Anda di halaman 1dari 9

MISI PERDAMAIAN KONFLIK BOSNIA

Oleh : Kristina Roseven Nababan

Absrak
Konflik yang terjadi di Bosnia-Herzegovina adalah konflik yang awalnya
sebatas konflik Non-International Armed Conflict (NIAC) yang berubah menjadi
International Armed Conflict (IAC). Akibat Konflik yang telah menelan banyak korban
jiwa serta munculnya keresahan dunia Internasional mengharuskan Konflik harus
segera dihentikan. PBB yang merupakan badan yang memiliki perhatian khusus
terhadap perdamaian akhirnya melakukan invansi sebagai bentuk upaya misi
perdamaian. PBB lebih jauh membentuk instrument dalam komandonya untuk
melakukan conflict prevention, peacemaking, dilanjutkan dengan peacekeeping
operation dan peace-building. Tahapan- tahapan yang dilakukan merupakan bagian
dari upaya perdamaian mulai dari pecahnya konflik hingga berakhirnya konflik serta
pemulihan infrastruktur dan suprastruktur yang rusak akibat konflik di Bosnia.
Keyword : conflict prevention, peacemaking, peacekeeping operation dan
peace-building.

Yugoslavia yang bertransformasi


I. Pendahuluan menjadi Republik Federasi Yugoslavia
Bosnia Herzegovina atau yang di bawah pimpinan Josip Broz Titto.
sering disebut dengan Bosnia Pasca Perang Dunia I, Bosnia menjadi
merupakan suatu negara yang pernah bagian dari sebuah kerajaan yang
mengalami konflik yang cukup pelik dikendalikan Serbia hingga tahun 1929
dalam pembentukan suatu negara dan juga bagian dari sebuah federasi
yang merdeka. Bosnia-Herzegovina yang didominasi Serbia hingga tahun
terletak di Semenanjung Balkan 19922.
sebelah tenggara Eropa. Tiga etnis Pada tahun 1992 Penduduk
utama1 yang mendiami Bosnia yaitu Muslim dan Kroasia di Bosnia -
etnis Muslim Bosnia, etnis Serbia- Herzegovina memilih untuk merdeka
Bosnia, dan etnis Kroasia-Bosnia. dan mendeklarasikan negara Bosnia-
Bosnia menjadi bagian Kerajaan Herzegovina. Penduduk Serbia Bosnia
menolak hasil tersebut dan berusaha
1 Sri Sumantri. 2014. Perang Bosnia: Konflik
Etnis Menuju Kemerdekaan (1991-1995). 2 Syamsul Hadi, Politik Standar Ganda
Yogyakarta : Universitas Negeri Yogyakarta. Amerika Terhadap Bosnia, (Jakarta: FoDIS,
Hal. 3 1997), hlm. 89.

1
membentuk negara terpisah dengan etnis Serbia / Serb yang memiliki
bantuan Tentara Federal, yaitu kepentingannya masing-masing. Etnis
Republik Serbia Bosnia dan Bosniak ingin menjadikan Bosnia
Herzegovina yang kemudian menjadi sebagai negara merdeka. Etnis
Republik Srpska. Sekali lagi, perang di Kroasia ingin menggabungkan
Bosnia-Herzegovina berlangsung sebagian wilayah Bosnia dengan
sengit dan kejam karena alasan wilayah negara Kroasia. Sementara
trauma sejarah. Militer Yugoslavia etnis Serbia yang sedang
(Serbia) yang dibantu oleh milisi-milisi mendominasi pemerintahan
Serbia memulai invasi dan penaklukan Yugoslavia ingin mempertahankan
ke ibukota Sarajevo dan sekitarnya keutuhan sisa-sisa wilayah
dikarenakan merasa geram karena Yugoslavia. Selain itu, usaha untuk
dunia internasional memilih untuk memisahkan diri dari Yugoslavia juga
mengakui Bosnia sebagai negara merupakan bagian dari NIAC
merdeka dan meruntuhkan klaim dikarenakan Bosnia berusaha untuk
bahwa Bosnia masih merupakan memisahkan diri dari dan
daerah kekuasaan dari Yugoslavia. Di memerdekakan diri yang melawan
wilayah-wilayah yang baru ditaklukkan pemerintahan yang sah yaitu
dan diduduki oleh pasukan Serbia Yugoslavia.
