih sering adalah
a. Insidennya tidak tergantung lokasinya
b. Kelenjar submandibula
c. Kelenjar sublingualis
d. Kelenjar parotis ; 25%
G.K Tumor kelenjar ludah : bengkak di area (wajah, leher, mulut), nyeri, kaku otot
23. Seorang wanita umur 25 tahun datang dengan keluhan benjolan pada payudara kanan
sejak 1 tahun, bertambah besar, kadang-kadang nyeri. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
tumor payudara kanan quadran lateral atas, bentuk bulat, ukuran 5 cm, padat kenyal,
sangat mobile, tidak nyeri.
Diagnosis yang paling mungkin dari kasus diatas adalah
a. Giant fibroadenoma ; benjolan > 5cm
b. Macrocyst ; wanita menopause, bengkak dan mengeras, jar ikat berlebih
c. Fibroadenoma mamma ; tumor jinak mamma, sering < 30 tahun, padat dan mobile
d. Phyllodes tumor ; tumor dari jar fibroepitelial payudara, bisa jinak & ganas, insiden
jarang, padat batas tegas dan mobile serta mengkilat, vena kelihatan
e. Juvenile fibroadenoma ; pada gadis 10-18 tahun
24. Pemeriksaan penunjang yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis kelainan tersebut
adalah
a. Tidak perlu pemeriksaan penunjang lagi,langsung disarankan operasi
b. Mammografi
c. Usg payudara/mammografi , FNAB ; Pemeriksaan terapi medis(klinis)
d. Usg payudara dan fnab
e. Usg payudara
25. Seorang wanita berusia 30 tahun datang ke poliklinik dengan benjolan pada leher, yang
diketahui oleh penderita membesar terutama sejak 4 bulan terakhir, pada pemeriksaan
klinis didapatkan benjolan pada level VI, ikut gerak menelan, padat kenyal sebagian keras,
ukuran 5 cm, tidak nyeri . Ca thyroid
Untuk menegakkan diagnosis pada kasus di atas maka diperlukan pemeriksaan
a. Tentukan status penampilan
b. Radiologi berpa foto leher AP/lateral
c. Tentukan stadium
d. Laboratorium diantaranya TSH dan FT4
e. Histopatologi
26. Untuk menolong penderita tersebut tersebut maka pertama yang perlu dipikirkan adalah
a. Menentukan terapi berupa tindakan radiasi
b. Melakukan pemeriksaan tambahan, laboratorium, dan radiologi
c. Menegakkan diagnosis
d. Menentukan terapi berupa tindakan opeasi
e. Semua salah
Tegakkan diagnosis – tentukan stadium – status penampilan – perencanaan
pengobatan – pelaksanaan terapi – follup terapi
27. Seorang laki-laki umur 45 tahun datang dengan batuk-batuk lama, dahak, kadang-kadang
mengandung darah. Dilakukan pemeriksaan sitologi dari sputum.
Bahan fiksasi yang terbaik adalah
a. Alkohol 50 %
b. Formalin 10 %
c. Alkohol 70 % ; Lihat no 9
d. Alkohol 90 %
e. Alkohol-eter
28. Status penampilan penderita kanker dapat ditentukan dengan skala
a. Karnofsky
b. Nottingham ; Histologi
c. Breslow ; Melanoma
d. Duke ; Colorectal
e. Clark ; Melanoma
29. Seorang pria umur 40 tahun, datang berobat dengan keluhan benjolan dibagian leher
sebelah kiri. Keluhan lain dirasakan tidak ada, nafsu makan agak berkurang, ada sedikit
keluhan nyeri pinggang, dan merasa cepat loyo. Riwayat penyakit berat sebelumnya tidak
ada. Riwayat merokok, alkohol, ataupun obat-obatan tidak ada. Riwayat keluhan yang sama
dalam keluarga tidak ada. Pasien selama ini hidup sehat dan cukup berhasil dalam keluarga
dan pekerjaan. Hasil pemeriksaan mengarah ke diagnosa limfoma hodgkin, kemungkinan
sudah ada metastase. Pasien merasa kaget dan tidak percaya dengan hasil yang
diterimanya dan berusaha pergi keluar negeri karena menganggap pemeriksaannya di RS
tersebut kurang canggih.
Yang bukan merupakan tujuan intervensi psiko-onkologi pada pasien tersebut di atas adalah
a. Mencegah perburukan gejala akibat respon psikologik
b. Masalah etik
c. Penentuan dosis dan durasi pengobatan kemoterapi
d. Hubungan pasien dengan keluarga
e. Perbaikan kualitas hidup pasien
30. Menurut kubler ross, pada saat ini pasien berada pada fase
a. Shock
b. Denial ; Sikap menolak pasien saat di diagnosis
c. Anger ; Marah dan tidak terima dirinya kanker
d. Negosiasi ; merasa putus asa dan pasrah
e. Depresi ; menjadi penyendiri, tdk komunikasi
Penerimaan : pasien berdamai dengan dirinya dan menerima penyakitnya
31. Intervensi psikoterapi paling baik dilakukan ketika pasien ini berada pada fase
a. Depresi
b. Anger
c. Penerimaan
d. Negosiasi/bargaining
e. Denial
32. Pada gaster lokassi terbanyak ditemukannya kanker adalah
a. Oesophago-gastric junction
b. Pylorus
c. Corpus : 30%
d. Antrum ; 50%
e. Cardia + oesophago-gasric junction
Fundus 30%
Cardia 25%
33. Tumor di bawah kulit dengan batas tegas berwarna kekuningan sering terdapat di palpebra
disebut
a. Freckle
b. Xantelasma ; ( dari jar lemak), bercak kuning mengkerut karena endapan lipid di
anterior palpebral dekat kantus
c. Syringoma ; papul adenoma Duktus ekrin di palpebral
d. Milia ; (mutiara di bawa mata), lesi warna putih peral ke kuningan sekitar mata
e. Lentigo ; (macula hitam coklat), karena paparan UV dan polusi,
Seorang laki-laki berusia 47 tahun datang ke rumah sakit dengan keluahan benjolan
pada regio femoris medial 1/3 tengah kiri, pada pemeriksaan klinis teraba massa tumor,
padat kenyal, ukuran 5 cm, dan melekat pada otot (tidak mobile) ciri2 soft tissue sarccoma
34. Untuk menegakkan diagnosis maka tindakan yang akan dilakukan
a. Debulking
b. Eksisi luas bebas tumor
c. Eksisi biopsi ( <3 cm)
d. FNA (tdk di rekomendasikan)
e. Insisi biopsi ( > 3 cm )
35. Pelaksanaan terapi pada kasus diatas adalah
a. Eksisi tumor
b. Eksisi marginal
c. Amputasi
d. Eksisi luas berupa bebas tumor
e. Eksisi kompartemen
Resesksi luas  reseksi kompartemen  amputasi
36. Jika kasus tersebut di atas suatu soft tissue sarcoma, maka
a. Etiologi disebabkan oleh infeksi
b. Etiologi disebabkan oleh zat kimia
c. Etiologi disebabkan oleh radiasi
d. Etiologi disebabkan oleh trauma
e. Etiologi tidak ada yang pasti ; Idiopatik
Option A-D adalah factor resiko
37. Kanker anaplastik digolongkan dalam
a. G3 ; (diferensiasi jinak)
b. G2 ; (diferensiasi sedang)
c. G1 ; (diferensiasi baik)
d. Semua salah
e. G4 ; (tanpa diferensiasi)
38. Seorang laki-laki berusia 57 tahun datang dengan keluhan gross hematuria yang berulang.
Riwayat sebelumnya menderita batu buli-buli dan dilakukan operasi 1 bulan yang lalu.
Setelah dilakukan sistoskopi didapatkan tumor buli-buli. Jenis histopatologis yang paling
mungkin adalah
a. Koriokarsinoma
b. Transisional sel karsinoma (TCC) ; 90%
c. Skuamous sel karsinoma ; Ke 2
d. Embryonal sel karsinoma
e. Adenokarsinoma ; Ke 3
39. Seorang laki-laki berusia 60 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri pada
punggung. Tidak ditemukan adanya deficit neurologis. Pada pemeriksaan x-ray lumbosacral
anteroposterior didapatkan gambaran blastik pada vertebra L-4 dan L-5 tanpa tanda-tanda
fraktur.
Apakah sumber metastasis pada pasien ini?
a. Colon
b. Thyroid (LYTIC)
c. Paru (LYTIK)
d. Prostat ; (BLASTIK)
e. Myeloma (LYTIC)
Lytic : Ginjal dan tiroid
Lytic(dominan) + Sclerotic : Paru dan payudara
Blastik ; Prostat, medulloblastoma, bronchial carcinoid

