Anda di halaman 1dari 37

TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL

KELAS
VII
SMP/MT
S
MODUL
KELAS VII
SMP/MTS
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN

NAMA : ELIZA
NPM : 4216003
DOSEN PENGAMPU
YULI FEBRIANTI, M.Pd. Si

eliza Page i
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
SMP/MT
KATA PENGANTAR
S
Dengan diberlakukannya standar isi untuk satuan pendidikan dasar
dan menengah, maka penulis menyususn modul yang sesuai dengan
tuntutan tersebut. Saya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Karena atas petunjuknya saya berhasil menyusun modul tentang
tingkat organisasi kehidupan untuk SMP/MTS kelas VII.

Setelah mempelajari modul ini diharapkan peserta didik dapat


memperoleh pemahaman tentang tingkat organisasi kehidupan.
Kemampuan dasar untuk berfikir logis dan kritis rasa ingi tahu dan
dapat memecahkan masalah. Selain itu, diharapkan peserta didik
memiliki kemampauan dan pengetahuan tentang organisasi kehidupan
dan dapat menerapkannya langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyususnan modul ini tentu masih banyak kekurangan,


sebagai mana tiada gading yang tak retak, maka kritik dan saran yang
membangun dari semua pihak sangat ditunggu.

Terimaksih

Lubuklinggau, juni 2019

penulis

[eliza] Page ii
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
SMP/MT
DAFTAR ISI S
Kata Pengantar...........................................................................................ii
Daftar Isi......................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang..................................................................................1
B. Deskripsi singka................................................................................1
C. Standar kompetensi...........................................................................2
D. Kompetensi dasar..............................................................................2
E. Indikator............................................................................................2
F. Peta konsep.......................................................................................2
BAB II KEGIATAN PEMBELAJARAN
A. Kegiatan pembelajaran 1: sel............................................................3
B. Kegiatan pembelajaran 2: jaringan, organ, dan sistem organ...........7
C. Kegiatan pembelajaran 3: organisme................................................23
Rangkuman.............................................................................................24
Tes formatip............................................................................................25
Tes sumatif..............................................................................................25
BAB III EVALUASI
A. Maksud dan tujuan evaluasi..............................................................28
B. Materi evaluasi..................................................................................29
BAB IV PENUTUP
A. Tindakan lanjutan.............................................................................31
B. Harapan............................................................................................31
Glosarium....................................................................................................32
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................30

[eliza] Page iii


TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
BAB I VII
PENDAHULUAN SMP/MT
S

A. Latar Belakang
Dengan diberlakukannya standar isi untuk satuan
pendidikan dasar dan mengengah maka penyusunan modul
menjadi suatu tuntutan bagi para guru. Apalagi dalam upaya
untuk meningkatkan kemandirian dan kreatifan siswa dalam
belajar, maka modul merupakan suatu bahan ajar yang tepat
dugunakan.
Kemudian, diharapkan setelah mempelajari modul ini
kalian akan memperoleh pemahaman tentang konsep-konsep
yang berkaitan dengan tingkat organisasi makhluk hidup.
Kemampuan dasar untuk berfikir logis dan krotis, rasa ingin
tahu, memecahkan masalah, dan keterampilan didalam
konsep-konsep yang berkaitan dengan tingkat organisasi
kehidupan, selai itu diharapkan dapat menerapkannya
didalam kehidupan sehari-hari.

B. Deskripsi Singkat

Modul ini akan memberikan pengetahuan tentang :

1. Sel sebagai bagian terkecil dari organisme


2. Menyebutkan bagian dan fungsi jaringan,
organ, sistem organ pada makhluk hidup
3. Menjelaskan organisme sebagai bagian
terkecil dari hirarki biologi organisasi
kehidupan

eliza Page 1
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
C. Standar Kompetensi SMP/MT
S
Siswa mampu memahami keanekaragaman pada sistem organisasi
kehidupan mulai dari tingkat sel, jaringan, organ, sistem organ dan
organisme.

D. Kompetensi Dasar
1. mendeskripsikan sel sebagai bagian terkecil dari
organisme/makhluk hidup
2. menjelaskan bagian jaringan, organ. Sistem organ pada
makhluk hidup
3. mendeskripsikan organisme sebagai bagian terkecil dari hirarki
biologi organisasi kehidupan
E. Indikator
1. Siswa mampu menjelaskan sel sebagai bagian terkecil dari
organisme
2. Siswa mampu menyebutkan bagian dan fungsi jaringan,
organ, sistem organ pada makhluk hidup
3. Siswa mampu menjelaskan organisme sebagai bagian
terkecil dari hirarki biologi organisasi kehidupan

F. Peta Konsep

ORGANISASI KEHIDUPAN

SEL JARINGAN

ORGAN SINTEM ORGAN

ORGANISME

[eliza] Page 2
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
BAB II
SMP/MT
KEGIATAN PEMBELAJARAN S

A.Kegiatan belajar 1: sel bagian terkecil dari organisme/makhluk hidup

Tujuan kegiatan pembelajaran:

Setelah selesai mempelajari kegiatan


siswa diharapkan dapat memahami
organel-organel dan fungsinya pada sel.

Uraian materi
1. SEL
Sel adalah satuan fungsi dan struktur terkecil dari suatu makhluk hidup. Tubuh
hewan, tumbuhan, maupun tubuh manusia tersusun atas sel. Dapatkah kita melihat
sel? Bagaimana cara mengamati sel tubuh makhluk hidup? Mata kita tidak dapat
mengamati dengan jelas benda-benda yang besarnya kurang dari 100 mikron (1
mikron = 0,001 milimeter), sedangkan ukuran sel berkisar 5 – 15 mikron. Akan
tetapi, ada sel yang berukuran cukup besar, misalnya sel telur unggas dan sel telur
reptil. Sel telur unggas dan reptil adalah kuning telurnya, berukuran besar karena
mengandung cadangan makanan.
2. Teori Tentang Sel
Teori tentang sel dikemukakan pertama kali oleh Jakob Schleiden pada tahun
1838. Dia berpendapat bahwa semua tumbuhan tubuhnya terdiri atas sel-sel.
Selanjutnya pendapat tersebut diperluas oleh Theodor Schwann (1810 – 1882)
yang berpendapat bahwa makhluk hidup tersusun atas sel. Teori selanjutnya
dikemukakan oleh Rudolph Virchow. Menurut Rudolph Virchow sel hanya dapat
terjadi oleh yang sudah ada. Pada masa lampau penelitian tentang sel masih sangat

[eliza] Page 3
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
terbatas. Pada saat itu belum ditemukan alat-alat yang dapat digunakan untuk
mengamati sel dengan saksama. SMP/MT
Pada tahun 1665 seorang ahli berkebangsaan Inggris bernama Robert Hooke
S
berhasil mengamati preparat sel dengan mikroskop buatan sendiri. Ia mengamati
irisan gabus yang tipis. Dalam pengamatan itu, ia melihat adanya ruangan-ruangan
kecil. Selanjutnya ruangan-ruangan kecil tersebut diberi nama sel. Setelah
ditemukan mikroskop elektron, bagian-bagian sel tidak dapat diamati dengan
mikroskop biasa dapat terlihat dengan jelas. Sel-sel membentuk tubuh makhluk
hidup bermacam-macam bentuk dan ukurannya. Sel hewan dan sel tumbuhan
memiliki perbedaan-perbedaan dan persamaan. Pada dasarnya, baik pada sel
hewan maupun sel tumbuhan memiliki tiga bagian utama, yaitu membran sel,
sitoplasma, dan inti sel.

