Anda di halaman 1dari 78

LAPORAN

PROGRAM MAGANG I

SEMESTER II TAHUN 2017/ 2018

DI SD NEGERI SALATIGA 12

Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Magang II

Semester II 2017/2018

Oleh

AYUK RISMAYA PUTRI

292015056

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (SI)

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

SALATIGA

2018
HALAMAN PENGESAHAN

LAPORAN HASIL MAGANG II


SEMESTER II TAHUN 2017/ 2018
DI SD NEGERI SALATIGA 12

Disusun oleh
Ayuk Rismaya Putri
292015056

Salatiga, 25 Juli 2017


Telah disetujui dan disahkan oleh

Kepala Sekolah Guru Pamong


SD Negeri Salatiga 12

Pudyastuti, S.Pd. Antonius Eko Budiyanto, S.Pd. SD


NIP 19671008 199208 2003 NIP 19740831 200902 1003

Dosen pengampu

Prof. Dr. Slameto, M.Pd.


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan
Magang II di SDN Salatiga 12 dengan lancar. Dimana dengan terselesaikannya
Magang II, penyusunan laporan ini merupakan tahap akhir dari kegiatan Magang
II.

Dalam penyelesaian laporan ini, penulis banyak mendapatkan bantuan dari


berbagai pihak. Untuk itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada yang
terhormat:

1. Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat-Nya

2. Bapak Prof. Dr. Slameto, M.Pd. selaku Dosen mata kuliah Magang II

3. Ibu Pudyastuti, S.Pd. selaku Kepala Sekolah SD Negeri Salatiga 12

4. Bapak Antonius Eko, S.Pd. SD selaku guru pamong program Magang II di


SD Negeri Salatiga 12

5. Rekan-rekan guru dan karyawan di SD Negeri Salatiga 12

6. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan


laporan Magang II. Saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan
guna perbaikan pada penulisan laporan selanjutnya. Semoga karya ini bermanfaat.

Terimakasih

Salatiga, 28 Februari 2018

Penulis
DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ........................................................................................................... 4


PROSES, HASIL TELAAH, DAN PENGEMBANGAN KURIKULUM SERTA
PERANGKAT PEMBELAJARAN DI SD NEGERI SALATIGA 12 ................... 5
RINGKASAN ......................................................................................................... 5
BAB I ...................................................................................................................... 6
PENDAHULUAN .................................................................................................. 6
A. Latarbelakang ............................................................................................... 6
B. Tujuan .......................................................................................................... 6
C. Manfaat ........................................................................................................ 7
Bab II....................................................................................................................... 8
PROSES DAN HASIL TELAAH KURIKULUM SERTA PERANGKAT
PEMBELAJARAN ................................................................................................. 8
A. Proses ........................................................................................................... 9
B. Hasil Telaah Kurikulum, Silabus, Dan Perangkat Pembelajaran ............... 12
1. Istilah Kurikulum di SD Negeri Salatiga 12 .......................................... 12
2. Kurikulum yang berlaku di sekolah ....................................................... 12
3. Landasan Kurikulum KTSP Di SD Negeri Salatiga 12.......................... 13
4. Karakteristik Kurikulum KTSP Di SD Negeri Salatiga 12 .................... 14
5. Komponen kurikulum............................................................................. 16
6. Implementasi .......................................................................................... 29
7. Telaah Perangkat Pembelajaran ............................................................. 32
C. Rekomendasi .............................................................................................. 38
BAB III ................................................................................................................. 42
SIMPULAN .......................................................................................................... 42
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 43
LAMPIRAN .......................................................................................................... 44
PROSES, HASIL TELAAH, DAN PENGEMBANGAN
KURIKULUM SERTA PERANGKAT PEMBELAJARAN
DI SD NEGERI SALATIGA 12

Ayuk Rismaya Putri


(292015056)

Dosen Pembimbing Prof. Slameto

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar UKSW

RINGKASAN
Berdasarkan proses telaah kurikulum di SD Negeri Salatiga 12 terdapat
kesenjangan antara kondisi riil dengan kondisi ideal. Setelah menelaah, kondisi
riil yang terdapat di SD Negeri Salatiga 12 masih memberlakukan Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)/ kurikulum 2006. Sesuai dengan
permendiknas No. 23 Tahun 2006 pemberlakuan kurikulum 2006 (KTSP) lebih
menekankan pada aspek pengetahuan (kognitif). Namun, kondisi ideal pada
kurikulum 2013 lebih menekankan ketiga aspek kompetensi yaitu, kompetensi
sikap, kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan. Ketiga aspek
tersebut bertujuan untuk memenuhi tuntutan kualitas siswa sebagai manusia di
tengah-tengah masyarakat yang memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan
warga negara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan afektif serta mampu
berkonstribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan
peradaban dunia.
Hasil telaah kurikulum dan perangkat pembelajaran di SD Negeri Salatiga
12 tidak ditujukan untuk menunjukkan kelemahan sekolah, melainkan untuk
memeriksa dan memberikan gambaran keadaan kurikulum dan serta perangkat
pembelajaran yang digunakan di SD Negeri Saalatiga 12. Selain itu, telaah
kurikulum dan perangkat pembelajaran bertujuan untuk mengatasi kesenjangan
antara kondisi riil dengan kondisi ideal di SD Negeri Salatiga 12. Maka dari itu,
mahasiswa magang II memberikan rekomendasi/ usulan untuk perbaikan kepada
sekolah yang bersangkutan terutama di SD Negeri Salatiga 12.
Kata Kunci: Kurikulum, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Silabus,
menelaah, merancang, dan mengembangkan.
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latarbelakang
Telaah menurut KBBI memiliki arti penelitian, kajian, dan pemeriksaan
serta penyelidikan. Menurut Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Naional, kurikulum adalah pedoman kegiatan pembelajaran yang
berisi seperangkat rencana, pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran
serta cara untuk mencapai tujuan tertentu. Jadi, menelaah kurikulum dan
perangkat pembelajaran ialah mempelajari, menyelidiki, mengkaji, memeriksa,
menilik kurikulum dan perangkat pembelajaran yang digunakan oleh guru. Sesuai
perkembangan zaman, kurikulum mengalami perubahan dari waktu ke waktu.
Perubahan tersebut berdasarkan pada keinginan untuk memperbaiki,
mengembangkan dan meningkatkan kualitas sistem pendidikan nasional.
Mengingat hal itu, kurikulum selalu terjadi pembaharuan, dari kurikulum 1994
diperbaharui menjadi kurikulum 2004 Kurikulum Bebasis Kompetensi (KBK),
kemudian selang dua tahun KBK telah mengalami pembaharuan kembali menjadi
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)/ kurikulum 2006, setelah itu KTSP
mengalami pembaharuan menjadi kurikulum 2013.

Kurikulum di SD Negeri Salatiga 12 belum terjadi pembaharuan, masih


mmberlakukan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) atau kurikulum
2006. Maka dari itu, mahasiswa magang II menelaah kurikulum dan perangkat
pembelajaran yang digunakan oleh guru di SD Negeri Salatiga 12, kemudian
mengembangkan kurikulum dan perangkat pembelajaran sesuai dengan kurikulum
2013.

B. Tujuan
Berikut adalah tujuan dari menelaah kurikulum dan silabus serta menelaah
perangkat pembelajaran yang digunakan guru di SD Negeri Salatiga 12, yaitu:
1. Mahasiswa memiliki pengalaman belajar untuk menelaah kurikulum
dan perangkat pembelajaran yang di gunakan guru di SD Negeri
Salatiga 12.

2. Mahasiswa belajar untuk memberikan rekomendasi untuk perbaikan


kepada sekolah yang bersangkutan.

C. Manfaat
1. Bagi Sekolah

- Mempersiapkan kesempatan pada sekolah untuk menyiapkan calon


guru yang profesional.

- Mendapatkan bantuan pemikiran, tenaga, ilmu, dan teknologi dalam


merencanakan, serta melaksanakan pengembangan kurikulum dan
perangkat pembelajaran di sekolah.

2. Bagi Mahasiswa

- Menambah pengalamaan belajar

- Mahasiswa lebih mengembangkan daya nalar dalam memberikan


rekomendasi untuk perbaikan kepada sekolah.

- Memberi kesempatan untuk menjadi guru/ pendidik yang


profesional.
BAB II

PROSES DAN HASIL TELAAH KURIKULUM SERTA


PERANGKAT PEMBELAJARAN

Tempat pelaksanaan Magang II, dilaksanakan di SD Negeri Salatiga 12


beralamat di Jalan Domas No. 54, Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. SD Negeri
Salatiga memiliki visi, misi, dan tujuan yang dijadikan impian/ harapan cita-cita
yang dicapai bersama warga sekolah. visi dari SD Negeri salatiga 12 yaitu
“Terbentuknya siswa yang bertaqwa, berkarakter dan berbudaya”. Untuk
mewujudkan visi, SD Negeri Salatiga 12 memiliki beberapa misi yaitu:

1. Meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan YME pada peserta didik.

2. Menerapkan sistem pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif dan


menyenangkan.

3. Mengembangkan minat, bakat, ketrampilan, seni dan olahraga.

4. Melakukan pembinaan sikap dan mental melalui kegiatan ekstrakurikuler.

5. Memupuk dan mempertebal kesadaran berbudaya, berbangsa dan


bernegara.

6. Mengembangkan sikap budaya tertib, budaya malu, budaya santun dan


budaya bersih.

7. Meningkatkan profesionalisme tebaga pendidik dan kependidikan untuk


berprestasi, dedikasi dan loyalitas terhadap tugasnya.

8. Memanfaatkan dan melengkapi sarana dan prasarana pendidikan.

9. Mengoptimalkan pertisipasi mayarakat dalam penyelenggaraan


pendidikan.

10. Mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan.

Mengacu pada visi dan misi sekolah, tujuan yang ingin dicapai oleh SD
Negeri 12 adalah sebagai berikut :
1. Meningkatnya iman dan taqwa peserta didik

2. Prestasi peserta didik yang optimal di bidang akademik dan non akademik

3. Peserta diidk mempunyai jiwa cinta tanah air

4. Tenaga pendidik dan kependidikan yang berprestasi, berdedikasi dan loyal


terhadap tugasnya.