Lytic artinya hancurkan matrix tulang


Blastic artinya menambahkan ekstra cell pada komponen tulang
40. Sarkoma adalah tumor ganas yang berasal dari jaringan
a. Mesenchim -> MESODERM
b. Organ (hepar, jantung, dll)
c. Epitel mukosa
d. Kulit
e. Epitel kelenjar

a. Karsinoma (malignansi) ; Terbagi 2 yaitu adenocarcinoma  tumbuh di organ


atau kelenjar dan Squamosa cell carcinoma  tumbuh di epitel skuamosa
b. Sarkoma  tulang, kartilago, otot, lemak, tendon

 Osteosarcoma or osteogenic sarcoma (tulang)


 Chondrosarcoma (kartilago)
 Leiomyosarcoma (otot polos)
 Rhabdomyosarcoma (otot skelet)
 Mesothelial sarcoma or mesothelioma (membranous lining of body cavities)
 Fibrosarcoma (jaringan fibrosa)
 Angiosarcoma or hemangioendothelioma (pembuluh darah)
 Liposarcoma (jaringan lemak)
 Glioma or astrocytoma (neurogenic connective tissuedi otak)
 Myxosarcoma (primitive embryonic connective tissue)
 Mesenchymous or mixed mesodermal tumor (mixed connective tissue types)

c. Myeloma  di sel plasma pembuluh darah


d. Leukemia  kanker darah
e. Limfoma  di kelenjar atau nodus limfatikus

41. Yang termasuk siklus pertumbuhan sel secara biokimiawi adalah


a. Telofase
b. Anafase
c. Fase S
d. Profase
e. Metafase

Siklus Morfologis
1. Mitosis : profase 1 jam, metaphase <1 jam, anaphase <1/2 jam,
telofase bbrp menit
2. Interfase : sel anak muda  dewasa