sebagai, banyak warga sipil Bosniak & Selanjutnya, setelah Bosnia
Kroasia yang menjadi sasaran mendeklarasikan kemerdekaannya
pembunuhan, penyiksaan, & yang di tambah dengan pengakuan
pemerkosaan massal3. atas kemerdekaanya dari organisasi
Konflik yang terjadi di Uni Eropa dan diikuti oleh Amerika
Bosnia, maka sengketa jenis konflik Serikat, konflik bersenjata berubah
bersenjata yang terjadi adalah dari menjadi konflik bersenjata
sengketa bersenjata non internasIonal internasional di tambah lagi, adanya
(NIAC) menjadi sengketa bersenjata intervensi dari pihak ketiga untuk
Internasional (IAC). Perang non menyelesaikan konflik yang dalam hal
internasional yang terjadi yang ini adalah Amerika, Inggris, NATO dan
merupakan konflik bersenjata antara juga PBB. Pada kasus konflik yang
etnis Bosniak, etnis Kroasia / Kroat, & terjadi di Bosnia setelah deklarasi
kemerdekaan, militer Yugoslavia
3 Makalah Kelompok 5. 2018. Konflik Bosnia. (Serbia) yang dibantu oleh milisi-milisi
2
Serbia memulai invasi dan penaklukan melakukan conflict prevention,
ke ibukota Sarajevo dan sekitarnya peacemaking, dilanjutkan dengan
dikarenakan merasa geram karena peacekeeping operation dan peace-
dunia internasional memilih untuk building. Tahapan- tahapan yang
mengakui Bosnia sebagai negara dilakukan merupakan bagian dari
merdeka dan meruntuhkan klaim upaya perdamaian mulai dari
bahwa Bosnia masih merupakan pecahnya konflik hingga berakhirnya
daerah kekuasaan dari Yugoslavia. Di konflik serta pemulihan infrastruktur
wilayah-wilayah yang baru ditaklukkan dan suprastruktur yang rusak akibat
dan diduduki oleh pasukan Serbia konflik.
sebagai, banyak warga sipil Bosniak & Conflict Prevention yang
Kroasia yang menjadi sasaran umumnya disebut sebagai suatu aksi
pembunuhan, penyiksaan, & untuk mencegah penyebaran konflik
pemerkosaan massal. Oleh karena kearah yang lebih besar. Tindakan ini
konflik yang terjadi di Bosnia, maka dapat berupa mediasi, konsolidasi dan
penulis akan membuat suatu kajian atau negosiasi. Upaya ini dilakukan
mengenai misi perdamaian dalam sebagai bentuk dari peringatan dini
kasus konflik Bosnia. dalam pencegahan konflik. Dengan
dilakukannya pencegahan konflik ini,
II. Diskusi maka Dewan Keamanan dan
PBB yang merupakan suatu Sekretaris Jenderal akan mengambil
organisasi internasional yang memiliki tindakan akan mengambil tindakan
fokus pada perdamaian dan untuk pencegahan4. DK umumnya akan
mencegah perselisihan hingga konflik melakukan pencegahan konflik
tidak berkembang menjadi sebuah dengan menggunakan Preventive
peperangan. PBB berusaha untuk diplomacy dimana upaya ini
mengajak para pihak yang berselisih merupakan tindakan-tindakan untuk
ke meja perundingan dari pada membangun kepercayaan diantara
menggunakan kekuatan bersenjata para pihak, peringatan dini
atau untuk membantu menciptakan berdasarkan pada informasi yang
perdamaian ketika konflik sudah didapat dan formal atau informal fact-
pecah. Dalam pelaksanaan tugas finding. Preventive diplomacy juga
tersebut, PBB lebih jauh membentuk
instrument dalam komandonya untuk 4 Pasal 99 Piagam PBB.