5. Peserta didik yang berbudi pekerti luhur dan berkepribadian Indonesia.

6. Peserta didik yang terbiasa hidup bersih, disiplin, tertib dan rajin.

7. Lingkungan sekolah yang kondusif dengan menerapkan Manajeman


berbasis Sekolah sehingga terwujud ketahanan sekolah yang mantap.

8. Partisipasi aktif masyarakat terhadap sekolah.

Dalam kegiatan Magang II, mahasiswa melaksanakan kegiatan menelaah,


merancang, dan mengembangkan segenap komponen dalam sistem pembelajaran
di sekolah seperti kurikulum dan pembelajaran yang digunakan guru, strategi
pembelajaran, sistem dan perangkat evaluasi, media pembelajaran, dan bahan ajar
yang digunakan guru. Maka dari itu, target yang pertama yaitu menelaah,
merancang dan mengembangkan kurikulum dan pembelajaran yang digunakan
guru di SD Negeri Salatiga 12. Secara rinci hasil telaah dan pengembangan
kurikulum serta perangkat pembelajaran akan dibahas berikut ini:

A. Proses
Kompenen Sub Komponen Kondisi Ideal Kondisi Riil Tindak Lanjut

Kerangka Prinsip  Berpusat pada  Jika dikaitkan dengan  Perlu mencari tahu
Dasar Pengembangan potensi, visi dan misi SD kepentinggan
Kurikulum Kurikulum perkemabangan, Negeri Salatiga 12 peserta didik
kebutuhan, dan sudah sesuai, tetapi melalui angket
kepentingan perserta dalam pelaksanaanya pendapat dan
dididk dan belum terlaksana wawancara
lingkungan. secara maksimal
 Dengan mendata
 Belum informasi peserta
 Beragam dan terpadu memperhatikaan didik melalui BSM
keragaman yang ada (Bantuan Siswa
 Tanggap terhadap Miskin) dll yang
perkembangan ilmu  Belum karena masih berkaitan dengan
pengetahuan, terpaku pada ilmu status ekonomi dan
teknologi dan seni pengetahuan sosial

 Relevan dengan  Sudah cukup relevan  Perlu


kebutuhan kehidupan dengan kebutuhan dikembangkan lagi
dan kehidupan di sarana dan
 Menyeluruh dan lingkungan sekitar prasarana untuk
berkesinambungan
mata pelajran yang
 Kurikulum yang
 Belajar sepanjang belum tanggap
dikembangkan sudah
hayat terhadap
mencakup
perkembangan
keseluruhan dan
 Seimbang antara IPTEK dan Seni
kesinambungan anta
kepentingan nasional
semua jenjang  Lebih
dan kepentingan
pendidikan meningkatkan
daerah
komunikasi dan
 Kurikulum sudah
kerja sama antar
diarahklan pada
sekolah dengan
proses pengembangan
komite dalam
dan pemberdayaan
menyesuaikan
peserta didik angh
pengembnagan
berlangsung
kurikulum terhadap
sepanjang hayat
kebutuhan
 Sudah seimbang kehidupan

 Perlu
penyempurnaan
secara
berkelanjutan

 Perlu
penyempurnaan
secara
berkelanjutan

 Perlu
penyempurnaan
secara
berkelanjutan


Struktur  Mata  Mata pelajaran dan  Mata pelajaran dan  Perlu melakukan
Kurikulum Pelajaran dan Muatan lokal Muatan lokal telah analisis
Muatan Lokal dikembangkan dikembangkan keunggulan lokal
berpedoman pada berpedoman pada supaya da[pat
 Penetapan kurikulum kurikulum melaksanakan
Muatan Lokal program PBKL
Pada Struktur  Muatan lokal  Mutan lokal yang (Pendidikan
Kurikulum merupakan kegiatan dikembangakan dan Berbasis
yang bertujuan untuk dilaksanakan diatur Keunggukan
 Kegiatan mengembangkan oleh pemerinttah Lokal), yang
Pengembanga kompetensi yang daerah, dimana dimasukkan pada
n diri disesuaikan dengan substansi muatan mata pelaran dan
potensi daerah atau lokal ditentukan oleh muatan lokal
karakteristik daerah sekolah yang meliputi
pelajaran Bahasa  Perlu
 Memberikan Jawa, Bahasa inggris meningkatkan
kesempatan pada dan Komputer. sarana dan
peserta didik untuk prasarana
mengembangkan dan  Belum sepenuhnya penungjang
mengekspresikan diri potensi, kebutuhan, terlebih SDM
sesuai dengan minat dan bakat untuk dapat
kebutuhan, bakat, peserta didik dapat menyalurkan
potensi, minat, dan tersalurkan secara bakat, minat,
perkembangan maksima karena potensi peserta
peserta didik serta masih ada didik
kondisi sekolah keterbatasan sarana
dan prasana penujang
serta SDMnya

Beban  Beban  Jumlah jam pelajaran  Sekolahan  Dalam penambahan


Belajar kegiatan untuk tatap muka per memanfaatkan jam sebaiknya lebih
kegiatan tatap minggu mulai dari penambahan jam memperhatikan
muka kelas I adalah 30 jam, sehingga beban tingkat konsentrasi
perminggu kelas II 32 jam, kelas belajar kelas I sesuai umur dan
III 34 jam, kelas IV menjadi 34 jam, kelas kelas
,V,VI 36 jam II 35 jam, kelas
III,IV,V dan VI
menjadi 38 jam

Kalender  Perhitungan  Kalender pendidikan  Kalender pendidikan


akademik minggu efektif tingkat satuan sekolah dibuat dan
pendidikan disusun dilaksanakan sesuai
sesuai dengan pedoman pemerintah
karakteristik dan dengan menyesuaikan
kebutuhan sekolah karakteristik daerah
berdasarkan
kurikulum atau
standar isi

B. Hasil Telaah Kurikulum, Silabus, Dan Perangkat Pembelajaran

1. Istilah Kurikulum di SD Negeri Salatiga 12


Menurut Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas
menyebutkan bahwa kurikulum ialah sebgai pedoman
penyelenggaraan kegiatan pembelajaran yang berisi seperangkat
rencana pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta
cara yang untuk mencapai tujuan tertentu. Berdasarkan pengertian
tersebut, ada dua demensi kurikulum, yang pertama adalah rencana
dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran, sedangkan
yang kedua adalah cara yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran
(Wasitohadi, 2017: 14).

Istilah kurikulum yang digunakan di SD Negeri Salatiga 12


adalah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum yang disusun
dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan yang bersifat
operasional.

2. Kurikulum yang berlaku di sekolah


Kurikulum yang berlaku di SD Negeri Salatiga adalah
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Menurut Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional
Pendidikan, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah
kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan dimasing-
masing satuan pendidikan. Kurikulum KTSP merupakan
penyempurnaan dari Kurikulum 2004 (KBK). Kurikulum Tingkat
Satuan Pendidikan (KTSP) di SD Negeri Salatiga 12 merupakan
sebuah dokumen yang akan diimplementasikan sebagai panduan
proses pembelajaran, baik di dalam ruang kelas maupun di luar kelas.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) diberlakukan di semua
kelas yaitu kelas I, II, III, IV, V dan IV.

3. Landasan Kurikulum KTSP Di SD Negeri Salatiga 12


Berikut landasan penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) di SD Negeri Salatiga 12:

a. UU. No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

1) Pasal 36 ayat (2)

“Kurikulum dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai


dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik
pada semua jenjang dan jenis pendidikan”.

2) Pasal 39 ayat (2)

“Kurikulum pendidikan dasar dan menengah dikembangkan


sesuai dengan relevansi oleh setiap kelompok atau satuan
pendidikan dan komite sekolah/ madrasah di bawah
koordinasi dan supervisi dinas pendidikan atau kantor
departemen agama kabupaten/ kota untuk pendidikan dasar
dan provinsi untuk pendidikan menengah”

b. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar


Pendidikan Nasional, Pasal 17 ayat (1)

“Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SD/MI/SDLB,


SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, SMK/MAK,
dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan, potensi
daerah/ karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat
setempat, dan peserta didik”.
c. Permendiknas No. 6 tahun 2007: Perubahan Permen No. 24 Tahun
2006, yang berbunyi:

“Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen


Pendidikan Nasional bersama dengan unit terkait menyusun
model kurikulum sehingga satuan pendidikan dapat
mengadopsi dan mengadaptasi model kurikulum sesuai
dengan jenjang pendidikan khususnya satuan pendidikan
dasar dan menengah.

4. Karakteristik Kurikulum KTSP Di SD Negeri Salatiga 12


a. Penekanan

Berdasarkan wawancara dengan Kepala Sekolah, Kurikulum


Tingkat Satuan Pendidikan menekankan pada ketercapaian
kompetensi siswa baik secara individual maupun klasikal.
Berdasarkan data, penekanan Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) di SD Negeri Salatiga 12 yaitu:

1) Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) lebih


menekankan pada aspek peembentukan pengetahuan
(kognitif).

2) Kompetensi diturunkan dari mata pelajaran.

3) Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tberpusat


pada guru.

4) Evaluasi pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)


bersifat kuantitatif/ berdasarkan hasil bukan kualitas.

b. Orientasi

Orientasi kurikulum adalah bagaimana memberikan kontribusi


positif mampu menjawab masalah yang dihadapi masyrakat dalam
perkembangan sosial dan kebutuhannya, Menurut Majid (2004),
bahwa aspek tujuan, isi, metode, guru, siswa, dan penilaian
merupakan orientasi kurikulum.

