Anda di halaman 1dari 21

OPTIMALISASI PELAKSANAAN TUGAS

PENANGGUNG JAWAB OPERASIONAL (PJO)


Sosialisasi Usaha Jasa Pertambangan
di Provinsi Banten
-Danang Widiyanto-

DIREKTORAT TEKNIK DAN LINGKUNGAN MINERAL DAN BATUBARA


DIREKTORAT JENDERAL MINERAL DAN BATUBARA
2019
PEMBAHASAN

Konsep KTT/PTL pada kegiatan usaha jasa pertambangan mineral dan batubara

Struktur organisasi KTT/PTL terhadap Perusahaan Jasa Pertambangan

Hubungan KTT/PTL dengan PJO

Kewajiban KTT/PTL terkait pengelolaan Perusahaan Jasa Pertambangan

Kewajiban Penanggung Jawab Operasional (PJO)

Tata Cara Pengesahan dan evaluasi kinerja PJO


Konsep KTT/PTL pada kegiatan usaha jasa pertambangan mineral dan batubara

Pasal 61 Ayat (3) huruf a Permen ESDM No. 11 Tahun 2018


Dalam melaksanakan penerapan kaidah teknik Pertambangan yang baik, pemegang IUP dan IUPK
wajib mengangkat KTT sebagai pemimpin tertinggi di lapangan yang disahkan oleh KaIT

Pasal 67 Ayat (1) huruf h Permen ESDM No. 11 Tahun 2018


Pemegang IUP Operasi Produksi khusus untuk pengolahan dan/atau pemurnian wajib mengangkat
PTL sebagai pemimpin tertinggi di lapangan yang disahkan oleh KaIT

Pasal 1 Ayat (18) dan (20) Permen ESDM No. 26 Tahun 2018
Kepala Teknik Tambang yang selanjutnya disingkat KTT adalah seseorang yang memiliki
POSISI TERTINGGI dalam STRUKTUR ORGANISASI LAPANGAN pertambangan yang
memimpin dan bertanggung jawab atas TERLAKSANANYA OPERASIONAL
PERTAMBANGAN sesuai dengan kaidah teknik pertambangan yang baik

• Penanggungjawab Teknik dan Lingkungan yang selanjutnya disingkat PTL adalah


seseorang yang memiliki POSISI TERTINGGI dalam STRUKTUR ORGANISASI LAPANGAN
yang bertugas memimpin dan bertanggung jawab atas seTERLAKSANANYA KEGIATAN
OPERASIONAL PENGOLAHAN DAN/ATAU PEMURNIANsuai dengan kaidah teknik
Pengolahan dan/atau Pemurnian

Disahkan oleh Kepala Inspektur Tambang (KAIT)


Penanggung Jawab Operasional (PJO)

Penanggung Jawab Operasional yang selanjutnya disingkat PJO adalah orang yang menduduki
JABATAN TERTINGGI dalam STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN JASA
PERTAMBANGAN di wilayah kegiatan usaha pertambangan, dan BERTANGGUNG JAWAB
KEPADA KTT/PTL atas dilaksanakan dan ditaatinya peraturan perundang-undangan mengenai
KAIDAH TEKNIK PERTAMBANGAN YANG BAIK.
Apa Hubungan KTT/PTL dengan PJO.....????

KTT/PTL PJO

PJO bertanggung
jawab kepada
PJO diangkat oleh
KTT/PTL terkait
PJP, dan disahkan
Kaidah Teknik
oleh KTT/PTL
Pertambangan
Yang Baik
ILUSTRASI Struktur Organisasi Suatu Perusahaan Pertambangan Mineral dan Batubara
dengan Perusahaan Jasa Pertambangan Sesuai Bidang Kerjanya

BOD/ DIREKSI
Head Office

Site Office
General
Manager/ KTT

Divisi A Divisi B Divisi C Divisi D Divisi E

PJP A PJP B PJP C PJP D PJP E


- - - - -
PJO A PJO B PJO C PJO D PJO E

DI DALAM STRUKTUR TERSEBUT TERDAPAT PENGAWAS OPERASIONAL DAN PENGAWAS TEKNIS


Struktur organisasi KTT/PTL terhadap PJP

Siapa yang membantu KTT/PTL.....?????