3
akan melibatkan preventive terlibat dalam konflik untuk
deployment, dan dalam beberapa menyelesaikan perselisihan dan untuk
situasi demiliterisasi zona/area. Dalam menyelesaikan perselisihan mereka
konflik bosnia, Uni Eropa ikut secara damai. Bab VI dari Piagam
berpartisipasi dalam proses PBB mengatur cara-cara yang jelas ini
perdamaian dengan berusaha untuk dalam pemecahan konflik. Dewan
mengajak kedua belah pihak yang keamanan dapat merekomendasikan
bertikai untuk mau melakukan cara-cara untuk menyelesaikan
perundingan guna menyelesaikan perselisihan, atau meminta mediasi
konflik tersebut. Masyarakat Uni Eropa Sekertaris Jenderal memainkan
menjadi mediator perundingan antara peranan yang utama dalam
Serbia dan juga Bosnia dalam Peacemaking, baik personal dan juga
perundingan Lissabon yang dengan mengirim utusan atau wakil
dilaksanankan pada tahun 1992 guna atau misi untuk tugas-tugas khusus,
mencari solusi kedua belah pihak seperti negoisasi atau tim pencari
dalam menyelesaikan konflik tersebut. fakta. Berdasarkan Pasal 99 dari
Dalam perjanjian ini kedua belah pihak Piagam PBB Sekertaris Jenderal
sepakat menjadikan Bosnia sebagai dapat meminta perhatian dari Dewan
negara Federasi yang terdiri dari tiga Keamanan terhadap masalah-masalah
etnis dan memiliki wilayah masing- yang dapat mengancam perdamaian
masing dari etnis tersebut. Yaitu, etnis dan keamanan dunia. Untuk
Muslim Bosnia, etnis Serbia, dan etnis membantu menyelesaikan perselisihan
Kroat Kroasia. Namun, perjanjian yang Sekertaris Jenderal dapat
diupayakan belum mampu membawa menggunakan “good officers” untuk
konflik pada perdamaian yang mediasi atau preventive diplomacy.
harusnya dapat dirasakan. Setelah Dewan Keamanan berdasarkan Pasal
adanya serangan yang terjadi di 36 dan 37 Piagam PBB dapat
Sarajevo, Bosnia justru semakin menganjurkan negara anggota untuk
merasa terancam. membawa perselisihannya ke
Setelah conflict prevention Mahkamah Internasional, arbitrase
dilakukan, maka tahap berikutnya ialah atau mekanisme penyelesaian
Peacemaking. Peacemaking sengketa lainnya. Jika cara-cara
merupakan penggunaan cara-cara damai gagal maka berdasarkan Bab
untuk mengajak para pihak yang VII Piagam PBB, Dewan Keamanan
4
dapat melakukan tindakan-tindakan Pengerahan pasukan pencegahan
militer seperti yang diatur dalam Pasal yang dikerahkan sebelum konflik
42 Piagam PBB. pecah, operasi dapat menetapkan
Peacekeeping merupakan jaminan keamanan dan transportasi
pengerahan pasukan penjaga yang berguna bagi kemajuan dalam
perdamaian PBB di lapangan dengan bidang politik. 3). Operasi
persetujuan dari para pihak, perlindungan kemanusiaan, dalam
normalnya melibatkan personil militer, banyak konflik masyarakat sipil
polisi, dan juga personil sipil. kadang menjadi target pihak-pihak
Peacekeeping dalam hal ini yang bertikai untuk mendapatkan
mempunyai dua fungsi yaitu keuntungan politik. Dalam situasi ini
mencegah konflik dan membuat Pasukan Penjaga Perdamaian
perdamaian. Penjagaan perdamaian menyediakan perlindungan dan
dan pasukannya di bawah otoritas dukungan untuk operasi kemanusiaan.
