Anda di halaman 1dari 7

PROPOSAL PENGENDALI PENYIRAMAN

RUMAH HIJAU OTOMATIS

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Menyiram tanaman adalah kegiatan yg sangat penting untuk menjaga tanaman
agar tidak kekurangan airdan tetap subur, tanaman tumbuh dan berkembang
dengan cara malakukan proses fotosintesis untuk memenuhi kebutuhan. Agar bisa
melakukan fotosisntesis tanaman membutuhkan ari yg cukup, tanpa air yang cukup
tanaman tidak bisa tumbuh dengan maksimal.selain itu air juga mempengaruhi
kelembapan tanah.

Biasanya pemilik tanaman meyiram tanaman secara manual sesuai jadwal,


namun cara seperti itu sangat tidak efektif karena membutuhkan banyak waktu dan
tenaga. Dan lama-kelamaan pasti pemilik tanaman akan malas,bosan,lelah untuk
menyiran tanamannya secara manual.

Kebetulan di SMKN 1 GLAGAH ini terdapat organisasi Taruna Hijau yang


mengurus Rumah Hijau, dan didalam Rumah Hijau ini terdapat banyak sekali
macam-macam tanaman seperti tanaman obat-obatan dan tanaman hias. Namun
sistem penyiramannya masih manual, karena itu kami siswa SMKN 1 GLAGAH
sedang membuat Pengendali Penyiraman Rumah Hijau Otomatis yang diberi nama
SIRO TANGAR (Sistem Irigasi Rumah Hijau Otomatis).

SIRO TANGAR ini berfungsi untuk menyiram tanaman yang ada di Rumah Hijau
secara otomatis dan sesuai jadwal dengan menggunakan sensor kelembapan dan
sensor air, sehingga tanaman yang berada di Rumah Hijau ini mendapatkan asupan
air yang cukup unutk berkembang dengan maksimal dan tidak perlu disiram oleh
seseorang lagi.

1.2 Rumusan Masalah


 Bagaimana mendesain pengendali penyiraman Rumah Hijau Otomatis.
 Bagaimana marancang alat penyiraman Rumah Hijau Otomatis berdasarkan
alat pendetesian sensor kelembapan dan sensor air
 Bagaimana hasil uji coba Penyiraman Rumah Hijau Otomatis

1.3 Tujuan
 Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mendesain alat pengendali penyiraman
rumah hijau agar dapat mendeteksi kelembapan tanah di Rumah hijau
dengan menggunakan sensor kelembapan tanah dan sensor air sehingga
dapat menyiran tanaman secara otomatis
 Tujuan proyek inidilakukan untuk merancang alat penyiraman tanaman
otomatis yang dapat mendeteksi kelembapan tanah dan ketersediaan air
dengan sensor air dan kelembapan tanah.
 Hasil uji coba pengendali penyiraman tanaman rumah hijau dengan
menggunakan sensor kelembapan dan sensor air diharapkan dapat
memberikan manfaat untuk taruna hijau dan pihak lain seperti petani dalam
system irigasi agar tidak perlu menyiram tanaman secara manual dan hasil
ini juga sebagai inovasi dalam sistem irigasi .

BAB II

KAJIAN TEORI

2.1 BLOK DIAGRAM SIROTANGAR


Sensor Air

SA
Sensor Kelembapan

SK P INV M

Waktu

T
PLTS

Digram blok diatas adalah diagram peragkat sistem SIROTANGAR (Sistem


Irigasi Rumah Hijau Otomatis Tenaga Surya)

Keterangan:

SA : Sensor Air

SK : Sensor Kelembaban

T : Timer (waktu)

P : Pemeroses

INV : Inverter

M : Motor (Pompa)

PLTS : (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)

2.2 Cara Kerja Alat Pengendali Irigasi Rumah hijau Otomatis


a. SA (sensor air)
Sensor air adalah sensor untuk mengetahui level air pada tendon, fungsi
sensor ini sama halnya seperti saklar lampu, bedanya kalau pada lampu kita
sendiri yg harus menyalakan dan mematkan lampunya sedangkan sensor air
sudah otomatis.
b. SK (sensor kelembaban Tanah)
Sensor kelembaban tanah atau dalam istilah bahasa inggris soil moisture
sensor adalah jenis sensor kelembaban yang mampu mendeteksi intensitas
air di dalam tanah (moisture). Sensor ini sangat sederhana, tetapi ideal untuk
memantau tingkat air pada tanaman pekarangan. Sensor ini terdiri dua probe
untuk melewatkan arus melalui tanah, kemudian membaca resistansinya
untuk mendapatkan nilai tingkat kelembaban. Semakin banyak air membuat
tanah lebih mudah menghantarkan listrik (resistansi kecil), sedangkan tanah
yang kering sangat sulit menghantarkan listrik (resistansi besar).
c. Timer Irigasi otomatis
Fungsi timer adalah pengatur waktu bagi peralatan yang dikendalikannya,
timer ini digunakan unutk mengatur hidup atau mati kontraktor atau untuk
merubah system bintang ke segitga dalam delay waktu tertentu. Timer dapat
dibedakan dengan cara kerjanya yaitu timer yang bekerja dengan induksi
motor dan menggunakan rangkaian elektronik
Timer irigasi ini banyak macamnya
Contoh