Berdasarkan wawancara dengan Kepala Sekolah SD Negeri


Salatiga 12, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
berorientasi pada aspek tujuan yaitu hasil belajar dan
keberagaman. di SD Negeri Salatiga 12 target pencapaian
kompetensi keberagaman yaitu keberagaman agama agar siswa
memiliki potensi rohani sehingga dapat memaksimalkan
kompetensi religiusnya.

c. Penyampaian

Penyampian dalam pembelajaran menggunakan pendekatan dan


metode yang bervariasi. Berdasarkan pengamatan dan wawancara
di SD Negeri Salatiga 12, metode yang digunakan dalam proses
pembelajaran adalah metode ceramah, tanya jawab, penugasan,
dan metode demonstrasi. Sedangkan pendekatan pembelajaran
yang sesuai prinsi-prinsip KTSP dalam pelaksanaan proses
pembelajaran yaitu pembelajaran langsung, kontekstual, berbasis
masalah dan kooperatif.

d. Sumber belajar

Sumber belajar bukan hanya dari guru saja, namun sumber belajar
bisa didapatkan dari mana saja. Berdasarkan pengamatan dan
wawancara di SD Negeri Salatiga 12, sumber belajar yang
digunakan guru ialah buku teks pelajaran, menggunakan buku
panduan guru, buku pengayaan, buku refrensi dan sumber belajar
lainnya. Selain itu, guru membiasakan siswa untuk menggunakan
buku-buku yang ada diperpustakan sebagai refrensi.

e. Penilaian
Menurut permendiknas No.41 Tahun 2007 tentang Standar Proses
penilaian hasil belajar merupakan hasil pembelajaran untuk
mengukur tingkat pencapaian kompetensi siswa, bahan
penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan memperbaiki
proses pembelajaran. Di dalam Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) penilaian hasil pembelajaran menggunakan
standar penilaian pendidikan dan panduan penilaian kelompok
mata pelajaran. Penilaian dalam Kurikulum Tingkat Satun
Pendidikan (KTSP) menekankan pada proses dan hasil belajar.
Meningkatkan aspek kognitif test menjadi cara penilaian yang
dominan di Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Penilaian hasil belajar pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan


(KTSP) menggunakan tes dan nontes, bentuk tertulis dan lisan,
pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya
(tugas, proyek, produk) portofolio dan penilaian diri.

5. Komponen kurikulum
a. Tujuan

Tujuan merupakan penjabaran dari misi, oleh karena itu tujuan


adalah suatu yang dihasilkan dan dicapai dalam waktu tertentu
(akdon, 2006).

Berdasarkan data dan wawancara dengan guru pamong,


Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) SD Negeri Salatiga
12 disusun dengan tujuan:

1) Sebagai acuan dalam pelaksanaan proses pembelajaran di SD


Negeri Salatiga 12.

2) Menjadikan kurikulum lebih sesuai dengan kebutuhan


setempat.
3) Menciptakan suasana pembelajaran yang mendidik,
mencerdaskan dan mengembangkan kreativitas anak.

4) Menciptakan pembelajaran yang efektif, demokratis,


menantang, menyenangkan, dan mengasyikkan.

5) Menciptakan pembelajaran langsung dan tak langsung.

b. Struktur dan Muatan Kurikulum

Struktur Kurikulum

Struktur kurikulum di SD Negeri Salatiga 12, sebagai berikut:

MATAPELAJARAN ALOKASI WAKTU PER


MINGGU
I II III IV V VI
Kelompok A. Mata Pelajaran
1. Pendidikan Agama 2 2 2 3 3 3
2. Pendidikan Kewarganegaraan 2 2 2 2 2 2
3. Bahasa Indonesia 5 5 6 6 6 6
4. Matematika 5 5 6 6 6 6
5. Ilmu Pengetahuan Alam 2 3 4 4 4 4
6. Ilmu Pengetahuan Sosial 2 2 3 3 3 3
7. Seni Budaya dan Keterampilan 3 3 3 4 4 4
8. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan 3 3 4 4 4 4
Kesehatan
Kelompok B. Muatan Lokal
1. Bahasa Jawa 2 2 2 2 2 2
2. Bahasa Inggris 2 2 2 2 2 2
3. Teknologi Informasi 2 2 2 2 2 2
4. Membatik 0 0 0 0 0 0
Kelompok C Pengembangan Diri
Jumlah 31 31 36 38 38 38

*Pengembangan diri= ekuivalen 2 jam pelajaran

Ket :

1) 1 jam pelajaran alokasi waktu 35 menit

2) Kelas I-III menggunakan pendekatan “Tematik Terpadu”

3) Kelas IV-VI menggunakan pendekatan “Mata Pelajaran”

4) Sekolah memasukkan pendidikan yang berbasis keunggulan


lokal dan global.

Muatan Kurikulum

1) Mata Pelajaran

a) Pendidikan Agama

- Pendidikan Agama Islam

Ruang lingkup pendidikan agama islam di SD Negeri


Salatiga yaitu melipu aspek Al-Qur’an dan Hadits,
Aqidah, Akhlak, Fiqih, Tarikh dan Kebudayaan Islam.

- Pendidikan Agama Kristen

Pendidikan agama kristen di SD Negeri Salatiga 12


memiliki ruang lingkup yaitu meliputi aspek Allah
Tritunggal dan nilai-nilai kristiani.

- Pendidikan Agama Katolik

Ruang lingkup pendidikan agama katholik meliputi


aspek Allah Tritunggal dan nilai-nilai kristiani.
b) Pendidikan Kewarganegaraan

Persatuan dan kesatuan bangsa, norma, hukum dan


peraturan, HAM, kebutuhan warga negara, konstitusi
negara, kekuasaan dan politik, pancasila, dan globalisasi
merupakan ruang lingkup dari Pendidikan
Kewarganegaraan.

c) Bahasa Indonesia

Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Indonesia mencakup


kemampuan berbahasa dan kemampuan bersastra yang
meliputi aspek mendengarkan, berbicara, membaca dan
menulis.

d) Matematika

Mata pelajaran Matematika meliputi aspek, yaitu bilangan,


geometri dan pengukuran, pengolahan data.

e) Ilmu Pengetahuan Alam

Ruang lingkup pada mata pelajaran IPA, yaitu makhluk


hidup dan proses kehidupan, benda/ materi sifat-sifat dan
kegunaannya, energi dan perubahannya, bumi dan alam
semesta.

f) Ilmu Pengetahuan Sosial

Mata pelajaran IPS meliputi aspek-aspek, yaitu manusia,


tempat dan lingkungan, waktu keberlanjutan dan
perubahan, sistem sosial dan budaya, perilaku ekonomi dan
kesejahteraan.

g) Seni Budaya dan Keterampilan


Seni rupa, seni musik, seni tari, keterampilan, merupakan
ruang lingkup dari Seni Budaya Dan Keterampilan.

h) Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Jasmani,


Olahraga dan kesehatan meliputi aspek-aspek, yaitu
permainan dan olahraga, aktivitas pengembangan, aktivitas
air, pendidikan luar kelas, kesehatan

i) Bahasa Jawa

Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Jawa mencakup


kemampuan berbahasa dan kemampuan bersastra yang
meliputi aspek mendengarkan, berbicara, membaca dan
menulis.

j) Bahasa Inggris

Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Inggris mencakup


kemampuan berkomunikasi lisan secara terbatas dalam
konteks sekolah, yang meliputi aspek listening, speaking,
reading, dan writing. Kemampuan menulis dan membaca
diarahkan untuk menunjang pembelajaran komunikasi
secara lisan.

k) Komputer

Ruang lingkup mata pelajaran Komputer mencakup


kemampuan anak untuk mengoperasikan komputer dalam
tahapan yang paling sederhana, yaitu pengenalan hardware
dan praktik.

2) Kegiatan Pengembangan Diri


Tujuan umum pengembangan diri adalah kesempatan yang
diberikan peserta didik untuk mengembangkan dan
mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat,
minat, kondisi dan perkembangan peserta didik dengan
memperhatikan peserta didik dalam mengembangkan bakat,
minat, kreatifitas, kompetensi dan kebiasaan dalam hidup,
kemampuan kehidupan keagamaan, kemampuan sosial,
kemampuan belajar, wawasan dan perencanaan karier,
kemampuan pemecahan masalah dan kemandiriannya.

Kegiatan pengembangan diri di SD Negeri Salatiga 12 adalah:

- Kewiraan, terdiri dari koperasi sekolah dan pramuka.

- Olahraga, terdiri dari sepak bola, senam kreasi, bulu


tangkis, catur, atletik.

- Seni, terdiri dari seni lukis, seni musik dan vokal.

- UKS, terdiri dari dokter kecil/ 7K

- Kegiatan Pembiasaan, meliputi peringatan hari besar


keagamaan, menjenguk teman sakit/ terkena musibah,
pembiasaan berperilaku sopan.

3) Pengaturan beban mengajar

Pengaturan beban pengajar didasarkan pada penghitungan


jumlah minggu efektif dalam satu tahun kalender pendidikan.

Kelas Satu Jam Jumlah Jam Minggu Waktu


Pelajaran Pembelajaran Efektif Per Pembelajaran
Tatap Muka (Minggu) Tahun (Jam/ Tahun)
(Menit) Ajaran
1. 35 34 35 1.090
2. 35 35 35 1.225
3. 35 38 35 1.330
4. 35 38 35 1.330
5. 35 38 35 1.330
6. 35 38 35 1.330

4) Ketuntasan belajar

Kriteria Ketuntasan Minimal permata pelajaran untuk tiap


kelas disajikan dalam tabel sebagai berikut:

No Mata pelajaran KKM


Kelas I II III IV V VI
1. Pendidikan Agama 75 75 75 75 75 75
2. Pendidikan Kewarganegaraan 75 75 75 70 70 70
3. Bahasa Indonesia 75 75 75 70 70 70
4. Matematika 75 70 70 70 70 70
5. Ilmu Pengetahuan Alam 75 75 75 70 70 70
6. Ilmu Pengetahuan Sosial 75 75 75 70 70 70
7. Seni Budaya dan Keterampilan 75 75 75 70 70 70
8. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan 75 75 75 70 70 70
Kesehatan
Muatan Lokal
9. Bahasa Jawa 70 70 70 70 70 70
10. Bahasa Inggris 70 70 70 70 70 70

5) Kriteria Kenaikan Kelas, Kelulusan dan Pembinaan siswa


tinggal kelas.

- Kriteria Kenaikan Kelas

Kenaikan kelas dilaksanakan setiap akhit tahun


pelajaran. Kriteria Kenaikan Kelas di SD Negeri
Salatiga 12 yaitu:
 Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
pada dua semester di setiap kelas.

 Tidak terdapat nilai di bawah Standar Kriteria


Ketuntasan Minimal (KKM) maksimal 3 mata
pelajaran.

 Rata-rata nilai kepribadian BAIK.