Dewan Keamanan, disetujui oleh 4). Implementasi dari penyelesaian
negara yang bersangkutan dan damai, berbentuk multi dimensional
umumnya dengan pihak-pihak yang operasi, dikerahkan berdasarkan
terlibat. Personil militer dari Pasukan persetujuan perdamaian diantara para
Penjaga Perdamaian PBB secara pihak, dapat membantu dalam
sukarela disediakan oleh negara- berbagai macam tugas, seperti
negara anggota dan biayai oleh bantuan kemanusiaan, pengawasan
komunitas internasional5. Operasinya hak asasi manusia, pengamat pemilu
dapat berbentuk berbagai macam, dan dukungan kordinasi bagi
tergantung kepada situasinya. Tugas- rekonstruksi ekonomi.
tugas yang diemban oleh pasukan Setelah upaya-upaya yang
penjaga perdamaian selama ini dilakukan oleh PBB, Uni Eropa
adalah: 1). Memelihara gencatan Maupun negara-negara lainnya
senjata dengan membuat/menetapkan mengalami kegagalan untuk
“breathing space,” operasi didasarkan membantu perdamaian di Bosnia
pada persetujuan terbatas antara para dalam kurun waktu 1992 hingga 1994,
pihak yang dapat membuat suasana pada bulan Mei tahun 1995 pakta
yang kondusif diantara para pihak. 2). keamanan atlantik (NATO) mengambil
keputusan untuk melakukan invasi
5
Pasal 43 Piagam PBB. militer ke wilayah Serbia. Invasi ini
5
mendapatkan dukungan dari PBB dan tercatat dalam misi perdamaian di
Uni Eropa serta Amerika Serikat guna Yugoslavia termasuk Bosnia.
memaksa Serbia untuk kembali Indonesia juga tercatat membantu
melakukan perundingan dalam upaya menjaga perdamaian di Bosnia
menyelesaikan konflik di wilayah dengan mengirimkan pasukan Garuda
tersebut. Target operasi militer yang 14 yang terdiri dari 25 anggota yang
dilakukan oleh NATO ini adalah untuk ditugaskan untuk menjaga perdamaian
menghancurkan infrastruktur- di Bosnia dan juga memberikan
infrastruktur yang ada di wilayah bantuan medis dan obat-obatan.
Serbia. NATO menjadi faktor yang Program Hak Asasi Manusia,
sangat berperan dalam upaya UNPROFOR sebagai peacekeeping
memaksa Serbia untuk kembali operation PBB harus mampu untuk
melakukan perundingan guna mengatasi terjadinya pelanggaran
mencapai perdamaian di Bosnia. HAM di konflik Bosnia. UNPROFOR
Karena serangan yang dilakukan oleh yang mengemban misi kemanusiaan,
NATO tersebut berhasil memaksa harus bisa melindungi warga sipil yang
Serbia untuk mau duduk dan menjadi korban dalam konflik tersebut.
melakukan perundingan dengan Tanggal 11 Oktober hingga 20
Bosnia guna mencapai kesepakatan. Desember 1995 menjadikan pasukan
Pada tahun 1992 Perserikatan UNPROFOR memantau genjatan
Bangsa-Bangsa membentuk senjata yang diberlakukan untuk
UNPROFOR (United Nation Protection kemungkinan negosiasi damai di
Force) yaitu pasukan perdamaian Dayton, Ohio.
