Anda di halaman 1dari 26

TUGAS EVALUASI

BAHASA INDONESIA
TEKS EDITORIAL

OLEH:
FITRI FAJRIANTI
18100315610031

PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN ANGKATAN I


PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
TAHUN 2018
INSTRUMEN PENILAIAN

I. KOMPETENSI DASAR
3.42 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial berkaitan dengan bidang
pekerjaan.
4.42 Merancang teks editorial berkaitan bidang pekerjaan dengan memperhatikan struktur
dan kebahasaan baik secara lisan maupun tulis.

II. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


3.42 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial berkaitan bidang pekerjaan.
3.42.1 Mengidentifikasi struktur teks editorial berkaitan bidang pekerjaan.
3.42.2 Mengidentifikasi kaidah kebahasaan teks editorial berkaitan bidang
pekerjaan.
3.42.3 Menganalisis struktur teks editorial berkaitan bidang pekerjaan.
3.42.4 Menganalisis unsur kebahasaan teks editorial berkaitan bidang pekerjaan.
4.42 Merancang teks editorial berkaitan bidang pekerjaan dengan memperhatikan struktur
dan kebahasaan baik secara lisan maupun tulis.
4.42.1 Merumuskan isu aktual berkaitan bidang pekerjaan.
4.42.2 Merancang teks editorial dengan memperhatikan struktur berkaitan
bidang pekerjaan.
4.42.3 Menulis teks editorial berkaitan bidang pekerjaan dengan memperhatikan
kaidah kebahasaan yang telah disusun baik secara lisan maupun tulis.

III. TUJUAN PEMBELAJARAN


3.42 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial berkaitan bidang pekerjaan.
Setelah proses pembelajaran dan diskusi dilaksanakan, diharapkan peserta didik
dapat:
3.42.1 mengidentifikasi struktur teks editorial berkaitan bidang pekerjaan dengan
cermat.
3.42.2 mengidentifikasi kaidah kebahasaan teks editorial berkaitan bidang pekerjaan
dengan teliti.
3.42.3 menganalisis struktur teks editorial berkaitan bidang pekerjaan secara
berkelompok dengan tepat.
3.42.4 menganalisis kaidah kebahasaan teks editorial berkaitan bidang pekerjaan secara
kerja sama dengan tepat.
4.42 Merancang teks editorial dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan berkaitan
bidang pekerjaan baik secara lisan maupun tulis.
Setelah proses pembelajaran dan diskusi dilaksanakan, diharapkan peserta didik
dapat:
4.42.1 merumuskan isu aktual berkaitan bidang pekerjaan secara mandiri.
4.42.2 merancang teks editorial dengan memperhatikan struktur berkaitan bidang
pekerjaan secara jujur.
4.42.3 menulis teks editorial dengan memperhatikan kaidah kebahasaan berkaitan
bidang pekerjaan yang telah disusun baik secara lisan maupun tulis secara
proaktif.

IV. INSTRUMEN PENILAIAN


KI-Pengetahuan
Kisi-kisi penyusunan soal
Kompetensi Bentuk
IPK Materi Indikator Soal Soal
Dasar Soal
3.42 3.42.1 Struktur teks 1. Disajikan teks editorial Essai Terlampir
Menganalisis Mengidentifikasi editorial peserta didik dapat
struktur dan struktur teks mengidentifikasi
kebahasaan editorial berkaitan struktur teks yang
teks editorial bidang pekerjaan. berkaitan dengan
berkaitan bidang pekerjaan.
bidang
pekerjaan.
3.42.2 Struktur teks 2. Disajikan teks editorial Essai Terlampir
Mengidentifikasi editorial peserta didik dapat
kaidah kebahasaan mengidentifikasi
teks editorial kaidah kebahasaan
berkaitan bidang teks yang berkaitan
pekerjaan. dengan bidang
pekerjaan.

3.42.3 Kaidah 3. Disajikan teks editorial Essai Terlampir


Menganalisis kebahasaan peserta didik dapat
struktur teks teks editorial menganalisis struktur
editorial berkaitan teks yang berkaitan
bidang pekerjaan. dengan bidang
pekerjaan.

3.42.4 Kaidah 4. Disajikan teks editorial Essai Terlampir


Menganalisis unsur kebahasaan peserta didik dapat
kebahasaan teks teks editorial menganalisis kaidah
editorial berkaitan kebahasaan teks yang
bidang pekerjaan. berkaitan dengan
bidang pekerjaan.

KISI-KISI SOAL
Satuan Pendidikan : SMK Negeri 4 Sarolangun
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kompetensi keahlian : Semua Jurusan
Kelas/semester : XII/ V (Ganjil)
Kompetensi Dasar : 3.42 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial berkaitan
bidang pekerjaan.
No Soal Kunci Jawaban Skor
Medan Banjir (Lagi)