PJO DARI PJP
KTT/PTL DARI
IUP/IUPK

SURAT
PENUNJUKKAN

PENGAWAS PENGAWAS PENGAWAS


PENGAWAS
OPERASIONAL OPERASIONA TEKNIS
DARI TEKNIS DARI
IUP/IUPK L DARI PJP DARI PJP
IUP/IUPK

 Dalam pengelolaan kegiatan pertambangan di lapangan, KTT/PTL dibantu oleh Pengawas


Operasional dan Pengawas Teknis, baik dari perusahaan pertambangan itu sendiri, maupun
perusahaan jasa pertambangan sesuai bidang kerjanya, yang bekerja di wilayah yang
menjadi tanggung jawab KTT/PTL.
 KTT/PTL menunjuk Pengawas Operasional dan Pengawas Teknis yang sudah dievaluasi
dan dinyatakan layak oleh KTT/PTL.
Pengawas Operasional
adalah orang yang
ditunjuk oleh KTT/PTL
dan bertanggung jawab
kepada KTT/PTL dalam
melaksanakan inspeksi,
pemeriksaan, dan
pengujian kegiatan
operasional pertambangan
di wilayah yang menjadi
tanggung jawabnya sesuai
dengan ketentuan
peraturan perundang-
undangan mengenai
PO (PENGAWAS OPERASIONAL) kaidah teknik
pertambangan yang baik.
PENGAWAS TEKNIS

Pengawas Teknis adalah orang yang ditunjuk


oleh KTT/PTL dan bertanggung jawab kepada
KTT/PTL atas keselamatan pemasangan,
pemeliharaan, pemeriksaan, dan pengujian
terhadap sarana, prasarana, instalasi, dan
peralatan pertambangan yang menjadi
tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan
peraturan perundangundangan mengenai
kaidah teknik pertambangan yang baik.

9
Tata Cara Pengesahan dan evaluasi kinerja PJO
PENUNJUKAN PJO

Memahami aspek pengelolaan Jasa pertambangan

Riwayat hidup calon PJO

Jabatan tertinggi dibuktikan dengan struktur organisasi PJP di site

PERSYARATAN
ADMINISTRASI Pernyataan dukungan dari Direksi PJP

Pernyataan komitmen dari calon PJO

PJO Tenaga Kerja Asing (TKA) dilanjutkan dengan lulus uji kemahiran Bahasa
Indonesia – prediket Madya

Syarat lain ditentukan KTT 10


Tata Cara Pengesahan dan evaluasi kinerja PJO
PENUNJUKAN PJO

Memahami aspek pengelolaan Jasa pertambangan

Memahami aspek teknis, konservasi, keselamatan, dan


perlindungan lingkungan
PERSYARATAN
TEKNIS
Memahami kewajiban dan sanksi usaja jasa pertambangan

Jenjang sertifikat kompetensi pengawas operasional atau sertifikat


kualifikasi yang diakui oleh KaIT yang ditentukan berdasarkan pertimbangan
teknis KTT
11
Tata cara permohonan dan evaluasi PJO oleh KTT

