Anda di halaman 1dari 13

SEL – SEL DARAH

Disusun oleh :

1. Anggih Umu Marzukoh


2. Ismaturosidah
3. Pratiwi Eka Nuraisiyah
4. Sheila Nur Chaleda
5. Susanti
6. Yuliyanti

AKADEMI KEBIDANAN BAKTI UTAMA PATI


JL. Ki Ageng Selo No. 15 Pati
Telp. (0295) 384984 Fax. (0295) 382585
Website: http://akbidbup.edu.tc
Email: akbidbup@gmail.com
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
Rahmat dan Hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini
dengan judul ”SEL – SEL DARAH” untuk memenuhi tugas Ketrampilan Dasar
Kebidanan I.
Alhamdulillah tugas makalah ini telah selesai, tidak lupa kami ucapkan
terima kasih kepada Dosen Pembimbing kami Ibu Eny Rahmawati , S.ST dan
semua pihak yang ikut membantu.
Kami menyadari Makalah ini belum sempurna, oleh karenanya kritik dan
saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi kesempurnaan
makalah ini.
Harapan kami semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada
umumnya dan kami penulis pada khususnya. Atas semua kekurangan kami, kami
mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Pati, 4 Oktober 2013

Penulis
DAFTAR ISI

Halaman Judul
Kata Pengantar.........................................................................................................I
Daftar isi..................................................................................................................II

Bab I Pendahuluan
a. Latar Belakang.............................................................................................1
b. Rumusan Masalah........................................................................................1
c. Tujuan..........................................................................................................1

Bab II Pembahasan
a. Definisi Darah..............................................................................................2
b. Pembagian Darah.........................................................................................3
c. Fungsi Darah................................................................................................4
d. Penyakit Pada Darah Manusia.....................................................................5
e. Kandungan Pada Darah...............................................................................6

Bab III Penutup


a. Kesimpulan..................................................................................................7
b. Saran ...........................................................................................................7

Daftar Pustaka
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Darah adalah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup(kecuali
tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang
dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil
metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri.
Istilah medis yang berkaitan dengan darahdiawali dengan kata hemo- atau
hemato- yang berasal dari bahasa yunani haima yang berarti darah.

B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud darah manusia?
2. Apa saja komposisi darah manusia?
3. Sebutkan fungsi sel darah manusia?
4. Sebutkan kelainan-kelainan sel darah manusia?

