Anda di halaman 1dari 3

Campak atau yang dikenal dengan nama Measles merupakan salah satu penyakit menular

melalui udara yang disebabkan oleh virus golongan paramyxovirus. Penyakit ini dapat
menyerang sistem pernapasan dan sistem kekebalan sehingga anak menjadi rentan terhadap
berbagai infeksi lainnya, seperti Pneumonia dan Diare. Campak sebenarnya bisa dicegah dengan
imunisasi.1

Campak bukan penyakit berbahaya jika segera ditangani dengan tepat. Namun jika
perawatan yang diberikan kurang baik dan kondisi tubuh penderita lemah (kurang gizi), maka
akan mudah terkena infeksi lain atau komplikasi yang bisa berakibat fatal. Komplikasi yang
paling umum terjadi pada kasus campak yang fatal adalah diare kronis.1
Hubungan sinergistik antara status gizi dan penyakit campak terjadi dua arah dan saling
memberatkan. Hal ini berarti bahwa malnutrisi dapat memperparah penyakit campak, demikian
juga halnya infeksi campak memperberat malnutrisi yang kemudian kedua unsur ini menghasilkan
sebuah siklus yang berbahaya. Malnutrisi akibat dari asupan makanan yang tidak memadai
menyebabkan turunnya berat badan, kerusakan progresif pada sistem kekebalan tubuh dan
mudahnya invasi oleh patogen yaitu virus campak.2

Diare adalah salah satu komplikasi paling umum dari infeksi campak, yang lainnya adalah
otitis media, pneumonia dan lain-lain yang tercantum di bawah ini. Virus campak menginfeksi
berbagai sistem organ dan menargetkan epitel (lapisan rongga, organ tubuh), retikuloendotelial,
dan sel darah putih, termasuk monosit, makrofag, dan limfosit T, yang merupakan komponen vital
dari mekanisme pertahanan tubuh kita. Infeksi virus campak menyebabkan penurunan limfosit
CD4, mulai sesaat sebelum timbulnya ruam dan berlangsung hingga 1 bulan. Tidak terkecuali
bahwa banyak dari komplikasi ini disebabkan oleh gangguan permukaan epitel dan penekanan
kekebalan.3
Biasanya diare terkait campak terjadi tepat sebelum munculnya ruam. Kotoran anak-anak
dengan diare terkait campak biasanya memiliki bakteri yang sama dengan anak-anak dengan diare
yang tidak terkait dengan campak. Ini menandakan kemungkinan infeksi virus dan bakteri
sekunder karena imunosupresi dan gangguan pada permukaan epitel. Diare terkait campak
biasanya dimulai tepat sebelum onset ruam, menunjukkan bahwa virus campak bertanggung jawab
atas sebagian besar episode diare tetapi infeksi bakteri atau virus sekunder dapat berkontribusi
terhadap keparahan dan lamanya penyakit.3
Daftar Pustaka
1. http://www.depkes.go.id/article/print/18011900003/direktur-gizi-kemenkes-campak-erat-
kaitannya-dengan-kurang-gizi.html
2. Beisel, W. R. (2010). Nutrisi dan Infeksi. In M. C. Linder, Biokimia Nutrisi Dan
Metabolisme (p. 701). Jakarta: Universitas Indonesia Press.
3. The Clinical Significance of Measles: A Review. Walter A. Orenstein, Robert T. Perry,
Neal A. Halsey. The journal of Infectious disease. Vol. 189 (suppl. 1). 2004.
4.