BARU beberapa jam hujan mengguyur kota Medan, maka beberapa ruas jalan sudah berubah seperti
sungai. Akibatnya, banyak pengendara kendaraan yang harus super hati-hati agar kendaraan mereka tidak
mogok di jalan tersebut. Namun apa daya, sepandai-pandai tupai melompat rupanya yang namanya banjir tidak
mau kompromi sehingga banyak pengguna jalan harus ikhlas mendorong kendaraannya karena air sudah
sampai ke daerah busi. Sementara itu warga yang berada di daerah aliran su ngai (DAS) hatinya tidak tenang,
takut air bah mengancam.
Inilah situasi yang terjadi saat ini, apalagi kalau hujan deras mengguyur Kota Medan dengan jangka
waktu yang cukup lama maka sudah dipastikan ada beberapa tempat yang sungainya meluap dan perlu
antisipasi untuk menolong warga yang harus mengungsi dari rumahnya tersebut. Curah hujan yang cukup besar
belakangan hari ini ini seharusnya memang sudah sejak dulu diantisipasi, namun kenyataannya tidak demikian.
Pengerukan sungai yang seharusnya dilakukan sebelum musim penghujan rupanya tidak dilakukan
akibatnya, baru banjir muncul maka pihak Pemko baru buru-buru mengantisipasinya. Begitu juga dengan
tumbangnya pohon-pohon di jalan akibat angin kencang yang melanda pada saat hujan. Sehingga tidak jarang
ketika pohon tumbang dan melintang di jalan membuat jalan semakin macat.
Persoalan banjir di Kota Medan sebenarnya bukanlah cerita lama. Setiap musim hujan, maka akan
munculnya masalah ini. Lalu yang menjadi pertanyaan buat kita, ke napa hal ini sering terjadi? Apakah Pemko
Medan ‘lambat’ mengatasi masalah ini, atau memang hujan tahun ini begitu ekstrim atau ada masalah lain.
Sebagai warga Kota Medan kita memang berhak mendapatkan layanan yang baik. Karena itulah sudah
sepantasnya Pemko Medan melakukan kebijakan-kebijakan yang ‘terbarukan’ dalam mengantisipasi masalah
yang krusial ini.
Tetapi kita juga jangan hanya menyalahkan pemko saja. Kedisiplinan warga juga harus benar-benar
dilakukan. Bila daerah perumahan warga tersebut memang sudah dilarang untuk ditinggali karena sering terjadi
banjir, maka warga harus berkurban untuk hijrah ke tempat yang memungkinkan agar mereka tidak terkena
No Soal Kunci Jawaban Skor
banjir. Lalu pertanyaannya dari mana uang untuk membeli rumah yang dinilai aman tersebut? Di sinlah
pemerintah harus benar-benar peduli dengan membeli rumah yang sering dilanda banjir dan membuat kebijakan
agar daerah-daerah ini tidak boleh lagi untuk pembangunan, khususnya perumahan.
Sadar atau tidak sadar, munculnya masalah banjir ini, karena memang banyak lahan-lahan yang
harusnya bebas dari bangunan, kini menjadi kompleks perumahan. Aliran sungai yang dulunya besar, kini
diperkecil sehingga tentu saja jalan aliran sungainya akan mengganggu. Karena itu diperlukan kebijakan yang
tidak hanya dikhususkan kepada orang-orang ‘kaya’ saja tetapi juga kebijakan yang menyelamatkan orang-orang
miskin.
Masyarakat tentunya memaklumi kebijakan pemerintah, jika pemerintah juga dalam membuat kebijakan
tidak hanya dikhususkan kepada mereka saja, tetapi juga kepada para pengembang dan investor, agar
lingkungan sekitar semakin terjadi, bukan semakin hancur. Oleh karena itu diperlukan upaya-upaya yang
sistematis dalam mengantisipasi bahaya banjir. Sehingga kasus yang terjadi berulang-ulang ini tidak akan terjadi
lagi. Tetapi jika hanya dilakukan kebijakan ala kadarnya saja, maka sumber masalah tidak akan hilang, sehingga
masalah tetap akan berulang.
Banjir merupakan bagian dari kehidupan masyarakat perkotaan, bila masayrakat tidak mampu menjaga
alam, dan terus menerus mengeksplorasi alam. Oleh karena itu, bila kita menyayangi alam, pasti alam akan me -
nyayangi kita. Tetapi bila kita hanya pandai merusak, ingat suatu waktu alam pasti akan murka. Mudah-
mudahan, pihak Pemko bisa belajar dari apa yang terjadi hari ini, be gitu juga dengan masyarakat yang
diharapkan berperan aktif menjaga lingkungan khususnya di daerah aliran sungai.
Sumber: http://harian.analisadaily.com/tajuk-rencana.
1 Berdasarkan teks editorial a. Pengenalan isu : paragraf 1
berjudul “Medan Banjir b. Argumen : paragraf 2, 3, 4, 5, 6, dan 7.
(Lagi)”, identifikasilah c. Penegasan : paragraf 8
strukturnya dengan tepat!
2 Identifikasilah kaidah a. Kalimat retoris
kebahasaan teks editorial 1. Lalu pertanyaannya dari mana uang untuk membeli rumah
berkaitan bidang pekerjaan yang dinilai aman tersebut?
dengan tepat! 2. Lalu yang menjadi pertanyaan buat kita, kenapa hal ini
sering terjadi?
b. Kata populer
Mengguyur, pengendara, mogok, kompromi, pengguna, sampai,
antisipasi, mengungsi, pengerukan, penghujan, pemko,
melintang, perumahan, hujrah, dikhususkan,kini, ala kadarnya,
berulang, dan perkotaan.
c. Kata ganti penunjuk
Itu, inilah, ini, itu.
d. Konjungsi kausalitas
Karena, karena itu, oleh karena itu
3 Berdasarkan teks editorial a. Pengenalan isu
berjudul “Medan Banji Permasalahan banjir yang melanda kota Medan.
(Lagi)”, analisislah Teks tersebut membahas mengenai permasalahan banjir yang selalu
strukturnya dengan tepat! terjadi di kota Medan yang mengakibatkan jalan menjadi macet. Hal
ini dapat dilihat pada kalimat “Baru beberapa jam hujan mengguyur
kota Medan, maka beberapa ruas jalan sudah berubah seperti
sungai. Akibatnya, banyak pengendara kendaraan yang harus
super hati-hati agar kendaraan mereka tidak mogok di jalan
tersebut.”

b. Argumen
No Soal Kunci Jawaban Skor
Kritik:
1. Curah hujan yang cukup besar belakangan hari ini seharusnya
memang sudah sejak dulu diantisipasi, namun kenyataannya
tidak demikian.
2. Sebagai warga Kota Medan kita memang berhak mendapatkan
layanan yang baik. Karena itulah sudah sepantasnya Pemko
Medan melakukan kebijakan-kebijakan yang ‘terbarukan’ dalam
mengantisipasi masalah yang krusial ini.

