Anda di halaman 1dari 32

RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH

(RKJM)

SMA NEGERI 1 AIMERE

Jalan Jurusan Bajawa Km. 1 86452

TAHUN 2016-2021
LEMBAR PENGESAHAN

Berdasarkan Hasil Kerja Tim Pengembang Mutu Sekolah (TPMS), Hasil Evaluasi Diri Sekolah
(EDS), Serta dengan Memperhatikan Masukan Dari Berbagai Pihak yang Terkait, Maka dengan
Ini Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMA Negeri 1 Aimere Kabupaten Ngada Tahun
Pelajaran 2016/2017 s.d TP. 2020/2021 Disahkan Untuk Dilaksanakan Mulai Tahun Pelajaran
2016/2017.

Ditetapkan di : Aimere
Tanggal : 18 Juli 2016

Komite Sekolah, Kepala Sekolah,

VInsensius Kua Gili Drs. Sari Stefanus


NIP. 19590907 199702 1 003

Kepala Dinas Pendidikan


Provinsi Nusa Tenggara timur,

……………………………………
NIP. ……………………………..
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami haturkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan
anugerahNya, Rencana Kerja Jangka Menengah Tahun SMA Negeri 1 Aimere 2016 - 2021 yang
menjadi landasan perjalanan dan pengembangan sekolah dapat disusun dan dilaksanakan dengan
baik dan tepat pada waktunya.
Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) SMA Negeri Aimere berisikan tentang
seluruh rencana kerja sekolah selama 5 tahun ke depan yang bertujuan untuk memberikan
gambaran secara umum dan sekaligus sebagai acuan sekolah dalam melaksanakan berbagai
macam kegiatan.

RKJM SMA Negeri 1 Aimere tahun 2016-2021 ini kami susun dengan
mempertimbangkan masukan, saran dan pendapat dari berbagai pihak antara lain guru, pegawai
dan komite sekolah melalui rapat dewan guru, rapat komite sekolah dan rapat-rapat bersama
stakeholder sekolah.

Penyusunan RKJM Sekolah ini disusun dengan bantuan dan peran serta berbagai pihak,
oleh karenanya dalam kesempatan ini kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih
yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah berperan dan berpartisipasi aktif dalam
penyelesaiannya.

Kami menyadari bahwa RKJM ini masih jauh dari sempurna. Karena itu kami sangat
mengharapkan masukan dan kritikan yang diberikan kepada kami oleh beberapa pihak yang
mempunyai kepedulian untuk membangun sekolah ini menjadi lebih baik ke depan.

Aimere, 18 Juli 2016


TIM PENGEMBANG SEKOLAH
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ............................................................................................................. i


LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................................... ii
KATA PENGANTAR ........................................................................................................... iii
DAFTAR ISI.......................................................................................................................... iv

BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................................... 1


A. Latar Belakang ........................................................................................................... 1
B. Tujuan ........................................................................................................................ 1

BAB II KONDISI UMUM SEKOLAH ................................................................................. 2


A. Masa Lalu ................................................................................................................... 2
B. Kondisi Saat Ini .......................................................................................................... 2
C. Kondisi yang diharapkan............................................................................................ 2

BAB III RENCANA STRATEGIS SEKOLAH .................................................................... 7


A. Visi ............................................................................................................................ 7
B. Misi ............................................................................................................................ 7
C. Tujuan ........................................................................................................................ 7
D. Analisis SWOT / Analisis Koneks ............................................................................. 8
E. Alternatif Langkah Pemecahan Masalah.. ................................................................. 9
F. Program Kegiatan, Indikator Pencapaian, penanggungjawab dan jadwal Kegiatan
( 5 tahunan ) .............................................................................................................. 10
PROFIL SEKOLAH

IDENTITAS SEKOLAH

1. NAMA SEKOLAH : SMA NEGERI 1 AIMERE


2. NPSN : 50302954
3. NOMOR STATISTIK : 301 241 002 010
4. PROPINSI : NUSA TENGGARA TIMUR
5. OTONOMI DAERAH : NGADA
6. KECAMATAN : AIMERE
7. DESA : AIMERE TIMUR
8. JALAN : JURUSAN BAJAWA KM 1 – AIMERE
9. KODE POS : 86452
10. TELEPON : KODE WILAYAH - NOMOR : -
11. FAXIMILE / FAX : KODE WILAYAH - NOMOR : -
12. DAERAH : PEDESAAN
13. STATUS SEKOLAH : NEGERI
14. KELOMPOK SEKOLAH :-
15. AKREDITASI :A
16. SURAT KEPUTUSAN /SK : NOMOR : 0283/0/1991 TANGGAL 30 MEI 1991
17. PENERBIT SK DITANDA TANGANI OLEH : MENDIKBUD
18. TAHUN BERDIRI : 1991
19. TAHUN PENEGRIAN : 1991
20. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR : PAGI
21. BANGUNAN SEKOLAH : MILIK SENDIRI
22. LOKASI SEKOLAH : AIMERE
23. JARAK KE PUSAT KECAMATAN : 1 KM
24. JARAK KE PUSAT OTODA : 37 KM
25. TERLETAK PADA LINTASAN : PROPINSI
26. ORGANISASI PENYELENGGARA : PEMERINTAH
BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) merupakan sebuah proses perencanaan
atas semua hal dengan baik dan teliti untuk mencapai tujuan pendidikan. Dengan tujuan ini
sekolah dapat menyesuaikan dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, sosial budaya
masyarakat, potensi sekolah dan kebutuhan peserta didik.
Penyusunan RKJM mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan, Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
Pendidikan dan Rencana Strategis Kementrian Pendidikan Nasional 2010-2014.
Dalam menghadapi berbagai perubahan ilmu pengetahuan serta kemajuan teknologi
dan informasi di bidang pendidikan, SMAN 1 Aimere sebagai sebuah lembaga harus selalu
dapat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi secara kritis, kreatif dan inovatif, agar tetap
eksis dan berkualitas. Pesatnya perubahan selain membawa dampak yang positif, juga
menantang sekolah sebagai pusat pembentukan karakter dan agen perubahan untuk mengatur
berbagai hal yang harus terjadi di sekolah secara profesional.
Tantangan itu serentak pula merupakan sebuah peluang untuk maju dalam upaya
untuk membentuk manusia muda yang mampu menghadapi pelbagai perubahan demi
menciptakan hari esok yang lebih baik. Untuk itu, SMAN 1 Aimere mendesain berbagai
program yang relevan, efektif dan inovatif dengan menyusun Rencana Kerja Jangka
Menengah (RKJM) untuk menghadapi masa yang akan datang.