Siklus Biokimia

Fase G1 (growth phase 1) ; bebrapa jam – tahun

Fase S (synthesa) ; 8 jam


Fase G2 (Growth Phase) : 1-2 jam

Fase M (mitosis) ; 1-2 jam

42. Salah satu faktor resiko yang berperan terhadap timbulnya Melanoma maligna adalah
a. Malnutrisi
b. Paparan sinar matahari ; Congenital nevi >5% dari luas permukaan tubuh, Riwayat
melanoma sebelumnya, Faktor keturunan, Dysplastic nevi syndrome, Terdapat 5
nevi berdiameter >5mm, terdapat 50 nevi berdiameter >2mm, Riwayat, ras kulit
putih, rambut berwarna merah, mata berwarna biru, frecles, tinggal di daerah
tropis, psoralen sunscreen, xeroderma pigmentosum
c. Ras yang bermata coklat ; Mata biru
d. Penderita kanker organ dalam
e. Obesitas
43. Bukan merupakan indikasi operasi pada pembesaran kelenjar tiroid
a. Riwayat radiasi pada daerah leher
b. Wanita
c. Laki-laki
d. Kosmetik
e. Adanya tanda-tanda keganasan
44. Soft tissue sarcoma
a. Sering ditemukan, terdiri dari berbagai jenis kelompok tumor ; jarang
b. Bisa ditemukan dimana saja di dalam tubuh, lokasi terbanyak pada ekstrimitas atas ;
Extremitas 59%
c. Patogenesis sangat jelas ; Idiopatik
d. Berasal dari jaringan mesenkim ekstraskeletal, terletak antara epidermis dan
jaringan parenchym organ
e. Lebih sering ditemukan pada laki-laki dibanding wanita ; 1% dewasa, 7-15% di anak
45. Tumor ganas kulit yang bersifat destruksi lokal adalah
a. Basalioma : sinonim karsinoma sel basal, kanker kulit tersering 80%, jarang
metastasis, gambaran ulkus rhodent
b. Karsinoma sel skuamous ; Keganasan kulit terbanyak ke 2 15%, pada 50-70 tahun,
Laki > perempuan, karena paparan UV, Invasi lokal
c. Karsinoma epiteloid
d. Melanoma ; Neoplasma malignant pada sel melanosit, berwarna coklat - hitam
46. Seorang anak laki-laki 46 tahun datang ke rumah sakit dengan benjolan pada bokong
kanan. Benjolan didapatkan sebesar bola tennis 6 bulan lalu dan terus membesar. Pasien
juga merassakan nyeri hebat terutama saat malam hari. Massa sebesar bola sepak pada
panggul kanan, kulit tampak mengkilap dan terdapat pelebaran vena-vena perifer,
terdapat nyeri tekan, permukaan tidak rata dan teraba keras serta tidak dapat digerakkan.
Pada pemeriksaan x-ray didapatkan gambaran “salt and pepper”
Apakah diagnosis pasien di atas?
a. Osteochondroma ; Tumor jinak, pada anak, biasa pada tulang panjang, gejala
benjolan dan bursitis, xray ada kalsifikasi seperti tangkai
b. Osteomyelitis
c. Osteosarcoma ; Tumor ganas tersering, biasa di tulang panjang sering di tibia
proximal, benjolan yang nyeri biasa datang sudah infiltrasi ke soft tissue, xray ada
sun ray appearance, segitiga codman, hair on end periosteal reaction
d. Chondrosarcoma ; Tumor ganass tulang rawan, lokasi pelvis femur bahu, keluhan
nyeri yg hebat, xray salt and pepper dan pop corn
e. Ewing’s tumor ; berasal dari reticuloendhothelial cell, sering datang sudah
infiltrative, benjolan yg nyeri berasal dari tulang disertai pembesaran sof tissue, di
daerah diaphysis, xray onion skin appearance, & small blue appearance
f. Osteoblastoma ; Ukuran besar > 2 cm mirip osteoid osteoma, Pada dewasa, Tanpa
“night pain”, Lokasi : posterior aspect of spine, X-ray : gambar osteolytic dikelilingi
reactive zone tipis
g. Osteoid Osteoma : dewasa muda, di femur proximal tulang tibia dan spine, nyeri
malam hari, ada nidus
h. Osteoma : di skull mandibular 1/3 tibia, tumbuh lambat dan jarang mengeluh,
i. Osteoclastoma/Giant cell tumor : Epifisis pada femur distal dan tibia proximal,
radius distal, Sering datang dengan fraktur patologis, xray soap bubble appearance

47. Seorang wanita umur 25 tahun datang ke poliklinik kulit dan kelamin dengan terbentuk
benjolan di daerah dada, terasa gatal. Riwayat mengalami varicela ± 1 bulan yang lalu.
Pemeriksaan fisik tampak lesi nodul, konsistensi kenyal, dan berwarna merah muda.
Berdasarkan data di atas maka secara klinis benjolan tersebut paling mungkin adalah
a. Hemangioma
b. Kista epidermal (tampak sebagai tumor padat intradermal.berbentuk kubah, dan
mobile)
c. Lipoma
d. Skin tag
e. Keloid

Wanita 30 thn dengan benjolan leher yang membesar terutama sejak 4 bulan
terakhir.pada pemeriksaan klinis didapatkan benjolan pada level VI.ikut bergerak saat
menelan,padat kenyal sebagian keras,ukuran 5cm dan tidak nyeri. Staging TNM

48. Kasus diatas diperkirakan


a. Struma nodosa non toksika ; Multi nodosa, uni nodosa, def, iodium, normal T3 & T4
b. Ca nasofaring ; Obstruksi nasi, epitaksis, ggn auditori, tinnitus, diplopia, sefalgia
c. Ca tiroid ; tumbuh cepat, konsistensi keras, benjol, suara parau, disfagi, sesak
d. Limp maligna
e. Semua benar

