Anda di halaman 1dari 2

ANALISIS BIOMEKANIK DARI

GAYA BERJALAN SELAMA KEHAMILAN *

OLEH THERESA FOTI, PH.D. †, JON R. DAVIDS, M.D. †, DAN ANITA BAGLEY, PH.D. ‡
Investigasi dilakukan di Laboratorium Analisis Gerak,
Rumah Sakit Shriners untuk Anak-anak, Greenville, South Carolina

Abstrak
Latar belakang : Ada banyak perubahan anatomis selama kehamilan yang berpotensi
menyebabkan perubahan gaya berjalan. Perubahan gaya berjalan dapat berpengaruh pada otot
muskulokeletal yang berhubungan dengan kehamilan, seperti low-back, hip, dan Nyeri betis.
Dan sedikit penelitian tentang hal ini. Topik, tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis secara obyektif gaya hidup selama kehamilan.

Metode : Analisis gaya hidup tiga dimensi dilakukan pada 15 wanita selama trimester
terakhir kehamilan dan satu tahun post partum. Parameter kinematik dan kinetik terpilih
untuk kehamilan dan satu tahun post partum yang dibandingkan dengan penggunaan t test
berpasangan (95 persen signifikansi tingkat).

Hasil : Secara keseluruhan, kinetik gaya berjalan tidak berubah selama kehamilan. Tidak
ditemukan ada bukti “Gaya berjalan terhuyung-huyung” saat hamil. Selama hamil maksimum
kemiringan panggul anterior saat berjalan meningkat rata-rata 4 derajat, meskipun ada variasi
tiap subjek (kisaran, kenaikan 13 derajat ke a Penurunan 10 derajat) . Peningkatan yang
signifikan pada panggul dan pergelangan kaki, yang diamati selama kehamilan (p <0,05).

Kesimpulan : Kenaikan kinetik gaya berjalan yang signifikan dengan parameter selama
kehamilan (p <0,05) men jelaskan bagaimana cara berjalan tetap relatif tidak berubah meski
massa tubuh meningkat dan melebar serta terjadi perubahan Distribusi massa. Hai ini
menunjukkan bahwa selama kehamilan mungkin ada peningkatan masa yang tumpukan pada
abductor pinggul, ekstensor pinggul, dan pergelangan kaki Otot fleksor plantar saat berjalan.

Relevansi Klinis: Kemungkinan akan terjadi beberapa gangguan umum pada


muskuloskeletal yang berhubungan dengan kehamilan karena beberapa bagian
musculoskeletal mengalami “over injury” akibat perubahan masa tubuh.

Dalam memberikan perawatan pada ibu hamil dokter harus menekankan nilai Olahraga dan
pengkondisian selama kehamilan dalam pencegahan dan rehabilitasi.
Perubahan hormonal dan anatomis selama kehamilan dapat merubah massa tubuh, distribusi
massa tubuh, kelemahan sendi, dan kekuatan otot musculotendinous. Massa tubuh
meningkatkan rata-rata sebelas kilogram, dan perubahan distribusi massa tubuh karena
pertumbuhan janin yang meningkatkan . Penurunan pada otot perut terjadi karena
perengangan yang berlebih. Selain itu, perubahan hormonal juga mempengaruhi kelemahan
sendi. Mengalami kenaikan sepuluh kali lipat tingkat relaxin selama kehamilan, dan
peningkatan ini telah dikaitkan dengan peningkatan rentang gerak dari panggul dan sendi
perifer.

Selama kehamilan, gangguan muskuloskeletal adalah hal yang umum dari keluhan ringan
sampai berat . Beberapa kondisi termasuk nyeri punggung bawah yang melibatkan tulang
belakang lumbosakral dan Sendi sacroiliac, carpal tunnel syndrome, de Quervain
Tenosinovitis, kram kaki, dan nyeri pinggul (osteonekrosis pada tempurung femoralis dan
osteoporosis transien dari Pinggul). Patofisiologis kejadian diatas belum banyak dipahami.
Sehingga banyak dokter khawatir melakukan intervensi pada ibu hamil yang mempunyai
keluhan diatas dengan menggunakan prinsip pengobatan pada pasien umum (tidak hamil)
karena dianggap kurang tepat dan berbahaya. Dalam hal ini, dokter kadang “mengabaikan”
keluhan ibu hamil tersebut karena biasanya akan sembuh sendiri setalah melahirkan. Namun,
bukti literatur menunjukan bahwa baik hasil obyektif dan subyektif lebih baik saat hamil
wanita tetap fit secara fisik (melalui program latihan dan pengkondisian) selama Kehamilan.
Ini menyiratkan bahwa jka kebugaran fisik buruk merupakan faktor risiko untuk berbagai
masalah muskuloskeletal saat kehamilan.

Dalam penelitian ini, kami mengevaluasi hipotesis yang ada Adalah ada hubungan gaya
berjalan dengan kehamilan yang bisa Berkontribusi untuk mengatasi cedera pada kelompok
otot tertentu......(nyambung ke hal 2)