B. Maksud dan Tujuan


1. Maksud
Rencana Kerja Jangka Menengah ini dibuat dengan maksud :
a. Sebagai acuan bagi sekolah untuk menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran
b. Dapat digunakan sebagai panduan bagi sekolah dalam menentukan kebijakan sekolah
c. Sebagai sumber inspirasi bagi seluruh warga sekolah dalam memajukan pendidikan
d. Sebagai tolak ukur bagi keberhasilan pendidikan baik akademik maupun non
akademik
2. Tujuan
a. Menjamin agar perubahan atau tujuan sekolah yang telah ditetapkan dapat dicapai
dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko kecil.
b. Tersedianya panduan bagi sekolah dalam memanfaatkan subsidi baik subsidi dari
pemerintah maupun dari nonpemerintah.
c. Pedoman untuk terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar pelaku
sekolah, antar sekolah, Dinas Pendidikan provinsi dan antar waktu
d. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan,
dan berkelanjutan
e. Dapat dijadikan tolak ukur bagi keberhasilan implementasi berbagai program
peningkatan mutu pendidikan di sekolah
f. Membantu sekolah dalam menyusun anggaran secara bijaksana untuk meningkatkan
kualitas pendidikan
g. Untuk memberikan gambaran keadaan sekolah secara menyeluruh di masa lima tahun
mendatang
h. Sebagai pedoman dalam menemukan arah kebijakan sekolah dan landasan komitmen
bersama seluruh komponen sekolah.
i. Sebagai acuan dalam menentukan skala prioritas program sekolah.
j. Untuk memacu peningkatan prestasi sekolah dalam bentuk pengembangan fisik
maupun non fisik
k. Untuk membangkitkan partisipasi orang tua dan masyarakat dalam upaya berinteraksi
secara aktif dalam pengembangan program sekolah.
l. Untuk mendorong pemerintah dan instansi terkait lainnya agar memberikan
pembinaan maupun kerjasamanya dalam program pengembangan sekolah.
BAB II
KONDISI UMUM SEKOLAH

A. Kondisi Masa Lalu


Kualitas sumber daya manusia dan sumber daya lingkungan yang ada belum dapat
memenuhi amanat dari standar nasional pendidikan. Dalam menentukan Rencana Kerja
Jangka Mengengah Sekolah diperlukan analisis . Analisis lingkungan strategis yang ada dari
mulai dari kondisi sosial, kondisi ekonomi, kondisi politik, kondisi keamanan, kondisi
budaya, pengembangan IPTEK. Semua kondisi yang ada di lingkungan ini memberikan
pengaruh terhadap kkeberhasilan program pendidikan di sekolah.
SMA Negeri 1 Aimere pada awal didirikan masih jauh dari standar yang diatur dalam
Standar Nasional Pendidikan (SNP) maupun Standar Pelayanan Minimal (SPM).

B. Kondisi Saat Ini


Cita-cita Kemendiknas dalam pembangunan pendidikan nasional lebih menekankan pada
pendidikan transformatif, yaitu menjadikan pendidikan sebagai motor penggerak perubahan dari
masyarakat berkembang menuju masyarakat maju. Untuk mewujudkan hal tersebut kemudian
pemerintah kemudian menetapkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) sebagai acuan
pelaksanaan pendidikan di seluruh Indonesia dan dalam rangka menjamin mutu pendidikan
nasional.

Analisis kondisi saat ini menggambarkan tingkat ketercapaian pelaksanaan program dengan
segala kelebihan dan kekurangan yang ada. Keberhasilan saat ini akan menjadi pedoman dan
petunjuk waktu yang akan datang, sedangkan kekurangan merupakan kesenjangan antara
harapan dan kenyatan yang ada sehingga perlu direfleksi aktor ketidak berhasilan dan
menjadikan program bagi tahun berikutnya. Berikut secara lengkap digambarkan analisis kondisi
saat ini yang meliputi 8 standar nasional pendidikan .