 Tidak mendapatkan nilai di bawah KKM untuk


mata pelajaran akhlak mulia (Agama,
Pendidikan Kewarganegaraan dan Bahasa
Indonesia)

- Kriteria Kelulusan

 Menyelesaikan seluruh program pembelajaran


dengan baik

 Memperoleh nilai minimal BAIK untuk seluruh


kelompok mata pelajaran: agama dan akhlak
mulia, kewarganegaraan dan kepribadian,
estetika, pendidikan jasmani olahraga dan
kesehatan.

 Lulus Ujian Sekolah/ Ujian Nasional sesuai


dengan peraturan Menteri Pendidikan Nasional
yang berlaku.

- Pembinaan Siswa Tinggal Kelas

Pembinaan bagi siswa di SD Negeri Salatiga 12 yang


tinggal kelas dilakukan dengan cara, sebagai berikut:

 Analisis masalah siswa


 Diagnosa masalah belajar dan sosial siswa

 Pendampingan khusus bagi siswa yang tinggal


kelas

6) Pendidikan Kecakapan Hidup

Istilah kecakapan hidup (life skills) ialah kecakapan seseorang


yang berani menghadapi problema hidup dan penghidupan
kemudian secara proaktif dan kreatif mencari/ menemukan
solusi sehingga dapat mengatasi problema tersebut (Dirjen
PLSP Direktorat Tenaga Teknis, 2003)

Berdasarkan wawancara, pendidikan kecakapan hidup di SD


Negeri Salatiga 12 tertuang dalam setiap kegiatan
pembelajaran secara langsung yaitu dalam setiap kegiatan
pembelajaran guru merancang kegiatan yang aktif dan
menuntut siswa untuk berpikir mandiri dan aktif kreatif. Selain
itu, tertuang secara langsung dalam rencanan kegiatan yang
memiliki unsur eksplorasi atau menggali, elaborasi/
menggabungkan.

7) Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal Dan Global

Pendidikan berbasis kompetensi karakteristik lokal di SD


Negeri Salatiga 12 yaitu BTA (Baca Tulis Alquran), sholat
dzuhur berjamaah, pendalaman alkitab, pramuka, renang,
catur, dan seni tari. Sedangkan pendidikan berbasis
kompetensi karakteristik global yang di pilih di SD Negeri
Salatiga 12 mata pelajaran Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) dan keterampilan bahasa inggris. Bertujuan
agar siswa lebih inisiatif dalam meraih materinya.

8) Pendidikan berbasis karakter bangsa


Pendidikan karakter adalah sistem penanaman nilai karakter
kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan,
kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan
nilai tersebut baik terhadap Tuhan YME, diri sendiri, sesama,
lingkungan, maupun bangsa sehingga menjadi manusia insan
kamil, dalam pendidikan karkter di sekolah (Budiyanto, 2017:
3)

Dalam rangka memperkuat pendidikan berbasis karakter


bangsa maka di SD Negeri Salatiga 12 pendidikan karakter
yang berjumlah 18 nilai menjadi pedoman yang dicantumkan
salam setiap pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran,
silabus dan diberikan oleh siswa. 18 nilai pendidikan berbasis
karakter meliputi, religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, besahabat/
komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan,
peduli sosial dan tanggung jawab.

c. Kalender pendidikan

Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu selama satu


tahun pelajaran untuk proses pembelajaran peserta didik. Kalender
pendidikan mencakup permulaan tahun pelajaran, minggu efektif
belajar, waktu pembelajaran efektif, efektif fakulatif, dan hari
libur. Berikut adalah kalender secara rinci di SD Negeri Salatiga
12 tahun 2017 Semester I:

KALENDER PENDIDIK SD N SALATIGA 12 SEMESTER I


TAHUN 2017

Bulan Jul-17 Ko Kegiatan tanggal Uraian


Hari 10 di
Minggu 2 9 16 23 30 M 1 Libur hari raya idul fitri

Senin 3 10 17 24 31 M 3, 4, 5, 6, 7, 8 Libur sesudah hari raya

Selasa 4 11 18 25 10,11,12,13,14,15 Libur semester genap

Rabu 5 12 19 26 M 17,18,19 MOS KLS I 2017/ 2018

Kamis 6 13 20 27

Jumat 7 14 21 28

Sabtu 1 8 15 22 29

Bulan Agust-17 Ko Kegiatan tanggal Uraian


Hari 26 di

Minggu 6 13 20 27 M 17 Hari Kemerdekaan

Senin 7 14 21 28

Selasa 1 8 15 22 29

Rabu 2 9 16 23 30

Kamis 3 10 17 24 31

Jumat 4 11 18 25

Sabtu 5 12 19 26

Bulan Sept-17 Ko Kegiatan tanggal Uraian


Hari 18 di

Minggu 3 10 17 24 1 Hari Raya Idul Adha

Senin 4 11 18 25 M 25,26,27,28,29,30 UTS

Selasa 5 12 19 26 _ 21 Libur tahun baru islam

Rabu 6 13 20 27

Kamis 7 14 21 28

Jumat 1 8 15 22 29

Sabtu 2 9 16 23 30
Bulan Okt-17 Ko Kegiatan tanggal Uraian
Hari 21 di

Minggu 1 8 15 22 29 1 Kesaktian pancasila

Senin 2 9 16 23 30 M 2,3,4,5,6 Jeda semster

Selasa 3 10 17 24 31 _ 28 Hari sumpah pemuda

Rabu 4 11 18 25

Kamis 5 12 19 26

Jumat 6 13 20 27

Sabtu 7 14 21 28

Bulan Nov-17 Ko Kegiatan tanggal Uraian


Hari 25 di

Minggu 5 12 19 26 M 10 Hari pahlawan

Senin 6 13 20 27

Selasa 7 14 21 28

Rabu 1 8 15 22 29

Kamis 2 9 16 23 30

Jumat 3 10 17 24

Sabtu 4 11 18 25

Bulan Des-17 Ko Kegiatan tanggal Uraian


Hari 7 di

Minggu 2 9 16 23 30 1 Maulud nabi

Senin 3 10 17 24 31 kk 3, 4, 5, 6, 7, 8 UAS

Selasa 4 11 18 25 22 Penerimaan buku

Rabu 5 12 19 26 _ 25,26 Libur hari natal

Kamis 6 13 20 27 kk 27,28,29,30,32 Libur akhir semster

Jumat 7 14 21 28

Sabtu 1 8 15 22 29
d. Silabus dan contoh RPP

Berdasarkan pasal 19 dan 20 PP No. 19/ 2005 maka


penyusunan silabus yang bermutu dan bermakna merupakan suatu
kewajiban. Untuk membuat silabus yang bermutu diperlukan
pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip dan langkah-langkah
mengembangkan silabus. Menurut BSNP (2006) ada 7 (tujuh)
langkah mengembangkan silabus, yaitu: mengkaji standar
kompetensi dan kompetensi dasar, mengidentifikasi materi pokok,
mengembangkan pengalaman belajar, merumuskan indikator,
penentuan jenis penilaian, menentukan alokasi waktu, menentukan
sumber belajar.
Pada pasal 20 dinyatakan bahwa perencanaan proses
pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran
(RPP) memuat tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran,
sumber belajar, dan penilaian hasil belajar. (lampiran)

6. Implementasi
a. Kesesuaian silabus dengan Standar Kompetensi/ Kompetensi Inti
dan kompetensi dasar

Di SD Negeri Salatiga 12 Antara silabus dengan Standar


Kompetensi dan Kompetensi Dasar di RPP sudah sesuai. Hal
tersebut terjadi, karena silabus merupakan panduan untuk
membuat RPP di SD Negeri Salatiga 12. Mengenai kesesuaian
antara silabus dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar
yang berlaku di sekolah sudah sesuai.

b. Kesesuaian Indikator dengan Kompetensi Dasar

Indikator pencapaian KD menjadi tolok ukur atau penanda


tercapainya suatu kompetensi dasar oleh siswa. tercapainya
kompetensi ditandai dengan perubahan perilaku yang mencakup
sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Setiap KD dikembangkan
menjadi beberapa indikator (lebih dari dua). Indikator
menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur dan/ atau
diobservasi (Sri Wardhani, 2010).

Di SD Negeri Salatiga 12 kesesuaian indikator dengan kompetensi


dasar sudah sesuai karena dalam membuat indikator mengacu pada
kompetensi dasar. Namun, pada pembelajaran kelas IV Bahasa
Indonesia KD 1.2 hanya dikembangkan menjadi 1 indikator. Pada
pembelajaran IPA KD 6.2 dikembangkan menjadi 2 indikator.
Pada pembelajran IPS KD 1.2 dikembangkan menjadi 6 indikator.
Sedangkan pada pembelajaran matematika KD dikembangkan
menjadi 1 indikator. Jika ditinjau dari indikator dan kompetensi
dasar pada silabus masih ada yang tidak sesuai terutama pada
kelas 1 mapel PKN, Bahasa Indonesia, Seni Budaya, dan
ketrampilan , karena kata kerja yang digunakan dalam indikator
masih belum HOTS ( taraf berfikir diri ). Dalam pembuatan
indikator pencapaian kompetensi sebagian tidak sesuai dengan
kompetensi dasar

c. Kesesuaian materi dengan kompetensi dasar dan indikator

Materi pembelajaran harus memuat fakta, konsep, prinsip, dan


prosedur yang ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan
rumusan indikator ketercapaian kompetensi (Permendikbud No.65
Tahun 2013, 2013). Berdasarkan hasil telaah silabus dan rencana
pelaksaan pembelajaran (RPP) di SD Negeri Salatiga 12, antara
materi dengan kompetensi dasar dan indikator sudah sesuai.
terlihat pada pembelajaran Bahasa Indonesia KD 1.2 menjelaskan
kembali secara lisan atau tertulis penjelasan tentang simbol
daerah/ lambang korps, dengan indikator “ menjelaskan secara
lisan arti lambang”, dan materi pokok “lambang”. Kemudian pada
kesesuaian materi pembelajaran kelas 1 dengan kompetensi dasar
dan indikator yang telah disusun masih kurang sesuai terutama
pada mapel Bahasa Indomnesia dan Seni Budaya, contohnya
kompetensi dasar pada mapel Bahasa Indonesia menjiplak
berbagai bentuk gambar, lingkaran dan bernagai bentuk huruf
tetapi di materi pokoknya itu diberi materi penulisan huruf, kata
dan kalomat sederhana saja .