49. Grading histolopatologi sangat penting untuk menentukan


a. Stadium tumor
b. Tingkat keganasan tumor
c. Sitologi tumor
d. Besarnya tumor
e. TNM
50. Prinsip penatalaksanaa kanker secara umum adalah
a. Menentukan stadium,tindakan,evaluasi,prognosis
b. Menengakkan diagnosis,operasi,kemoterani,radioterapi,hormonal terapi,tergeting
terapi,follow up
c. Menegakkan diagnosis,stadium,status penampilan,rencana terapi,pelaksanaan
terapi,follow up
d. Menegakkan diagnosis,stadium,operasi,kemoterapi,radioterapi,tergeting
terapi,follow up,prognosis
e. Menegakkan diagnosis,terapi,evaluas,prognosis
51. Seorang anak perempuan 13 tahun masuk rumah sakit akibat benjolan pada betis bawah
paha kanan,benjolan didapatkan sejak 3bulan lalu terus membesar,pasien juga nyeri
malam hari.riwayat terbentur 5 bulan lalu.pada pemeriksaan didapatkan masa sebesar bola
takraw pada distal femur,kulit tampak mengkilap dan terdapat pelebaran vena-
venaperofer,permukaan tidak rata dan massa terapa keras serta tidak dapat
digerakkan.pada pemeriksaan x-ray diddapatkan gambaran sunburst disertai coddman
triagle. OSTEOSARCOMA
Apakah penyebab terjadinya gambaran triagle coddman pada x-ray pasien
a. Destruksi kortes tulang yang disertai kalsifikasi
b. Erosi kortes tulang akibat pertumbuhan neoplasma
c. Pembentukan tulang relatif baru oleh priosteum secara berlapis-lapis
d. Kombinasi antara tulang reaktif dan tulang neoplastik yang dibentuk sepanjang
pembuluh darah yang berjalan terhadap korteks ; Sun burn
e. Adanya proses pertumbuhan neoplasma yang cepat yang mengakibatkan
terangkatnya periosteum dan kemudian terjadi deposisi tulang reaktif dibawah
periosteum
52. Apa pemeriksan lanjut pada pasien ini ?
a. Neurovascular distal
b. Bone scan : ke 4
c. X-ray thorax
d. MRI ; ke 3
e. CT-Scan : ke 2
53. Blue nevus termasuk dalam jenis
a. Lentigo
b. Dermal melanosit nevus ; Blue nevus, nevus of ota, acquired dermal melanocyt,
Mongolian spot
c. Congenital melanosit nevus
d. Acquired melanosit nevus
e. Freckle
54. Pernyataan yang benar mengenai karsinoma laring
a. Mudah memberikan metastasis regional
b. Berhubunga dengan virus EB ; Human papilloma virus
c. keluhan sesak nafas merupakan gejala lanjut
d. Operasi merupakan pengobatan utama ; Radiasi terapi
e. Penangan pascaoperasi tidak diperlukan ; Perlu follup