Analisis tantangan nyata berdasarkan pada aspek pemenuhan standar nasional pendidikan
Kondisi yang diharapkan (lima Tantangan
No. Kondisi saat ini
tahun ke depan)

1 Standar Isi: Kurikulum Standar Isi: Kurikulum

Kurikulum telah 75 % memenuhi Kurikulum 100 % memenuhi keten- 25 %


ketentuan BSNP tuan BSNP

Untuk memenuhi kebutuhan Untuk memenuhi kebutuhan


pengembangan diri pribadi peserta pengembangan diri pribadi peserta
didik baru 70 % peserta didik didik semua peserta didik (100 %)
mendapat pelayanan bimbingan mendapat pelayanan bimbingan dan 30 %
dan konseling konseling
Kondisi yang diharapkan (lima Tantangan
No. Kondisi saat ini
tahun ke depan)

Sekolah menyediakan kegiatan Sekolah menyediakan kegiatan ekstra


ekstra kurikuler untuk memenuhi kurikuler untuk memenuhi kebutuhan
kebutuhan pengembangan diri pengembangan diri pribadi peserta
pribadi peserta didik. melalui didik. melalui kegiatan:
kegiatan: 50 %
1. Pramuka
1. Olahraga Prestasi 2. Paskibraka
2. Seni 3. LKTD
(50 %) 4. Sepak Bola
5. Futsal
6. Bola Volli
7. Sepak Takraw
8. Paduan Suara
9. Drumband
2. Pengembangan Standar Proses Pengembangan Proses
Pembelajaran: Pembelajaran:

75 % Silabus mata pelajaran sudah 100 % Silabus mata pelajaran 25 %


sesuai/relevan dengan standar sesuai/relevan dengan standar

60 % RPP telah dirancang untuk Semua RPP telah dirancang untuk 40 %


mencapai pembelajaran efektif dan mencapai pembelajaran efektif dan
sesuai dengan kebutuhan peserta sesuai dengan kebutuhan peserta
didik didik
50 % sumber belajar dapat Semua sumber belajar dapat 50 %
diperoleh dengan mudah dan diperoleh dengan mudah dan
digunakan secara tepat digunakan secara tepat

60 % pembelajaran telah Pembelajaran dilaksanakan dengan 40 %


dilaksanakan dengan menggunakan metode yang
menggunakan metode yang interaktif, inspiratif, menyenangkan,
interaktif, inspiratif, kreatif, menantang dan memotivasi
menyenangkan, kreatif, menantang peserta didik
dan memotivasi peserta didik

Supervisi pembelajaran belum Supervisi pembelajaran 40 %


dilaksanakan bedasarkan dilaksanakan bedasarkan
perencanaan, pelaksanaa, dan perencanaan, pelaksanaan, dan
tindak lanjut 60 % program tindak lanjut

3. Standar Kompetensi Lulusan: Standar Kompetensi Lulusan:

Rata rata Klasifikasi kelulusan Rata rata Klasifikasi kelulusan setiap 20 %


setiap mata pelajaran UN tahun mata pelajaran UN kedepannya
pelajaran sebelumnya C (60%) sebelumnya B (80 %)

Sekolah belum memiliki Prestasi Sekolah telah memiliki Prestasi non


non akademik di tingkat akademik sekolah tingkat
Kabupaten/ provinsi/ nasional : Kabupaten/ provinsi/ nasional

1. Lomba mata pelajaran


(olimpiade)
2. Olahraga dan seni
Output belum bisa bersaing di Output mampu bersaing di
universitas negeri dan dunia usaha universitas negeri dan dunia usaha

4 Pengembangan Pendidik dan Pengembangan Pendidik dan


Tenaga Kependidikan: Tenaga Kependidikan:

Pendidik 50 % telah memenuhi Pendidik dan tenaga kependidikan 50 %


standar nasional pendidikan 100% sudah mem`enuhi standar
(bersertifikat pendidik) nasional pendidikan

Jumlah tenaga kependidikan : Jumlah tenaga kependidikan :

1. Pegawai tata usaha = 7 1. Pegawai tata usaha = 3 orang


orang 2. Petugas pustaka = 1 orang
2. Petugas pustaka = 1 3. Laboran = 1 orang
orang 4. Penjaga sekolah = 1 orang
3. Laboran = 1 5. petugas kebersihan = 1 orang
orang 6. Penjaga keamanan = 1 orang
4. Penjaga sekolah = 1
orang
5. petugas kebersihan = 1 orang
6. Penjaga keamanan = 1 orang
Kompetensi pendidik 50 % Kompetensi pendidik 100 % 50 %
memenuhi standar memenuhi standar

Kompetensi tenaga kependidikan Kompetensi tenaga kependidikan 100 30 %


70 % memenuhi standar % memenuhi standar

5. Pengembangan Prasarana dan Pengembangan Prasarana dan


Sarana: sarana:

60 % sarana ruang belajar 100 % sarana ruang belajar (mobiler) 40 %


(mobiler) telah memenuhi standar memenuhi standar

60 % sarana ruang perpustakaan 100 % sarana ruang perpustakaan 60 %


dan laboratorium IPA telah dan laboratorium IPA telah
memenuhi standar memenuhi standar

0 % sarana laboratorium Bahasa 0 % sarana laboratorium Bahasa 100 %


belum memenuhi standar belum memenuhi standar

70 % ruang guru sudah memenuhi 100 % ruang guru sudah memenuhi 30 %


standar standar

75 % Sekolah telah memenuhi 100 % Sekolah telah memenuhi 25 %


standar terkait dengan jumlah standar terkait dengan jumlah
peserta didik dalam kelompok peserta didik dalam kelompok belajar
belajar

Sekolah belum memenuhi standar Sekolah telah memenuhi standar


terkait dengan penyediaan alat dan terkait dengan penyediaan alat dan
sumber belajar termasuk buku sumber belajar termasuk buku
pelajaran pelajaran

Pemeliharaan bangunan Sekolah Pemeliharaan bangunan Sekolah


telah dilaksanakan paling tidak telah dilaksanakan paling tidak setiap
setiap 5 tahun sekali 5 tahun sekali

Bangunan telah mudah diakses, Bangunan telah mudah diakses,


aman, dan nyaman untuk semua aman, dan nyaman untuk semua
peserta didik peserta didik

Sekolah belum memiliki tempat Sekolah sudah memiliki tempat


parkir yang standar parker yang standar
6. Pengembangan Standar Pengembangan Pengelolaan:
Pengelolaan:

Sekolah telah merumuskan visi Sekolah telah merumuskan visi dan


dan misi serta disosialisasikan misi serta disosialisasikan kepada
kepada warga sekolah dan warga sekolah dan pemangku
pemangku kepentingan kepentingan

Pengelolaan sekolah telah/belum Pengelolaan sekolah telah


menunjukkan adanya kemandirian, menunjukkan adanya kemandirian,
kemitraan, partisipasi, kemitraan, partisipasi, keterbukaan,
keterbukaan, dan akuntabilitas. dan akuntabilitas.