Timer irigasi ini akan melakukan penyiraman terhadap tanaman secara


otomatis. Yang mana terdapat 2 selang output yang dapat Anda atur dalam
waktu yang berbeda sehingga penyraman tanaman akan lebih praktis dan
terjamin.

d. Pemeroses
Didalam pemroses terdapat beberapa rangkaian untuk mengambil tindakan
pada proses penyiraman otomatis. Jika sensor air berlogika 1 artinya air
masih penuh dan sensor kelembaban berlgika 0 artinya kering, maka pompa
akan berputar dan mulai melakukan penyiraman karna dua syarat itu
terpenuhi. Jika sensor air berlogika 0 artinya kosong dan sensor kelembaban
berlogika 1 artinya lembab makan pompa akan berhenti menyiram karna
tanah sudah cukup lembab. Jika ingin pompa menyiram keadaan air harus
penuh dan tanah harus kering, jika tidak maka pompa tidak akan menyiram.
Keterangan:

 Output :

0= Tidak menyiram

1= menyiram

SK SA T OUTPUT
0 0 0 0
0 0 1 0
0 1 0 1
0 1 1 1
1 0 0 0
1 0 1 0
1 1 0 0
1 1 1 0

e. Inverter
Inverter adalah Rangkaian elektronika daya yang digunakan untuk
mengkonversikan tegangan searah (DC) ke suatu tegangan bolak-balik (AC).
Ada beberapa topologi inverter yang ada sekarang ini, dari yang hanya
menghasilkan tegangan keluaran kotak bolak-balik (push-pull inverter)
sampai yang sudah bisa menghasilkan tegangan sinus murni (tanpa
harmonisa). Inverter satu fasa, tiga fasa sampai dengan multifasa dan ada
juga yang namanya inverter multilevel (kapasitor split, diode clamped dan
susunan kaskade).
Prinsip kerja inverter adalah mengubah input motor (listrik AC) menjadi DC
dan kemudian dijadikan AC lagi dengan frekuensi yang dikehendaki sehingga
motor dapat dikontrol sesuai dengan kecepatan yang diinginkan.

Fungsi Inverter adalah untuk merubah kecepatan motor AC dengan cara


merubah Frekuensi Outputnya:
f = frekuensi (Hz)
p = jumlah kutub
f. Motor (pompa)
Pompa air adalah alat yang digunakan untuk memindahkan cairan dari suatu
tempat ke tempat yang lain, melalui media pipa (saluran) dengan cara
menambahkan energi pada cairan yang dipindahkan dan berlangsung terus
menerus.
Pompa beroperasi dengan prinsip membuat perbedaan tekanan antara
bagian hisap (suction) dan bagian tekan (discharge). Perbedaan tekanan
tersebut dihasilkan dari sebuah mekanisme misalkan putaran roda impeler
yang membuat keadaan sisi hisap nyaris vakum. Perbedaan tekanan inilah
yang mengisap cairan sehingga dapat berpindah dari suatu reservoir ke
tempat lain. Pada jaman modern ini, posisi pompa menduduki tempat yang
sangat penting bagi kehidupan manusia. Pompa memerankan peranan yang
sangat penting bagi berbagai industri misalnya industri air minum, minyak,
petrokimia, pusat tenaga listrik dan sebagainya.
g. PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya)
Pembangkit listrik tenaga surya adalah pembangkit listrik yang mengubah
energi surya menjadi energi listrik. Pembangkitan listrik bisa dilakukan
dengan dua cara, yaitu secara langsung menggunakan fotovoltaik dan
secara tidak langsung dengan pemusatan energi surya. Fotovoltaik
mengubah secara langsung energi cahaya menjadi listrik menggunakan efek
fotoelektrik. Pemusatan energi surya menggunakan sistem lensa atau cermin
dikombinasikan dengan sistem pelacak untuk memfokuskan energi matahari
ke satu titik untuk menggerakan mesin kalor.
Sel surya atau sel fotovoltaik adalah alat yang mengubah energi cahaya
menjadi energi listrik menggunakan efek fotoelektrik. Dibuat pertama kali
pada tahun 1880 oleh Charles Fritts.
Pembangkit listrik tenaga surya tipe fotovoltaik adalah pembangkit listrik yang
menggunakan perbedaan tegangan akibat efek fotoelektrik untuk
menghasilkan listrik. Solar panel terdiri dari 3 lapisan, lapisan panel P di
bagian atas, lapisan pembatas di tengah, dan lapisan panel N di bagian
bawah. Efek fotoelektrik adalah di mana sinar matahari menyebabkan
elektron di lapisan panel P terlepas, sehingga hal ini menyebabkan proton
mengalir ke lapisan panel N di bagian bawah dan perpindahan arus proton ini
adalah arus listrik.
Maximum Power Point Tracking atau sering disingkat dengan MPPT
merupakan sebuah sistem elektronik yang dioperasikan pada sebuah panel
photovoltaic (PV) sehingga panel photovoltaic bisa menghasilkan power
maksimum. Perlu diperhatikan, MPPT bukanlah sebuah sistem tracking
mekanik yang digunakan untuk mengubah posisi modul terhadap posisi
matahari sehingga mendapatkan energi maksimum matahari. MPPT benar-
benar sebuah sistem elektronik yang bisa menelusuri titik power maksimum
power yang bisa dikeluarkan oleh sebuah panel PV.