C. Tujuan
1. Untuk mengetahui pengertian tentang darah
2. Mengetahui komposisi sel darah manusia
3. Mengetahui fungsi sel darah manusia
4. Mengetahui kelainan-kelainan pada sel darah manusia
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Darah
Darah manusia adalah cairan jaringan tubuh. Fungsi utamanya adalah
mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh. Darah juga
menyuplai jaringan tubuh dengan nutrisi, mengangkut zat-zat sisa metabolisme,
dan mengandung berbagai bahan penyusun sistem imun yang bertujuan
mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit. Hormon-hormon dari sistem
endokrin juga diedarkan melalui darah. Darah manusia berwarna merah, antara
merah terang apabila kaya oksigen sampai merah tua apabila kekurangan oksigen.
Warna merah pada darah disebabkan oleh hemoglobin, protein pernapasan
(respiratory protein) yang mengandung besi dalam bentuk heme, yang merupakan
tempat terikatnya molekul-molekul oksigen.
Manusia memiliki sistem peredaran darah tertutup yang berarti darah
mengalir dalam pembuluh darah dan disirkulasikan oleh jantung. Darah dipompa
oleh jantungmenuju paru-paru untuk melepaskan sisa metabolisme berupa karbon
dioksida dan menyerap oksigen melalui pembuluh arteri pulmonalis, lalu dibawa
kembali ke jantung melalui vena pulmonalis. Setelah itu darah dikirimkan ke
seluruh tubuh oleh saluran pembuluh darah aorta. Darah mengedarkan oksigen ke
seluruh tubuh melalui saluranhalus darah yang disebut pembuluh kapiler. Darah
kemudian kembali ke jantung melalui pembuluh darah vena cava superior dan
vena cava inferior . Darah juga mengangkut bahan-bahan sisa metabolisme,
obat-obatan dan bahan kimia asing ke hati untuk diuraikanke ginjal untuk dibuang
sebagai air seni.
B. Pembagian darah
• Plasma darah 55 %
Unsur ini merupakan komponen terbesar dalam darah, karena lebihdari
separuh darah mengandung plasma darah. Hampir 90% bagian dari plasma darah
adalah air . Plasma darah berfungsi untuk mengangkut sarimakanan ke sel - sel
serta membawa sisa pembakaran dari sel ketempat pembuangan.
Fungsi lainnya adalah menghasilkan zat kekebalan tubuh terhadap penyakit atau
zat antibodi.
• Sel-sel darah 45 %; terdiri dari:
1. Sel darah merah (eritrosit)
Sel darah merah (eritrosit) bentuknya seperti cakram/bikonkaf dan tidak
mempunyai inti. Ukuran diameter kira-kira 7,7 unit (0,007 mm), tidak dapat
bergerak . Banyaknya kira – kira 5 juta dalam 1 mm3 (41/2juta ).warnanya
kuning kemerahan, Karena didalamnya mengandung suatu zat yangdisebut
hemoglobin, warna ini akan bertambah merah jika di dalamnya banyak
mengandung oksigen. Fungsi sel darah merah adalah mengikat oksigen dari paru–
paru untuk diedarkan ke seluruh powered byjaringan tubuh dan mengikat karbon
dioksida dari jaringan tubuh untuk dikeluarkan melalui paru–paru. Pengikatan
oksigen dan karbon dioksida ini dikerjakan oleh hemoglobin yang telah
bersenyawadengan oksigen yang disebut oksihemoglobin (hb + oksigen 4 hb-
oksigen) jadi oksigen diangkut dari seluruh tubuh sebagai oksihemoglobin
yang nantinya setelah tiba di jaringan akan dilepaskan: hb-oksigen hb +oksigen,
dan seterusnya. Hb tadi akan bersenyawa dengan karbon dioksida dan disebut
karbon dioksida hemoglobin (hb+ karbon dioksida hb-karbon dioksida) yangmana
karbon dioksida tersebut akan dikeluarkan di paru-paru. Sel darah merah
(eritrosit) diproduksi di dalam sumsum tulang merah,limpa dan hati . Proses
pembentukannya dalam sumsum tulang melalui beberapa tahap. Mula-mula
besar dan berisi nukleusdan tidak berisi hemoglobin kemudian dimuati
hemoglobin dan akhirnya kehilangan nukleusnya dan siap diedarkan dalam
sirkulasi darah yang kemudian akan beredar di dalam tubuh selama kebih kurang
114 – 115 hari, setelah itu akan mati. Hemoglobin yang keluar dari eritrosit yang
mati akan terurai menjadi dua zat yaitu hematin yang mengandung fe yang
berguna untuk membuateritrosit baru dan hemoglobin yaitu suatu zat yang
terdapat didalam eritrisityang berguna untuk mengikat oksigen dan karbon
dioksida. Jumlah normal pada orang dewasa kira- kira 11,5 – 15 gram dalam
100cc darah. Normal hb wanita 11,5 mg%dan laki-laki 13,0 mg%. Sel darah
merah memerlukan protein karena strukturnya terdiri dari asam amino dan
memerlukan pula zat besi, sehingga diperlukan diit seimbang zat besi. Di dalam
tubuh banyaknya sel darah merah ini bisa berkurang , demikian juga
banyaknya hemoglobin dalam sel darah merah. Apabila kedua-duanya
berkurang maka keadaan ini disebut anemia , yang biasanya disebabkan oleh
perdarahaan yang hebat, penyakit yang melisis eritrosit,dan tempat pembuatan
eritrosit terganggu.
2. Sel darah putih (leukosit)
Bentuk dansifat leukosit berlainan dengan sifat eritrosit apabila kita lihat
di bawah mikroskop maka akan terlihat bentuknya yang dapat berubah-ubah dan
dapat bergerak dengan perantaraan kaki palsu (pseudopodia),mempunyai
bermacam- macam inti sel sehingga ia dapat dibedakan menurut inti selnya,
warnanya bening (tidakberwarna), banyaknya dalam 1 mm3 darahkira-kira 6000-
9000. Fungsinya sebagai pertahanan tubuh yaitu membunuh dan memakan bibit
penyakit /bakteri yang masuk ke dalam jaringan res (sistemretikuloendotel),
tempat pembiakannya di dalam limpadankelenjar limfe sebagai pengangkut yaitu
mengangkut /membawa zat lemak dari dinding usus melalui limpa terus ke
pembuluh darah. Sel leukosit disamping berada di dalam pembuluh darah juga
terdapatdi seluruh jaringan tubuh manusia. Pada kebanyakan penyakit disebabkan
oleh masuknya kuman / infeksi maka jumlah leukosit yang ada di dalam darah
akan lebih banyak dari biasanya. Hal ini disebabkan sel leukosit yang biasanya
tinggal di dalam kelenjar limfe , sekarang beredar dalam darah untuk
mempertahankan tubuh dari serangan penyakit tersebut. Jika jumlah leukosit
dalam darah melebihi 10000/mm3 disebut leukositosis dan kurang dari 6000
disebut leukopenia.
3. keping-keping darah (trombosit)
Trombosit merupakan benda-benda kecil yang mati yang bentuk dan
ukurannya bermacam-macam, ada yang bulat dan lonjong, warnanya putih,normal
pada orang dewasa 200.000-300.000/mm3. Fungsinya memegang peranan penting
dalam pembekuan darah. Jika banyaknya kurang dari normal , maka kalau
ada luka darah tidak lekasmembeku sehingga timbul perdarahan yang terus-
menerus. Trombosit lebihdari 300.000 disebut trombositosis. Trombosit yang
kurang dari 200.000disebut trombositopenia. Di dalam plasma darah terdapat
suatu zat yang turut membantuterjadinya peristiwa pembekuan darah, yaitu
ca2+ dan fibrinogen. Fibrinogen mulai bekerja apabila tubuh mendapat luka.
Ketika kita luka maka darah akankeluar, trombosit dan mengeluarkan zat yang
dinamakan trombokinase.trombokinasi ini akan bertemu dengan protrombin
dengan pertolongan ca2+akan menjadi trombin. Trombin akan bertemu dengan
fibrin yang merupakan benang-benang halus,bentuk jaringan yang tidak teratur
letaknya, yang akanmenahan sel darah, dengan demikian terjadilah pembekuan.
Protrombin di buat didalam hatidan untuk membuatnya diperlukan vitamin
k, dengan demikian vitamin k penting untuk pembekuan darah.