Sekolah telah/belum Sekolah telah merumuskan rencana


merumuskan rencana kerja dengan kerja dengan tujuan yang jelas untuk
tujuan yang jelas untuk peningkatan dan perbaikan serta
peningkatan dan perbaikan serta disosialisasikan kepada warga
disosialisasikan kepada warga sekolah dan pihak yang
sekolah dan pihak yang berkepentingan
berkepentingan

Rencana Kerja tahunan belum Rencana Kerja tahunan telah


dinyatakan dalam rencana kegiatan dinyatakan dalam rencana kegiatan
dan anggaran sekolah dan anggaran sekolah dilaksanakan
dilaksanakan berdasarkan rencana berdasarkan rencana jangka
jangka menengah. menengah

Sekolah telah/belum melakukan Sekolah telah melakukan evaluasi


evaluasi diri terhadap kinerja diri terhadap kinerja sekolah secara
sekolah secara berkelanjutan untuk berkelanjutan untuk melihat
melihat dampaknya terhadap dampaknya terhadap peningkatan
peningkatan hasil belajar. hasil belajar.
Sekolah telah/belum menetapkan Sekolah telah menetapkan prioritas
prioritas indikator untuk indikator untuk mengukur, menilai
mengukur, menilai kinerja, dan kinerja, dan melakukan perbaikan
melakukan perbaikan berdasarkan berdasarkan hasil evaluasi diri
hasil evaluasi diri dengan dengan memfokuskan pada
memfokuskan pada peningkatan peningkatan hasil belajar
hasil belajar

Sekolah telah/belum mengelola Sekolah telah mengelola sistem


sistem informasi pengelolaan informasi pengelolaan dengan cara
dengan cara yang efektif, efisien yang efektif, efisien dan dapat
dan dapat dipertanggungjawabkan dipertanggungjawabkan

Sekolah telah/belum Sekolah telah menyediakan sistem


menyediakan sistem informasi informasi yang efisien, efektif, dan
yang efisien, efektif, dan dapat dapat diakses.
diakses.

Sekolah telah/belum Sekolah telah meningkatkan


meningkatkan keefektifan kinerja keefektifan kinerja pendidik dan
pendidik dan tenaga kependidikan tenaga kependidikan dan
dan pengembangan profesi pengembangan profesi pendidik dan
pendidik dan tenaga kependidikan. tenaga kependidikan

Supervisi dan evaluasi pendidik Supervisi dan evaluasi pendidik dan


dan tenaga kependidikan tenaga kependidikan telah sesuai
telah/belum sesuai dengan dengan standar nasional
standar nasional

Warga sekolah telah/belum Warga sekolah telah terlibat dalam


terlibat dalam pengelolaan pengelolaan kegiatan akademis dan
kegiatan akademis dan non non akademis
akademis

Sekolah telah melibatkan anggota Sekolah telah melibatkan anggota 100 %


masyarakat khususnya masyarakat khususnya pengelolaan
pengelolaan kegiatan non kegiatan non akademis
akademis.

. Pengelolaan penerimaan peserta Penerimaan peserta didik baru


didik baru (PPDB) telah terlaksana (PPDB) telah terlaksana sesuai
0
sesuai dengan aturan dengan aturan

Pengelolaan kegiatan lainnya: Peringatan hari besar agama dan


peringatan hari besar nasional
1. Peringatan hari besar agama (PHBN) terlaksana sesuai dengan
2. Peringatan hari besar nasional jadwalnya
0
(PHBN)
Sekolah belum melaksanakan Sekolah telah melaksanakan
pelacakan terhadap alumni pelacakan terhadap alumni

7. Pengembangan Pembiayaan: Pengembangan Pembiayaan:

Anggaran sekolah dirumuskan Anggaran sekolah dirumuskan telah


telah merujuk kepada peraturan merujuk kepada peraturan
pemerintah, pemerintahan pemerintah, pemerintahan provinsi,
provinsi, dan pemerintahan dan pemerintahan kabupaten/ kota
kabupaten/ kota

Perumusan RAPBS/RKAS telah Perumusan RAPBS/RKAS telah


melibatkan Komite Sekolah dan melibatkan Komite Sekolah dan
pemangku kepentingan yang pemangku kepentingan yang relevan.
relevan.