Prediksi:
1. Inilah situasi yang terjadi saat ini, apalagi kalau hujan deras
mengguyur Kota Medan dengan jangka waktu yang cukup
lama maka sudah dipastikan ada beberapa tempat yang
sungainya meluap dan perlu antisipasi untuk menolong warga
yang harus mengungsi dari rumahnya tersebut.
2. Pengerukan sungai yang seharusnya dilakukan sebelum
musim penghujan rupanya tidak dilakukan akibatnya, baru
banjir muncul maka pihak Pemko baru buru-buru
mengantisipasinya.
3. Begitu juga dengan tumbangnya pohon-pohon di jalan akibat
angin kencang yang melanda pada saat hujan. Sehingga tidak
jarang ketika pohon tumbang dan melintang di jalan membuat
jalan semakin macet.

Harapan:
Mudah-mudahan, pihak Pemko bisa belajar dari apa yang terjadi
hari ini, begitu juga dengan masyarakat yang diharapkan berperan
aktif menjaga lingkungan khususnya di daerah aliran sungai.

Saran/rekomendasi :
Bila kita menjaga dan menyayangi alam maka alam akan
menyayangi kiita juga.

Penilaian:
Masyarakat tentunya memaklumi kebijakan pemerintah, jika
pemerintah juga dalam membuat kebijakan tidak hanya
dikhususkan kepada mereka saja, tetapi juga kepada para
pengembang dan investor, agar lingkungan sekitar semakin terjadi,
bukan semakin hancur.

c. Penegasan
Banjir merupakan bagian dari kehidupan masyarakat
perkotaan, bila masayrakat tidak mampu menjaga alam, dan
terus menerus mengeksplorasi alam. Mudah-mudahan, pihak
Pemko bisa belajar dari apa yang terjadi hari ini, begitu juga
dengan masyarakat yang diharapkan berperan aktif menjaga
lingkungan khususnya di daerah aliran sungai.
No Soal Kunci Jawaban Skor
4 Analisislah kaidah a. Kalimat retoris
kebahasaan teks editorial 1. Lalu pertanyaannya dari mana uang untuk membeli rumah
berjudul “Medan Banji yang dinilai aman tersebut? 1
(Lagi)” berkaitan bidang 2. Lalu yang menjadi pertanyaan buat kita, kenapa hal ini
pekerjaan dengan tepat! sering terjadi?
Kalimat di atas dikatakan sebagai kalimat retoris karena kedua
kalimat tanya tersebut tidak memerlukan jawaban pembaca.
Karena pada hakikatnya pembaca telah mengetahuijawaban
yang diminta. Kalimat tersebut sebenarnya merupakan sindiran
kepada pihak Pemko yang lambat dalam mengantisipasi
masalah banjir yang terjadi di kota Medan.

b. Kata populer
Mengguyur, pengendara, mogok, kompromi, pengguna, sampai,
antisipasi, mengungsi, pengerukan, penghujan, pemko,
melintang, perumahan, hujrah, dikhususkan,kini, ala kadarnya,
berulang, dan perkotaan.

Kata-kata tersebut termasuk kata-kata populer dikarenakan kata-


kata tersebut digunakan oleh segala lapisan masyarakat dalam
kehidupan sehari-hari.

c. Kata ganti penunjuk


Itu, inilah, ini, itu.
Kata-kata tersebut merupakan kata ganti penunjuk sesuai dengan
PUEBI. Kata tersebut menjelaskan penunjuk watu/ruang/peristiwa
yang terjadi.
Kata ganti penunjuk ditemukan dalam kalimat:
1. Sementara itu warga yang berada di daerah aliran sungai
(DAS) hatinya tidak tenang, takut air bah mengancam.
2. Inilah situasi yang terjadi saat ini, apalagi kalau hujan deras
mengguyur Kota Medan dengan jangka waktu yang cukup
lama maka sudah dipastikan ada beberapa tempat yang
sungainya meluap dan perlu antisipasi untuk menolong
warga yang harus mengungsi dari rumahnya tersebut.
3. Curah hujan yang cukup besar belakangan hari ini
seharusnya memang sudah sejak dulu diantisipasi, namun
kenyataannya tidak demikian.
4. Persoalan banjir di Kota Medan sebenarnya bukanlah cerita
lama. Setiap musim hujan, maka akan munculnya masalah
ini.
5. Lalu yang menjadi pertanyaan buat kita, kenapa hal ini
sering terjadi?
6. Karena itulah sudah sepantasnya Pemko Medan melakukan
kebijakan-kebijakan yang ‘terbarukan’ dalam mengantisipasi
masalah yang krusial ini.
7. Di sinlah pemerintah harus benar-benar peduli dengan
membeli rumah yang sering dilanda banjir dan membuat
kebijakan agar daerah-daerah ini tidak boleh lagi untuk
No Soal Kunci Jawaban Skor
pembangunan, khususnya perumahan.
8. Mudah-mudahan, pihak Pemko bisa belajar dari apa yang
terjadi hari ini, begitu juga dengan masyarakat yang
diharapkan berperan aktif menjaga lingkungan khususnya di
daerah aliran sungai.

d. Konjungsi kausalitas
Karena, karena itu, oleh karena itu
Kata-kata tersebut merupakan konjungsi kausalitas sesuai dengan
PUEBI. Kata karena menjelaskan alasan terhadap argument yang
diberikan.
Kata konjungsi kausalitas ditemukan dalam kalimat:
1. Sadar atau tidak sadar, munculnya masalah banjir ini,
karena memang banyak lahan-lahan yang harusnya bebas
dari bangunan, kini menjadi kompleks perumahan.
2. Karena itu diperlukan kebijakan yang tidak hanya
dikhususkan kepada orang-orang ‘kaya’ saja tetapi juga
kebijakan yang menyelamatkan orang-orang miskin.
3. Oleh karena itu diperlukan upaya-upaya yang sistematis
dalam mengantisipasi bahaya banjir.
4. Oleh karena itu, bila kita menyayangi alam, pasti alam
akan menyayangi kita.