a. Membran Sel
Membran sel terletak diluar sitoplasma, berfungsi mengatur peredaran zat
dari dan ke dalam sel. Artinya, mengatur masuknya zat-zat kedalam sel dan
mengatur keluarnya zat-zat dari dalam sel. Membran sel bersifat tipis dan
elastis. Pada sel tumbuhan, selain membran sel juga terdapat dinding sel.
Dinding sel tumbuhan tersusun oleh selulosa (serat) sehingga bentuknya tetap
dan kuat. Sel hewan dan manusia tidak berdinding.

[eliza] Page 4
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
b. Sitoplasma VII
Sitoplasma adalah cairan sel yang kental, mengisi ruangan SMP/MT antara
membran sel dan inti sel. Sitoplasma disebut juga plasma sel. Benda-benda sel
S
yang terdapat pada sitoplasma, antara lain ribosom, badan golgi, mitokondria.
Ribosom adalah parikel berbentuk bulat didalam sitoplasma. Fungsinya
berhubungan dengan proses sintesis protein.

1) Retikulum Endoplasma
Retikulum endoplasma adalah saluran kecil yang
terdapat didalam sitoplasma. Fungsinya melaksanakan
sintesis dan sekresi proteon, lemak, dan lain-lain.
2) Badan Golgi
Badan golgi berupa kantong pipih, dikelilingi oleh
gelembung yang berfungsi untuk menyelesaikan
pembuatan susunan retikulum endoplasma dan
membuang sisanya dari sel.
3) Mitokondria
Mitokondria merupakan benda sel yang berukuran
antara 0,2 – 0,3 mikron. Mitokondria berfungsi sebagai
tempat terjadiny proses oksidasi sel.

c. Inti Sel
Terdapat di semua sel kecuali sel darah merah (eritrosit). Inti sel tersusun atas
membran inti yang memiliki pori, cairan di dalam inti sel disebut
nukleoplasma, DNA, RNA, dan anak inti sel (nukleolus). Bagian- bagian dari
inti sel dan fungsinya yaitu:
1) Membran (selaput) inti yang memiliki pori-pori dan berfungsi melindungi
inti dan tempat keluar masuknya substansi inti
2) Cairan dalam sel atau nukloplasma yang terdapat DNA, RNA dan anak
inti sel (nukleolus)
3) DNA dan RNA merupakan pembawa sifat keturunan.
4) Secara keseluruhan inti sel berfungsi semua aktivitas sel.

[eliza] Page 5
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan VII
No Sel hewan Sel tumbuhan SMP/MT
1 Tidak memiliki dinding sel, S
Memiliki dinding sel dan
hanya memiliki membran sel membran sel
yang tipis Dinding sel terdiri atas selulosa
sehingga dindingnya kuat
2 Tidak memiliki plastida Umumnya memiliki plastida
terutama kloroplas
3 Tidak memiliki rongga sel Mempunyai rongga sel (vakuola)
(vakuola), atau apabila ada yang lebar
vakuola sangat kecil
4 Memiliki sentriol Tidak memiliki sentriol
5 Memiliki lisosom Tidak memiliki lisosom

[eliza] Page 6
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
SMP/MT
B. Kegiatan belajar 2: jaringan, organ, dan sistem organ pada
organisme/makhluk hidup
S

Tujuan kegiatan pembelajaran:

Setelah selesai mempelajari kegiatan siswa


diharapkan dapat:

1. Memahami jaringan-jaringan
organisme/makhluk hidup
2. Memahami organ-organ pada organisme
3. Memahami sistem organ pada organisme

Uraian materi
1. Jaringan
Jaringan adalah sekelompok sel yang bentuk dan fungsinya sama.
a. Jaringan pada Hewan
Jaringan pada hewan, antara lain:
1) Jaringan otot tersusun atas sel-sel otot yang berupa serabut-serabut otot.
Pada tubuh kita terdapat tiga macam otot, yaitu:
a) Otot Polos
Otot polos terdapat pada dinding usus, pembuluh darah, saluran
ekskresi, dan saluran kelamin. Otot polos bekerja lamban, terus-
menerus, dan tidak dipengaruhi oleh perintah otak. Oleh karena itu,
otot polos disebut otot tak sadar.

[eliza] Page 7
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
SMP/MT
S

b) Otot lurik
Otot lurik menempal pada rangka, maka disebut juga otot rangka.
Otot lurik bekerja menurut kemauan kita atau perintah dari otak. Oleh
karena itu disebut otot sadar.

c) Otot jantung
Otot jantung merupakan otot yang istemewa karena menurut bentuk
dan strukturnya menurut otot lurik. Akan tetapi, cara bekerjanya
seperti otot polos.

2) Jaringan Syaraf
Jaringan saraf tersusun atas sel-sel saraf (neuron). Jaringan saraf bertugas
menerima rangsang baik dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh.
Selanjutnya, mengolah informasi atau rangsangan itu agar dapat memberi
tanggapan yang tepat. Sel saraf terdiri atas badan sel dan serabut saraf.
Serabut saraf yang panjang disebut neurit (akson) dan serabut saraf yang

[eliza] Page 8
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
pendek disebut dendrit yang fungsinya menghantarkanVII impuls saraf
menembus sel. SMP/MT
Neurit berfungsi menyampaikan impuls saraf dari badan sel ke sel saraf
S
yang lain atau bagian tubuh. Antara satu sel saraf dan sel saraf berikutnya
terdapat celah yang disebut sinapsis.
3) Jaringan Penyokong
Jaringan penyokong disebut juga jaringan penunjang atau jaringan
penguat. Termasuk dalam jaringan ini adalah jaringan tulang rawan,
jaringan tulang keras, dan jaringan ikat.
4) Jaringan Tulang Rawan
Jaringan tulang rawan (kartilago) berbentuk bundar, terdapat pada rangka
awal perkembangan makhluk hidup. Dengan bertambahnya umur , tulang
rawan berubah menjadi tulang keras. Pada beberapa bagian tubuh kita ada
tulang yang tetap berupa tulang rawan, misalnya tulang telinga, tulang
cuping hidung, dan ujung-ujung tulang pada persendian. Tulang keras
fungsinya memberi bentuk tubuh, tempat melekatnya otot, dan melindungi
bagian tubuh yang lunak. Beberapa macam tulang merupakan tempat
pembuatan sumsum merah dan sumsum kuning. Contohnya, pada tulang
pendek dan tulang pipih berisi sumsum merah. Sumsum merah berfungsi
membentuk sel-sel darah merah.
5) Jaringan ikat

