Anda di halaman 1dari 6

Format Penilaian Objective Structure Clinical Examination

Program Studi S1 Keperawatan


STIKes Nurul Jadid Paiton Probolinggo

Nama : ____________________________________
NIM : ____________________________________
Semester : ____________________________________
Nama Keterampilan :Chooking (Sumbatan Benda Asing)

Berikan Nilai :
1 : Tidak dilakukan/ dikerjakan sama sekali
2 : Dikerjakan dengan keraguan, uraian langkah belum tepat dan waktu
belum efektif
3 : Dikerjakan dengan baik sesuai langkah-langkahnya, waktu belum
efektif
4 : Dikerjakan dengan baik dan benar, sesuai langkah-langkahnya. Waktu
efektif

Skor
No Langkah Kegiatan Bobot Nilai
1 2 3 4
1 Tahap Pra Interaksi :
1. Baca catatan keperawatan/ catatan medis
2. Kaji kebutuhan pasien
3. Cuci tangan
4. Pasang sarung tangan

Persiapan Alat :
a. APD : handscune, masker, Cervical collar
b. BVM : bag valve mask
c. Cervical collar
2 Tahap Orientasi :
1. Ucapkan Assalamu’alaikum Wr. Wb.
2. Perkenalkan Diri
3. Jelaskan Prosedur
4. Jaga Privasi
5. Doa bersama
3 Tahap Kerja :
Sumbatan Benda AsingDewasa
Langkah Tindakan

 Tanyakan “apakah anda terseda?”


KORBAN  Korban menjawab dengan
SADAR mengangguk.
 Penolong mengatakan “saya dapat
membantu anda”
Pengkajian Berdiri dibelakang korban. Posisikan satu
Hemlick kaki anda diantara kaki korban
Manuver Tentukan lokasi :
(dewasa  Letakkan lengan melingkar perut
normal) korban dan posisikan di umbilicus
 Dengan satu tangan letakkan 2 jari
diatas umbilicus
 Buat kepalan dengan tangan lainnya
 Letakkan sisi ibu jari kepalal di
abdomen tepat diatas 2 jari tadi
 Lepaskan 2 jari, namun pertahankan
kepalan tangan di abdomen
 Doyongkan badan korban kedepan dan
genggamlah kepalan tangan dengan
tangan yang lainnya
Format Penilaian Objective Structure Clinical Examination
Program Studi S1 Keperawatan
STIKes Nurul Jadid Paiton Probolinggo

Berikan hentakan mantap ke dalam atas


Cek apakah benda asing bisa keluar
setelah tiap set hentakan yang terdiri dari 5
hentakan.
Ulangi hentakan sampai benda asing
keluar atau korban menjadi tidak sadar
KORBAN Ketika korban menjadi tidak sadar,
TIDAK lakukan tindakan berikut :
SADAR  Baringkan korban di permukaan yang
keras dan rata
 Panggil ambulan 118
Airway (A) Buka jalan nafas : head tilt chin lift
Periksa jalan nafas dan singkirkan segala
bentuk sumbatan jalan nafas
Breathing Cek pernafasan : lihat, dengar, dan
(B) rasakan (<10 detik).
 Lihat naik turunnya didinding dada
 Dengar suara nafas saat ekspresi
 Rasakan aliran udara dari hidung dan
mulut korban
 Jika pernafasan tidak ada, berikan satu
tiupan nafas (usaha pertama)
 Jika jalan nafas tersumbat (tiupan
nafas tidak masuk), reposisikan
kepala korban dan berikan lagi tiupan
nafas (usaha kedua)
Jiak jalan nafas tersumbat lagi (tiupan
nafas tidak masuk lagi), berarti terdapat
sumbatan jalan nafas karena benda asing.
Hilangkan sumbatan tersebut dengan :
 Lakukan 30 kompresi dada (lokasi dan
teknik sama dengan RJP dewasa)
Ulangi langkah A & B sampai berhasil
memberikan 2 tiupan nafas secara baik
Circulation Cek denyut nadi carotis dan tanda
(C) sirkulasi * ketika jalan nafas sudah bebas
Jika nadi carotis tidak teraba (jika tidak
yakin denyut nadi karotis ada dan korban
tidak menunjukkan tanda sirkulasi*,
anggap henti jantung), lanjutkan RJP 30:2
Jika nadi carotis teraba, kaji pernafasan
korban (dengan lihat, dengar, rasakan)
Rescue Jika pernafasan tidak ada, lakukan rescue
Breathing breathing dengan menghitung : 2 ribu, 3
ribu, 4 ribu, 5 ribu” setelah tiap bantuan
nafas.
Berikan 12 rescue breathing dalam satu
menit
Posisi Berikan korban posisi recovery, jika
recovery  Nadi dan pernafasan ada
 Korban tidak sadar dan tidak ada tanda
trauma
Lanjutkan memonitor denyut nadi,
pernafasan dan tanda sirkulasi* korban
setiap beberapa menit karena jantung dan
paru dapat berhenti mendadak
4 Tahap Terminasi :
1. Tanyakan respon klien
2. Beri reinforcement positif
3. Kontrak tindakan selanjutnya
4. Akhiri kegiatan dengan mengucapkan
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
5 Dokumentasi :
Format Penilaian Objective Structure Clinical Examination
Program Studi S1 Keperawatan
STIKes Nurul Jadid Paiton Probolinggo