d. Kesesuaian kegiatan belajar dengan indikator yang hendak dicapai

Kegiatan pembelajaran adalah kegiatan yang dirancang sebelum


melakukan proses pembelajaran. Di SD Negeri Salatiga 12 antara
kegiatan belajar dengan indikator yang dicapai sudah sesuai.
Terlihat pada kegaiatan pembelajaran Bahasa Indonesia, IPA, IPS,
Matematika, terdapat kegiatan awal (apersepsi dan motivasi),
kegiatan inti (eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi), kegiatan
penutup. Di dalam kegiatan inti terdapat indikator yang dicapai
pada pembelajaran Bahasa Indonesia, IPA, IPS, Matematika.
Misalnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia, di dalam kegiatan
inti terdapat kegiatan “siswa mendengarkan penjelasan guru
tentang lambang Pramuka”, hal tersebut sesuai dengan Indikator
“menjelaskan secara lisan arti lambang”. Sedangkan kesesuaian
kegiatan belajar kelas 1 dengan indikator yang hendak dicapai
sudah cukup sesuai karena ada beberapa indikator yang tidak
dirancang dalam kegiatan belajar

e. Kesesuaian refrensi guru dengan indikator yang hendak dicapai

Refrensi yang digunakan guru di SD Negeri Salatiga 12 pada


pembelajaran Bahasa Indonesia pada indikator “menjelaskan
secara lisan arti lambang” menggunakan refrensi “lambang
pramuka/ Tunas Kelapa”. Pada pembelajaran IPA indikator “
mengidentifikasikan perubahan wujud benda yang dapat kembali
ke wujud semula, menjelaskan faktor yang mempengaruhi
perubahan wujud benda beserta contohnya”, guru menggunakan
refrensi “Buku IPA BSE” bagian perubahan wujud benda. Pada
pembelajaran Matematika indikator “ mencari kelipatan dan faktor
suatu bilangan” menggunakan refrensi “buku matematika 4A
tentang kelipatan dan faktor”.

Dengan demikian refrensi yang digunakan guru di SD Negeri


Salatiga 12 sudah sesuai dengan indikator yang dicapai. Referensi
guru yang digunakan masih kurang karena hanya terpaku pada
buku tematik pengembangan guru

f. Kesesuaian sumber belajar/ media belajar dengan pencapaian


indikator
Sumber belajar yang dapat dimanfaatkan siswa di SD Negeri
Salatiga 12 untuk mencapai indikator pada pembelajaran
Matematika, siswa menggunakan buku matemtika 4A. Pada
pembelajaran Bahasa Indonesia, siswa menggunakan teks lambang
pramuka/ Tunas Kelapa, buku Bina Bahasa Indonesia. Pada
pembelajaran IPS menggunakan buku IPS Kelas IV. Pada
pembelajaran IPA menggunakan buku IPA BSE dan
menggunakan alat plastik, rantang, panci besar, air, garam dapur,
bongkahan es. Dengan demikian, sumber belajar yang digunakan
dapat membantu siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran.

7. Telaah Perangkat Pembelajaran


Telaah perangkat pembelajaran kelas IV di SD Negeri Salatiga 12
sebagai berikut:

a. Perumusan indikator: kesesuaian dengan Kompetensi Dasar.


Kesesuaian antara indikator dengan Kompetensi Dasar belum
sesuai. Berdasarkan RPP Bahasa Indonesia dari KD 1.2
Menjelaskan kembali secara lisan atau tertulis penjelasan tentang
symbol daerah/lambang korps, serta dapat dilihat indikator
pencapaian kompetensi hanya menjelaskan secara lisan arti
lambang dan belum menjelaskan secara tertulis. Kesesuain antara
indikator dengan kompetensi dasar pada pembelajaran IPA sudah
sesuai. Berdasarkan dari KD 6.2 Mendiskripsikan terjadinya
perubahan wujud cair → padat→ cair; padat→ gas. Terbukti
Dalam indikator yang hendak dicapai mengenai identifikasi dan
menjelaskan perubahan wujud benda. Kesesuaian antara indikator
dengan Kompetensi Dasar pada pembelajaran Matematika.
Berdasarkan pembelajaran Matematika dari KD 2.1
mendiskripsikan konsep faktor dan kelipatan dan 2.2 menentukan
kelipatan dan faktor bilangan. Terbukti dalam indikator yang
hendak dicapai mengenai menjelaskan dan menentukan faktor
kelipatan. Sedangkan kesesuaian antara indikator dengan
Kompetensi Dasar pada pembelajaran IPS sudah sesuai.
Berdasarkan dari KD 1.2 Mendiskripsikan kenampakan alam di
lingkungan kabupaten/kota dan provinsi serta hubungannya
dengan keragaman sosial budaya.

b. Perumusan indikator: kejelasan rumusan (menggunakan kata kerja


operasional)

Berdasarkan indikator dalam pembelajaran Bahasa Indonesia


“menjelaskan secara lisan arti lambing”, telah menggunakan
perumusan indikator menggunakan Kata Kerja Operasional ranah
kognitif pada pemahaman C2. Pada pembelajaran Matematika
indikator “menjelaskan dan menentukan faktor kelipatan” telah
menggunakan perumusan indicator menggunakan Kata Kerja
Operasional ranah kognitif pada pemahaman C2. Pada
pembelajaran IPA indikator “menjelaskan faktor yang
mempengaruhi perubahan wujud benda dan mengidentifikasi
perubahan wujud benda”, telah menggunakan perumusan indikator
menggunakan Kata Kerja Operasional ranah kognitif pada
pemahan C2. Sedangkan pada pembelajaran IPS indikator
“menjelaskan secara lisan arti lambing”, telah menggunakan
perumusan indikator menggunakan Kata Kerja Operasional ranah
kognitif pada pemahaman C2 sedangkan pada kata menunjukkan
dan mengidentifikasi pada C1.

c. Perumusan indikator: kelengkapan cakupan rumusan


Kelengkapan cakupan rumusan pada kegiatan pembelajaran telah
mencakup indikator karena tertdapat penjelasan lisan dan tertulis
yang sesuai dengan indikator serta dapat dilihat dari kegiatan
pembelajaran Bahasa Indonesia yaitu :Mendengarkan penjelasan
tentang lambang Pramuka, Mencatat pokok-pokok penjelasan
tentang lambang Pramuka, Menuliskan penjelasan tentang
lambang Pramuka secara terperinci dan Menjelaskan secara lisan
arti lambang Pramuka. Berdasarkan indikator, kelengkapan
cakupan rumusan pada kegiatan pembelajaran IPA belum
mencakup indikator, karena siswa hanya diminta untuk mengamati
kemudian memahami tidak terdapat penjelasan terkait materi.
Kelengkapan cakupan rumusan pada pembelajaran Matematika
sudah mencakup perumusan indikator karena terdapat penjelasan
praktik serta timbal balik sehingga dapat menciptakan
pembelajaran yang efektif. Kelengkapan cakupan rumusan pada
pembelajaran IPS, kelengkapan cakupan rumusannya belum
mencakupi karena hanya menyebutkan, menjelaskan ciri dan
penyebab. Tidak disebutkan cara menanggulanginya.

d. Pemilihan materi: kesesuaian dengan Kompetensi Dasar


Berdasarkan RPP dan Silbus, kesesuaian materi dengan
kompetensi dasar (KD) sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan
peserta didik baik dalam pembelajaran Bahasa Indonesia,
Matematika, IPA dan IPS.
e. Kesesuaian alokasi dengan cakupan cakupan materi
Berdasarkan data dan wawancara dengan Guru, kesesuaian alokasi
waktu dengan cakupan materi sudah sesuai dengan apa yang
dituliskan dalam RPP serta silabus. Karena guru sudah
melaksanakan Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP) dan
merevisi alokasi waktu dalam RPP dan silabus.
f. Pengorganisasian materi: Kesesuaian alokasi waktu dengan
cakupan materi
Berdasarkan wawancara, alokasi waktu sudah sesuai dengan
cakupan materi yang diberikan untuk peserta didik.
g. Keserasian dan ketepatan scenario/pengalaman belajar/tahap
kegiatan pembelajaran dengan materi yang disajikan
Berdasarkan data yang ada, dalam tahap kegiatan pembelajaran
seharusnya siswa diajak berdoa terlebih dahulu dan sebelum
masuk pada pembelajaran selanjutnya, guru menanyakan mata
pelajaran apa yang diperoleh sebelumnya dan diberi rencana
tindak lanjut (tugas). Dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP) IPA tahap kegiatan pembelajaran sudah menerapkan
student center learning, terlihat pada tahap elaborasi, terlihat siswa
dalam kegiatan pembelajaran melakukan paktik dan pengamatan
langsung tentang perubahan wujud benda. Berdasarkan data RPP
Matematika, dalam tahap kegiatan pembelajaran sudah sesuai.
Kegiatan dalam skenario sudah runtut dari awal pembelajaran
siswa diajak untuk berdoa melakukan apresepsi/motivasi
pembelajaran inti sertadi akhiri dengan evaluasi pembelajaran
diikuti tindak lanjut penugasan. Berdasarkan data RPP IPS, dalam
tahap kegiatan pembelajaran seharusnya dalam hal melibatkan
siswa secara aktif dalam setiap pembelajaran.

h. Skenario/pengalaman belajar//tahap kegiatan pembelajaran:


apakah berdasarkan pada aktif learning/ student - centered
learning/ pemberdayaan siswa atau yang lain ?
Tahap kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia belum
berdasarkan aktif learning, terlihat pada tahap elaborasi, guru
masih menyampaikan materi dan siswa mencatat penjelasan dari
guru. Tahap kegiatan pembelajaran Matematika belum
menerapkan student center learning, terlihat pada tahap elaborasi,
terlihat guru yang lebih aktif dalam pembelajaran siswa hanya
mendengarkan penjelasan dari guru dan mengerjakan soal yang
diberikan oleh guru. Tahap kegiatan pembelajaran IPS sudah
berdasarkan aktif learning, terlihat pada kegiatan peserta didik ikut
berdiskusi satu sama lain.
i. Kesesuaian model/strategi/pendekatan/metode/teknik belajar
dengan hakikat mata pelajaran ditinjau dari materi yang diberikan.
Kesesuaian model/strategi/pendekatan/metode/teknik belajar
dengan hakikat mata pelajaran Matematika sudah sesuai dengan
materi yang akan diberikan kepada peserta didik sehingga materi
dapat tersampaikan baik dengan peserta didik. Dalam RPP IPA
tidak disebutkan/ terdapat model/ strategi/ pendekatan/ metiode/
teknik. Kesesuaian teknik belajar dengan hakikat mata pelajaran
sudah sesuai, karena dapat dilihat dari RPP IPS peserta didik
dilibatkan dalam proses pembelajaran active learning dan adanya
diskusi serta guru menfasilitasi peserta didik.