C. Fungsi Darah
Darah dalam tubuh mempunyai fungsi-fungsi sebagai berikut :
1. Bekerja sebagai sistem transport dari tubuh, mengantarkan semua bahan
kimia, oksigen da nzat makanan yang diperlukan untuk tubuh supaya
fingsi normalnya dapat dijalankan, dan menyingkirkan karbon dioksida
dan hasil buangan yang lain.
2. Sel darah merah mengantarkan oksigen ke jaringan dan menyingkirkan
sebagian dari karbod dioksida.
3. Sel darah putih menyediakan banyak bahan pelindung dan karena berakan
fagisitosis dari bebrapa sel maka melndungi tubuh terhadap serangan
bakteri.
4. Plasma membagi protein yang diperlukan untuk pembentukan jaringan :
menyegarkan cairan jaringan karena melalui cairan ini semua sel tubuh
menerima makanannya. Merupakan kendaraan untuk mengangkut bahan
buangan ke berbagai organ exkretorik untuk dibuang.
5. Hormon dan enzim diantarkan dari organ ke organ dengan perantaraan
darah.

Semua jaringan memerlukan persediaan darah yang memadai, yang


tergantung pada tekanan darah arteri normal yang dipertahankan. Dalam keadaan
duduk atau berdiri, darah yang menuju ke otak harus dipompa ke atas, namun
dalam keadaan keadaan rebahan tekanan darah adalah normal. Bila otak tidak
menerima darah selama lebih dari 3 sampai 4 menit, maka akan terjadi perubahan-
perubahan yang tidak dapat pulih kembali dan beberapa sel otak akan mati.