55. Seorang perempuan 24 tahun p3a0 datang ke poliklinik dengan keluhan benjolan sebesar
bola pingpong didaerah kemaluan sejak 1 minggu yg lalu.
Apa penyebab dari keluhan pasien?
a. Candida albicans
b. Chamidia trachomatis
c. Stpylococcus
d. Neisseria gonorrhea (asal : Kista Bartholini)
e. Trichomonas vaginalis
56. Seorang anak laki-laki berusia 18 tahun datang ke rumah sakit dengan benjolan pada bagian
atas betis kanan. Benjolan didapatkan sejak 5 bulan lalu dan terus membesar. Pasien juga
merasakan nyeri terutama pada malam hari. Riwayat terbentur 8 bulan lalu. Pada
pemeriksaan didapatkan massa sebesar bola volley pada proximal tibia,kulit tampak
mengkilap dan pelebaran vena-vena perifer, terdapat nyeri tekan,permukaan tidak rata
keras serta tidak dapat digerakkan. Pada pemeriksaan x-ray didapatkan gambaran sunburst.
Apa penyebab dari terjadinya gambaran x-ray?
a. Pembentukan tulang relatif baru oleh periosteum secara berlapis-lapis
b. Adanya proses pertumbuhan neoplasma yang cepat,yang mengakibatkan
terangkatnya periosteum dan kemudian terjadi deposisi tulang reaktif dibawah
periosteum
c. Destruksi tulang yang disertai kalsifikasi
d. Erosi korteks tulang akibat pertumbuhan neoplasma
e. Kombinasi tulang reaktif dan tulang dibentuk sepanjang pembuluh darah yang
berjalan radien terhadap korteks tulang
57. Pernyataan yang tidak sesuai untuk tumor ganas tonsil
a. Permukaan tonsil berulkus ;
b. Cepat memberikan metastasis regional ; infiltrasi ke ruang parafaring
c. Ditemukan nyeri telinga
d. Pembesaran tonsil bilateral ; unilateral
e. Semua benar
58. Penentuan performance status score penting untuk
a. Merencanakan terapi
b. Menentukan stadium tumor
c. Menegakkan diagnosis
d. Menentukan staging tumor
e. Meramalkan prognosis
59. Berikut ini yang tidak termasuk tumor kulit ganas
a. Hemangioma
b. Ulkus rodent ; = Karsinoma sel basal
c. Basalioma ; = Karsinoma sel basal
d. Melanoma maligna
e. Ulkus jacob ; = Karsinoma sel basal
60. Seorang wanita umur 45 tahun dengan tumor payudara sentral kanan, membesar sejak 9
bulan yang lalu dengan bloody discharge. Klinis tumor 3 cm, retraksi papilla mamma,
melekat kulit, tidak melekat pada dasar, konsistensi padat keras. Tidak ada pembesaran
kelenjar getah bening aksilla. Bila hasil pemeriksaan patologi dari pasien tersebut di atas
adalah invasive ductal carsinoma dan tidak didapatkan tanda-tanda metastasis jauh, maka
rencana pengobatan pertama adalah (STADIUM DINI) T2N0M0 (STD IIA)
a. Simple mastectomy (stadium lanjut)
b. Neoadjuvan chemoterapi
c. Neoadjuvan hormonal therapy
d. Modified radical mastectomy
e. Neoadjuvan radiotherapy
61. Pernyataan di bawah iini yang tidak sesuai dengan paraneoplastic syndrome adalah
(Kelainan respon system imun terhadap neoplasma)
a. Eritrositosis ; Polisitemia
b. Hiperkalsuria
c. Hiperkalsemia
d. Hipertensi
e. Sindroma staufer (disfungsi liver)
Paraneoplastic syndrome : Cutaneus, endocrine, GI, hematologic, neurologic, renal,
rheumatologic
62. yang bukan merupakan peran pemeriksaan penanda tumor yang sering diaplikasikan pada
keganasan adalah
a. Pemeriksaan pre operasi
b. Memantau rekurensi
c. Kontrol post operasi
d. Skrining diagnosis
e. Menilai kebehasilan terapi
63. Seorang wanita berusia 47 tahun datang ke klinik dengan keluhan gangguan buang air
besar disertai darah. Riwayat penurunan berat badan ada. Pada pemeriksaan CT scan
abdomen didapatkan tumor pada colon sigmoid dengan metastasis pada hepar. Modalitas
utama terapi pada kasus ini adalah
a. Laser
b. Radiasi ; Biasa bersamaan dengan kemoterapi
c. Operatif
d. Stenting
e. Kemoterapi ; setelah operatif
64. Seorang wanita umur 25 tahun datang dengan nodul pada leher kanan, ternyata pada
pemeriksaan nodul tersebut adalah nodul tiroid. Dilakukan pemeriksaan fungsi tiroid dan
hasilnya adalah eutiroid. Tindakan selanjutnya yang paling benar adalah
a. Dibiarkan selama 6 bulan sambil di observasi apakah makin besar kemudian
dilakukan biopsi aspirasi
b. Dilakukan biopsi aspirasi jarum halus ; Pastikan bahwa bukan tumor
c. Operasi untuk mengeluarkan nodul tersebut
d. Dilakukan thyroidektomi total
e. Pemeriksaan USG
65. Seorang wanita berusia 45 tahun datang ke rumah sakit dengan keluahan perut
membesar, terasa sesak saat naik tangga. Pemeriksaan USG menunjukkan adanya massa
pada adneksa kiri. Penanda tumor yang spesifik untuk diperiksakanpada pasien tersebut
adalah
a. Β-HCG ; Koriokarsinoma pasca mola
b. CA15-3 : Mammae
c. CEA ; Gi terutama Colorectal
d. CA125 ; Cancer ovarium, adenocarcinoma cervix, endometrium adenocarcinoma,
e. CA19-9 ; Pankreas & Empedu
AFP : Hepar, Ovarium/Testiskel
B2M : Sumsum tulang, darah, nodus limfatikus
MCA : Mammae
PSA : Prostat
Kolon Albumin : Kolorektal
CYFRA 21.1 : Paru
66. Jenis histopatologi yang paling sering didapatkan pada kanker rongga mulut adalah
a. Adenocarsinoma
b. Squamous cell carsinoma (SCC) ; 90-95 %
c. Adenoid cystic carsinoma ; 5-10%
d. Fibrosarcoma
e. Basal cell carsinoma (BCC)
67. Pernyataan dibawah ini sesuai dengan sistem limfatik leher
a. Pada peradangan teraba lunak dan nyeri
b. Selalu terlibat dalam metastasis keganasan THT kepala leher
c. Pembesaran kelenjar terjadi secara sekuensial
d. Pembesaran mempengaruhi prognosis
e. Semua benar #
68. Seorang pria umur 60 tahun dengan keluhan sesak napas. Ternyata ditemukan adanya efusi
pleura kanan, cairan pleura dikeluarkan dan dikirim ke laboratorium PA untuk
pemeriksaan sitologi. Bahan fiksasi yang paling benar adalah
a. Alkohol 70 %
b. Alkohol ether
c. Alkohol 95 %
d. Alkohol 50 %
e. Alkohol absolut
Lihat no 9
69. Radang pada saluran empedu dapat meningkatkan penanda tumor berikut secara transien
yaitu
a. CA 15-3
b. PSA ; Prostat
c. CEA
d. CA125
e. CA 19-9
Lihat no 65
70. Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri pinggang
kanan sejak 1 bulan yang lalu. Riwayat kencing darah yang hilang timbul kira-kira 3 bulan
yang lalu. Dari pemeriksaan fisik didapatkan fisik didapatkan massa padat keras di daerah
costovertebra angle kanan. Diagnosis yang paling mungkin adalah
a. Kista ginjal
b. Grawitz tumor/ADENOMACARSINOMA GINJAL/RENAL CELL CARSINOMA (RCC) /
Hipernefroma : Trias  gross hematuria, nyeri pinggang, massa di pinggang
c. Nefrolithiasis ; Batu di ginjal  nyeri kolik
d. Vesicolitiasis ; Batu di buli”
e. Pyelonefritis ; Infeksi pada ginjal
71. Satu-satunya penanda tumor yang paling sering digunakan untuk skrining keganasan adalah
:
a. CA 15-3
b. AFP
c. PSA
d. CA 125
e. CEA
72. Seorang laki-laki berusia 68 tahun datang dengan keluhan benjolan pada leher yang
mengikuti gerak menelan sejak sebulan lalu dan sekarang sudah sebesar telur bebek. Hasil
FNA menunjukkan adanya sel ganas. Pada pasien dilakukan reseksi total. Untuk menilai
keberhasilan terapi dan rekurensi, penanda tumor yang diperiksa adalah Ca Tiroid
a. Tiroglobulin
b. Kalsitonin ; Setelah Tiroglobulin
c. FT3
d. TSH
e. FT4
73. Hingga saat ini pemeriksaan serrologis penanda tumor berguna untuk pemantauan terapi
keganasaan di bawah ini, kecuali
a. Keganasan payudara
b. Keganasan paru-paru
c. Keganasan tiroid ; Tiroglobulin dan Kalsitonin  bukan marker spesifik tumor
d. Keganasan prostat
e. Keganasan kolorektal
74. Seorang ibu membawa bayinya datang ke poliklinik dengan keluhan benjolan pada
hemiscrotum kiri. Pada pemeriksaan fisik didapatkan benjolan sebesar bola tennis dengan
konsistensi keras. Pemeriksaan transluminasi test negatif. Dignosis yang paling mungkin
adalah
a. Choriocarcinoma ; Benjolan di testis yg nyeri, sering metastasis,
b. Hidrokel ; Transluminasi positif, benjolan testis karena cairan
c. Yolk sac tumor ; Massa di testis yg tidak nyeri, yg konsisntensi keras
d. Seminoman testis ; biasa 15-35 tahun, benjolan di testis yg tidak nyeri,
e. Spermatokel ; Kista jinak karena akumulasi sperma, asimtomatik, benjolan lembut