[eliza] Page 9
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII contoh,
Jaringan ikat berfungsi mengikat bagian-bagian tubuh. Sebagai
jaringan ikat menghubungkan otot dengan tulang, dan menghubungkan
SMP/MT
antara tulang yang satu dengan tulang yang lain.
S
6) Jaringan Darah
Jaringan darah berfungsi mengangkut oksigen dan sari-sari makanan ke
seluruh tubuh, menjaga suhu tubuh, dan mengangkut sisa pembakaran dari
sel-sel tubuh. Jaringan darah terdiri atas plasma darah dan sel-sel darah.
Sel darah dapat dibedakan menjadi sel darah merah, sel darah putih, dan
keping-keping darah.
7) Jaringan Epitel
Jaringan epitel terdiri atas sel-sel yang saling berhubungan, namun di
antara sel tersebut tidak ada bahan seratnya. Jaringan epitel melapisi
berbagai rongga dan membentuk kulit pembungkus tubuh. Jaringan epitel
kulit melindungi jaringan dibawahnya dari kerusakan akibat gesekan,
serangan bakteri, dan radiasi sinar ultra violet. Jaringan epitel pada saluran
pencernaan berfungsi mengeluarkan getah pencernaan dan menyerapa sari-
sari makanan. Jaringan epitel pada saluran pernapasan, misalnya
tenggorokan dapat mengeluarkan sel-sel lendir (mukus) untuk melindungi
dari kekeringan serta menangkap partikel-partikel debu yang masuk
bersama udara.
Bentuk-bentuk jaringan epitel, antara lain:
a. Jaringan epitel squamos, tersusun atas selapis sel, berbentuk pipih,
dan terdapat pada permukaan pembuluh darah.
b. Jaringan epitel kolumnar, tersusun atas sel-sel berbentuk silindris
c. Jaringan epitel kuboidal, tersusun atas sel-sel berbentuk kubus
b. Jaringan pada tumbuhan
Macam-macam jaringan yang terdapat pada tumbuhan, antara lain:
1) Jaringan Meristem
Jaringan meristem tersusun atas sel-sel yang kecil dan berdinding tipis
tanpa rongga sel. Fungsi jaringan meristem merupakan titik tumbuh
tanaman pada akar dan batang. Pada tumbuhan dikotil, kambium juga
merupakan jaringan meristem.

[eliza] Page 10
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
2) Jaringan Epidermis VII
Jaringan epidermis adalah jaringan yang menutupi organ-organ
SMP/MT pada
tumbuhan, misalnya akar, batang, dan daun. Jaringan epidermis tersusun
S
atas sel-sel yang berbentuk pipih dengan permukaan atas dan permukaan
bawah sejajar, sedangkan sisinya dapat tersusun tidak beraturan. Fungsi
jaringan epidermis melindungi sel-sel yang ada di bawahnya, karena itu
disebut juga jaringan pelindung (protektif).
3) Jaringan Pengangkut
Jaringan pengangkut pada tumbuhan terdiri atas pembuluh kayu (xilem)
dan pembuluh tapis (floem). Pembuluh kayu berfungsi mengangkut air dan
mineral (unsur hara) dari akar ke daun. Pembuluh kayu terletak pada
bagian kayu. Sel-sel yang menyusun jaringan ini terdiri atas beberapa tipe
sel, diantaranya berbentuk pembuluh dan trakeid.
4) Pembuluh Tapis
Pembuluh tapis terdiri atas beberapa tipe sel, antara lain tabung, sel
tetangga, dan sel pengiring. Ujung dinding pembuluh tapis berlubang-
lubang. Fungsi pembuluh tapis adalah mengalirkan zat-zat makanan hasil
fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.
5) Jaringan Penyokong
Jaringan penyokong pada tumbuhan terdiri atas kolenkim dan sklerenkim.
Se-sel kolenkim berdinding tebal dan menunjang kekuatan bagian tertentu
pada tumbuhan, misalnya tangkai daun. Sklerenkim sel-selnya juga
menebal, antara lain terdapat pada batang dan tulang daun serta penutup
luar buah atau biji yang keras.
6) Jaringan Tiang (Palisade) dan Jaringan Bunga Karang
Kedua macam jaringan ini fungsinya berhubungan dengan proses
fotosintesis. Jaringan tiang lebih banyak mengandung klorofil
dibandingkan jaringan bunga karang.
2. Organ
Organ merupakan kumpulan beberapa macam jaringan yang bekerja sama untuk
melakukan tugas tertentu. Organ sering kali tersusun atas jaringan-jaringan yang
berbeda. Berikut penjelasan Organ tumbuhan dan Organ hewan dan manusia.
a. Organ Hewan dan Manusia
Organ hewan dan manusia dibedakan menjadi dua bagian yaitu:

[eliza] Page 11
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
1) VII dan Paru-
Organ Dalam (Hati, Otak, Ginjal, Lambung, Jantung, Pankreas
paru) SMP/MT
a) Hati berfungsi sebagai tempat menawarkan racun yang terbentuk dalam
S
tubuh. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan otot, jaringan
pengikat, dan jaringan saraf.
b) Otak untuk mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan,
perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan
darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh.
c) Ginjal organ ekskresi dalam vertebrata yang berbentuk mirip kacang.
Sebagai bagian dari sistem urin, ginjal berfungsi menyaring kotoran
(terutama urea) dari darah dan mem buangnya bersama dengan air
dalam bentuk urin.
d) Lambung merupakan organ yang berfungsi sebagai salah satu alat
pencernaan. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan otot polos,
dan jaringan pengikat.
e) Jantung memiliki fungsi untuk memompa darah supaya beredar ke
seluruh tubuh. Organ ini antara lain terbentuk dari jaringan otot
jantung, jaringan pengikat, dan ja ringan saraf.
f) Paru-paru berfungsi sebagai alat pernafasan. Organ ini antara lain
terbentuk dari jaringan otot dan jaringan saraf.
g) Pankreas, Pankreas merupakan bagian integral dari sistem pencernaan
dan fungsi kepala pankreas adalah untuk mengeluarkan cairan pankreas
dan insulin
2) Organ Luar (Tangan, Kaki, Hidung, Mulut, Telinga dan Mata).
a) Hidung untuk menghirup udara pernapasan, menyaring udara,
menghangatkan udara pernapasan, juga berperan dalam resonansi suara
b) Telinga berfungsi sebagai alat pendengaran dan keseimbangan tubuh.
Organ ini terbentuk antara lain oleh jaringan otot, jaringan epitel, dan
jaringan saraf.
c) Mulut untuk makan dan berbicara. Bagian mulut termasuk bibir,
vestibulum, rongga mulut, gusi, gigi, langit-langit keras dan lembut,
lidah dan kelenjar ludah.
d) Mata berfungsi untuk melihat. Organ ini antara lain terbentuk dari
jaringan otot dan jaringan saraf.

