Anda di halaman 1dari 9

BAB II

INDIKATOR KINERJA INSTALASI GAWAT DARURAT

Indikator kinerja yang dipilih sebagai indikator kinerja Instalasi Gawat Darurat adalah sebagai
berikut:
No Indikator Target
1 Kemampuan Menangani Life Saving 100%
2 Pemberi Pelayanan Kegawatdaruratan yang Bersetifikat 100%
3 Ketersediaan Tim Penanggulangan Bencana 1 tim
4 Jam Buka Pelayanan Gawat Darurat 24 jam
5 Waktu Tanggap Pelayanan Dokter di Gawat Darurat ≤5 menit
6 Tidak Adanya Keharusan Membayar Uang Muka 100%
7 Kematian Pasien di IGD ≤2%
8 Kepuasan Pelanggan pada Gawat Darurat ≤70%
9 Pertumbuhan Rata-rata Kunjungan Gawat Darurat ≥110%
10 Emergency Response Time II (ERT) <120 menit

Penjelasan untuk masing – masing indikator tersebut adalah sebagai berikut:


1. Kemampuan Menangani Life Saving
Judul Kemampuan menangani life saving
Dimensi Mutu Keselamatan
Tergambarnya kemampuan rumah sakit dalam memberikan
Tujuan pelayanan gawat darurat pada bayi, anak, orang dewasa dan ibu
melahirkan
Definisi Life Saving adalah upaya penyelamatan jiwa manusia dengan
Operasional urutan Circulation, Airway dan Breath
Frekuensi
Pengumpulan Setiap bulan
Data
Periode Analisa Tiga bulan sekali
Jumlah alat yang dimiliki di UGD dalam rangka penyelamatan
Numerator
jiwa

Jumlah alat yang seharusnya dimiliki dalam rangka penyelamatan


Denominator
jiwa sesuai dengan kelas RS

Sumber data Daftar Inventaris alat di UGD


Standar 100%
PIC Ka. Instalasi Gawat Darurat

2. Pemberi Pelayanan Kegawatdaruratan yang Bersetifikat


Judul Pemberi pelayanan kegawatdaruratan yang bersetifikat
Dimensi Mutu Kompetensi Teknik
Tersedianya pelayanan gawat darurat oleh tenaga yang kompeten
Tujuan
dalam bidang kegawatdaruratan
Tenaga kompeten adalah tenaga pemberi pelayanan gawat darurat
Definisi
yang sudah memiliki sertifikat pelatihan ATLS / BTLS / ACLS /
Operasional
PPGD / GELS yang masih berlaku
Frekuensi
Pengumpulan Setiap 3 bulan
Data
Periode Analisa Tiga bulan sekali
Jumlah tenaga yang bersetifikat ATLS / BTLS / ACLS / PPGD /
Numerator GELS yang masih berlaku. Dokter intership diakui telah
bersetifikat karena baru lulus UKDI
Denominator Jumlah tenaga yang memberikan pelayanan kegawatdaruratan
Sumber data Kepegawaian
Standar 100%
PIC Ka. Instalasi Gawat Darurat

3. Ketersediaan Tim Penanggulangan Bencana


Judul Ketersediaan tim penanggulangan bencana
Dimensi Mutu Keselamatan dan efektivitas
Kesiagaan Rumah Sakit untuk memberikan pelayanan
Tujuan
penanggulangan bencana
Tim penanggulangan bencana adalah tim yang dibentuk di rumah
Definisi
sakit dengan tujuan untuk memberikan pertolongan klinis dalam
Operasional
penanggulangan akibat bencana alam yang terjadi
Frekuensi
Pengumpulan Tiga bulan sekali
Data
Periode Analisa Tiga bulan sekali
Jumlah tim penanggulangan bencana yang ada di rumah sakit dan
Numerator
telah mendapat pelatihan SPGDT S dan SPGDT B
Denominator 1
Sumber data Instalasi gawat darurat
Standar Satu tim
PIC Ka. Instalasi Gawat Darurat

4. Jam Buka Pelayanan Gawat Darurat


Judul Jam buka pelayanan gawat darurat
Dimensi Mutu Keterjangkauan
Tujuan Tersedianya pelayanan gawat darurat 24 jam di setiap rumah sakit
Definisi Jam buka 24 jam adalah Gawat darurat selalu siap memberikan
Operasional pelayanan selama 24 jam penuh
Frekuensi
Pengumpulan Setiap bulan
Data
Periode Analisa Tiga bulan sekali
Numerator Jumlah hari buka IGD 24 jam dalam sebulan
Denominator Jumlah hari dalam satu bulan
Sumber data Laporan Bulanan
Standar 24 Jam
PIC Ka. Instalasi Gawat Darurat
5. Waktu Tanggap Pelayanan Dokter di Gawat Darurat
Judul Waktu tanggap pelayanan dokter di gawat darurat
Dimensi Mutu Keselamatan dan efektivitas
Terselenggaranya pelayanan yang cepat, reponsif dan mampu
Tujuan
menyelamatkan pasien gawat daruarat
Definisi Waktu tanggap adalah waktu yang dibutuhkan mulai pasien datang
Operasional di IGD sampai mendapat pelayanan dokter
Frekuensi
Pengumpulan Setiap bulan
Data
Periode Analisa Tiga bulan sekali
Jumlah kumulatif waktu yang diperlukan sejak kedatangan semua
Numerator
pasien yang di sanpling secara acak sampai dilayani dokter
Denominator Jumlah seluruh pasien yang di sanpling (minimal n = 50)
Sumber data Sampel
Standar ≤5 Menit
PIC Ka. Instalasi Gawat Darurat

