Anda di halaman 1dari 3

BAB VII PENUTUP

7.1 Kesimpulan

Kesimpulan dari hasil penelitian gambaran kualitas pelayanan kesehatan

pada pasien rawat jalan studi di Puskesmas Pendang Kecamatan Dusun

Utara dan Puskesmas Patas Kecamatan Gunung Bintang Awai, yaitu :

a. Distribusi frekuensi kualitas pelayanan kesehatan pasien rawat jalan

pada dimensi daya tanggap (responsiveness) di Puskesmas Pendang

Kecamatan Dusun Utara dengan hasil sangat baik (56,1 %), dan di

Puskesmas Patas Kecamatan Gunung Bintang Awai dengan hasil

sangat baik (54,8 %)

b. Distribusi frekuensi kualitas pelayanan kesehatan pasien rawat jalan

pada dimensi jaminan (assurance) di Puskesmas Pendang Kecamatan

Dusun Utara dengan hasil sangat baik (60,6 %), dan di Puskesmas

Patas Kecamatan Gunung Bintang Awai dengan hasil baik (59,5 %)

c. Distribusi frekuensi kualitas pelayanan kesehatan pasien rawat jalan

pada dimensi tampilan/bukti fisik (tangibles) di Puskesmas Pendang

Kecamatan Dusun Utara dengan hasil baik (75,8 %), dan di

Puskesmas Patas Kecamatan Gunung Bintang Awai dengan hasil baik

(61,9 %)

d. Distribusi frekuensi kualitas pelayanan kesehatan pasien rawat jalan

pada dimensi empati (emphaty) di Puskesmas Pendang Kecamatan

Dusun Utara dengan hasil baik (54,5 %), dan di Puskesmas Patas

Kecamatan Gunung Bintang Awai dengan hasil baik (61,9 %)

72
73

e. Distribusi frekuensi kualitas pelayanan kesehatan pasien rawat jalan

pada dimensi keandalan (reliability) di Puskesmas Pendang

Kecamatan Dusun Utara dengan hasil sangat baik (57,6 %), dan di

Puskesmas Patas Kecamatan Gunung Bintang Awai dengan hasil baik

(78,6 %)

7.2 Saran

a. Bagi Institusi Pendidikan

Menambah informasi atau memperkaya pengetahuan mahasiswa

tentang teori – teori kualitas pelayanan kesehatan agar dapat

digunakan pada saat bekerja di tempat tugas masing – masing

sehingga kualitas pelayanan ditempat bertugas nantinya memperoleh

hasil yang lebih baik dari sebelumnya.

b. Bagi Peneliti Selanjutnya

Bagi peneliti selanjutnya direkomendasikan untuk meneliti mengenai

faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas pelayanan pada

pasien rawat jalan di Puskesmas.

c. Bagi Puskesmas Pendang Kecamatan Dusun Utara

Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada pasien rawat jalan

di Puskesmas terutama pada dimensi tampilan/bukti fisik (tangibles)

dan dimensi empati (emphaty) agar hasil yang didapatkan nantinya

bisa memperoleh hasil yang sangat baik. Hal yang perlu ditingkatkan

pada dimensi tersebut yaitu menambah peralatan kesehatan yang

masih belum lengkap dan lebih modern, menambah media informasi


74

yang masih minim pada ruang tunggu pasien guna menambah

pengetahuan pasien terkait masalah kesehatan yang sedang

berkembang saat ini, meningkatkan persediaan obat-obatan yang ada

di Puskesmas agar tidak ada lagi pasien harus membeli obat sendiri di

luar, petugas kesehatan lebih mengutamakan kepentingan pasien

dengan sepenuh hati, dan jam kerja Puskesmas sesuai dengan yang

seharusnya agar tidak ada lagi keluhan pasien menunggu terlalu lama.

Kemudian bagi Puskesmas Patas Kecamatan Gunung Bintang Awai,

meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada pasien rawat jalan

di Puskesmas terutama pada dimensi jaminan (assurance), dimensi

tampilan/bukti fisik (tangibles), dimensi empati (emphaty), dan dimensi

keandalan (reliability) agar hasil yang didapatkan nantinya bisa

memperoleh hasil yang sangat baik. Hal yang perlu ditingkatkan pada

dimensi tersebut yaitu petugas Puskesmas lebih yakin pada saat

memberikan pelayanan agar pasien merasa aman, petugas

Puskesmas perlu menambah wawasan dengan mengikuti kegiatan-

kegiatan seminar atau pelatihan terkait program kesehatan yang

dibidangi, menambah peralatan kesehatan yang masih belum lengkap

dan lebih modern, menambah media informasi yang masih minim pada

ruang tunggu pasien guna menambah pengetahuan pasien terkait

masalah kesehatan yang sedang berkembang saat ini, meningkatkan

persediaan obat-obatan yang ada di Puskesmas agar tidak ada lagi

pasien harus membeli obat sendiri di luar, petugas kesehatan lebih

mengutamakan kepentingan pasien dengan sepenuh hati, jam kerja

Puskesmas sesuai dengan yang seharusnya agar tidak ada lagi

keluhan pasien menunggu terlalu lama, dan keaktifan petugas

Puskesmas dalam hal kehadiran agar lebih ditingkatkan.