1. Respon Klien (SOAP)


2. Tanggal, Jam.
3. Tanda Tangan Perawat
4. RapikanAlat
Total Bobot 100 ∑ Nilai
Catatan :
_________________________________________________________________
_________________________________________________________________
_________________________________________________________________
Keterangan :
1. Nilai = Skor x Bobot
∑ 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖
2. 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = 5

Penilaian :
Nilai Huruf Nilai Huruf Nilai Huruf
≥ 90 : A+ 70 - <75 : B 40 - < 60 : D
80 - < 90 : A 65 - <70 : C+ < 40 : E
75 - < 80 : B+ 60 - < 65 : C

Total Nilai :

Probolinggo, ______________________
Dosen Penguji

_________________________________
Format Penilaian Objective Structure Clinical Examination
Program Studi S1 Keperawatan
STIKes Nurul Jadid Paiton Probolinggo

Nama : ____________________________________
NIM : ____________________________________
Semester : ____________________________________
Nama Keterampilan :Chooking (Sumbatan Benda Asing)

Berikan Nilai :
1 : Tidak dilakukan/ dikerjakan sama sekali
2 : Dikerjakan dengan keraguan, uraian langkah belum tepat dan waktu
belum efektif
3 : Dikerjakan dengan baik sesuai langkah-langkahnya, waktu belum
efektif
4 : Dikerjakan dengan baik dan benar, sesuai langkah-langkahnya. Waktu
efektif

Skor
No Langkah Kegiatan Bobot Nilai
1 2 3 4
1 Tahap Pra Interaksi :
1. Baca catatan keperawatan/ catatan medis
2. Kaji kebutuhan pasien
3. Cuci tangan
4. Pasang sarung tangan

Persiapan Alat :
a. APD : handscune, masker, Cervical collar
b. BVM : bag valve mask
c. Cervical collar
2 Tahap Orientasi :
1. Ucapkan Assalamu’alaikum Wr. Wb.
2. Perkenalkan Diri
3. Jelaskan Prosedur
4. Jaga Privasi
5. Doa bersama
3 Tahap Kerja :
Sumbatan Benda AsingBayi
Langkah Tindakan
BAYI  Kaji tanda sumbatan total jalan nafas
SADAR (choking)
pengkajian d. Jika bayi mengalami sumbatan total
jalan nafas, lakukan upaya untuk
membebaskan sumbatan jalan nafas
segera

Back blows Sokong kepala dan tubuh bayi antara
dan Chest tangan dan lengan bawah menggunakan “
trust maneuver sanwich”.
 Pegang wajah bayi secara terbalik dan
sadarkan lengan bawah anda pada
paha
 Pertahankan kepala bayi lebih rendah
dari badannya
 Berikan 5 back blow (tepukan
punggung) dengan kuat diantara dua
scapula dengan tumit telapak tangan
yang lain
 Sokong kepala dan tubuh bayi antara
Format Penilaian Objective Structure Clinical Examination
Program Studi S1 Keperawatan
STIKes Nurul Jadid Paiton Probolinggo