Penyusunan keuangan sekolah Penyusunan keuangan sekolah telah


telah dilakukan secara dilakukan secara transparan, efisien,
transparan, efisien, dan akuntabel dan akuntabel

Sekolah telah membuat pelaporan Sekolah telah membuat pelaporan


keuangan kepada pemerintah dan keuangan kepada pemerintah dan
pemangku kepentingan pemangku kepentingan

Sekolah belum membangun Sekolah telah/belum membangun


jaringan kerja dengan Dunia jaringan kerja dengan Dunia Usaha
Usaha dan Dunia Industri setempat dan Dunia Industri setempat

Sekolah belum memelihara Sekolah telah memelihara hubungan


hubungan dengan alumni dengan alumni

Sekolah telah melayani siswa Sekolah telah melayani siswa dari


dari berbagai tingkatan sosial berbagai tingkatan sosial ekonomi
ekonomi termasuk siswa dengan termasuk siswa dengan kebutuhan
kebutuhan khusus. khusus

8. Pengembangan Penilaian: Pengembangan Penilaian:

Guru telah menyusun Guru telah menyusun perencanaan


perencanaan penilaian terhadap penilaian terhadap pencapaian
pencapaian kompetensi peserta kompetensi peserta didik
didik.
100 % Guru memberikan 100 % Guru telah memberikan
informasi kepada peserta didik informasi kepada peserta didik
mengenai kriteria penilaian mengenai kriteria penilaian termasuk
termasuk Kriteria Ketuntasan Kriteria Ketuntasan Minimum
Minimum (KKM) (KKM)

70 % Guru telah menerapkan 100 % Guru telah menerapkan 30 %


berbagai teknik, bentuk, dan jenis berbagai teknik, bentuk, dan jenis
penilaian untuk mengukur prestasi penilaian untuk mengukur prestasi
dan kesulitan peserta didik dan kesulitan peserta didik

70 % Guru memberikan masukan 100 % Guru memberikan masukan 30 %


dan komentar mengenai penilaian dan komentar mengenai penilaian
yang mereka lakukan pada peserta yang mereka lakukan pada peserta
didik didik

100% Guru menggunakan hasil 100 % Guru menggunakan hasil


penilaian untuk perbaikan penilaian untuk perbaikan
pembelajaran pembelajaran

Sekolah telah melaporkan hasil Sekolah telah melaporkan hasil


penilaian mata pelajaran untuk penilaian mata pelajaran untuk
semua kelompok mata pelajaran semua kelompok mata pelajaran
pada setiap akhir semester kepada pada setiap akhir semester kepada
orang tua/wali peserta didik dalam orang tua/wali peserta didik dalam
bentuk buku laporan pendidikan bentuk buku laporan pendidikan

Sekolah telah melibatkan orangtua Sekolah telah melibatkan orangtua


peserta didik dalam meningkatkan peserta didik dalam meningkatkan
pencapaian hasil belajar siswa pencapaian hasil belajar siswa

Pemahaman pendidik terhadap Pemahaman pendidik terhadap


proses penilaian belum maksimal proses penilaian sudah maksimal
BAB III
RENCANA STRATEGIS SEKOLAH

A. Visi
“TERWUJUDNYA SMA NEGRI 1 AIMERE YANG UNGGUL DALAM BIDANG
ILMU PENGETAHUAN, KETERAMPILAN, IMAN, BUDI PEKERTI, DAN
LINGKUNGAN YANG KONDUSIF.”

B. Misi

I. Bidang Pengetahuan
1. Melaksanakan Kegiatan belajar mengajar dan bimbingan secara optimal pada hari –
hari efektif sekolah.
2. Menigkatkan profesionalisme guru
3. Mendorong Guru untuk aktif melakukan PTK ( Penelitian Tindakan Kelas )
II. Bidang Keterampilan
1. Guru maupun siswa melek IT
2. Siswa maupun guru mampu mengoperasikan komputer dalam program Exel, Word,
dan Power Point
3. Meningkatkan kemampuan siswa dalam bidang olahraga, kesenian, kebudayaan dan
Pramuka
III. Bidang Iman
1. Melaksanakan Kegiatan pembinaan rohani
2. Melatih siswa agar dapat membaca , memahami kitab suci secara baik
3. dan benar
IV. Bidang Budi Pekerti
 Menumbuhkan Penghayatan terhadap Nilai-nilai , Norma-norma dan budaya yang
menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak.
V. Bidang Lingkungan
1. Menciptakan lingkungan SMA Negeri 1 Aimere yang indah, rindang, seni dan
nyaman
2. Menjalin hubungan yang harmonis antar siswa , guru/pegawai , orang tua Pemerintah
dan masyarakat
C. Tujuan
 Bidang Ilmu Pengetahuan
1. Mencapai ketuntasan belajar (KKM) 70,00 pada tahun 2019
2. Mencapai Nilai UN rata-rata 70,00 pada tahun 2019
3. Meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan guru
4. Meningkatkan rasa memiliki atau kepedulian terhadap pendidikan
 Bidang Keterampilan
1. Meningkatkan Keterampilan komputer dengan mengadakan sarana penunjang
lainnya
2. Meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris praktis
3. Meningkatkan kemampuan di bidang olahraga prestasi dengan mengadakan sarana
olahraga
 Bidang Iman
1. Meningkatkan IMTAG kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Mengenal diri , sesama dan lingkungan sebagai makhluk ciptaan Tuhan
3. Menumbuhkan minat siswa untuk membaca kitab suci
 Bidang Budi Pekerti
1. Dapat melaksanakan Norma – norma yang berlaku di masyarakat
2. Memotivasi warga sekolah untuk melaksanakan tata tertib sekolah
 Bidang Lingkungan
1. Menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan
2. Membina dan mempertahankan kerjasama yang harmonis antara sekolah ,
masyarakat dan pemerintah

D. Analisis SWOT / Analisis Koneks


Setiap fungsi yang terdapat dalam setiap sasaran kemudian dianalisis lebih lanjut
tingkat kesiapannya dengan mengacu pada kriteria ideal yaitu Standar Nasional Pendidikan,
naskah akademik atau konsep dan pedoman lainnya yang relevan. selain itu dapat juga
dilakukan justifikasi sendiri pada kriteria ideal yang bersifat umum. Bila hasil analisis
ternyata tingkat kesiapan ”siap” pada faktor internal (kondisi telah memenuhi kriteria ideal)
berarti merupakan kekuatan, dan jika ”tidak siap” merupakan kelemahan. Bila hasil analisis
ternyata tingkat kesiapan ”siap” pada faktor eksternal (kondisi telah memenuhi kriteria ideal)
berarti merupakan peluang, dan jika ”tidak siap” merupakan tantangan.