D. Penyakit Pada Darah Manusia


1. Anemia / penyakit kurang darah
Anemia adalah suatu kondisi di mana tubuh kita kekurangan darah
akibat kurangnya kandungan hemoglobin dalam darah. Akibatnya tubuh
akan kekuranganoksigen dan berasa lemas karena hemoglobin bertugas
mengikat oksigen untuk disebarkan ke seluruh badan.
2. Hemofili / hemofilia / penyakit darah sulit beku
Hemofilia adalah suatu penyakit atau kelainan pada darah yang
sukar membeku jika terjadi luka. Hemofili merupakan penyakit turunan.
3. Hipertensi / penyakit darah tinggi
Hipertensi adalah tekanan darah tinggi yang diakibatkan oleh
adanya penyempitan pembuluh darah dengan sistolis sekitar 140-200
mmhg serta tekanan diastolisis kurang lebih antara 90-110 mmhg.
4. Hipotensi / penyakit darah rendah
Hipotensi adalah tekanan darah rendah dengan tekanan sistolis di bawah
100mmhg (milimeter hydrargyrum / milimeter air raksa)(hydrargyrum =
air raksa).
5. Varises / penyakit otot nimbul
Varises adalah pelebaran pada pembuluh vena yang membuat pembuluh
dasar membesar dan terlihat secara kasat mata yang umumnya terdapat
pada bagian lipatan betis.
6. Penyakit kuning bayi
Penyakit kuning pada anak bayi adalah kelainan akibat adanya
gangguan kerusakan sel-sel darah oleh aglutinin sang ibu.
7. Sklerosis
Sklerosis adalah penyakit kelainan pada pembuluh nadi sistem transportasi
yang menjadi keras.
8. Miokarditis
Miokarditis adalah suatu kelainan akibat terjadinya radang pada otot
jantung.
9. Trombus / embolus
Trombus adalah kelainan yang terdapat pada jantung yang disebabkan
oleh adanya gumpalan di dalam nadi tajuk.
10. Leukimia / penyakit kanker darah
Leukimia adalah penyakit yang mengakibatkan produksi sel darah putih
tidak terkontrol pada sistem transportasi.

E. Kandungan Darah
1. Air : 91%
2. Protein : 3% (albumin, globulin, protombin dan fibrinigen)
3. Mineral : 0,9% (natrium klorida,
natrium bikarbonat, garam fosfat, magnesium,kalsium, dan zat besi).
4. Bahan organik : 0,1% (glukosa, lemak
asam urat, kreatinin, kolesterol, danasamamino)
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Darah adalah cairan yang terdapat pada semua makhluk hidup(kecuali
tumbuhan) tingkat tinggi yang berfungsi mengirimkan zat-zat dioksigen yang
dibutuhkan oleh jaringan tubuh, mengangkut bahan-bahan kimia hasil
metabolisme, dan juga sebagai pertahanan tubuh terhadap virus atau bakteri.
Darah terdiri dari plasma darah,sel darah merah (eritrosit),sel darah putih
(leukosit), dan keping darah (trombosit). di dalamdarah mengandung :
1. Air 91% , Protein : 3% (albumin, globulin, protombindanfibrinigen)
2. Mineral : 0,9% (natrium klorida, natrium bikarbonat, garam fosfat,
magnesium,kalsium,danzat besi).
3. Bahan organik : 0,1% (glukosa, lema asam urat, kreatinin, kolesterol,dan
asam amino)

B. Saran
Sebaiknya kita harus menjaga pola makan, seperti makan makanan yang
bergizi, pola asupan nutrisi yang seimbang, rajin berolahraga, jangan tidur
terlalu malam (begadang). Hal itu semua semata-mata untuk menjaga kondisi
tubuh kita agar peredaran darah kita berjalan lancar.
DAFTAR PUSTAKA

Watson,Roger.2002.Anatomi&Fisiologi,untuk perawat. Jakarta:EGC


Evelyn,Pearce.2002.Anatomi dan Fisiologi untuk paramedis. Jakarta: PT
Gramedia Pustaka Utama.
Pearce,evelyn. 2008. Anatomi dan fisiologi untuk paramedis. Cetakan 31.
Jakarta : gramedia.