[eliza] Page 12
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
b. Organ Tumbuhan VII
Organ tumbuhan merupakan kumpulan dari jaringan-jaringan yang
SMP/MTmelakukan
diferensiasi dan spesialisasi membentuk organ tumbuhan seperti akar, batang,
S
daun (merupakan organ pokok/nutritivum). Dari ketiga organ pokok tersebut,
dapat melakukan modifikasi (berganti bentuk, sifat dan fungsinya), contohnya
bunga, buah dan biji.
1) Akar
Secara umum akar berfungsi untuk: melekatnya tumbuhan pada media dan
menopang tegaknya tubuh tumbuhan, menyerap air dan unsur hara, alat
pernafasan, tempat menyimpan cadangan makanan, dan alat
perkembangbiakan vegetatif. Akar berkembang dari meristem apikal ujung
akar yang dilindungi oleh tudung akar (kaliptra) yang berfungsi untuk
melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah.
2) Batang
Batang berfungsi sebagai tempat tumbuhnya daun, memperluas tajuk
tumbuhan dalam efi siensi menangkap cahaya matahar, alat transportasi zat
makanan dari akar ke daun dan hasil asimilasi dari daun ke seluruh bagian
tumbuhan, alat perkembangbiakan vegetatif, menegakkan tubuh tumbuhan,
dan menyimpan cadangan makanan
3) Daun
Daun berfungsi sebagai tempat fotosintesis, tempat menyimpan bahan
makanan, alat perkembangbiakan vegetatif (pada tumbuhan tertentu), alat
evaporasi (penguapan), tempat terjadinya transpirasi dan gutasi,
penyimpanan cadangan makanan (pada vakuola amilum), transpirasi dan
pertukaran gas (pada stomata).
4) Bunga
Bunga berfungsi sebagai alat pembentuk sel kelamin (alat reproduksi atau
perkem bang biakan).
5) Buah dan Biji
Buah merupakan perkembangan dari bakal buah. Buah digolongkan dalam
dua jenis: (a). Buah Sejati terbentuk secara keseluruhan dari bakal buah
(contohnya: Blimbing, Jambu air, Mangga); (b) Buah Semu terbentuk dari
sebagian bakal buah dan sebagian lainnya dari bunga (contohnya jambu
monyet).

[eliza] Page 13
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VIImenjadi biji,
Bakal biji yang terdapat dalam bakal buah akan berkembang
yang merupakan alat perkembangbiakan utama, karena biji yang
SMP/MT
mengandung embrio atau lembaga sebagai alat perkembangbiakan bagi
S
tumbuhan.
3. Sistem organ

Sistem organ adalah Kumpulan


dari berbagai organ dan
menjalankan tugas tertentu
disebut sistem organ

Sistem organ yang terdapat dalam tubuh manusia antara lain:


a. Sistem Integumen/Kulit

Sistem Integumen adalah sistem organ yang membedakan, memisahkan,


melindungi, dan menginformasikan hewan terhadap lingkungan sekitarnya.
Sistem ini seringkali merupakan bagian sistem organ yang terbesar yang
mencakup kulit, rambut, bulu, sisik, kuku, kelenjar keringat dan produknya
(keringat atau lendir). Kata ini berasal dari bahasa Latin "integumentum", yang
berarti "penutup".
b. Sistem pencernaan

[eliza] Page 14
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
SMP/MT
S

Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ, antara
lain adalah:
1) Mulut
Dilakukan pencernaan secara mekanik oleh gigi dan kimiawi oleh ludah
yang dihasilkan Kelenjar Parotis, Submandibularis dan Sublingualis yang
mengandung enzim Amilase (Ptyalin).
2) Lambung
Dilakukan secara mekanik dan kimiawi, Sekretin yaitu hormon yang
merangsang pankreas untuk mengeluarkan sekretnya. Renin yaitu enzim
yang mampu menggumpalkan Kasein (sejenis protein) dalam susu.
Fungsi HCI Lambung :
(a) Merangsang keluamya sekretin
(b) Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein
(c) Desinfektan
(d) Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi
merangsang empdu mengeluarkan getahnya.
3) Usus
Di dalam Duodenum terdapat getah pankreas (bersifat basa) yang
mengandung Steapsin (Lipase), Amilase dan Tripsinogen. Enterokinase
adalah suatu aktivator enzim. Dalam usus halus makanan diabsorbsi. Usus
memperluas bidang penyerapan dengan melakukan jonjot usus (Villi).
Dalam usus besar (Kolon), air direabsorbsi serta sissa makanan

[eliza] Page 15
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
dibusukkan menjadi feses selanjutnya dibuang melaluiVII
anus (Proses
Defekasi). SMP/MT
c. Sistem Respirasi/Pernafasan
S
Alat respirasi adalah alat atau bagian tubuh tempat 02 dapat berdifusi
masuk dan sebaliknya C02 dapat berdifusi keluar. Alat respirasi pada hewan
bervariasi antara hewan yang satu dengan hewan yang lain, ada yang berupa
paru-paru, insang, kulit, trakea, dan paruparu buku, bahkan ada beberapa
organisme yang belum mempunyai alat khusus sehingga oksigen berdifusi
langsung dari lingkungan ke dalam tubuh, contohnya pada hewan bersel satu,
porifera, dan coelenterata. Pada ketiga hewan ini oksigen berdifusi dari
lingkungan melalui rongga tubuh.

1) Alat respirasi pada manusia

[eliza] Page 16
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
(a) Rongga Hidung (Cavum Nasalis) VII
Udara dari luar akan masuk lewat rongga hidung (cavum
SMP/MT nasalis).
Rongga hidung berlapis selaput lendir, di dalamnya terdapat kelenjar
S
minyak (kelenjar sebasea) dan kelenjar keringat (kelenjar sudorifera).
Selaput lendir berfungsi menangkap benda asing yang masuk lewat
saluran pernapasan. Selain itu, terdapat juga rambut pendek dan tebal
yang berfungsi menyaring partikel kotoran yang masuk bersama
udara. Juga terdapat konka yang mempunyai banyak kapiler darah
yang berfungsi menghangatkan udara yang masuk.
(b) Faring (Tenggorokan)
Udara dari rongga hidung masuk ke faring. Faring merupakan
percabangan 2 saluran, yaitu saluran pernapasan (nasofarings) pada
bagian depan dan saluran pencernaan (orofarings) pada bagian
belakang. Pada bagian belakang faring (posterior) terdapat laring
(tekak) tempat terletaknya pita suara (pita vocalis). Masuknya udara
melalui faring akan menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar
sebagai suara.
(c) Tenggorokan (Trakea)
Tenggorokan berupa pipa yang panjangnya ± 10 cm, terletak sebagian
di leher dan sebagian di rongga dada (torak). Dinding tenggorokan
tipis dan kaku, dikelilingi oleh cincin tulang rawan, dan pada bagian
dalam rongga bersilia. Silia-silia ini berfungsi menyaring benda-
benda asing yang masuk ke saluran pernapasan.
(d) Cabang-cabang Tenggorokan (Bronki)
Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian, yaitu bronkus
kanan dan bronkus kiri. Struktur lapisan mukosa bronkus sama
dengan trakea, hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur
dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya
melingkari lumen dengan sempurna. Bronkus bercabang-cabang lagi
menjadi bronkiolus.
(e) Paru-paru (Pulmo)
Paru-paru terletak di dalam rongga dada bagian atas, di bagian
samping dibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi
oleh diafragma yang berotot kuat. Paru-paru ada dua bagian yaitu