yang ditugaskan untuk menjaga Peace building merupakan
perdamaian di negara-negara pecahan pelibatan tindakan-tindakan untuk
Yugoslavia. UNPROFOR ini terdiri dari mencegah timbulnya kembali konflik
negara-negara anggota PBB yang dan mendukung struktur-struktur dan
mengirimkan pasukan perdamaiannya tindakan-tindakan yang memperkukuh
guna menjaga perdamaian di Bosnia. perdamaian. Preventive peace building
Pasukan perdamain ini terdiri dari melibatkan cakupan dalam waktu
negara Amerika Serikat, Jerman, panjang dalam bidang politik,
Inggris, Prancis dan Indonesia institutusi dan aktivitas pembangunan
tergabung dalam UNPROFOR ini. yang ditujakan kepada akar
Sekitar 17.000 pasukan UNPROFOR permasalahan dari konflik. Post
6
conflict peace building melibatkan mewakili kedua pihak6. Kemudian
semua usaha untuk mencegah pada tahun 1998 Pemerintah Bosnia
kembali terjadinya konflik dan untuk mengeluarkan sebuah kebijakan yang
memepercepat konsolidasi proses cukup signifikan yaitu melakukan
perdamaian, dengan demikan pemotongan dana militer hingga 40%.
terbentang pondasi bagi perdamaian Dana militer yang terbatas dianggap
yang terus berkelanjutan. mampu mempercepat peralihan
United Nation peace building tentara menuju kehidupan sosial
memiliki aktivitas utama yakni masyarakat, karena pada
pertama, dalam bidang militer dan kenyataannya dana militer yang tetap
keamanan, termasuk pelucutan dialirkan kepada mantan kombatan
senjata, demobilisasi, reintegrasi seringkali disalahgunakan sehingga
kombatan dan penghancuran senjata. muncul berbagai macam tindakan
Kedua melibatkan aktifitas kriminalitas.
kemanusiaan, seperti pengembalian Pembangunan perdamaian
pengungsi dan usaha-usaha yang lainya yang dilakukan dalam bidang
berhubungan dengan masalah anak- politik adalah dengan membantu untuk
anak yang diakibatkan oleh konflik. pembangunan institusi dan membantu
Dalam tahapan ini, pada konflik perkembangan “good governance”
Bosnia-Herzegovina diawali dengan reformasi konstitusi dan pemilu, hak
adanya Dayton Peace Agreement asasi manusia yang mencakup
tahun 1995 yang menghimbau pengawasan hak asasi manusia,
pelaksanaan gencatan senjata. reformasi bidang pengadilan dan
Sayangnya dalam perjanjian tersebut kepolisian dan juga investigasi
tidak ada detail mengenai proses DDR penyalahgunaan kekuasaan. Bidang
(Disarmament, Demobilization and yang lain adalah ekonomi dan sosial,
Reintegration). Hal tersebut berimbas termasuk rekonstruksi infrastruktur
setahun kemudian saat 300.000 yang hancur akibat konflik,
kombatan Serbia dan Bosnia secara
sukarela melucuti senjata mereka 6 Lihat Massimo Moratti and Amra

Sabic-El-Rayess, Transitional Justice and


dengan tanpa bantuan baik dari DDR: The Case of Bosnia and Herzegovina,
pemerintah ataupun dari institusi yang hlm.12, diakses dari
https://www.ictj.org/sites/default/files/ICTJ-
DDR-Bosnia-CaseStudy-2009-English.pdf
diakses pada 18 Juli 2018

7
pengurangan ketidak adilan ekonomi Bosnia dan Herzegovina. Petugas Civil
dan sosial dan pembentukan kondisi Affairs berpartisipasi dalam
bagi good governance dan pembangunan kepercayaan lokal dan
pembangunan ekonomi. regional dengan memberikan informasi
Setelah terciptanya politik, sosio-ekonomi dan hak asasi
perdamaian melalui Perjanjian Dayton manusia, analisis dan dukungan
dalam konflik Bosnia dan Herzegovina, lainnya kepada UNITPF. Selain itu,
PBB melakukan intervensi sebagai Bank Dunia diberikan tugas untuk
bentuk upaya peacebuilding di Bosnia- mengawasi program rekontruksi dan
Herzegovina melalui United Nations pemulihan Pemerintahan Bosnia dan
Mission in Bosnia Herzegovina Herzegovina. Program tersebut
(UNIMBH) dimana upaya UNMIBH ini terfokus pada tujuh sektor utama yaitu
sekaligus melengkapi UNHCR, Office pemulihan dari krisis, rekontruksi
of High Representative (OHR) sebagai pertanian, rekontruksi air dan sanitasi,
Perwakilan Tinggi yang bertujuan transportasi, rehabilitasi korban
untuk mengawasi pelaksanaan perang, pendidikan, dan persiapan
Perjanjian Dayton, Organization for distrik.