INSTRUMEN PENILAIAN
(TUGAS KELOMPOK)

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 4 Sarolangun


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : XII ………….
Kompetensi Dasar : 3.42 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial berkaitan
bidang pekerjaan.
Hari/tanggal : …………………………………..
Identifikasi Struktur Teks Editorial

Aspek Penilaian Jumlah


No. Nama Nilai
Isu Argumentasi Penegasan Skor
1 Kelompok 1
1.
2.
3.
4.
5.
2 Kelompok 2
1.
2.
3.
4.
5.
3 Kelompok 3
1.
2.
3.
4.
5.
4 Kelompok 4
1.
2.
3.
4.
5.
5 Kelompok 5
1.
2.
3.
4.
5.

PEDOMAN PENSKORAN
Identifikasi Struktur Teks Editorial
Aspek penilaian Deskripsi Skor
Identifikasi 1. Mengidentifikasi pengenalan isu dengan tepat.
struktur editorial a. Mengindentifikasi isu aktual teks editorial dengan tepat. 3
b. Mengindentifikasi isu aktual teks editorial namun kurang tepat. 2
c. Mengindentifikasi isu aktual teks editorial tidak tepat. 1
2. Mengidentifikasi argumentasi dengan tepat.
a. Mengindentifikasi seluruh argumentasi yang muncul pada lima 3
paragraf teks editorial dengan tepat.
b. Mengindentifikasi sebagian argumentasi yang muncul pada teks 2
editorial namun dengan tepat.
c. Mengindentifikasi sebagian argumentasi yang muncul pada teks 1
editorial namun tidak tepat.
3. Mengidentifikasi penegasan dengan tepat.
a. Mengindentifikasi penegasan pada teks editorial dengan tepat. 3
b. Mengindentifikasi penegasan pada teks editorial namun kurang 2
tepat.
c. Mengindentifikasi penegasan pada teks editorial namun tidak tepat. 1

INSTRUMEN PENILAIAN
(TUGAS KELOMPOK)
Satuan Pendidikan : SMK Negeri 4 Sarolangun
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : XII ………….
Kompetensi Dasar : 3.42 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial berkaitan
bidang pekerjaan.
Hari/tanggal : …………………………………..

Identifikasi Kaidah KebahasaanTeks Editorial

Aspek Penilaian
No. Nama Kata Konjungsi Jumlah Nilai
Kalimat Kata Skor
Ganti Kausalitas
Retoris Populer
Penunjuk
1 Kelompok 1
1.
2.
3.
4.
5.
2 Kelompok 2
1.
2.
3.
4.
5.
3 Kelompok 3
1.
2.
3.
4.
5.
4 Kelompok 4
1.
2.
3.
4.
5.
5 Kelompok 5
1.
2.
3.
4.
5.

PEDOMAN PENSKORAN
Identifikasi Kaidah Kebahasaan Teks Editorial
Aspek penilaian Deskripsi Skor
Identifikasi kaidah 1. Mengidentifikasi kalimat retoris dengan tepat.
kebahasaan teks editorial a. Mengindentifikasi dua kalimat retoris pada teks 4
editorial dengan tepat.
b. Mengindentifikasi satu kalimat retoris pada teks 3
editorial dengan tepat.
c. Mengindentifikasi dua kalimat retoris pada teks 2
editorial namun kurang tepat.
d. Mengindentifikasi satu kalimat retoris pada teks 1
editorial namun tidak tepat.
2. Mengidentifikasi kata populer dengan tepat.
a. Mengindentifikasi seluruh kata populer pada 4
teks editorial dengan tepat.
b. Mengindentifikasi sebagian kata populer pada 3
teks editorial dengan tepat.
c. Mengindentifikasi sebagian kata populer pada 2
teks editorial namun kurang tepat.
d. Mengindentifikasi sebagian kata populer pada 1
teks editorial namun tidak tepat.
3. Mengidentifikasi kata ganti penunjuk dengan tepat.
a. Mengindentifikasi seluruh kata ganti penunjuk 4
pada teks editorial dengan tepat.
b. Mengindentifikasi sebagian kata ganti penunjuk 3
pada teks editorial dengan tepat.
c. Mengindentifikasi sebagian kata ganti penunjuk 2
pada teks editorial namun kurang tepat.
d. Mengindentifikasi sebagian kata ganti penunjuk 1
pada teks editorial namun tidak tepat.
4. Mengidentifikasi konjungsi kausalitas dengan tepat.
a. Mengindentifikasi seluruh konjungsi kausalitas 4
pada teks editorial dengan tepat.
b. Mengindentifikasi sebagian konjungsi 3
kausalitas pada teks editorial dengan tepat.
c. Mengindentifikasi sebagian konjungsi 2
kausalitas pada teks editorial namun kurang
tepat. 1
d. Mengindentifikasi sebagian konjungsi
kausalitas pada teks editorial namun tidak
tepat.

