Anda di halaman 1dari 2

ANALISIS JURNAL DENGAN METODE PICO

Oleh Kelompok 2 :

Anggreini Dumondor, S.Tr.Kep


Cindi Goni, S.Tr.Kep
Jaclin Awuy, S.Tr.Kep
Maria Walingkas, S.Tr.Kep
Surigem Rundengan, S.Tr.Kep

Jurnal : efektifitas program aktivitas fisik terhadap fungsi kognitif dan kualitas tidur
lanjut usia dengan gangguan kognitif ringan

No. Kriteria Pembenaran dan Critical thinking


1. P Lansia (>65 tahun) dengan gangguan kognitif ringan, dengan skor SMMSE
22 – 24, skor PSQI berada diantara 5 dan 21, dan tinggal di nursing home

2. I Intervensi diberikan pada 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan


kelompok kontrol: kelompok eksperimen diberikan program aktivitas fisik
selama 20 minggu yang diatur berkala menjadi, 4 hari seminggu, 3 hari
seminggu, dan 7 hari seminggu. Program aktivitas yang diberikan sudah di
desain dengan literature yang relevan dan dibagi menjadi 4 segmen yaitu :
a. Pemanasan selama 20 menit
b. Rhythmic exercise sebagai segmen utama, fase ini terdiri dari 22
gerakan sederhana yang dipilih sehingga lansia dapat
melakukannya
c. Pendinginan selama 10 menit
d. Free walking (40 menit)
Dalam program aktivitas fisik ini, awalnya para lansia diberi penjelasan
satu per satu kemudian melakukanya bersama dengan kelomopok.
Sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan apapun dan tetap
melanjutkan aktivitas sehari-hari seperti biasa.
Pada akhir program, dilakukan penilaian skor SMME dan PSQI pada
kelompok eksperimen dan kelompok kontrol
3. C Penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya, program aktivitas fisik
seperti yoga , tai chi qigong , 12 minggu pedometer-based walking
exercise, dan cognitive exercise program , serta aquatic exercise juga
dapat meningkatkan kualitas tidur dan fungsi kognitif lansia.
Penelitian yang sama oleh Nagamatsu et al, membuktikan program
aktivitas fisik secara signifikan dapat menghambat penurunan funsi
kognitif pada lansia. Selain itu, sebuah penelitian juga membuktikan
latihan aktifitas fisik sederhana dan level tinggi secara signifikan dapat
membantu mengurangi resiko terjadinya Alzheimer dan dementia pada
berbagai tipe. (Literatur ada dalam daftar pustaka jurnal 23,5,24,25, 26,35)
4 O Program latihan fisik dapat meningkatkan kualitas tidur dan fungsi kognitif
lansia. Gangguan tidur dan penurunan fungsi kognitif lansia dapat
berhubungan dengan kurangnya latihan fisik pada lansia.
1.