[eliza] Page 17
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atasVII 3 lobus dan
paruparu kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus.
SMP/MTParu-paru
dibungkus oleh dua selaput yang tipis, disebut pleura. Selaput bagian
S
dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam
(pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang
bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura
parietalis).
2) Alat respirasi pada serangga

Corong hawa (trakea) adalah alat pernapasan yang dimiliki oleh serangga
dan arthropoda lainnya. Pembuluh trakea bermuara pada lubang kecil
yang ada di kerangka luar (eksoskeleton) yang disebut spirakel. Spirakel
berbentuk pembuluh silindris yang berlapis zat kitin, dan terletak
berpasangan pada setiap segmen tubuh. Spirakel mempunyai katup yang
dikontrol oleh otot sehingga membuka dan menutupnya spirakel terjadi
secara teratur. Pada umumnya spirakel terbuka selama serangga terbang,
dan tertutup saat serangga beristirahat.
3) Alat Respirasi pada Kalajengking dan Laba-laba
Kalajengking dan laba-laba besar (Arachnida) yang hidup di darat
memiliki alat pernapasan berupa paru-paru buku, sedangkan jika hidup di
air bernapas dengan insang buku. Paru-paru buku memiliki gulungan yang
berasal dari invaginasi perut. Masing-masing paru-paru buku ini memiliki
lembaran-lembaran tipis (lamela) yang tersusun berjajar. Paruparu buku
ini juga memiliki spirakel tempat masuknya oksigen dari luar. Keluar
masuknya udara disebabkan oleh gerakan otot yang terjadi secara teratur.

[eliza] Page 18
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
SMP/MT
S

Baik insang buku maupun paru-paru buku keduanya mempunyai fungsi


yang sama seperti fungsi paru-paru pada vertebrata.
4) Alat respirasi pada insang
Insang dimiliki oleh jenis ikan (pisces). Insang berbentuk
lembaranlembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Bagian
terluar dari insang berhubungan dengan air, sedangkan bagian dalam
berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. Tiap lembaran insang
terdiri dare sepasang filamen, dan tiap filamen mengandung banyak
lapisan tipis (lamela). Pada filamen terdapat pembuluh darah yang
memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan OZ berdifusi masuk
dan CO2 berdifusi keluar. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh
tutup insang yang disebut operkulum, sedangkan insang pada ikan
bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum. Insang tidak saja berfungsi
sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai alat ekskresi
garam-garam, penyaring makanan, alat pertukaran ion, dan osmoregulator.
Beberapa jenis ikan mempunyai labirin yang merupakan perluasan ke atas
dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-
rongga tidak teratur.
Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan O2 sehingga ikan tahan
pada kondisi yang kekurangan O2. Contoh ikan yang mempunyai labirin
adalah: ikan gabus dan ikan lele. Untuk menyimpan cadangan O2, selain
dengan labirin, ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat
punggung.

[eliza] Page 19
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
5) Alat Respirasi pada Katak VII
SMP/MT
S

Pada katak, oksigen berdifusi lewat selaput rongga mulut, kulit, dan
paru-paru. Kecuali pada fase berudu bernapas dengan insang karena
hidupnya di air. Selaput rongga mulut dapat berfungsi sebagai alat
pernapasan karna tipis dan banyak terdapat kapiler yang bermuara di
tempat itu. Pada saat terjadi gerakan rongga mulut dan faring, Iubang
hidung terbuka dan glotis tertutup sehingga udara berada di rongga mulut
dan berdifusi masuk melalui selaput rongga mulut yang tipis.
Selain bernapas dengan selaput rongga mulut, katak bernapas pula
dengan kulit, ini dimungkinkan karena kulitnya selalu dalam keadaan
basah dan mengandung banyak kapiler sehingga gas pernapasan mudah
berdifusi. Oksigen yang masuk lewat kulit akan melewati vena kulit (vena
kutanea) kemudian dibawa ke jantung untuk diedarkan ke seluruh tubuh.
Sebaliknya karbon dioksida dari jaringan akan di bawa ke jantung, dari
jantung dipompa ke kulit dan paru-paru lewat arteri kulit pare-paru (arteri
pulmo kutanea). Dengan demikian pertukaran oksigen dan karbon
dioksida dapat terjadi di kulit.
6) Alat Respirasi pada Reptilia
Paru-paru reptilia berada dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang
rusuk. Paru-paru reptilia lebih sederhana, hanya dengan beberapa lipatan
dinding yang berfungsi memperbesar permukaan pertukaran gas. Pada
reptilia pertukaran gas tidak efektif. Pada kadal, kura-kura, dan buaya
paru-paru lebih kompleks, dengan beberapa belahan-belahan yang
membuat paru-parunya bertekstur seperti spon. Paru-paru pada beberapa
jenis kadal misalnya bunglon Afrika mempunyai pundi-pundi hawa
cadangan yang memungkinkan hewan tersebut melayang di udara.

[eliza] Page 20
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
7) Alat Respirasi pada Burung VII
Pada burung, tempat berdifusinya gas pernapasan hanya terjadi di
SMP/MT
paru-paru. Paru-paru burung berjumlah sepasang dan terletak dalam
S
rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. Jalur pernapasan pada
burung berawal di lubang hidung. Pada tempat ini, udara masuk kemudian
diteruskan pada celah tekak yang terdapat pada dasar faring yang
menghubungkan trakea. Trakeanya panjang berupa pipa bertulang rawan
yang berbentuk cincin dan bagian akhir trakea bercabang menjadi dua
bagian, yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Dalam bronkus pada
pangkal trakea terdapat sirink yang pada bagian dalamnya terdapat
lipatan-lipatan berupa selaput yang dapat bergetar. Bergetarnya selaput itu
menimbulkan suara. Bronkus bercabang lagi menjadi mesobronkus yang
merupakan bronkus sekunder dan dapat dibedakan menjadi ventrobronkus
(di bagian ventral) dan dorsobronkus (di bagian dorsal). Ventrobronkus
dihubungkan dengan dorsobronkus, oleh banyak parabronkus (100 atau
lebih).
Parabronkus berupa tabung tabung kecil. Di parabronkus bermuara
banyak kapiler sehingga memungkinkan udara berdifusi. Selain paruparu,
burung memiliki 8 atau 9 perluasan paru-paru atau pundi-pundi hawa
(sakus pneumatikus) yang menyebar sampai ke perut, leher, dan sayap.
Pundi-pundi hawa berhubungan dengan paru-paru dan berselaput tipis. Di
pundi-pundi hawa tidak terjadi difusi gas pernapasan; pundi-pundi hawa
hanya berfungsi sebagai penyimpan cadangan oksigen dan meringankan
tubuh. Karena adanya pundi-pundi hawa maka pernapasan pada burung
menjadi efisien. Pundi-pundi hawa terdapat di pangkal leher (servikal),
ruang dada bagian depan (toraks anterior), antara tulang selangka
(korakoid), ruang dada bagian belakang (toraks posterior), dan di rongga
perut (kantong udara abdominal).
d. Sistem Kerangka
Kerangka manusia disokong oleh struktur seperti ligamen, tendon, otot, dan
organ manusia yang lain. Sejumlah 206 tulang membentuk sistem kerangka
manusia dewasa. Tulang diberi nama menurut tempatnya. 2 bagian sistem
kerangka manusia adalah:

[eliza] Page 21
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
1) Kerangka aksial VII
- Tengkorak SMP/MT
- Tulang punggung
S
- Sangkar rusuk
2) Kerangka penyokong
- Lengkungan pektoral
- Lengkungan pelvis
- Tulang-tulang anggota depan
- Tulang-tulang anggota Belakang
e. Sistem Reproduksi
Reproduksi merupakan proses menghasilkan individu baru dari organisme
sebelumnya. Organisme bereproduksi melalui 2 Cara :
1) Repoduksi aseksual (vegetatit)
Adalah terbentuknya individu baru tanpa melakukan peleburan sel
kelamin. Individu baru (keturunannya) yang terbentuk mempunyai ciri
dan sifat yang sama dengan induknya. Individu-individu sejenis yang
terbentuk secara reproduksi aseksual dikatakan termasuk dalam satu klon,
sehingga anggota dari satu klon mempunyai susunan genetik yang sama.
2) Reproduksi seksual (generatif)
Umumnya melibatkan persatuan sel kelamin (gamet) dari 2 individu yang
berbeda jenis kelamin. Pada reproduksi generatif terjadi persatuan dua
macam gamet dari dua individu yang berbeda jenis kelaminnya ehingga
terjadi percampuran materi genetik yang memungkinkan terbentuknya
individu baru dengan sifat baru. Pada organisme tingkat tinggi
mempunyai dua macam gamet, gamet jantan atau spermatozoa dan gamet
betina atau sel telur, kedua macam gamet tersebut dapat dibedakan baik
dari bentuk, ukuran dan kelakuannya, kondisi gamet yang demikian
disebut heterogamet. Peleburan dua macam gamet tersebut disebut
singami. Peristiwa singami didahului dengan peristiwa fertilisasi
(pembuahan) yaitu pertemuan sperma dengan sel telur. Pada organiseme
sederhana tidak dapat dibedakan gamet jantan dan gamet betina karena
keduanya sama, dan disebut isogamet. Bila salah satu lebih besar dari
lainnya disebut anisogamet.

[eliza] Page 22
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
SMP/MT
C. Kegiatan belajar 3: Organisme bagian terkecil dari hirarki biologi
S
organisasi kehidupan

Tujuan kegiatan pembelajaran:


Setelah selesai kegiatan siswa
diharapkan dapat untuk memahami
organisme bagian terkecil dari hirarki
biologi organisasi kehidupan

Uraian materi
1. Organisme
Organisme (bahasa Yunani: organon yang berarti alat) adalah kumpulan
molekul-molekul yang saling memengaruhi sedemikian sehingga berfungsi secara
stabil dan memiliki sifat hidup. Istilah organisme dapat digolongkan: organisme
yang memiliki sel tunggal (contohnya: bakteri, protozoa, alga dan jamur) dan
organisme bersel banyak (organisme) adalah kumpulan dari selsel yang yang
bentuk dan fungsinya sama sehingga membentuk jaringan, kemudian membentuk
organ, dan selanjutnya membentuk sebuah sistem organ (contohnya: manusia,
tumbuhan dan hewan).
Sedangkan, tingkatan organisasi kehidupan di alam yang lebih dikenal dengan
hierarki kehidupan, dimana dalam tingkatan tersebut dimulai dari molekul, sel,
jaringan, organ, sistem organ, organisme, populasi, komunitas, ekosistem dan
bioma. Berikut ini merupakan skema tingkatan organisasi kehidupan secara lebih
jelas digambarkan dari tingkat terendah hingga tertinggi.

[eliza] Page 23
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
SMP/MT
S

RANGKUMAN

Sel merupakan unit struktural terkecil yang


sekaligus juga sebagai organisasi terkecil dari
makhluk hidup. Organisasi kehidupan yang lebih
besar lagi baik pada hewan maupun tumbuhan pada
dasarnya berupa kumpulan berjuta-juta sel yang
saling bekerja sama.

Sel yang serupa akan saling bekerja sama


membentuk suatu jaringan yang khusus. Tubuh
mamalia khususnya manusiayang sangat kompleks
tersebut tersusun atas 4 jaringan utama, yaitu
jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot dan
jaringan syaraf.

Beberapa jaringan saling bekerja sama membentuk


suatu organ dan organ-organ itu saling bekerja sama
membentuk suatu sistem yang saling tergantung
satu sama lain sehingga terbentuklah suatu individu.
Pada hewan khususnya mamalia terdapat 11 sistem
organ, yaitu sistem, pencernaan, sirkulasi, respirasi,
kekebalan dan limfatik, ekskresi, endokrin,
reproduksi, syaraf, integumen, rangka dan otot.

[eliza] Page 24
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
Tes Formatif SMP/MT
S

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan tepat!!!

1. Sebutkan minimal 10 organel penyusun dari sebuah sel (tumbuhan dan hewan)?
2. Sebutkan minimal 4 buah organel sel yang membedakan antara sel tumbuhan dan sel
hewan dalam bentuk tabel?
3. Sebutkan minimal 10 buah jaringan yang terdapat pada makhluk hidup (hewan dan
tumbuhan)?
4. Apa fungsi dari sistem organ ekskresi pada manusia?, dan sebutkan minimal 5 organ
yang berhubungan dengan sistem organ ekskresi pada manusia?
5. Organ manusia yang berfungsi untuk mengatur dan mengkordinir sebagian besar,
gerakan, fungsi tubuh, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh
disebut?

TES SUMATIF

Berilah tanda silang (X) pada hurup a, b, c dan d pada jawaban yang tepat!