Berdasarkan fungsi pada sasaran yang telah ditentukan, maka dapat diperoleh analisis
SWOT sebagai berikut:

Standar Kondisi Kondisi Real Akar Peluang Ancaman RTL


Nasion Ideal Di Sekolah Masala
al Sesuai Positif Negat h Intern Ekst Inter Ekste
Pendidi Kompon (+) if (-) al ernal nal rnal
kan en Dan
Indikator
Mutu
Standar Sekolah penyu Sekol Kesalah Sekol Ada Day Kriter Melibat
Isi memiliki sunan ah an ah nya a ia kan
dokumen doku blm perseps secara nara sain yang nara
1 K13 men 1 melib i period sum g tinggi sumber
sesuai K13 atkan sekolah ik ber outp untuk dan
ketentua blm narasu ttg /berka ut masu pemang
n BSNP melib mber narasu la rend k ke ku
atkan yg mber melak ah PTN kepenti
narasu berko ukan ngan
mber mpete revie dalam
yg n w menyus
berko kuriku un
mpete lum dokume
n n K 13
Standar Dalam 1. A
1. AGuru Saran Bant Pote Tuntu Melaku
Proses melakuk da 28 da 20 belum a IT uan nsi tan K kan
an proses org org mengua cukup alat- guru 13 pelatiha
pembelaj guru guru sai IT tersed alat tidak yang n dan
aran guru dlm dlm ia di IT dapa meng bimbing
menggua prose prose sekola dari t harus an bagi
kan IT s s h piha dike kan Guru
pemb pemb k mba guru
elajar elajar yang ngka meng
an an menj n iasai
sudah blm alin IT
meng meng kerja
gunak gunak sam
an IT an IT a
2. T
2. 4 deng
ersedi an
anya proye seko
media ktor lah
dan rusak
alat
pemb
elajar
an
berba
sis IT
Standar Memiliki Mapel Mata - Kurang - Terse - Pela Day Kriter - Melaku
SKL peroleha Bahas pelaja nya diany tiha a ia kan
n nilai a ran penda a n/ sain yang bimbin
UN Indon selain mpinga guru DIK g tinggi gan
yang esia Bahas n mata LA outp untuk sore
selalu dan a secara pelaja T ut masu secara
meningk Bahas Jerma intensif ran yan rend k ke intensif
at a n dan dari UN g ah PTN bagi
minimal Jerma Bahas guru dan disel siswa.
0,25 per n a US eng - Mengik
tahun meng Indon gara uti
alami esia nka pelatiha
penin belum n n/
gkata mang oleh DIKLA
n nilai alami Din T/
penin as MGMP
gkata atau
n lem
baga
terk
ait
Standar Guru 48 Sebag Akibat 48 - Pela Pote Tuntu Mengik
PTK memili tenaga ian tuntuta tenaga tiha nsi tan K uti
kompete pendi guru n pendi n/ guru 13 Pelatiha
nsi dik belum kurikul dik DIK tidak yang n/
pedagogi sudah meng um sudah LA dapa meng DIKLA
k dan meme uasai 2013 meme T t harus T yang
profesion nuhi komp nuhi yan dike kan diseleng
al yang kualifi etensi kualifi g mba guru garanka
sesuai kasi pedag kasi disel ngka meng n oleh
dengan minm ogik minm eng n iasai Dinas
tuntutan al S1 al S1 gara karak atau
K 13 nka teristi lembaga
n k terkait
oleh siswa
Din
as
atau
lem
baga
terk
ait
Standar Sekolah Sekol - Tidak - Penggu Guru Oran Pola Polap Pengada
Pengel mengelol ahbel adany naanda dan g pikir ikir an Wifi
olaan a system umme akoor na siswa tuad seba orang
informasi nerap dinasi BOS dapat anm gian tuada
manajem kan yang belume meng asya guru nmas
enpendid syste baika fektif. aksesi rakat yang yarak
ikanmela m ntarap - Kurang nform dapa rneg at
luiwebsit infor eman adanya asisec tmen atif yang
e,emaild masi gkuke dukung aralan gaks terha rnega
an social manaj pentin andaris gsung. esinf dap tif
media emen gan. emuap orm IT. terha
berbas - Belu emang asise dap
is IT. mmer kukepe caral IT.
asape ntinga angs
nting - Berpiki ung.
syste r
m negativ
infor e
masi terhada
manaj p IT.
emen - Kurang
berba melatih
sis IT. diriterh
adappe
ngguna
anala-
talat
IT.
- Masih
menga
nggapa
la-talat
IT
sebagai
barang
mahal.
Stan Menyusu Terse Belu Burukn Adan Ada Tida Berku Penyusu
dar n RKAS diany m ya ya nya k rangn nan
Pem yang a melib komuni keped kepe adan ya RKAS
biay disusun RKA atkan kasi ulian dulia ya keper melibat
aan dengan S semua antar daripi n trans cayaa kan
melibatk yang stakeh stakeho hak dari para n dari semua
an disusu older lder sekola piha nsi orang stakehol
segenap n sekolah h k dala tua der
stakehold denga . luar m terha
er n seko pem dap
melib lah buat sekol
atkan an ah
segen RK
ap AS
stakeh
older
Stan Guru 24 org 24 org Guru Sekol Pelat Peni Berku Peningk
dar mampu guru guru belum ah ihan/ laian rangn atan
Peni menyusu sudah belum menysu sudah DIK oleh ya kemam
laia n alat meny meny s meng LAT guru keper puan
n instrume usun usun instrum alokas yang tidak cayaa guru di
n instru instru en ikan disel otent n dari dlm
penilaian men men penilaia dana engg ik orang menyus
dg benar penila penila n untuk aran tua usn alat
ian ian secara penin kan terha evaluasi
secara secara benar gkata oleh dap
benar benar n Dina sekol
komp s ah
etensi atau
Tendi lemb
k aga
melal terka
ui it
MGM
P