INSTRUMEN PENILAIAN
(TUGAS KELOMPOK)

Satuan Pendidikan : SMK Negeri 4 Sarolangun


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : XII ………….
Kompetensi Dasar : 3.42 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial berkaitan
bidang pekerjaan.
Hari/tanggal : …………………………………..

Analisis Struktur Teks Editorial

Aspek Penilaian Jumlah


No. Nama Nilai
Isu Argumentasi Penegasan Skor
1 Kelompok 1
1.
2.
3.
4.
5.
2 Kelompok 2
1.
2.
3.
4.
5.
3 Kelompok 3
1.
2.
3.
4.
5.
4 Kelompok 4
1.
2.
3.
4.
5.
5 Kelompok 5
1.
2.
3.
4.
5.
PEDOMAN PENSKORAN
Analisis Struktur Teks Editorial
ASPEK PENILAIAN DESKRIPSI SKOR
Analisis struktur editorial 1. Menganalisis pengenalan isu dengan tepat.
a. Menganalisis isu aktual teks editorial dengan 3
tepat.
b. Menganalisis isu aktual teks editorial namun 2
kurang tepat.
c. Menganalisis isu aktual teks editorial tidak 1
tepat.
2. Menganalisis argumentasi dengan tepat.
a. Menganalisis seluruh argumentasi yang 3
mencakup kritik, prediksi, harapan, saran, dan
penilaian pada teks editorial dengan tepat. 2
b. Menganalisis sebagian argumentasi pada teks
editorial namun dengan tepat. 1
c. Menganalisis sebagian argumentasi teks
editorial namun tidak tepat.
3. Menganalisis penegasan dengan tepat.
a. Menganalisis penegasan pada teks editorial 3
dengan tepat.
b. Menganalisis penegasan pada teks editorial 2
namun kurang tepat.
c. Menganalisis penegasan pada teks editorial 1
namun tidak tepat.

INSTRUMEN PENILAIAN
(TUGAS KELOMPOK)
Satuan Pendidikan : SMK Negeri 4 Sarolangun
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : XII ………….
Kompetensi Dasar : 3.42 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks editorial berkaitan
bidang pekerjaan.
Hari/tanggal : …………………………………..

Analisis Kaidah KebahasaanTeks Editorial

Aspek Penilaian
No. Nama Kata Konjungsi Jumlah Nilai
Kalimat Kata Skor
Ganti Kausalitas
Retoris Populer
Penunjuk
1 Kelompok 1
1.
2.
3.
4.
5.
2 Kelompok 2
1.
2.
3.
4.
5.
3 Kelompok 3
1.
2.
3.
4.
5.
4 Kelompok 4
1.
2.
3.
4.
5.
5 Kelompok 5
1.
2.
3.
4.
5.

PEDOMAN PENSKORAN
Analisis Kaidah Kebahasaan Teks Editorial
ASPEK PENILAIAN DESKRIPSI SKOR
Analisis kaidah kebahasaan 1. Menganalisis kalimat retoris dengan tepat.
teks editorial a. Menganalisis dua kalimat retoris pada teks 4
editorial dengan tepat.
b. Menganalisis satu kalimat retoris pada teks 3
editorial dengan tepat.
c. Menganalisis dua kalimat retoris pada teks 2
editorial namun kurang tepat.
d. Menganalisis satu kalimat retoris pada teks 1
editorial namun tidak tepat.
2. Menganalisis kata populer dengan tepat.
a. Menganalisis seluruh kata populer pada teks 4
editorial dengan tepat.
b. Menganalisis sebagian kata populer pada teks 3
editorial dengan tepat.
c. Menganalisis sebagian kata populer pada teks 2
editorial namun kurang tepat.
d. Menganalisis sebagian kata populer pada teks 1
editorial namun tidak tepat.
3. Menganalisis kata ganti penunjuk dengan tepat.
a. Menganalisis seluruh kata ganti penunjuk pada 4
teks editorial dengan tepat.
b. Menganalisis sebagian kata ganti penunjuk pada 3
teks editorial dengan tepat.
c. Menganalisis sebagian kata ganti penunjuk pada 2
teks editorial namun kurang tepat.
d. Menganalisis sebagian kata ganti penunjuk pada 1
teks editorial namun tidak tepat.
4. Menganalisis konjungsi kausalitas dengan tepat.
a. Menganalisis seluruh konjungsi kausalitas pada 4
teks editorial dengan tepat.
b. Menganalisis sebagian konjungsi kausalitas 3
pada teks editorial dengan tepat.
c. Menganalisis sebagian konjungsi kausalitas 2
pada teks editorial namun kurang tepat.
d. Menganalisis sebagian konjungsi kausalitas 1
pada teks editorial namun tidak tepat.

Nilai Akhir = Skor yang Diperoleh x 100


Skor Maksimal

KI-Keterampilan
4.42 Merancang teks editorial dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan berkaitan
bidang pekerjaan baik secara lisan maupun tulis.
Setelah proses pembelajaran dan diskusi dilaksanakan, diharapkan peserta didik
dapat:
4.42.1 merumuskan isu aktual berkaitan bidang pekerjaan secara mandiri.
4.42.2 merancang teks editorial dengan memperhatikan struktur berkaitan bidang
pekerjaan secara jujur.
4.42.3 menulis teks editorial dengan memperhatikan kaidah kebahasaan berkaitan
bidang pekerjaan yang telah disusun baik secara lisan maupun tulis secara
proaktif.

TUGAS MANDIRI
Untuk mengukur keterampilan kita dalam merancang teks editorial, mari kita
menulis teks editorial dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan
dengan tepat sesuai bidang pekerjaan.