1. Pernyataan berikut yang paling tepat untuk pengertian tentang jaringan adalah....
a. Kumpulan sel yang sejenis fungsinya berikut zat interselulernya
b. Kumpulan sel yang sejenis baik struktur maupun fungsinya tanpa zat
Interselulernya
c. Kumpulan sel yang sejenis baik struktur maupun fungsinya berikut
zat interselulernya
d. Kumpulan sel yang sejenis strukturnya berikut zat interselulernya
2. Berikut merupakan sefat-sifat yang dimiliki jaringan epitel, kecuali....
a. Membatasi tubuh dengan lingkungannya
b. Sel-selnya rapat berdekatan satu sama lain dengan banyak zat interselulernya
c. Tidak mempunya pembuluh darah
d. Dapat berasal dari tiga lapisan benih embrio, tergantung letaknya

[eliza] Page 25
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
3. Berikut merupakan sifat-sifat yang dimiliki jaringan ikat, kecuali.... VII
a. Bertanggung jawab dalam memberikan dan mempertahankan bentuk SMP/MT tubuh
b. Berdiri atas matriks yang menghubungkan dan mengikat sel dan organ
S
c. Sel-selnya berjarak jauh satu sama lain
d. Dapat ditemukan pada permukaan tubuh bersamaan dengan jaringan epitel
4. Sel, baik pada hewan maupun tumbuhan memiliki bagian berikut ini yaitu
membran plasma sitoplasma dan inti sel. Masing-masing bagian tersebut
memiliki peranan yang khas sehingga merupakan satu kesatuan. Oleh karenanya
sel dikenal sebagai....
a. Unit struktural terkecil dari makhluk hidup
b. Unit fungsional terkecil dari makhluk hidup
c. Unit struktural dan fungsional dari sistem organ
d. Unit struktural dan terkecil dari makhluk hidup
5. Berikut ini organel yang dimiliki sel hewan kecuali....
a. Mitokondria, kompleks golgi dan ribososm
b. Peroksisom, sentrosom, lisosom
c. Kloroplas, glioksisom, diktiosom
d. Retikulum endoplasma, mikrofilamen, mitokondria
6. Berdasarkan pada lokasi, struktur, kontrol dan syaraf jaringan otot terdiri tas
3 kelompok. Sel-selnya segi empat. Inti ditengah. Sel-selnya bercabang
memiliki cakram interkalaris dan involunter. Sifat tersebut dimiliki oleh otot....
a. Otot jantung dan otot polos
b. Otot jantung
c. Otot polos
d. Otot lurik
7. Jaringan syaraf secara struktur terdiri atas sel syaraf dan neuroglia. Fungsi
khusus jaringan ini adalah....
a. Membentuk implus
b. Menjalarkan implus
c. Membentuk neurotransmiter
d. Membentuk dan menjalarkan impuls
8. Pengangkut sari makanan, melindungi tubuh dari infeksi, mengatur
keseimbangan asam basa. Merupakan fungsi dari sistem organ....
a. Peredaran darah dan ekskresi

[eliza] Page 26
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
b. Pencernaan, peredaran darah dan ekskresi VII
c. Peredaran darah SMP/MT
d. Pencernaan dan ekskresi
S
9. Mengatur pertumbuhan, mengatur metabolisme, mengumpulkan cairan yang
berlebihan dari jaringan. Peranan tersebut dapat ditemukan pada sistem organ
berikut ini, secara berurutan....
a. Syaraf, hormon dan lymph
b. Hormon dan lymph
c. Hormon, syaraf dan lymph
d. Hormon, syaraf dan peredaran darah
10. Penyususn sistem integumen adalah....
a. Kulit, rambut, dan kelenjar keringan
b. Kulit, rambut, dan berbagai macam derivat kulit lainnya
c. Rambut, tanduk, dan kuku serta kelenjar sebasea
d. Kelenjar keringat, kelenjar sebasea, dan rambu

[eliza] Page 27
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
BAB III
SMP/MT
EVALUASI S

A. Maksud dan Tujuan Evaluasi


Sebagai upaya mengetahui proses perkembangan pembelajaran
sebagaimana yang dimaksud dalam modul ini, kegiatan evaluasi
perlu dilakukan secara berstruktur. Setelah kalian mempelajari
materi dari modul ini, pasti untuk menguji kemampuan kalian
dengan beberapa instrumen soal. Adapun maksud dan tujuan
kegiatan evaluasi dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Untuk memberikan panduan kepada kalian agar memiliki
standar isi yang seragam
2. Untuk mengetahui tingkat penerimaan dan pemahaman kalian
terhadap materi garis besar yang dikembangkan modul ini
3. Untuk mengetahui tingkat kesulitan materi modul sehingga
dapat dilakukan perbaikan dan langkah penyesuaian dimasa
yang akan datang
4. Untuk memberikan masukan sebagai dasar perbaikan isi modul,
strategi penyampaian, dan pelaksanaan pembelajaran

Kegiatan evaluasi diberikan dalam bentuk pengujian tertulis


melalui instrumen pilihan gada dan uraian, dimana pertannya
pilihan ganda pada tes sumatif berjumlah 10 item dan pada tes
formatif 5 item. Dalam pertannya bernilai (skor) 1, sehingga total
skor adalah 10. Kemudian, skor tersebut diolah dalam bentuk nilai1
sampai 100. Tingkat keberhasilan, pemahaman serta daya serap
anda terhadap modul ini ditentukan dan diperoleh skor total dari
jawaban yang benar ditentukan dari perolehan skor total dari
jawaban yang benar dengan kriteria pembobotan seperti terurai
dibawah ini.

[eliza] Page 28
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
SMP/MT
nilai Predikat S
90-100% Baik sekali
80-89% Baik
70-79% Cukup
60-69% Kurang

B. materi evaluasi

1. Ruang lingkup materi evaluasi


Materi yang dievaluasikan dalam modul ini meliputi materi
organisasi kehidupan
2. Aspek evaluasi
a. Aspek penguasaan materi bagi peserta didik setelah
mengikuti pembelajaran
b. Aspek pengembangan sikaf dan kreativitas, terutama
dalam mempersentasikan materi pembelajaran
c. Aspek keikut sertaan dalam berbagai kegiatan dalam
kelas
d. Aspek keterampilan dalam melakukan tugas dan unjuk
kerja

C. Kunci jawaban tes sumatif

1. C 6. B

2. D 7. D

3. D 8. C

4. A 9. B

5. C 10. A

[eliza] Page 29
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
SMP/MT
D. kunci jawaban tes formatif S
1. Organel penyusun sel antara lain:

Dinding sel, Membran sel, Sitoplasma, Vakuola,


Peroksisom, Retikulum endoplasma, Mitokondria,
Mikrotubul, Mikrofi lamen, Ribosom, Badan golgi,
Lisosom, Sentrosom, Kloroplas, Inti sel

2. Organel-organel sel yang membedakan antara sel


tumbuhan dan hewan:
Dinding sel, Lisosom, Sentrosom, Plastida/kloroplas,
Mikrotubu, Vakaula
3. Jaringan yang dikenal pada makhluk hidup (tumbuhan
dan hewan):
Jaringan epitelium, Jaringan penyokong/penunjang,
Jaringan ikat longgar, Jaringan ikat padat, Jaringan
darah, Jaringan kartilago, Jaringan tulang, Jaringan
otot, Jaringan syaraf, Jaringan meristem primer,
Jaringan meristem sekunder, Jaringan pelindung,
Jaringan pengangkut, Jaringan klorenkim,Jaringan
kolenkim, Jaringan sklerenkim
4. Fungsi sistem organ ekskresi pada manusia adalah
Untuk mengeluarkan zat-zat sisa hasil metabolisme
yang apabila tidak dikeluarkan akan dapat menjadi
racun bagi tubuh.
Organ yang berhubungan dengan sistem organ ekskresi
antara lain:
Ginjal, Kandung kemih, Ureter, Uretra, Hati, Kulit, dan
Paru-paru.
5. Sistem organ koordinasi (syaraf dan hormon)

[eliza] Page 30
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
BAB IV
SMP/MT
PENUTUP S

A. Tindakan lanjutan
Bagi kalian yang sudah dapat menjawab benar sebanyak
80% atau lebih dari seluruh soal evaluasi, dapat
mengembangkan pemahaman kalian tentang materi
organisasi kehidupan.
Adapun kalian yang belum menyampai tuntas 80%,
dapat mengulai belajar dengan memilih materi-materi
yang masih dianggap sulit, secara lebih teliti atau
dengan diskusi bersama teman maupun bapak/ibu guru
kalian.