75. Seorang pria umur 40 tahun, datang berobat dengan keluhan benjolan dibagian leher
sebelah kiri. Keluhan lain dirasakan tidak ada, nafsu makan agak berkurang, ada sedikit
keluhan nyeri pinggang, dan merasa cepat loyo. Riwayat penyakit berat sebelumnya tidak
ada. Riwayat merokok, alkohol, ataupun obat-obatan tidak ada. Riwayat keluhan yang sama
dalam keluarga tidak ada. Pasien selama ini hidup sehat dan cukup berhasil dalam keluarga
dan pekerjaan. Hasil pemeriksaan mengarah ke diagnosa limfoma hodgkin, kemungkinan
sudah ada metastase. Pasien merasa kaget dan tidak percaya dengan hasil yang
diterimanya dan berusaha pergi keluar negeri karena menganggap pemeriksaannya di RS
tersebut kurrang canggih.
Gangguan jiwa yang paling mungkin dan sering pertama kali terjadi pada pasien ini adalah
a. Delirium
b. Gangguan cemas
c. Gangguan penyesuaian
d. Gangguan psikotik
e. Gangguan depresi
76. Seorang anak perempuan umur 3 tahun, masuk RS dengan keluhan utama adanya benjolan
di perut sebelah kiri, benjolan disertai nyeri. Penderita kadang demam, anoreksia, berat
badan berkurang ,serta kencing bercampur darah. Pada pemeriksaan fisis abdomen
didapatkan tumor teraba keras di abdomen kiri dan terfiksasi, tidak bergerak mengikuti
pernapasan. Tidak disertai batuk dan tidak terdapat kelainan lain. Pemeriksaan VMA dalam
batas normal. Nefroblastoma
Pemberian radioterapi pada kasus di atas adalah diberikan apabila
a. Histologik unfavorble
b. Masih terdapat gross residual tumor setelah eksisi tumor
c. Semua benar
d. Metastasis paru
e. Semua salah
77. Seorang wanita umur 56 tahun dengan benjolan 3x2 cm, keras, melekat pada dasar, telah
dilakukan biopsi aspirasi jarum halus dan hasil menunjukkan curiga adanya sel-sel ganas.
Apakah pemeriksaan tindakan yang paling benar
a. Mastektomi radikal
b. Biopsi aspirasi jarum halus ulangan
c. Biopsi eksisi
d. Potong beku
e. Biopsi insisi

Langkah biopsy :

- Fine needle aspiration


- Biopsi secara insisi (sebagian) atau eksisi (seluruhnya/ekstripasi)
- Jika jinak  ekstripasi
- Jika ganas  eksisi lengkap
- Jika ragu jinak/ganas  Potong beku
78. Seorang peremouan berusia 34 tahun, G2P1A0 gravid 33 munggu datang dengan keluhan
gatal di daerah kemaluan. Pada pemeriksaan fisis di daerah kemaluan terdapat benjolan
kecil seperti jengger ayam. Apakah penyebab tersering dari penyakit ini Kondiloma
Akuminata
a. HPV tipe 16 dan 18 ; Ca cervix
b. HPV tipe 5 dan 8
c. HPV tipe 6 dan 11 ; Genital wartz
d. HPV tipe 18 ;
e. HPV tipe 16 ;
79. Metastase kanker karena tindakan pasien atau petugas medis disebut
a. Transluminal ; dalam dinding saluran nafas, cerna, limfe
b. Perkontinuitatum ; pertumbuhan ke sekitar
c. Hematogen ; sel infiltrasi ke pemb. darah
d. Limfogen ; sel infiltrasi ke sal. limfe
e. Iatrogenik ; Karena tindakan kita spt massage, operasi
Transcoelum/transerosa : dalam cavum thoracis, abdomens, pelvis