j. Kesesuaian model/ strategi/ pendekatan/metode/ teknik belajar


terhadap karakteristik siswa.
Kesesuaian model/strategi/pendekatan/metode/teknik belajar
belum sesuai dengan karakteristik siswa karena pembelajaran
matematika masih menggunakan metode ceramah dan siswa
diminta memperhatikan kemudian mengerjakan soal. Seharusnya
guru lebih bisa menciptakan pembelajaran matematika secara
lebih kreatif untuk meningkatan pemahaman dan pembelajaran
siswa. Dalam RPP IPA ini tidak disebukan/ terdapat
model/strategi/pendekatan/metode/teknik belajar. Kesesuaian
teknik belajar dalam RPP IPS terhadap karakteristik siswa sudah
sesuai, karena siswa dapat belajar dengan teman sebayadalam
suatu diskusi yang ada pada kelas dan belajar menghargai
pendapat sesama.

k. Kesesuaian model/strategi/ pendekatan/ metode/ teknik belajar


terhadap kesiapan guru, siswa maupun sekolah.
Kesesuaian model/strategi/ pendekatan/ metode/ teknik belajar
terhadap kesiapan guru, siswa maupun sekolah sudah sesuai.
Dalam merancang pembelajaran Matematika guru sudah
mempersiapkan segala sesuatu yang akan diberikan kepada peserta
didik baik dari materi pembelajaran, media pembelajaran maupun
strategi yang akan digunakan. Sehingga dalam pelaksanaannya
dapat berjalan dengan lancar. Dalam merancang RPP pada
pembelajaran IPA guru tidak menuliskan pendekatan/strategi/
model yang akan diberikan kepada siswa. Sehingga dalam
pelaksanaannya tidak terdapat penekanan yang dapat menciptakan
pengalaman pembelajaran kepada siswa. Dalam merancang RPP
IPS, guru sudah menyiapkan pembelajaran sebelumnya dengan
mempersiapkan media pembelajaran. Misalnya memperlihatkan
gambar.

l. Kesesuaian sumber/ media belajar (LKS, PPT, Buku Refrensi dll)


dengan materi
Kesesuaian sumber belajar sudah sesuai dengan materi dan saling
berhubungan dalam kegiatan pembelajaran sehingga dengan
adanya sumber/media pembelajaran dapat mencapai kompetensi
atau indikator yang diharapkan. Akan tetapi pada pembelajaran
matematika ini tidak terdapat media pembelajaran. berdasarkan
RPP IPS sumber belajar sudah sesuai dengan materi yaitu Buku
IPS kelas IV dan Buku pendamping yang relevan.

m. Kesesuaian sumber/ media belajar (LKS, PPT, Buku referensi dll)


dengan fasilitas yang tersedia di sekolah.
Dalam kegiatan pembelajaran guru menyiapkan media
pembelajaran atau alat praga guru yang menyiapkan segala sesuatu
alat dan bahannya karena tidak tersedia di SD. Sedangkan untuk
menampilkan gambar dan video sekolah memfasilitasi komputer
dan LCD pada setiap kelas untuk menunjang pembelajaran yang
lebih efektif.
n. Kesesuaian alat evaluasi/ penilaian terhadap materi.
Kesesuaian alat evaluasi/penilaian terhadap materi pada
pembelajaran Matematika sudah sesuai. Dalam akhir pembelajaran
guru memberikan soal evaluasi kepada siswa untuk mengukur daya
ingat siswa. Kesesuaian alat evaluasi/penilaian terhadap materi
pada pembelajaran IPA belum sesuai karena pada pelaksanaan guru
tidak memberikan soal evaluasi maupun mengevaluasi
pembelajaran yang dilakukan pada saat penerapan RPP.
Berdasarkan RPP IPS kesesuaian alat evaluasi/penilaian terhadap
materi sudah sesuai, terlihat dari penggunaaan konsep dan
pengetahuan pada table penilaian dalam RPP.

o. Kesuaian alat evaluasi/ penilaian terhadap waktu pelaksanaan.


Kesesuaian alat evaluasi/penilaian terhadap waktu peaksanaan
sudah sesuai. Guru dalam memajemen waktu pelaksanaan sudah
tepat dalam membagi bagi waktu pada kegiatan pembelajaran.
Sehingga pembelajaran dapat berjalan lancar tanpa terhambat
masalah waktu.
p. Kecukupan referensi guru dan sumber belajar siswa

Kecukupan referensi guru dan sumber belajar siswa belum


mencukupi karena pada dasarnya siswa memperlukan pengetahuan
dan wawasan yang luas serta kekreativitas tinggi dalam
manajemen kelas. Sehingga guru perlu mengembangkan materi
yang diberikan kepada siswa. Tidak hanya mengacu pada buku
BSE dan buku pedoman guru, pengembangkan materi bisa dari
buku-buku, internet atau di kehidupan nyata yang sesuai dengan
konteks materi tersebut.

C. Rekomendasi
Ditengah masyrakat tuntutan siswa mencakup tiga aspek
kompetensi, yaitu sikap, pengetahuan dan keterampilan. Untuk mengatasi
kelemaham Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006,
pemerintah menyusun kurikulum 2013 dengan perubahan Standar
Kompetensi Lulusan (SKL). Pada KTSP 2006 Standar Isi ditentukan
terlebih dahulu melalui Permendiknas No. 22 Tahun 2006. Setelah itu
ditentukan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) melalui permendiknas No.
23 Tahun 2006 yang lebih menekankan pada aspek pengetahuan
(kognitif). Kemudian untuk mengatasi kelemahan KTSP 2006, pemerintah
menentukan SKL terlebih dahulu, melalui Permendikbud No. 54 Tahun
2013. Setelah itu, menentukan Standar Isi yang berbentuk Kerangka Dasar
Kurikulum yang dituangkan dalam Permendikbud No. 67, 68, 69, dan 70
Tahun 2013 yang menekankan aspek kompetensi lulusan pada aspek
sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Untuk mengatasi kelemaham Kurikulum Tingkat Satuan


Pendidikan (KTSP) 2006, pemerintah menyusun kurikulum 2013 dengan
perubahan Standar Proses. Pemerintah melakukan perbaikan pada bagian
inti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP).

Bagian inti pada Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan (KTSP)


2006, yang memuat kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi diubah
menjadi standar sikap, pengetahuan, ketrampilan untuk kurikulum 2013.
Pada kurikulum 2013, penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
harus memunculkan 4 hal, yaitu:

1. Pendidikan karakter yang mencakup religius, nasionalisme, mandiri,


gotong royong, integritas.

2. Literasi yang mencakup literasi dini, dasar, perpustakaan, media,


teknologi, dan visual.

3. Unsur 4C (cColaborative, Creative, Comunicative, Critical Thinking)

4. Harus HOTS (High Order Thingking Skill), kemampuan berfikir kritis,


logis, reflektif, metakognitif, dan berfikir kreatif.
Selain itu, di kurikulum 2013 mengubah pendekatan pembelajaran
menjadi Pendekatan Integratif. Pendekatan tematik dan atau tematik
terpadu yaitu tiap mata pelajaran membuat pembelajaran secara
terintegratif terpadu. Bahwa KD antar mata pelajaran tidak berjalan
sendiri-sendiri dan tidak saling mengabaikan, tetapi diikat oleh tuntutan
pembentukan kompetensi inti yaitu sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Pendekatan yang digunakan di dalam kurikulum 2013 yaitu pendekatan
saintifik. Dengan adanya pendekatan saintifik akan mencegah
pembelajaran terpusat pada guru, menghindari orientasi pada buku teks
atau hanya pada materi dalam buku teks. Dengan pendekatan saintifik,
dapat merangsang siswa untuk menyampaikan pikiran secara kontekstual
yang ada di dalam kehidupan sehari-hari.

Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006


menggunakan buku BSE untuk pegangan guru dan siswa. Dengan adanya
perubahan kurikulum 2013, buku teks yang dirancang untuk siswa yaitu
buku tema yaitu buku siswa untuk pegangan siswa dan buku guru untuk
pegangan guru.

Selain perubahan pada standar proses untuk mengatasi kelemaham


Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006, pemerintah
menyusun kurikulum 2013 dengan perubahan standar penilaian. Pada
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 penilaian dilakukan
secara langsung bermakna, artinya nilai yang dihasilkan benar-benar
terjadi dan dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Penilaian pada
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 yaitu dominan pada
aspek pengetahuan (kognitif). Maka dari itu, ada kesenjangan pada
kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2066. Maka pemerintah
meperbaiki sistem penilaian di kurikulum 2013. Pada kurikulum 2013
menggunakan penilaian otentik, yaitu mengukur semua kompetensi sikap,
keterampilan dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil. Dalam
kurikulum 2013 siswa dinilai kesiapannya, proses dan hasil belajar secara
utuh.

Kelemahan pada standar isi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan


(KTSP) 2006 yaitu konten kurikulum terlalu padat. Pada KTSP 2006
memuat banyak mata pelajaran, yakni khusus jenjang pendidikan SD
memuat 10 mata pelajaran. Pada KTSP 2006 semua mata pelajaran berdiri
sendiri secara terpisah (kecuali kelas I-III). Jadi, pemerintah berupaya
mengurangi muatan kurikulum, dengan kebijakan penguruangan jumlah
mata pelajaran dalam kurikulum 2013. Melalui pembelajaran tematik
integratif, di SD mata pelajaran dintegrasikan dengan mata pelajaran lain,
yaitu menjadi sebuah Tema.
BAB III

SIMPULAN
Berdasarkan proses dan hasil telaah kurikulum tingkat satuan pendidikan
(KTSP)/ kurikulum 2006, dapat disimpulkan bahwa kurikulum 2006 memiliki
Standar Kompetensi Lulusan (SKL) melalui permendiknas No. 23 Tahun 2006
yang lebih menekankan pada aspek pengetahuan (kognitif). Pada standart proses,
bagian inti pada RPP Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan (KTSP) 2006 memuat
kegiatan eksplorasi, elaborasi dan konfirmasi. Pada standar penilaian Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 yaitu dominan pada aspek pengetahuan
(kognitif). Selain itu, pada standar isi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
(KTSP) 2006 yaitu konten kurikulum terlalu padat. Pada KTSP 2006 memuat
banyak mata pelajaran, yakni khusus jenjang pendidikan SD memuat 10 mata
pelajaran. Pada KTSP 2006 semua mata pelajaran berdiri sendiri secara terpisah
(kecuali kelas I-III).