B. Harapan

Modul ini adalah salah satu bahan ajar mata pelajaran


ilmu pengetahuan alam. Namun, harus dimengerti juga
bahwa modul ini bukan lah satu-satunya rujukan bagi
kalian. Untuk melengkapi pengetahuan kalian tentang
berbagai pengetahuan alam tersebut maka sangat
disarankan untuk membaca buku pengetahuan alam atau
pun bahan ajar lainnya.

Semoga modul ini dapat menyajikan materi pembelajaran


secara menarik dan menyenangkan, sehingga proses
pembelajaran bisa berlangsung efektif dan evisien.

[eliza] Page 31
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
SMP/MT
Glosarium S
Binomial : Sistem pemberian nama organisme dengan sistem dua
Nama.
Bioma : Ekosistem yang meliputi wilayah yang luas disebut bioma.
Biosfer : bagian bumi tempat hidup organisme
Dinding sel : Dinding sel hanya ditemukan pada sel tumbuhan. Dinding
sel ini kaku dan kekakuan tersebut memberi bentuk pada sel.
Terdapat di sebelah luar dari membran sel.
Eukariotik : Organisme yang tidak memiliki membrane inti.
Habitat : tempat khusus organisme hidup
Herbivor : organisme yang mengkonsumsi hanya tumbuhan atau
Produsen sebagai sumber energi.
Heterotrof : organisme yang tergantung pada organisme lain untuk
menda-patkan nutrien dan energi.
Heterotrof : Organisme yang tidak bisa membuat makanannya sendiri.
Hewan : Kelompok organisme yang masuk dalam kingdom Animalia,
yang tidak mampu membuat makanannya sendiri sehingga
disebut organisme heterotrof.
Individu : satu mahkluk hidup tung-gal
Inti sel (nukleus) : Bagian sel yang berfungsi mengontrol semua kegiatan
sel
Jaringan : Sekumpulan sel yang memiliki struktur dan fungsi yang sama.
Karnivor : organisme yang makan hanya hewan saja sebagai sumber
energi.
Kingdom : Kelompok (kerajaan) makhluk hidup.
Klorofil : Pigmen hijau di dalam kloroplas yang berfungsi untuk
menangkap enargi cahaya dari sinar.
Kloroplas : Organel sel yang memiliki klorofil yang berfungsi sebagai
tempat berlangsungnya fotosintesis.
Komunitas : populasi yang hidup bersama dan saling berinteraksi antara
satu
Membran inti : Bagian sel yang melindungi inti, dan tempat lalu lintas
bahan inti.
Membran sel : Bagian sel yang berfungsi melindungi isi sel dan tempat
keluar masuknya bahan yang ada di dalam sel.
Mitokondria : Organel sel yang berfungsi untuk proses respirasi dan
tempat dihasilkannya energi..
Organ : Kelompok jaringan yang melakukan fungsi khusus pada hewan
atau tumbuhan, misalnya organ pada tumbuhan adalah daun, batang, akar.
Organel : Bagian sel yang memiliki struktur dan fungsi tertentu.
Organisme : Tingkatan tertinggi dalam organisasi kehidupan yang
dibentuk dari berbagai sistem organ. Misalnya manusia, kucing, tanaman
padi.
Organisme : Tingkatan tertinggi dalam organisasi kehidupan
padi.
Panas peleburan : kalor yang diperlukan untuk berubah dari wujud padat
ke cair
[eliza] Panas penguapan : kalor yang diperlukan untuk berubah dari wujud cair Page 32
ke gas
Panjang : jarak antara dua titik
Parasit : Organisme yang hidup menumpang pada tubuh tanaman atau
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
DAFTAR PUSTAKA VII
SMP/MT
S
Budi Purwanto, Arinto Nugroho, 2017. Eksplorasi Ilmu Pengetahuan Alam 1 untuk kelas VII
SMP dan MTs. PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. Solo.
Benmar, Hsaid. (2015). Sebutkan perbedaan sel prokariotik dan eukariotik. Html tanggal 14
juni 2016
Campbell, N. A, j. B. Reece, L.G. mitchell. 2002. Biologi. Jakarta: erlangga
Doelah. 2010. Xylem dan floem dalam http://biologyismine. Blogspot.com/2010/09/xylem-
dan-floem. html
Ilmu_Pengetahuan_Alam_IPA_S2_Kelas_07_SMP UNTUK Siswa_2017, BUKU
ELEK TRONIK
Junaidi, wawan. 2010. Ciri-ciri jaringan meristem. html
Syarifudin, 2012. Bahas tuntas RPAL (Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap). Karisma:
tanggerang selatan
http://katamutiarabijak.info/gambar-jaringan-sel-hewan-dan-tumbuhan.html diakses tanggal
03 November 2017
https://www.scribd.com/doc/34675885/Jaringan-Tumbuhan-Dan-Hewan diakses tanggal 06
November 2017
http://www.berpendidikan.com/2016/01/pengertian-sistem-organ-dan-macammacam- sistem
organ-pada-manusia-hewan-dan-tumbuhan.html diakses tanggal 06 November 2017
http://www.generasibiologi.com/2017/07/tingkatan-tingkat-sistem-strukturorganisasi-
kehidupan.html diakses tanggal 07 November 2017

[eliza] Page 33
TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN MODUL
KELAS
VII
BIOGRAFI PENULIS SMP/MT
S
Eliza biasa dipanggil Lisa. Lahir di beringin
makmur II, 15 oktober 1998, kecamatan Rawas Ilir
Kabupaten Musi Rawas Utara. Lahir sebagai anak ketiga
dari 3 saudara, dari pasangan ayah yang bernama Junaidi
dan ibu yang bernama Juairia.
Sejak kecil saya tinggal di kecamatan rawas ilir
tepatnya di desa beringin makmur 2. Riwayat pendidikan,
saya SDN 05 bingin teluk lulus pada tahun 2010. SMPN
bingin teluk lulus pada tahun 2013 dan SMAN bingin
teluk lulus pada tahun 2016.
Dan sekarang saya melanjutkan di Perguruan Tinggi Swasta STKIP-PGRI
Lubuklinggau dan tercatat sebagai mahasiswa aktif program studi pendidikan biologi sejak
tahun 2016.
Motto : Mulailah dari tempatmu berada dan Gunakan yang kau punya.

[eliza] Page 34