..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................

INSTRUMEN PENILAIAN
(TUGAS INDIVIDU)

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia


Kelas : XII Alfamart
Materi : Menulis teks editorial
Hari/tanggal : …………………………………….
9
8
7
6
5
4
3
2
1

11

22
21
20
19
18
17
16
15
14
13
12
10

No.
No.
Nama

ASPEK PENILAIAN
Pernyataan Isu

Penyampaian Argumen

Penegasan

Penggunaan Kalimat Retoris

Penggunaan Kata-kata Populer

PEDOMAN PENSKORAN
Aspek yang Dinilai

Identifikasi Struktur Teks Editorial


Penggunaan Kata Ganti Penunjuk

DESKRIPSI
Penggunaan Konjungsi Kausalitas
Nilai

SKOR
1 Pernyataan isu aktual a. Isu yang diangkat aktual sesuai dengan isi 4
berita.
b. Isu yang diangkat aktual tidak sesuai 3
dengan isi berita.
c. Isu yang diangkat tidak hangat sesuai 2
dengan isi berita.
d. Isu yang diangkat tidak aktual dan tidak 1
sesuai dengan isi berita.
2 Penyampaian argumen a. Argumen disajikan lengkap mencakup 4
kritik, penilaian, prediksi, harapan,
maupun saran sesuai dengan isu aktual.
b. Argumen disajikan mencakup sebagian 3
aspek sesuai dengan isu aktual.
2
c. Argumen disajikan mencakup sebagian
aspek namun kurang sesuai dengan isu
aktual.
d. Argumen disajikan mencakup sebagian 1
aspek namun tidak sesuai dengan isu
aktual
3 Penegasan a. Penyampaian penegasan jelas dan sesuai 4
dengan berita.
b. Penyampaian penegasan sesuai dengan 3
berita namun disajikan kurang jelas.
c. Penyampaian penegasan jelas namun tidak 2
sesuai dengan berita.
d. Tidak ada penegasan pada teks editorial. 1
4 Penggunaan kalimat retoris a. Menggunakan kalimat retoris dengan tepat 4
sesuai berita dan isu aktual yang disajikan.
b. Menggunakan kalimat retoris namun kurang 3
sesuai berita dan isu aktual yang disajikan.
c. Menggunakan kalimat retoris tidak sesuai 2
berita dan isu aktual yang disajikan.
d. Tidak menggunakan kalimat retoris dalam 1
penyajikan teks editorial.
5 Penggunaan kata-kata populer a. Menggunakan kata populer dengan tepat 4
sesuai berita dan isu aktual yang disajikan.
b. Menggunakan kata populer namun kurang 3
sesuai berita dan isu aktual yang disajikan.
c. Menggunakan kata populer tidak sesuai 2
berita dan isu aktual yang disajikan.
d. Tidak menggunakan kata populer dalam 1
penyajikan teks editorial.
6 Penggunaan kata ganti penunjuk a. Menggunakan kata ganti penunjuk dengan 4
tepat sesuai berita dan isu aktual yang
disajikan. 3
b. Menggunakan kata ganti penunjuk namun
kurang sesuai berita dan isu aktual yang 2
disajikan.
c. Menggunakan kata ganti penunjuk tidak 1
sesuai berita dan isu aktual yang disajikan.
d. Tidak menggunakan kata ganti penunjuk
dalam penyajikan teks editorial.
7 Penggunaan konjungsi kausalitas a. Menggunakan konjungsi kausalitas dengan 4
tepat sesuai berita dan isu aktual yang
disajikan. 3
b. Menggunakan konjungsi kausalitas namun
kurang sesuai berita dan isu aktual yang 2
disajikan.
c. Menggunakan konjungsi kausalitas tidak 1
sesuai berita dan isu aktual yang disajikan.
d. Tidak menggunakan konjungsi kausalitas
dalam penyajikan teks editorial.

Nilai Akhir = Skor yang Diperoleh x 100


Skor Maksimal

INSTRUMEN PENILAIAN
(ANTARTEMAN)

Pengamat : ……………………………………
Yang diamati : ……………………………………

PENILAIAN
No Aspek Penilaian Tanggapan
Ya Tidak
1. Judul berdasarkan isi
2. Struktur teks editorial lengkap yaitu
prengenalan isu, pendapat,
kesimpulan/saran
3. Isu aktual tepat sesuai dengan isi
berita
4. Argumen lengakap mencakup kritik,
penilaian, prediksi, harapan, maupun
saran
1. Argumen disertai dengan fakta
pendukung atau alasan logis
5. Saran/rekomendasi yang diberikan
benar-benar bisa menjadi solusi
Kisi-kisi Soal Uji Kompetensi

Kompetensi IPK Materi Nomor Indikator Soal Bentuk Skor


Dasar Soal Soal
3.42 3.42.3 Struktur teks 1 Disajikan teks editorial Pilihan 10
Menganalisis Menganalisis editorial peserta didik dapat Ganda
struktur dan struktur teks Pengenalan menganalisis pengenalan
kebahasaan teks editorial isu isu dengan tepat berkaitan
editorial berkaitan bidang dengan bidang pekerjaan.
berkaitan dengan pekerjaan.
bidang 3.42.3 Struktur teks 2 Disajikan teks editorial Pilihan 10
pekerjaan. Menganalisis editorial peserta didik dapat Ganda
struktur teks Argumentasi menganalisis argumen
editorial dengan tepat berkaitan
berkaitan bidang dengan bidang pekerjaan.
pekerjaan.
3.42.4 Struktur teks 4 Disajikan teks editorial Pilihan 10
Menganalisis editorial peserta didik dapat Ganda
kaidah Penegasan menganalisis penegasan
kebahasaan teks dengan tepat berkaitan
editorial dengan bidang pekerjaan.
berkaitan bidang
pekerjaan.

