Anda di halaman 1dari 5

DIAGNOSIS KEBUTUHAN ORGANISASI

DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT III

Oleh :

Nama : Drs. ANTONIUS BOKA, M.S


No. Absen : 04
Jabatan : Kepala Bidang Ketertiban Umum dan
Ketentraman Masyarakat
Instansi : BADAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA
Provinsi Papua Barat

DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT III ANGKATAN XII TAHUN 2019


PROVINSI PAPUA BARAT
MENGDIAGNOSA KEBUTUHAN PERUBAHAN ORGANISASI

Nama : Drs. Antonius Boka, M.SI


NIP : 1964 0713 199303 1 002
Pangkat/Golongan : Pembina Muda/ IVb
Jabatan : Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketertiban
Masyarakat
Instansi : Badan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua Barat

1. PROFIL LEMBAGA
a. SKPD/OPD : BADAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA
Provinsi Papua Barat
b. Struktur Organisasi : Terlampir
c. Tugas Pokok dan Fungsi : Terlampir

d. Data Pendukung : Terlampir


2. ANALISIS KEBUTUHAN PERUBAHAN ORGANISASI
a. Indentifikasi Masalah
Kondisi Yang diharapkan Kondisi Saat Ini GAP ( Masalah )
Perlunya Dukungan Manajerial Belum Maksimalnya Dukungan Kurangnya Dukungan
Program Alat Kesehatan Manajerial Program Alat Manajerial Program Alat
Kesehatan Kesehatan
Perlu Penambahan Anggaran Belum Maksimalnya Anggaran Rendahnya Anggaran
yang di harapkan
Perlunya Laporan Penggunaan Belum Optimalnya Laporan Rendahnya Laporan
Alat Kesehatan yang baik Penggunaan Alat Kesehatan Penggunaan Alat Kesehatan

b. Inventarisasi Masalah
1) Kurangnya Dukungan Manajerial Program Alat Kesehatan
2) Rendahnya Anggaran
3) Rendahnya Laporan Penggunaan Alat Kesehatan

c. Analisis Penyebab Masalah


No Identifikasi Masalah Kriteria Penilaian Total Nilai
U S G
1 Kurangnya Pembinaan Kalibrasi Alat 5 5 5 15
Kesehatan dari Unit Layanan
Kesehatan
2 Lemahnya Peraturan/ Regulasi 5 4 4 13
3 Struktur Organisasi Baru terbentuk 5 4 3 12
4 Kurangnya Motivasi SDM 5 3 3 11

Penyebab Masalah :

Unit Layanan Kesehatan tidak membuat laporan penggunaan Alat Kesehatan,


sehingga data kurang mendukung manajerial Program Alat Kesehatan, sehingga
dalam perencanaan mendapat anggaran yang sangat rendah.

d. Analisis Penyebab Masalah Utama


Menggunakan pendekatan 5 W dan 1 H Analysis, yaitu dengan mengajukan 5
pertanyaan yang di awali dengan kalimat Tanya Mengapa dan Bagaimana :
1. What (Apa) : Kurangnya Bimbingan Teknis pelaporan dan Kalibrasi
2. Who (siapa) : Unit Layanan Kesehatan
3. Why (Mengapa) : Kurangnya Anggaran
4. Where (dimana) : di Bidang Sumber Daya Kesehatan
5. When ( Kapan ) : Tiap tahun
6. How (Bagaimana ) : untuk mendapatkan Alokasi Anggara dalam pelaksanan
bimbingan teknis dan Kalibrasi Alat Kesehatan perlu pendataan penggunaan Alat
dan membuat laporan secara rutin sebagai data dalam menyusun perencanaan.

Penyebab Masalah Utama :

Unit Layanan Kesehatan kurang mendapat bimbingan teknis terkait cara


Pelaporan dan Kalibrasi Alat Kesehatan, dan lemahnya peraturan atau
regulasi, mengingat program Alat Kesehatan pada Bidang Sumber Daya
Kesehatan baru terbentuk, sehingga Motivasi SDM kurang mendukung.

e. Gagasan Perubahan yang diusulkan


1. Perlunya Bimbingan Teknis pada Unit Layanan Kesehatan tentang
Kalibrasi Alat, guna meningkatkan Akurasi Pemeriksaan kepada psien.
2. Perlunya Peraturan/Regulasi sebagai pedoman dalam pelaksanaan
Tugas bagi Unit Layanan Kesehatan.
3. Peningkatan Kompetensi SDM yang Profesional guna mewujudkan
pelaporan penggunaan Alat Kesehatan dan Pelaksanaan Kalibrasi Alat
secara rutin.
Manokwari, 26 Juni 2019
Widyaiswara Diagnostic Reading, Reformer,

Drs. Velvianus M.Etwiory Bakhtiar


Widyaiswara Ahli Madya NIP.196606191993121002
NIP.196206281990031007