tangan dan lengan setelah memberikan


5 kali back blow
 Balikkan bayi dan sadarkan pada paha
anda
 Pertahankan kepala bayi lebih rendah
dari badannya
 Lakukan 5 kali chest trust pada
setengah bawah sternum dengan
menghitung 1,2,3,4,5 (lokasi untuk
melakukan chest trust sama dengan
lokasi untuk melakukan RJP bayi
Pengkajian Periksa apakah benda asing sudah bisa
ulang dikeluarkan setelah tiap set 5 kali back
blow dan 5 kali chest trust dan singkirkan
benda asing (di mulut) jika terlihat
 Jika benda asing berhasil di keluarkan,
kaji denyut nadi, tanda sirkulasi* dan
pernafasan bayi
 Jika jalan nafas tetap tersumbat dan
bayi tetap sadar ulangi lagi set 5 kali
back blow dan 5 kali chest trust
sampai benda asing keluar atau bayi
menjadi tidaj sadar
BAYI Ketika bayi tidak sadar, lakukan tindakan
TIDAK berikut :
SADAR  Baringkan korban di permukaan yang
keras dan rata
 Panggil ambulan 118, jika penolong
kedua ada
Airway  Buka jalan nafas : head tilt chin lift
 Periksa jalan nafas dan singkirkan
segala bentuk sumbatan jalan nafas
yang terlihat
Breathing Cek pernafasan : lihat, dengar, dan
rasakan (<10 detik
 Lihat naik turunnya didinding dada
 Dengar suara nafas saat ekspirasi
 Rasakan aliran udara dari hidung dan
mulut bayi
 Jika pernafasan tidak ada, berikan satu
tiupan nafas (usaha pertama)
 Jika jalan nafas tersumbat (tiupan
nafas tidak masuk), reposisikan kepala
bayi dan berikan lagi tiupan nafas
(usaha kedua)
Jika jalan nafas tersumbat lagi (tiupan
nafas tidak masuk lagi), berarti terdapat
sumbatan jalan nafas karena benda asing.
 Lakukan 30 kompresi dada ( lokasi
dan teknik sama dengan RJP pada
bayi)
Ualngi langkah A & B sampai berhasil
memberikan 2 tiupan nafas secara baik

Circulation Cek denyut nadi brachialis dan tanda


sirkulasi* ketika jalan nafas sudah bebas
Jika nadi brachialis tidak teraba (jika tidak
yakin denyut nadi karotis ada dan korban
tidak menunjukkan tanda sirkulasi*,
anggap henti jantung), lanjutkkan RJP 30:2
Jika nadi brachialis, kaji pernafasan
korban (dengan lihat, dengar, rasakan)
Rescue Jika pernafasan tidak ada, lakukan rescue
Format Penilaian Objective Structure Clinical Examination
Program Studi S1 Keperawatan
STIKes Nurul Jadid Paiton Probolinggo

Breathing breathing dengan menghitung : “2 ribu, 3


ribu” setelah tiap bantuan nafas
Berikan 20 rescue breathing dalam satu
menit
posisi Berikan bayi posisi recovery, jika :
recovery  Nadi dan pernafasan ada
 Bayi tidak sadar dan tidak ada tanda
trauma
Lanjutkan memonitor denyut nadi,
pernafasan dan tanda sirkuali* bayi setiap
beberapa menit karena jantung dan paru
dapat berhenti mendadak.
Panggil ambulan 118 (aktifkan EMS) jika
belum dilakukan diawal
4 Tahap Terminasi :
1. Tanyakan respon klien
2. Beri reinforcement positif
3. Kontrak tindakan selanjutnya
4. Akhiri kegiatan dengan mengucapkan
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
5 Dokumentasi :
1. Respon Klien (SOAP)
2. Tanggal, Jam.
3. Tanda Tangan Perawat
4. RapikanAlat
Total Bobot 100 ∑ Nilai
Catatan :
_________________________________________________________________
_________________________________________________________________
_________________________________________________________________
Keterangan :
1. Nilai = Skor x Bobot
∑ 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖
2. 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = 5

Penilaian :
Nilai Huruf Nilai Huruf Nilai Huruf
≥ 90 : A+ 70 - <75 : B 40 - < 60 : D
80 - < 90 : A 65 - <70 : C+ < 40 : E
75 - < 80 : B+ 60 - < 65 : C

Total Nilai :

Probolinggo, ______________________
Dosen Penguji

_________________________________