3.42.3 Struktur teks 7 Disajikan teks editorial Pilihan 10


Menganalisis editorial peserta didik dapat Ganda
struktur teks Penegasan menganalisis penegasan
editorial dengan tepat berkaitan
berkaitan bidang dengan bidang pekerjaan.
pekerjaan.
3.42.4 Kaidah 3 Disajikan teks editorial Pilihan 10
Menganalisis kebahasaan peserta didik dapat Ganda
kaidah teks editorial menganalisis kaidah
kebahasaan teks Kalimat kebahasaan dengan tepat
editorial retoris berkaitan dengan bidang
berkaitan bidang pekerjaan.
pekerjaan. Kaidah 5 Disajikan teks editorial Pilihan 10
kebahasaan peserta didik dapat Ganda
teks editorial menganalisis konjungsi
Konjungsi kausalitas dengan tepat
kausalitas berkaitan dengan bidang
pekerjaan.
Kaidah 6 Disajikan teks editorial Pilihan 10
kebahasaan peserta didik dapat Ganda
teks editorial menganalisis kata
Kata populer populer dengan tepat
berkaitan dengan bidang
pekerjaan.
Kaidah 8 Disajikan teks editorial Pilihan 10
kebahasaan peserta didik dapat Ganda
teks editorial menganalisis kata ganti
Kata ganti penunjuk dengan tepat
penunjuk berkaitan dengan bidang
pekerjaan.
4.42 Merumuskan 10 Disajikan teks editorial Pilihan 10
Merancang teks Merumuskan isu isu aktual peserta didik dapat Ganda
editorial berkaitan aktual berkaitan menentukan tema
bidang pekerjaan bidang dengan tepat berkaitan
dengan pekerjaan. dengan bidang pekerjaan.
memperhatikan
struktur dan Teknik 9 Disajikan teks editorial Pilihan 10
kebahasaan baik Merancang teks menulis teks peserta didik dapat Ganda
secara lisan editorial dengan editorial menganalisis teknik
maupun tulis. memperhatikan menulis teks editorial
struktur dengan tepat berkaitan
berkaitan dengan bidang pekerjaan.
bidang
pekerjaan.

Instrumen Soal Uji Kompetensi

No. Soal Kunci Jawaban Skor


Teks editorial berikut digunakan untuk soal nomor 1-5!