Stan Memiliki Sudah Belu - Pembia Diran Bant Masi Daya Pengada
dar saran memil mme yaanbe cang uan h saing an
SA danprasa iki miliki lumma dalam dari men outpu sarana
RPR rana. tenaga media mpume dana piha erap tnya dan
A kepen pemb ngako BOS k kan renda prasaran
didika elajar modirs dan luar pola h a
n an. emuak Dana lama penduk
yang Conto ebutuh komit ung
berko h: an. e praktek
mpete SAR - Belum
n ANA maksi
 Alatp maldan
raktek kreatifi
siswa tasdala
 Mebe mmem
ler anfaatk
 Alatp an
raktek media
IPA lokal.

 Alatp - Belum
raktek mampu
Bahas meranc

a ang

 Alatp media

raktek pembel

BK. ajaran

 Alat
UKS

PRAS
ARA
NA
 Ruan
gprak
tek
 Sumb
er air

E. Alternatif Langkah Pemecahan Masalah


Berdasarkan sasaran yang telah di tentukan dan analisis SWOT maka dapat diambil langkah
solusi sebagai berikut:
1. Melibatkan nara sumber dan pemangku kepentingan dalam menyusun dokumen K 13
2. Melakukan pelatihan dan bimbingan bagi Guru
3. Melakukan bimbingan sore secara intensif bagi siswa.
4. Mengikuti pelatihan/ DIKLAT/ MGMP
5. Mengikuti Pelatihan/ DIKLAT yang diselenggarankan oleh Dinas atau lembaga terkait
6. Pengadaan Wifi
7. Penyusunan RKAS melibatkan semua stakeholder
8. Peningkatan kemampuan guru di dalam menyususn alat evaluasi
9. Pengadaan sarana dan prasarana pendukung praktek
10. Mengoptimalkan modal semangat belajar siswa dan peran serta orang tua siswa dalam
program sekolah melalui pertemuan setiap triwulan sekali
11. Mengalokasikan biaya operasional sekolah (BOS) untuk peningkatan nilai kelulusan
siswa
12. Mengajukan bantuan kepada pemerintah dalam pengadaan ruang laboratorium, dan
kelengkapan sarana/fasilitas ruang
13. Membentuk tim olimpiade MIPA, OOSN, PKP, kegiatan keagamaan beserta guru
pembimbingnya
14. Berusaha untuk berpartisipasi dalam setiap perlombaan yang melibatkan siswa
15. Mengadakan pelatihan atau workshop sukses olimpiade MIPA
16. Mempertahankan, memfasilitasi dan mengupayakan tenaga pendidik dan kependidikan
yang memenuhi kualifikasi minimal
17. Mendorong penyelenggara pendidikan agar ikut aktif dan berperan serta dalam
pengembangan kurikulum
18. Mendorong guru untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas serta menfasilitasi diklat
penelitian tindakan kelas bagi guru di lingkungan sekolah
F. Program Kegiatan, Indikator Pencapaian, penanggungjawab dan jadwal Kegiatan (4 tahunan)

Progr Kegiatan Indikator Penan


am Pencapai g- JADWAL
an gungja
wab
prog.
2017 2018 2019 2020 202
Program : Pengembangan Sarpras 1

Ga
Ga Gen Ga Gen Ga Gen Ga Gen njil
njil ap njil ap njil ap njil ap
Pengadaa Tersedia Wakas v v v v v
n buku nya ek
pokok buku SARP
dan pokok RAS
penunjan dan
g penunjan
g
Penamba Tersedia Wakas V V V V V
han Buku nya ek
Olimpiad Buku SARP
e Sains Referens RAS
sebanyak i
5 paket Olimpia
de sain
yang
memadai
dengan
kebutuha
n
kelompo
k
Olimpia
de
Pembang Terpenu Wakas v
unan Bak hinya ek
dan kebutuha Sarpra
saluran n air di s
air sekolah
Pengadaa Tersedia Wakas v v v v v
n meja nya meja ek
kursi kursi Sarpra
belajar belajar s
siswa/co dan
mputer compute
r demi
kenyama
nan
proses
pembelaj
aran
Penamba Tersedia Wakas v v v v v
han nya ek
komputer fasilitas Sarpra
pembelaj s
aran
berbasis
IT
Pengerjaa Terbentu Wakas v v v v v
n Rabat knya ek
masuk kondisi Sarpra
lingkung s
an
sekolah
yang
indah
dan rapi
Pengadaa Tersedia Wakas v v v v v
n meja nya meja ek
kursi kursi Sarpra
guru/ guru/ s
pegawai pegawai
Pengerjaa Tersedia Wakas v v v
n Tempat nya ek
parkir tempat Sarpra
parkir s
Pembang Tersedia Wakas v
unan nya ek
Ruangan ruang Sarpra
Satpam satpam s
demi
keamana
n dan
ketertiba
n
sekolah
Mengada Pemanfa Wakas v v v v
kan atan ek
perbaikan kembali Sarpra
meubiler fasilitas s
yang yang
rusak rusak
ringan
ataupun
berat
Meningka Terbentu Wakas v v v v v v v v v
tkan knya ek
penataan, kondisi Sarpra
pemelihar lingkung s
aan, an
keindahan sekolah
dan yang
kerindang indah,
an, rapid an
kebersiha nyaman
n
pertaman
an dan
halaman
sekolah
Meningka Tersedia Wakas v v v v v
tkan nya ek
penataan kondisi Sarpra
dan sarana s
pemelihar prasaran
aan a
sarana olahraga
olah raga yang
baik
Prog Pengembangan PTK

