Anda di halaman 1dari 3

TRIASE

No. Dokumen : 440/14/UKP/SOP/VII/2017


No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : 28 Februari 2017
Halaman : 2

PUSKESMAS
dr. Yuliarni, M.Kes
KAMPUS Nip.197004022002122002

Triase adalah upaya untuk memilah/ mengelompokkan pasien berdasarkan


1. Pengertian
derajat kegawatanya dan kebutuhan akan pertolongannya.
1. agar pasien yang datang ke puskesmas kampus baik ke pelayanan gawat

2. Tujuan darurat, dapat diseleksi berdasarkan prioritas kegawatannya


2. melakukan pelayanan kesehatan secara tepat dan profesional
SK Kepala Puskesmas Kampus tentang Kebijakan layanan klinis nomor :
3. Kebijakan
440/159/UKP/SK/VII/2017

4. Referensi
1. Alat:
ATK
5. Alat dan
Bahan 2. Bahan:
Kalung triase
a. Menerima pasien di ruang tindakan.
b. Melakukan anamnesa melalui pasien sendiri atau keluarga
c. Memeriksa pasien singkat dan cepat (selintas) untuk menentukan derajat
kegawatannya, dengan memprioritaskan kebutuhan emergensi pasien
d. Memeriksa pasien di luar ruang triase (di depan gedung Puskesmas)
apabila pasien lebih dari 10 orang.
e. Memberikan kalung kode warna menurut kegawatannya :
1) Gawat darurat, kalung warna MERAH. Pasien mengalami cedera
mengancam jiwa yang kemungkinan besar dapat hidup bila ditolong
6. Langkah -
Langkah segera. Misalnya : Tension pneumothorax, distress pernafasan (RR<
30x/mnt), perdarahan internal vasa besar dsb.
2) Gawat tidak darurat kalung warna KUNING. Pasien memerlukan
tindakan defintif tetapi tidak ada ancaman jiwa segera. Misalnya :
Perdarahan laserasi terkontrol, fraktur tertutup pada ekstrimitas
dengan perdarahan terkontrol, luka bakar <25% luas permukaan tubuh
3) Tidak gawat tidak darurat, kalung warna HIJAU. Pasien mendapat
cedera minimal, dapat berjalan dan menolong diri sendiri atau mencari
pertolongan. Misalnya : Laserasi minor, memar dan lecet, luka bakar

1
superfisial.
4) Pasien meninggal, kalung warna HITAM. Pasien meninggal
f. Memprioritas pelayanan sesuai dengan urutan warna : merah, kuning,
hijau, hitam.
g. Langsung memberikan tindakan di ruang tindakan apabila triase merah
h. Apabila memerlukan tindakan medis lebih lanjut, pasien dirujuk ke rumah
sakit lain dengan memperbaiki tanda tanda vital terlebih dahulu
i. Memberikan tindakan pada pasien dengan kategori triase kuning yang
memerlukan tindakan medis lebih lanjut dapat menunggu giliran setelah
pasien dengan kategori triase merah selesai ditangani.
j. Memindahkan pasien dengan kategori triase hijau ke pelayanan umum
k. Memulangkan pasien yang sudah membaik.
l. Petugas melakukan koordinasi ke keluarga Pasien dengan kategori hitam /
meninggal.

Memeriksa pasien singkat Memeriksa pasien di luar


Menerima pasien Melakukan dan cepat (selintas) untuk ruang triase (di depan
di ruang tindakan anamnesa menentukan derajat gedung Puskesmas) apabila
kegawatannya pasien lebih dari 10 orang

Langsung memberikan Memprioritas pelayanan Memberikan kalung


7. Bagan Alur tindakan di ruang tindakan sesuai dengan urutan warna kode warna menurut
apabila triase merah : merah, kuning, hijau, kegawatannya
hitam

Apabila memerlukan tindakan Memberikan tindakan pada Memindahkan pasien


medis lebih lanjut, pasien dirujuk pasien dengan kategori triase dengan kategori triase
ke rumah sakit lain dengan kuning yang memerlukan hijau ke pelayanan umum
memperbaiki tanda tanda vital tindakan medis lebih lanjut
terlebih dahulu dapat menunggu giliran setelah
pasien dengan kategori triase
merah selesai ditangani. Memulangkan pasien
Petugas melakukan koordinasi ke
keluarga Pasien dengan kategori yang sudah membaik
hitam / meninggal

8. Hal-hal yang
perlu
diperhatikan
Pelayanan pendaftaran
9. Unit Terkait Pelayanan laboratorium
Pelayanan farmasi
10. Dokumen  Form informed consent
Terkait  Blangko rujukan
 Form penolakan rujukan
11. Rekaman
Tanggal Mulai
Historis No Yang diubah Isi Perubahan
Diberlakukan
Perubahan

2
TRIASE

No. Dokumen : 440/14/UKP/DT/VII/2017

DAFTAR No. Revisi : 00


TILIK Tanggal Terbit : 28 Februari 2017
Halaman : 1

PUSKESMAS
KAMPUS dr. Yuliarni, M.Kes
Nip. 197004022002122002

No Langkah Kegiatan Ya Tidak

Apakah ?
1. Menerima pasien di ruang tindakan ?
2. Melakukan anamnesa melalui pasien sendiri atau keluarga ?
3. Memeriksa pasien singkat dan cepat (selintas) untuk menentukan
derajat kegawatannya, dengan memprioritaskan kebutuhan
emergensi pasien ?
4. Memeriksa pasien di luar ruang triase (di depan gedung
Puskesmas) apabila pasien lebih dari 10 orang ?
5. Memberikan kalung kode warna menurut kegawatannya ?
6. Memprioritas pelayanan sesuai dengan urutan warna : merah,
kuning, hijau, hitam ?
7. Langsung memberikan tindakan di ruang tindakan apabila triase
merah ?
8. Apabila memerlukan tindakan medis lebih lanjut, pasien dirujuk
ke rumah sakit lain dengan memperbaiki tanda tanda vital terlebih
dahulu ?
9. Memberikan tindakan pada pasien dengan kategori triase kuning
yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut dapat menunggu
giliran setelah pasien dengan kategori triase merah selesai
ditangani ?
10 Memindahkan pasien dengan kategori triase hijau ke pelayanan
umum ?
11. Memulangkan pasien yang sudah membaik ?
12. Petugas melakukan koordinasi ke keluarga Pasien dengan
kategori hitam / meninggal ?

CR......................... % Palembang,
Penilai / Auditor

( ................................. )