Dengan demikian, rekomendasi/ usulan yang diberikan mahasiswa


magang kepada SD Negeri Salatiga 12, untuk menerapkan pembelajaran yang
student center. Maka rekomendasi yang diberikan di SD Negeri Salatiga 12 yaitu
menekankan pada ketiga aspek (sikap, pengetahuan, keterampilan), penyusunan
RPP harus memunculkan pendidikan karakter, literasi, 4C, dan HOTS. Selain itu,
menggunakan pendekatan saintik, metode yang bisa mengaktifkan siswa,
menggunakan refrensi buku guru dan buku siswa, dan sistem penilaian yang
menekankan pada semua aspek tidak hanya aspek pengetahuan.
DAFTAR PUSTAKA

Akdon. 2006. Manajemen Strategik Untuk Menjawab Pendidikan. Bandung:


CV.Alfaberta

BSNP. 2006. Panduan Penyusunanan KTSP Jenjang Pendidikan Dasar dan


Menengah. Jakarta: BSNP

Dirjen PLSP Direktorat Tenaga Teknis. 2006. Pengertian Pendidikan Kecakapan


Hidup

Majid. 2004. Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi Konsep Dan


Implementasi Kurikulum 2004. Bandung: Remaja Rosdakarya

Permendikbud No. 65 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar Dan Struktur


Kurikulum SD/MI

Permendikbud No.5 Tahun 2012 Tentang Standar Kompetensi Lulusan

Permendiknas No. 23 Tahun 2006 Tentang Standar Kompetensi Lulusan

Permendiknas No. 6 Tahun 2007 Tentang Perubahan Permen No. 24 Tahun 2006

Permendiknas No. 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses

PP No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Naisonal Pendidikan

Sanjaya, wina. 2010. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses. Jakarta:


Kencana

UU No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional

Wardhani, Sri. 2010. Pembelajaran Kemampuan Pemecahan Masalah


Matematika Di SD. Yogyakarta: PPPPTK
LAMPIRAN
SILABUS PEMBELAJARAN TEMATIK

SEKOLAH DASAR KELAS I SEMESTER 1

TEMA : Dri Sendiri

Standar Kompetensi Materi pokok dan Kegiatan Belajar Indikator Pencapaian Penilaian Alokasi Sumber /
Kompetensi Dasar Uraian Materi Kompetensi Waktu Bahan / Alat
1. IPS:  Mengidentif  Identitas  Mengenal  Menyebutka Lisan 3 minggu Buku Tematik
Memahami ikasi diri, nama n nama Tertulis Pengembanga
identitas diri identitas keluarga, lengkap dan lengkap dan n Guru
dan keluarga diri, dan kerabat nama panggilan
serta sikap keluarga, panggilan beserta usia
saling dan kerabat  Menyebutka  Menceritaka
menghornati n nama n alamat
dalam lengkap tepat tinggal
kemajemukan orang tua dan alamat
keluarga  Menujukkan sekolah
alamat  Menyebutka
tempat n nama ayah
tinggal dan ibu, serta
 Menyebutka anggota
n jumlah keluarga
anggota yang tinggal
keluarga dirumah
yang tiggal
dalam satu
rumah
2. IPA :  Mengena  Bagian-  Menyebutka  Menujukkan Lisan
Mengenal l bagian- bagian n bagian- bagian-
anggota bagian anggota bagian tubuh bagian tubuh
tubuh dan tubuh tubuh dan manusia (mata,
kegunaanya dan kegunaann  Menjelaskan hidung,
sserta cara anggota ya serta kegunaan telinga, gigi,
perawatannya tubuh cara dan bagian- dll)
dan perawatann bagian tubuh  Menceritaka
kegunaa ya manusia n kegunaan
nnya  Menjelaskan bagian-
serta cara cara merawat bagian tubuh
perawata bagian- yang diamati
nnya bagian tubuh  Menunjukan
kita cara merawat
tubuh
 Membiasaka
n merawat
tubuh agar
tumbuh sehat
dan kuat
3. PKN :  Menjelas  Hidup  Mengidentifi  Menjelaskan Portofoli
Menerapkan kan rukun kasi jenis cirir-ciri fisik o
hidup rukun perbedaa dalam kelamin perbedaan
dalam n jenis perbedaan  Menyebutka antara
perbedaan kelamin, n perbedaan perempuan
agama, jenis kelamin dan laki-laki
dan suku  Menceritaka
bangsa n kegiatan
yang
dilakukan
oleh laki-laki
dan
perempuan
 Menyebukan
jenis
permainan
yan
dilakukan
oleh anak
laki-laki dan
anak
perempuan
4. Matema  Membila  Operasi  Mengenali  Menyebutka Lisan
tika : ngkan hitung angka n banyak Tertulis
Melakukan banyak  Menghitung benda
penjumlahan benda bnayak  Membanding
dan  Menguru benda kan dua
pengurangan tkan  Mengenal kumpulan
bilangan banyak lambang benda
sampai 20 benda bilangan melalui
 Membaca istilah lebih
lambang banyak dan
bilangan lebih sedikit
 Menulis  Membaca
nama dan menulis
bilangan lambang
bilanngan
 Mengurutkan
sekelompok
bilangan
yang berpola
teratur dari
yang terkecil
 Mengurutkan
sekelompok
bilangan
yang berpola
teratur mulai
dari yang
terbesar
 Membilang
loncatkan
2,3,dan 4
5. Bahasa  Mebedak   
Indonesi an bunyi
a: bahasa
Mendengarka  Memper
n: kenalkan
Memahami diri
bunyi bahasa, dengan
perintah dan bahasa
dongen yang yang
diliasankan santun
Berbicara :  Mendesk
Mengungkap ripsikan
kan fikiran, benda-
perassaan, benda
dan informasi sekitar
secara lisan den
dengan fungsi
perkenalan anggota
dan tegur tubuh
sapa, dengan
pengenalan kalimat
benda dan sederhan
fungsi a
anggota  Menjipla
tubuh, dan k
deklamas berbagai
Memmbaca : bentuk
Memahami gambar,
teks pendek lingkaran
dengan , dan
membacaca bentuk
nyaring huruf
Menulis :
Menulis
permulaan
dengan
menjiplak
menebalkan,
mencotoh,me
lengkapi, dan
menyalin
6. Seni  Mengide  Berbagai  Unsur rupa  Mengelompo Lisan
Budaya ntifikasi jenis dan pada benda kan berbagai Tertulis
dan unsur ukuran ala sekitar jenis bintik, Perbuata
Ketram rupa unsur seni  Diri melalui garis, warna n
pilan : pada rupa dua teknik dan bentuk
Mengapresias benda dimensi menggunting pada benda
i karya seni alam pada / menyobek dua dimensi
rupa. sekitar berbagai dan alam
Mengapresias  Mengapr benda sekitar
ikan diri esiasikan  Membuat  Mengelompo
melalui karya diri kerajinan kan berbagai
seni rupa melalui ukuran
teknik bintik, garis,
menggun bidang,
ting / warna dan
menyobe bentuk pada
k hasil karya
dua dimensi
di alam
sekitar
 Karakter siswa yang diharapkan : Disiplin (disciplin )
Tekun ( diligence)
Tanggung Jawab ( rensponsibility)
Ketelitian ( carefulness)
Kerja Sama ( Cooperative)
Tolenransi ( Tolerance )
Percaya Diri ( confidance )
Keberanian ( Bravery )

SILABUS KTSP 2006 PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA, IPA, IPS, MATEMATIKA

DI SD NEGERI SALATIGA 12

Bahasa Indonesia
SK KD Materi Indikator Kegiatan Pembelajaran Alokasi Sumber/
Pokok Teknik Instrumen Contoh Waktu bahan
instrumen
1.Mendengarkan 1.2 menjelaskan Lambang Menjelaskan - Mendengarkan Tertulis, Uraian, - Tuliskan 4 x 35 Teks, bina
Mendengarkan kembali secara secara lisan arti penjelasan tentang penampilan lembar penjelasan menit bahasa
penjelasan lisan atau tertulis lambang lambang pramuka observasi tentang indonesia,
tentang petunjuk penjelasan tentang - Mencatat pokok-pokok lambang kurikulum
denah simbol daerah/ penjelasan tentang pramuka 2006
lambang lambang pramuka secara KTSP
- Menuliskan penjelasan perinci
tentang lambang pramuka - jelaskan
secara terperinci secara lisan
- Menjelaskan secara lisan arti lambang
arti lambang pramuka pramuka
Ilmu Pengetahuan Alam

6. Memahami 6.2 Perubahan - Tugas Laporan, Buku IPA


beragam sifat dan Mendiskripsikan wujud benda mengidentifika individu dan uraian, BSE kelas
perubahan wujud terjadinya Padat – cair si perubahan kabeh objektif IV,
benda serta perubahan wujud Cair – padat wujud benda Alat:
berbagai cara cair – padat – cair, Cair – gas yang dapat plastik,
penggunaan cair - gas – cair, Gas – cair kembali ke rantang,
benda padat – gas, Padat – gas wujud semula. panci
berdasarkan - menjelaskan besar, air,
sifatnnya faktor yang garam
mempengaruhi dapur,
perubahan bongkahan
wujud benda es.
beserta
contohnya.
Ilmu Pengetahuan Sosial