Security and Cooperation in Europe III. Penutup
(OSCE), organisasi antar pemerintah Kesimpulan yang dapat
dan non pemerintah lainnya yang diambil dari kajian misi perdamaian
terlibat dalam tugas kompleks yang konflik Bosnia adalah bahwa Konflik
melibatkan aspek sipil. UNMIBH Bosnia merupakan konflik yang
membentuk dua komponen utama berubah dari NIAC (Non-International
yaitu United Nations International Armed Conflict) menjadi IAC
Police Task Force (UNIPTF) dan Civil (International Armed Conflict) yang
Affairs office. UNIPTF bertugas menjadikan proses perdamaian
membantu pihak-pihak di Bosnia dan mengalami banyak tantangan. Dalam
Herzegovina melaksanakan tanggung proses perdamaian Bosnia
jawab penegakan hukum sesungguhnya bukan hanya
sebagaimana yang diatur dalam dikarenakan bantuan dari PBB,
Perjanjian Damai, sedangkan Civil melainkan mendapatkan bantuan dari
Affairs bertugas memantau situasi NATO, Uni Eropa dan negara lain
politik dan menghormati hak asasi yang berusaha untuk membantu
manusia untuk menjaga stabilitas di perdamaian di Bosnia-Herzegovina.
8
Tahapan- tahapan yang dilakukan oleh Kemerdekaan (1991-1995).
PBB, UE, NATO dan negara lain Yogyakarta : Universitas Negeri
berupa conflict prevention, Yogyakarta.
peacemaking, dilanjutkan dengan Syamsul Hadi, Politik Standar Ganda
peacekeeping operation dan peace- Amerika Terhadap Bosnia,
building. (Jakarta: FoDIS, 1997), hlm. 89.
United Nations Departement of Public
Referensi : Information. “United Nations
Makalah Kelompok 5. 2018. Konflik Mission In Bosnia and
Bosnia. Herzegovina (UNMIBH)” dalam
Marc Wellee. 1996. Peace-Keeping https://www.nato.int/ifor/un/unmi
and Peace-Enforcement in bh.htm di akses pada 20
Bosnia and Herzegovina. Max- Agustus 2018.
Planck-Institut für
United Nations. “UNMIBH” dalam
ausländisches öffentliches
https://peacekeeping.un.org/mis
Recht und Völkerrecht
sion/past/unmibh/ diakses pada
http://www.zaoerv.de diakses 20 Agustus 2018.
pada 20 Agustus 2018.
UNMIBH. “Bosnia and Herzegovina -
Massimo Moratti and Amra Sabic-El-
UNMIBH - Background” dalam
Rayess, Transitional Justice
https://peacekeeping.un.org/mis
and DDR: The Case of Bosnia
sion/past/unmibh/background.ht
and Herzegovina, hlm.12,
ml diakses pada 28 Mei 2018
diakses dari
diakses pada 20 Agustus 2018.
https://www.ictj.org/sites/default/
files/ICTJ-DDR-Bosnia- UNMIBH. “Bosnia and Herzegovina -
CaseStudy-2009-English.pdf UNMIBH - Mandate” dalam
diakses pada 18 Juli 2018 https://peacekeeping.un.org/mis
Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa sion/past/unmibh/mandate.html
diakses pada 20 Agustus 2018.
R. Cody Phillips. The U.S. Armys Role
in Peace Enforcement
Operations 1995–2004.
Sri Sumantri. 2014. Perang Bosnia:
Konflik Etnis Menuju