80. Seorang laki-laki berusia 58 tahun datang dengan keluhan sering kencing dan kencing tidak
tuntas. Pasien juga kadang merasa nyeri di bagian belakang dekat pantat. Pemeriksaan
selanjutnya yang paling tepat dilakukan adalah Ca Prostat
a. Colok dubur
b. Sitologi urine
c. Bulbo cavernosus reflex
d. PSA ; Setelah ada hasil colok dubur
e. Semua salah
81. Pemeriksaan standard untuk menegakkan diagnosis kanker payudara adalah
a. SADARI, pemeriksaan fisik, mammografi, CT Scan
b. Pemeriksaan fisik, mammografi/USG, dan FNAB/Histopatologi
c. SADARI, pemeriksaan fisik, USG dan mammografi
d. Mammografi, USG, CT Scan, dan FNAB
e. Pemeriksan klinis, CT Scamn, MEI, Bone scan
82. Makula coklat atau kehitaman hasil dari peningkatan jumlah melanosit pada dermo
epidermal junction, ukuran 1-5 mm dikelilingi kulit normal biasa didapatkan pada usia tua
pada kulit yang terpapar sinar matahari adalah
a. Milia ; (mutiara di bawa mata), lesi warna putih peral ke kuningan sekitar mata
b. Lentigo
c. Nevus kongenital ;
d. Squamous cell carsinoma ; berasal dari perubahan keratinosit epidermis, Lesi soliter
dengan permukaan halus/verukos.
e. Hemangioma ; Tumor jinak karena ggn perkembangan dan pertumbuhan pembuluh
darah, lesi berupa macula eritem
83. Seorang perempuan berusia 39 tahun, P3A0 datang ke poloklinik dengan keluhan haidnya
memanjang dan banyak. Pada saat dilakukan inspekulo didapatkan benjolan keluar dari
uterus dan jalan lahir hingga vagina. Apakah diagnosis dari pasien ini ?
a. Mioma intramural ; di dinding uterus di antara serabut myometrium
b. Mioma geburt ; Submukosa dengan pedunkulus atau yang tumbuh bertangkai
menjadi polip dan dilahirkan melalui saluran servix
c. Mioma subserosa ; tumbuh keluar dinding uterus
d. Mioma intraligamenter ; bagian subserosa yg tmbuh menempel pada jar. Lain
misalnya ligamentum
e. Mioma submukosa ; Dibawah endometrium dan menonjol ke rongga uterus
84. Seorang pasien laki-laki berusia 66 tahun datang dengan keluhan sering kencing dimalam
hari, lama bila berkemih dan sering merasa tidak puas setelah berkemih. Pemeriksaanlebih
lanjut menunjukkan kadar glukosa puasanya (GDP) 100 mg/dl dan tes toleransi glukosa
oralnya (TTGO) 139 mg/dl. Penanda tumor yang tepat digunakan untuk konfirmasi penyakit
pasien diatas adalah
a. CA 125
b. PSA
c. CEA
d. CA 15-3
e. AFP
85. Penanda tumor berikut ini yang termasuk antigen onkofetal adalah Protein yg terdapat
selama perkembangan fetal tetapi ditemukan pada org dewasa yg ada kanker
a. Kromosom philadelphia
b. Β-HCG
c. AFP ; & CEA
d. Kalsitonin
e. CA 125
86. Seorang perempuan berusia 33 tahun dtg ke rumah sakit dgn keluhan benjolan pada
pergelangan tangan kanan. Benjolan didapatkan sejak 1 tahun lalu dan perlahan
membesar. Riwayat terjatuh dengan tangan menumpuh yang 18 bulan lalu yang kemudian
diurut. Pada pemeriksaan disaptkan massa sebesar bola tenis pada distal radius,
permukaan tidak rata dan teraba keras serta tidak dapat digerakkan. Pasien bisa
menggerakkan pergelangan tangan dan jari-jari tangannya. Pada pemeriksaan x ray
didapatkan gambaran seperti busa sabun. Apakah diagnosis pasien diatas ?
a. Osteoblastoma
b. Osteochondroma
c. Osteosarcoma
d. Giant cell tumor/Osteoclastoma
e. Chondrosarcoma
Lihat no 46
87. Seorang anak perempuan umur 3 tahun, masuk RS dengan keluhan utama adanya benjolan
di perut sebelah kiri, benjolan disertai nyeri. Penderita kadang demam, anoreksia, berat
badan berkurang ,serta kencing bercampur darah. Pada pemeriksaan fisis abdomen
didapatkan tumor teraba keras di abdomen kiri dan terfiksasi, tidak bergerak mengikuti
pernapasan. Tidak disertai batuk dan tidak terdapat kelainan lain. Pemeriksaan VMA dalam
batas normal. NEFROBLASTOMA
Penanganan kasus di atas adalah :
a. Eksisi lengkap
b. Semua salah
c. Biopsi insisi dan dilakukan staging bila tumor tidak dapat dieksisi seluruhnya
d. Semua benar
e. Kemoterapi untuk mengecilkan tumor apabila tumor terlalu besar dan dilakukan re-
operasi setelah 6-8 minggu
88. Seorang wanita umur 25 tahun datang dengan keluhan benjolan pada payudara kanan
sejak 1 tahun, bertambah besar, kadang-kadang nyeri. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
tumor payudara kanan quadran lateral atas, bentuk bulat, ukuran 5 cm, padat kenyal,
sangat mobile, tidak nyeri. FIBROADENOMA MM
Tindakan yang paling tepat untuk kasus pasien tersebut di atas adalah :
a. Tidak perlu dilakukan excisi tumor
b. Dilakukan aspirasi tumor
c. Dilakukan intracapsular excision
d. Dilakukan extracapsular excision
e. Diberikan obat roborantia
89. Penanda tumor yang terbaik diperiksa untuk pemantauan karsinoma hepatoseluler adalah :
a. PSA
b. CEA
c. CA 15-3
d. CA 125
e. AFP
90. Tindakan operasi pada penderita dengan karsinoma caecum tanpa disertai pembesaran
kelenjar dan metastasis di hepar, dilakukan reseksi anastomosis sebagi berikut :
a. Reseksi caecum dengan anastomosis ileum-kolon asendens
b. Reseksi segmental caecum
c. Reseksi colon kanan dengan ileostomy
d. Reseksi colon kanan dengan anastomosis ileum-kolon transverses
e. Reseksi colon kanan dengan anastomosis ileum dengan fleksura hepatis
91. Pernyataan terseebut di bawah ini sesuai dengan kanker payudara familial :
a. Dihubungkan dengan adanya mutasi dari tumor supresor genes BRCA1, BRCA2,
TP53
b. Mempunyai prognosis yang lebih buruk
c. Semua benar
d. Bersifat lebih agresif
e. Sering didapatkan pada umur yang relatif muda
92. Perempuan 41 tahun, P5A0 dtg ke poliklinik ginekologi dengan keluhan keputihan yang
berulang dan berbau yang dialami sejak 1 tahun terakhir. Pasien ini menikah pada usia 17
tahun. Saat ini pasien tidak menggunakan kontrasepsi. Pada saat dilakukan Pap Smear,
ternyata hasilnya pasien ini terkena CIN 3. Terapi yang paling tepat untuk pasien ini adalah :
a. Histerektomi total
b. Diatermi
c. Elektrokauter
d. Konservatif
e. Konisasi
CIN I : Observasi dan follup
CIN II : Cryotheraphy dan Terapi laser
CIN III : Histerektomi
Lesi Invasi : Radioterapi & Kemoterapi
93. Wanita 65 tahun dtg ke RS dgn keluhan nyeri pada punggung. Riwayat operasi akibat
kanker payudara 5 tahun yang lalu. Pada pemeriksaan x-ray lumbal anteroposterior
didaptkan gambaran litik pada vertebra L-1 dan L-2 tanpa tanda-tanda fraktur.
Apakah pemeriksaan lanjut yang dibutuhkan pada pasien ini ?
a. X-ray pelvis anteroposterior
b. Pemeriksaan serum darah
c. CT-Scan
d. USG
e. X-ray thoraks anteroposterior dan lateral
94. Berikut ini yang tidak termasuk tumor jinak kulit :
a. Leukoplakia ; Plak berwarna putih, Lesi pra kanker
b. Trichoepitelioma ; Tumor bentuk multiple, papul warna kulit
c. Neurofibromatosa ; Spot café au lait berwarna coklat terang, Freckles
d. Keratosis seboroik ; Lesi kelopak mata yg bertangkai dan ada edem yang kelamaan
menjadi krusta
e. Steatocytoma multipleks ; Lesi kekuningan yg berasal dari kista dermal