Workshop KTI Meningkatnya Kepala v v v v v


bagi Guru Kompetensi Sekolah
Golongan IIIb s.d Guru Gol IIIb
IVa s/d IVa untuk
melaukuan
Tindakan
Reflektif
Kegiatan Kolektif Meningkatnya Kepala V V V V v
Guru dalam Kompetensi Sekolah
Bentuk MGMP Guru dalam
dan Keikutsertaan Kompetensi
dalam Seminar Pedagogik
dan Diskusi dan
Ilmiah, dll Profesional
Guru Mapel
dan BK
Workshop Meningkatnya Kepala V V V V v
Pengembangan Kompetensi Sekolah
Model Guru dalam
Pembelajaran dan Kompetensi
Media Pembel. Pedagogik
dan
Profesional
Guru Mapel
dan BK dalam
Std Proses
Workshop Meningkatnya Kepala V V V V v
Pengembangan Kompetensi Sekolah
SKL dan Std Guru dalam
Penilaian mengelola
SKL dan Std
Penilaian.
Merekrut tenaga Tersedianya Kepala v v v v v
perpustakaan tenaga Sekolah
perpustakaan
Mengoptipmalkan Tersedianya Wakasek v v v v v
pemenuhan kepala Sarpras
kebutuhan kepala perpustakaan,
perpustakaan, kepala
kepala laboratorium
laboratorium, dan dan tenaga
tenaga perpustakaan
perpustakaan yang
melalui bersertifikat
pendidikan dan
pelatihan
.

Prog. Pengembangan Standar Penilaian

1 Workshop Tersusunnya Kepala v v v v v


Penulisan Soal soal yang Sekolah
Terstandar standar baik
dari isi
maupun
penulisannya
2 Workshop Tercapai dan Kepala v v v v v v v v v
Analisis Analisis terlaksananya Sekolah
UH dan Prog. analisis UH
Remedial serta dan program
Pengayaan remedial serta
pengayaan

Program : Pengembangan Standar Isi

1 Workshop Tersedianya Kepala v v


Pengembangan K Dokumen 1, Sekolah
13 dan 2 Std Isi
Sekolah pada
tahun
pembelajaran
berjalan
2 Workshop Tersedianya Kepala v v
Penyusunan Dokumen 1, Sekolah
Muatan Lokal ( dan 2 Std Isi Dan
SK, KD dan Mulok pada guru
Pemgembangan tahun
Silabus Mulok ) pembelajaran
berjalan

Program : Pengembangan Std Proses

1 Workshop Tersedianya Kepala v


penyusunan silabus, RPP Sekolah
perangkat dan bahan Dan
pembelajaran, ajar yang Guru
Pengembangan sesuai dengan
Silabus, RPP dan kurikulum
Bahan Ajar
2 Workshop Terlaksananya Kepala v
Pengembangan proses Sekolah
Model pembelajaran
yang sesuai
dengan
kurikulum dan
menyenangkan

Program : Pengembangan SKL

1 Meningkatkan Menghasilkan Wakasek v v v v


kwalitas output yang Kurikulum
kelulusan mampu
bersaing di
universitas
negeri

Program : Pengembangan Std Pengelolaan

1 Pengadaan Wifi Tersedianya Wakasek v v v v


sarana untuk Sarpas
menakses
internet
2 Mendata dan Terlaksananya Wakasek v
memberdayakan kegiatan Kesiswaan
seluruh alumni pemberdayaan
SMA Negeri 1 dan reuni
Aimere alumni SMAN
1 Aimere

Program : Pengembangan Std Pembiayaan

1 Penyusunan Tersedianya Bendahara v v


RKAS RKAS yang
melibatkan terstandar, dan
semua transparan
stakeholder
BAB IV
PENUTUP

Penyelenggaraan pendidikan yang beroirentasi pada mutu serta peningkatan kualitas


SDM peserta didik merupakan amanat dari Undang-undang yang wajib dilaksanakan oleh satuan
pendidikan. Implementasi pedidikan yang bermutu membutuhkan perencanaan yang matang dan
sistematis serta memiliki perspektif ”esok harus lebih baik dari pada saat ini”.

Penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah Sekolah yang ideal berdasarkan pedoman
dan ketentuan yang diatur dalam permendiknas nomor 19 tahun 2007 tentang standar
pengelolaan pendidikan dan peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang pengelolaan
dan penyelenggaraan pendidikan menjadi harapan bagi semua pihak. Disadari bahwa setiap
sekolah masing-masing memiliki kelebihan di satu sisi dan memiliki kekurangan di sisi lainnya.
Oleh karenanya kami terbuka untuk menerima kritik dan saran baik dari pihak internal maupun
ekternal dalam rangka menuju standarisasi yang lebih baik.

Aimere, 18 Juli 2016


Penulis

Tim Pengembang