Ciremai yang Patut Dipertahankan


Kabar pengembalian Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ciremai, Jawa Barat kepada
pemerintah dari PT Chevron cukup melegakan masyarakat setempat. Kita ingat bahwa Chevron
merupakan peserta tunggal dalam lelang WKP Ciremai yang digelar 2011 lalu. Chevron kemudian
ditetapkan sebagai pemenang lelang WKP tersebut. Masyarakat yang sebelumnya mengadakan
‘perlawanan’ bisa bernapas sejenak.
Entahlah, pemerintah yang gagal menangkap keinginan masyarakat atau masyarakat yang gagal
mengerti program pemerintah. Yang pasti gesekan akan kembali terjadi karena WKP Ceremai
kemungkinan akan kembali dilelang. Kita masih ingat isu yang beredar di masyarakat, bahwa
pemerintah menjual Gunung Ciremai pada Chevron. Tentunya, isu itu menjadi sangat sensitif mengingat
Chevron adalah pihak asing. Nasionalisme ditambah cinta lingkungan seperti bahan bakar yang memberi
semangat pada masyarakat sekitar, bahkan masyarakat yang berdomisili di laur Ciremai tapi pernah
bertempat tinggal atau sekadar berkunjung. Mereka mengagumi Gunung Ciremai dan khawatir jika
proyek panas bumi itu akan menggerus keindahan Gunung Ciremai.
Saatnya pemerintah meninjau ulang program-programnya. Masyarakat sudah berani bersikap
untuk melindungi lingkungannya. Bukankah tugas pemerintah adalah mengayomi rakyatnya, tanah
airnya? Bukan semata mencari celah keuntungan tapi merusak lingkungan.
1 Pengenalan isu yang tepat berdasarkan teks Kunci Jawaban: C 10
editorial di atas adalah …
A. Chevron merupakan peserta tunggal dalam
lelang WKP Ciremai yang digelar 2011 lalu.
B. Pemerintah menjual Gunung Ciremai pada
Chevron.
C. Pengembalian Wilayah Kerja Panas Bumi
(WKP) Gunung Ciremai, Jawa Barat kepada
pemerintah dari PT Chevron.
D. Nasionalisme ditambah cinta lingkungan
seperti bahan bakar yang memberi semangat
pada masyarakat sekitar, bahkan masyarakat
yang berdomisili di laur Ciremai tapi pernah
bertempat tinggal atau sekadar berkunjung.
E. Pemerintah gagal menangkap keinginan
masyarakat atau masyarakat yang gagal
mengerti program pemerintah
2 Berikut bukan merupakan argumen yang tepat Kunci Jawaban: D 10
sesuai dengan teks editorial di atas adalah …
A. Tentunya, isu itu menjadi sangat sensitif
mengingat Chevron adalah pihak asing.
B. Nasionalisme ditambah cinta lingkungan
seperti bahan bakar yang memberi semangat
pada masyarakat sekitar, bahkan masyarakat
yang berdomisili di laur Ciremai tapi pernah
bertempat tinggal atau sekadar berkunjung.
C. Masyarakat sudah berani bersikap untuk
melindungi lingkungannya. Bukankah tugas
pemerintah adalah mengayomi rakyatnya,
tanah airnya? Bukan semata mencari celah
keuntungan tapi merusak lingkungan.
D. Saatnya pemerintah meninjau ulang
program-programnya.
E. Entahlah, pemerintah yang gagal menangkap
keinginan masyarakat atau masyarakat yang
gagal mengerti program pemerintah.
3 Perhatikan kalimat yang bergaris bawah berikut! Kunci Jawaban: E 10
Bukankah tugas pemerintah adalah mengayomi
rakyatnya, tanah airnya?
Kalimat tersebut merupakan unsur kebahasaan …
A. Kata populer
B. Kata ganti penunjuk
C. Konjungsi kausalitas
D. Kalimat tanya
E. Kalimat retoris
4 Struktur yang terkandung dalam paragraf ke-3 Kunci Jawaban: A 10
pada teks editorial di atas adalah …
A. Penegasan
B. Argumentasi
C. Pengenalan isu
D. Kalimat retoris
E. Simpulan
5 Perhatikan kalimat pada kalimat berikut … Kunci Jawaban: E 10
Yang pasti gesekan akan kembali terjadi karena
WKP Ceremai kemungkinan akan kembali
dilelang.
Konjungsi kausalitas pada kalimat tersebut
adalah …
A. Yang
B. Akan
C. Akan kembali
D. Kembali
E. Karena
6 Kata populer yang tepat berikut ini adalah … Kunci Jawaban: C 10
A. Intropeksi
B. Pasien
C. Orang sakit
D. Fiktif
E. Agenda
7 Berikut adalah kalimat penegasan yang tepat, Kunci Jawaban: D 10
kecuali …
A. Banjir yang selalu melanda Ibu Kota Jakarta
sudah tidak bisa ditoleransi dan dimaklumi.
Begitu pun pihak-pihak yang mendatangkan
orang-orang yang menyebabkan kebanjiran
tersebut harus ditindak tegas oleh seluruh
aparat.
B. Jika pemerintah ingin mengadakan ujian
nasional online yang dilaksanakan secara
serentak sudah semestinya pihak pemerintah
juga harus mendukung dan menyediakan
sarana infrastruktur yang diperlukan. Tidak
hanya itu, pemerintah semestinya juga harus
melakukan beberapa sosialisasi ke sekolah
sekolah yang tidak terjangkau teknologi
perihal ujian nasional online ini agar tidak
menimbulkan kebingungan dan masalah.
C. Namun pada dasarnya dalam keadaan seperti
sekarang ini guru diharapkan dapat
memberikan peran aktif karena pada
dasarnya peran guru sebagai pendidik tidak
dapat tergantikan. Untuk mencapai tujuan
dan peran tersebut maka perlu dilakukan
peningkatan kualitas mengajar dan tentunya
usaha-usaha yang jelas. Menciptakan usaha
yang dapat meningkatkan kualitas pendidik
pada dasarnya merupakan sebuah tantangan
terbesar untuk pemerintah.
D. Jika hanya mengandalkan petugas saja, saya
rasa tidak akan terlalu efektif karena berapa
petugas yang harus ditempatkan di tempat-
tempat umum? Pembuangan sampah
sembarangan itu tidak hanya di tempat umum
saja, tapi semuanya bermula dari lingkungan
hidup sekitarnya.
E. Harusnya Pemprov DKI atau pemerintah
pusat menyediakan tong sampah gratis untuk
semua masyarakat yang tidak mampu dan
masyarakat tidak dipunggut biaya iuran
sampah, dengan begitu sampah akan diambil
pada jadwal yang ditentukan.
8 Bacalah kalimat berikut dengan saksama! Kunci Jawaban: C 10
Hal ini terimbas dari lesunya penjualan produk
elektronik dua perusahaan raksasa asal Jepang
itu akibat penurunan daya beli masyarakat.
Kata ganti penunjuk yang digunakan dalam
kalimat tersebut adalah …
A. Hal, ini
B. Ini, dari
C. Ini, itu
D. Hal, dari
E. Dari, akibat
9 Masyarakat pun harus menyadari hal ini dan Kunci Jawaban: C 10
sudah semestinya untuk ikut memikirkan solusi
minimal untuk menyelamatkan diri mereka
masing-masing saat mudik dengan cara disiplin
berkendara, mematuhi aturan dan melaksanakan
himbauan pemerintah dan Polri seperti misalnya
beristirahat ketika sudah lelah.
Dalam menyusun teks editorial, perlu dilakukan
tahap-tahap penulisan. Kalimat di atas
merupakan … dalam penulisan teks editorial.
A. Isu aktual
B. Argumen
C. Solusi
D. Kritik
E. Masalah
10 Baca kembali kalimat pada soal nomor (9)! Kunci Jawaban: E 10
Tema yang diangkat dalam contoh kalimat di atas
adalah …
A. Kemacetan lalu lintas
B. Arus mudik
C. Mudik lebaran
D. Taat lalu lintas
E. Kemacetan arus mudik
PROGRAM REMEDIAL

Sekolah : ……………………………………………..
Kelas/Semester : ……………………………………………..
Mata Pelajaran : ……………………………………………..
Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Ulangan Harian: ……………………………………………..
Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..
Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : ……………………………………………..
KKM : ……………………………………………..

Bentuk
Nama Peserta Nilai Indikator yang Nilai Setelah
No Tindakan Keterangan
Didik Ulangan Belum Dikuasai Remedial
Remedial
1
2
3
6
Dst

Sarolangun, Agustus 2018


Mengetahui,
Kepala SMK N 4 Sarolangun Guru Mata Pelajaran

SAFUAN, S.Pd.M.Pd.I. FITRI FAJRIANTI, S.Pd.


NIP 198010172005011003 NIP 198906042015042002