Jinak : Nevus flameus, Nevus Pigmentosa, Keratosis Seboroik, Kista epitel, Xanthoma,
Hemangioma, Lentigo, Trikoepitelio,a

Pra Kanker : Aktinik keratosis, penyakit bowen

Ganas : Karsinoma sel basal, Karsinoma sel skuamosa, melanoma malignan,


Angiosarkoma

95. Laki-laki 63 tahun, MRS dgn keluhan cepat kenyang saat makan, pada pemeriksaan
radiologis didaptkan tumor pada daerah antrum pylorik dan pada pemeriksaan patologis
disimpulakan suatu adenocarcinomatosa gaster. Pada pemeriksaan fisik ditemukan
benjolan pada daerah supraclavicular, tanda ini dikenal sebagai ;
a. Mallory-Weiss sign
b. Sister Joseph’s sign ; Umbilikus
c. Dieulafoy’s sign
d. Troisier’s sign/VIRCHOW’S NODE ; Supraclavicular
e. Borrmann sign
Blumer’s shelf ; daerah pelvis cul-de-sac pada pemeriksaan colok dobur
Krukenberg’s tumor ; pembesaran ovarium

96. Pernyataan tersebut dibawah ini sesuai dengan tumor parotis :


a. FNAB dengaan mudah dapat mengetahui jenis patologinya ; Diagnostic pre
treatment
b. Tumor ganas parotis selalu diberikan terapi radiasi adjuvant pasca bedah
c. Jenis yang paling banyak adalah pleomorfik adenoma ; 80 % dari tumor parotis
d. Untuk menegakkan diagnosis dilakukan incisional biopsy
e. Tumor ganas parotis selalu menimbulkan lesi nervus facialis
97. Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang dengan keluhan sulit BAB sejak seminggu yang
lalu. Fesesnya berukuran kecil dan tampak darah segar. Pemeriksaan endoskopi
menunjukkan adanya massa pada daerah anorektal. Penanda tumor berikut ini yang paling
sering digunakan untuk pemantauan keberhasilan terapi dan rekurensi penyakit tersebut di
atas adalah :
a. CA 12-5
b. CA 19-9
c. CEA
d. AFP
e. B-HCG
98. Pada karsinoma kolon dengan metastasis ke hepar, five years survival rate (5YSR) penderita
adalah :
a. 80 %
b. 60 %
c. 40 %
d. 5 %
e. 25 %
99. Berikut ini yang bukan merupakan penanda tumor spesifik jaringan, adalah :
a. AFP
b. CEA
c. Thyroglobulin
d. Beta HCG
e. PSA
100. Seorang laki-laki berusia 20 tahun datang dengan keluhan benjolan di perut yang
dirasakan sejak kira-kira 6 bulan yang lalu. Benjolan teraba di perut kanan bawah ukuran
8x5 cm dengan konsistensi padat keras. Pasien tidak mengeluh kencing darah dan
gangguan buang air besar. Pemeriksaan genitalia eksterna didapatkan penis belum
disirkumsisi dan testis tidak teraba di hemiscrotum kanan.
Diagnosis yang paling mungkin untuk pasien ini adalah :
a. Hipospadia ; OUE dibagian ventral
b. Tumor prostat ; sering kencing tapi tidak puas, massa sekitar bokong
c. Tumor testis intraabdomen ; Massa di intra abdomen
d. Tumor penis ; Bengkak penis, keluar cairan berbau
e. Tumor buli ; Gross hematuria, biasa disuri, massa di perut bawah