6. Tidak Adanya Keharusan Membayar Uang Muka


Judul Tidak adanya keharusan untuk membayar uang muka
Dimensi Mutu Akses dan Keselamatan
Terselenggaranya pelayanan yang mudah diakses dan mampu
Tujuan
segera memberikan pertolongan pada pasien gawat darurat
Definisi Uang muka adalah uang yang diserahkan kepada pihak rumah sakit
Operasional sebagai jaminan tehadap pertolongan medis yang akan diberikan
Frekuensi
Pengumpulan Tiga bulan
Data
Periode Analisa Tiga bulan
Numerator Jumlah Pasien gawat darurat yang tidak membayar uang muka
Denominator Jumlah seluruh pasien yang datang digawat darurat
Sumber data Survei
Standar 100%
PIC Ka. Instalasi Gawat Darurat

7. Kematian Pasien di IGD


Judul Kematian pasien ≤8 jam di gawat darurat
Dimensi Mutu Efektivitas dan keselamatan
Terselenggaranya pelayanan yang efektif dan mampu
Tujuan
menyelamatkan pasien gawat darurat
Definisi Kematian ≤8 jam adalah kematian yang terjadi dalam periode 8
Operasional jam sejak pasien datang
Frekuensi
Pengumpulan Tiga bulan
Data
Periode Analisa Tiga bulan
Jumlah Pasien yang meninggal dalam periode ≤8 jam sejak pasien
Numerator
datang
Denominator Jumlah seluruh pasien yang ditangani digawat darurat
Sumber data Rekam Medik
Standar ≤2%
PIC Ka. Instalasi Gawat Darurat

8. Kepuasan Pelanggan Pada Gawat Darurat


Judul Kepuasan pelanggan pada gawat darurat
Dimensi Mutu Kenyamanan
Terselenggaranya pelayanan gawat darurat yang mampu
Tujuan
memberikan kepuasan pelanggan
Definisi Kepuasan adalah pernyataan tentang persepsi pelanggan terhadap
Operasional pelayanan yang diberikan oleh dokter, perawat, petugas loket
Frekuensi
Pengumpulan Setiap bulan
Data
Periode Analisa Tiga bulan sekali
Jumlah kumulatif rerata penilaian kepuasan pasien Gawat Darurat
Numerator
yang di survey
Jumlah seluruh pasien gawat darurat yang disurvei (minimal n =
Denominator
50)
Sumber data Survei
Standar ≤70%
PIC Ka. Instalasi Gawat Darurat

9. Pertumbuhan Rata-Rata Kunjungan Gawat Darurat


Judul Pertumbuhan Rata-Rata Kunjungan Gawat Darurat
Dimensi Mutu Efektivitas, Efisiensi
Terselenggaranya pelayanan gawat darurat yang mampu
Tujuan
memberikan kepuasan pelanggan
Rata-rata kunjungan Gawat Darurat adalah jumlah kunjungan
Definisi
pasien Gawat Darurat dibagi dengan jumlah hari kerja di Gawat
Operasional
Darurat masing-masing rumah sakit
Frekuensi
Pengumpulan Setiap bulan
Data
Periode Analisa Tiga bulan
Rata-rata kunjungan gawat darurat / hari pada bulan ini (tahun
Numerator
berjalan)
Rata-rata kunjungan gawat darurat / hari pada bulan yang sama
Denominator
tahun lalu
Sumber data Rekam Medik
Standar ≥110%
PIC Ka. Instalasi Gawat Darurat
10. Emergency Response Time II (ERT)
Judul Emergency Response Time II (ERT)
Dimensi Mutu Keselamatan dan efektivitas
Terselenggaranya pelayanan kegawatdaruratan yang cepat,
Tujuan
responsive dan mampu menyelamatkan pasien gawat darurat
Definisi Emergency Response Time II (ERT) adalah waktu yang
Operasional dibutuhkan pasien untuk mendapatkan tindakan operasi cito.
Pengumpulan data dilakukan dengan survey observasi langsung
sejak pasien diputuskan operasi sampai dengan pasien masuk
ruang operasi
Frekuensi
Pengumpulan Satu bulan
Data
Periode Analisa Tiga bulan
Jumlah waktu yang diperlukan pasien untuk mendapatkan tindakan
Numerator
operasi cito
Denominator Jumlah seluruh pasien yang diputuskan operasi
Sumber data Hasil survey emergency response time II
Standar <120 menit
PIC Ka. Instalasi Gawat Darurat