CONTOH
12
13
14
15
Pengawas Operasional
Pengangkatan
Kriteria : Tugas dan tanggung jawab :
1. KTT/PTL menunjuk calon Pengawas
1. memiliki sertifikat 1. bertanggung jawab kepada
Operasional yang memenuhi kriteria
kompetensi Pengawas KTT/PTL untuk keselamatan dan dibuktikan dengan surat
Operasional atau sertifikat dan kesehatan semua pekerja penunjukkan;
kualifikasi yang diakui oleh tambang yang menjadi 2. KTT/PTL melakukan evaluasi
KaIT sesuai jenjang bawahannya; terhadap calon Pengawas
jabatannya; 2. melaksanakan inspeksi, Operasional, apabila dinyatakan laik,
2. menduduki jabatan di dalam pemeriksaan, dan pengujian; maka KTT/PTL menerbitkan surat
divisi atau departemen 3. bertanggung jawab kepada penunjukan pengawas operasional;
operasional pertambangan; KTT/PTL atas keselamatan, 3. KTT/PTL sewaktu-waktu atau berkala
dan kesehatan, dan kesejahteraan mengevaluasi kinerja;
3. memiliki anggota yang dari semua orang yang 4. Pengawas Operasional yang memenuhi
berada di bawahnya ditugaskan kepadanya; syarat ketentuan sesuai dengan
4. membuat dan menandatangani ketentuan peraturan perundang-
dan/atau melakukan
undangan akan mendapatkan KPO
pengawasan terhadap divisi laporan pemeriksaan, inspeksi,
yang disahkan oleh KaIT/Kepala Dinas
atau departemen lainnya; dan pengujian; atas nama KaIT sebagai bukti
pengesahan.
Pengawas Teknis
Tugas dan tanggung jawab :
1. bertanggung jawab kepada KTT/PTL untuk Pengangkatan
Kriteria : keselamatan pemasangan dan pekerjaan serta
1. KTT/PTL menunjuk calon Pengawas
1. memiliki sertifikat kompetensi pemeliharan yang benar semua sarana,
prasarana, instalasi, dan peralatan Teknis yang memiliki kompetensi sesuai
Pengawas Teknis sesuai dengan bidang kerja dan dibuktikan dengan
pertambangan yang menjadi tugasnya;
bidang pekerjaannya; hasil uji kompetensi oleh lembaga
2. merencanakan dan menekankan
2. memiliki kewenangan dan dilaksanakannya jadwal pemeliharaan yang sertifikasi profesi atau sertifikat
bertanggung jawab terhadap telah direncanakan serta semua perbaikan kualifikasi yang diakui oleh KaIT.
suatu peralatan, permesinan, sarana, prasarana, instalasi, dan peralatan 2. KTT/PTL melakukan evaluasi terhadap
dan kelistrikan; dan pertambangan yang dipergunakan. calon Pengawas Teknis, apabila
3. mengawasi dan memeriksa semua sarana, dinyatakan laik, KTT/PTL menerbitkan
3. syarat lain yang ditentukan oleh prasarana, instalasi, dan peralatan
KTT/PTL sesuai dengan surat pengesahan pengawas teknis.
pertambangan dalam ruang lingkup yang
kebutuhan kegiatan operasional menjadi tanggung jawabnya; 3. KTT/PTL sewaktu-waktu atau berkala
tambang. 4. menjamin bahwa selalu dilaksanakan mengevaluasi kinerja Pengawas Teknis.
penyelidikan, pemeriksaan, dan pengujian
sarana, prasarana, instalasi, dan peralatan
pertambangan;
5. melaksanakan penyelidikan, pemeriksaan, dan
pengujian sarana, prasarana, instalasi, dan
peralatan Pertambangan sebelum digunakan,
setelah dipasang kembali, dan/atau
diperbaiki; dan
6. membuat dan menandatangani laporan dari
penyelidikan, pemeriksaan, dan pengujian
sarana, prasarana, instalasi, dan peralatan
pertambangan;
TUGAS & TANGGUNG JAWAB KTT/PTL
• Membuat peraturan internal • Melaksanakan manajemen risiko • Menyampaikan laporan kasus
perusahaan mengenai penerapan pada setiap proses bisnis dan lingkungan paling lambat 1 x 24
kaidah teknik pertambangan subproses kegiatan pertambangan (satu kali dua puluh empat) jam
yang baik; setelah terjadinya kasus lingkungan
• Menerapkan sistem manajemen berikut upaya penanggulangannya;
• Mengangkat pengawas keselamatan pertambangan dan
operasional dan pengawas • Menyampaikan pemberitahuan awal
melakukan pengawasan penerapan dan melaporkan kecelakaan,
teknis; sistem manajemen keselamatan kejadian berbahaya, kejadian akibat
• Mengesahkan PJO; pertambangan yang dilaksanakan penyakit tenaga kerja, dan penyakit
• Melakukan evaluasi kinerja PJO; oleh perusahaan jasa akibat kerja;
pertambangan yang bekerja di
• Memastikan semua perusahaan • Menyampaikan laporan audit
wilayah tanggung jawabnya; internal penerapan sistem
jasa pertambangan yang
beroperasi di bawahnya • Melaporkan penerapan kaidah manajemen keselamatan
memenuhi kewajiban sesuai teknik pertambangan yang baik pertambangan mineral dan
dengan ketentuan perundang- kepada KaIT, baik laporan berkala, batubara;
akhir, dan/atau khusus sesuai • Menetapkan tata cara baku untuk
undangan;
dengan ketentuan perundang- penanggulangan pencemaran
• Menerapkan standar sesuai undangan; dan/atau perusakan lingkungan
dengan ketentuan perundang- • Melaporkan pelaksanaan kegiatan pada tempat yang berpotensi
undangan; pengelolaan dan pemantauan menimbulkan perusakan dan
• Menyampaikan laporan kegiatan lingkungan secara berkala sesuai pencemaran lingkungan;
jasa pertambangan kepada KaIT dengan bentuk yang ditetapkan; • Menetapkan tata cara baku untuk
sesuai dengan ketentuan • Melaporkan jumlah pengadaan, penerapan kaidah teknik
perundang-undangan; penggunaan, penyimpanan, dan pertambangan yang baik;
• Memiliki tenaga teknis persediaan bahan dan limbah • Melaksanakan konservasi sumber
pertambangan yang berkompeten berbahaya dan beracun secara daya mineral dan batubara; dan
sesuai dengan ketentuan berkala setiap 6 (enam) bulan; • KTT menetapkan tata cara baku
perundang • Melaporkan adanya gejala yang kegiatan pengelolaan teknis
berpotensi menimbulkan pertambangan
19
mineral dan
pencemaran dan/atau perusakan batubara.
lingkungan;
BAGAIMANA TUGAS & TANGGUNG JAWAB PJO......????

PJO =
KTT/PTL
Sesuai bidang
kerjanya

The Power of PowerPoint | thepopp.com 20


TERIMA KASIH