1.2 Kenampakan - - menyebutkan macam- Tes tertulis Uraian Jelaskan 9x35 Buku
Mendiskripsikan alam dan mengidentifika macam kenampakan alam ciri-ciri dan menit pendampin
kenampakan alam keragaman, si ciri-ciri dan - menyebutkan ciri-ciri manfaat pert 4-6 g, peta/
di lingkungan sosial manfaat kenampakan kenampakan (mingg atlas
kabupaten/ kota budaya kenmapakan - menjelaskan manfaat alam u)
dan provinsi serta alam kenampakan alam di
hubungannya - menunjukkan kabupaten/ kota dan
dengan ciri-ciri sosial provinsi
keragaman sosial dan budaya di - menjelaskan penyebab
budaya kabupaten/kota terjadinya bencana alam
provinsi tempat di daerah setempat
tinggalnya - menyebutkan ciri-ciri
- menjelaskan terjadinya suatu peristiwa
keanekaragama alam.
n sosial di
daerahnya
- menjelaskan
keanekaragama
n budaya di
daerahnya
- menunjukkan
tempat suku
bangsa yang
ada di
daerahnya
- Menunjukkan
tempat budaya
di daerahnya.
Matematika

1.Memahami dan 2.1 Kelipatan - Mencari - Mempelajari kelipatan Tugas Laporan Latihan dari 2 jp Buku
menggunakan mendiskripsikan dan faktor: kelipatan dan suatu bilangan yang Individu buku guru MATEMA
faktor dan konsep faktor dan - kelipatan faktor suatu merupakan hasil perkalian pekerjaan TIKA 4A
kelipatan dalam kelepatan suatu bilangan suatu bilangan dengan rumah
pemecahan 2.2 menentukan bilangan bilangan asli.
masalah kelipatan dan -faktor suatu - Mempelajari faktor
faktor bilangan bilangan suatu bilangan-bilangan
Menentukan yang merupakan bagian
kelipatan dari hasil perkalian
dan faktor 1 x 12 = 12
bilangan: 2 x 6 = 12
3x 4 = 12
Maka faktor bilangan 12
adalah 1, 2, 3, 4, 6 dan 12
- latihan mencari faktor
bilangan.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

TEMATIK

Nama Sekolah : SD Negeri Salatiga 12

Tema : Diri Sendiri

Kelas / Semester : I/1

Alokasi Waktu : 3 minggu

A. Standar Kompetensi :

1. IPS : Memahami identitas diri dan keluarga serta sikap saling


menghormati dalam kemajemukan keluarga.

IPA: Mengenal anggota tubuh dan kegunaanya serta cara


perawatannya

2. PKN: Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan.

3. Matematika: Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan


sampai 20

4. Bahasa Indonesia :

Mendengarkan : Memahami bunyi bahasa, perintah dan dongeng


yang dilisankan

Berbicara: Mengungkapkan fikiran, perasaan, dan informasi secara


lisan dengan perkenalan dan tegur sapa, pengenalan, benda dan
fungsi angota tubuh, dan deklamasi

Membaca: Memahami teks pendek dengan membaca nyaring


Menulis: Menulis permulaan dengan menjiplak menebalkan,
emncontoh, melengkapi, dan menyallin

B. Kompetensi Dasar

1. IPS

Mengidentifikasi identita diri, keluaga, dan kerabat

2. IPA

Megenal bagia-bagian anggota tubuh dan kegunaanya serta cara


perawatannya

3. PKN

4. Matematika :

Membiang banyak benda

Mengurutkan banyak benda

5. Bahasa Indonesia :

Membedakan bunyu bahasa

Memperkenalkan diri dengan bahasa santun

Mendeskripsikan benda-benda sekitar da fungsi anggota tubuh


dengan kalimat sederhana

Menjiplak berbagai bentuk gambar, lingkaran dan bentuk huruf

Menebalkan berbagai bentuk gambar, lingkaran dan bentuk huruf

6. Seni Budaya dan Ketrampilan :

Mengidentifikasi unsur rupa padda benda dalam sekitar

Mengeskpresikan diri melalui teknik menggunting/ menyobek


C. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat memperkenalkan diri, menceritakan anggota keluarga


yang ada di rumahnya
2. Siswa dapat menunjukan bagian-bagian anggota tubuh dan
kegunaanya
3. Siswa dapat menjelaskan dan membiasakan merawat tubuhnya
4. Siswa dapat menjelaskan ciri-ciri fisik dari laki-laki dan
perempuan
5. Siswa dapat menyebutkan kegiatan dan permainan yang dilakukan
oleh laki-laki dan perempuan
6. Siswa dapat menyebutkan banyak benda
7. Siswa dapat membandingkan dua kumpulan benda
8. Siswa dapat membaca dan menuliaskan lambang bilangan
9. Siswa dapat mengurutkan bilangan dengan pola teratur
10. Siswa dapat membilang lomcat 2,3,4
11. Siswa dapat mencocokan informasi denga gambar
12. Siswa dapat menyimak cerita dari gambar seni
13. Siswa dapat mendengarkan dan menyanyikan lagu
14. Siswa dapat menyebutkan identitas diri dengan bahasa yang santun
15. Siswa dapat meyebutkan ciri-ciri suatu benda
16. Siswa dapat menjiplak dan menebalkan huruf, gambar
17. Siswa dapat menyalin mencontoh huruf, suku kata dan kata
18. Siswa dapat menggambar dari serangkaian titik, garis membentuk
karya dua dimensi
19. Siswa dapat membuat benda karya mainan dengan teknik
menyobek dan menggunting
 Karakter siswa yang diharapakan :Disiplin (discipline)
Tekun (diligence)
Tanggung jawab
(responsibility)
Ketelitian (carefulness)
Kerja sama (cooperation)
Toleransi (tolerance)
Perrcaya diri (confidence)
Keberanian (bravery)
D. Materi Ajar

1. Identitas diri, krluarga dan kekerabatan


2. Bagian-bagian anggota tubuh, kegunaan dan cara perawatan
3. Hidup rukun dalam perbedaan
4. Operasi hitung
5. Tanggapan secara nonverbal terhadap informasi yan di dengar
6. Kalimat sederhana untuk memperkenalkan diri
7. Penulisan huruf, kata dan kaliamat sederhana
8. Berbagai jenis dan ukuran unsur rupa dua dimensi pada beragai
benda
9. Membuat karya kerajinan

E. Metode Pembelajaran
1. Ceramah.
2. Diskusi
3. Tanya jawab.
4. Demontrasi.
5. Pemberian tugas.

F. Langkah-Langkah Pembelajaran
Langkah-langkah Deskripsi Kegiatan
Kegiatan awal Apresepsi / Motivasi :
1. Mengisi daftar kelas, berdoa, mempersiapkan
materi ajar, model, alat peraga
2. Memperingatkan cara duduk yang baik ketika
menulis, membaca.
3. Mengumpulkan tugas / PR
Kegiatan Inti Minggu I
Pertemuan pertama 3 x 35 menit (IPA, PKN, Matematika)
Eksplorasi
1. Siswa dapat Mengamati model/gambar anggota
tubuh
2. Menyanyikan lagu “dua mata saya”
3. Menunjukan gambar dan menyebutkan nama-nama
anggota tubuh
Elaborasi
1. Melakukan diskusi sederhana tentang perbedaan
fisik antara laki-laki dan perempuan
2. Menyebutkan perbedaaan tugas antara laki-laki dan
perempuan
3. Melakukan tanya jawab tentang hak dan kewajiban
laki-laki dan perempuan
4. Mengamati benda yang ada di sekeliling siswa
(meja, buku, tas, dll)
5. Memmbilang benda yang ada di sekeliling siswa
dengan jumlah 1-5
6. Memfasilitasi peserta didik melalui pemeberian
tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan
gagasan baru bak secara lissan maupun tertulis
7. Memberi kesempatan untuk berpikri, menganalisis,
menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa
takut
8. Memfsiitasi peserta didik dalam pembelajaran
kooperati dan kolaboratif
9. Memfasiliasi peserta didik berkompetensi secara
sehat untuk meningkatkan prestasi belajar
10. Memfasilitasi peserta didik membuata laporan
eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun
tertulis, secara individual maupun kelompok
11. Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil
kerja individul maupun kelompok
12. Memfasilitasi peserta didik melakukan pemeranan,
turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan
13. Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan
yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya
diri peserta didik
Konfirmasi
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum
diketahui siswa
2. Yang pemahan, memberikan penguatan dan
penyimpulan.

Pertemuan kedua 3 x 35 menit (Bahsa Indonesia, IPS,


Matematika)
Eksplorasi
1. Siswa dapat Mengamati gambar seri yang
menceritakan tentang persiapan ke sekolah
2. Menyanyikan lagu “pergi kesekolah”
3. Menuceritakan dengan kalimat yang sederhana isi
dari gambara tesebut
4. Melakukan tanya jawab tentang persiapan siswa
bila pergi ke sekolah
5. Mendengarkan penjelasan guru tentang identitas
diri, keluarga, dan kerabat
6. Menjelaskan kembali pentingnya identitas diri
Elaborasi
1. Menyebukan keutungan kita mempunyai identitas
diri
2. Membilang benda yang diamati, secara individual
dan klasikal
3. Melakukan perhitungan benda di depan kelas
dengan jumlah 1-5
4. Menyebutkan bilangan yang tepat sesuai dengan
banyak benda
5. Mengisi soal yang berkaitan dengan benda
6. Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian
tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan
gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis
7. Memberikan kesempatan untuk brfikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah dan
bertindak
8. Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran
kooperatif fan kolaboratif
9. Memfasiliasi peserta didik berkompetensi secara
sehat untuk meningkatkan prestasi belajar
10. Memfasilitasi peserta didik membuata laporan
eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun
tertulis, secara individual maupun kelompok
Konfirmasi
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum
diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan
kelasalahan pemahaman memberikan, memberikan
penguatan dan penyimpulan

Pertemuan ketiga 3 x 35 menit (Bahsa Indonesia,


Matematika)
Eksplorasi
1. Siswa dapat memperkenalkan diri didepan kelas
identitas diri dengan kalimat ang santun
2. Secara bergiliran memperkenalkan diri
Elaborasi
1. Menghitung benda pada gambar/model dengan
jumlah benda 1-10
2. Menyebutkan jumlah banyak benda 1-10
3. Meletakkan kartu bilangan pada jumlah benda yang
tepat
4. Seorang siswa meletakkan benda dan siswa lain
menyimpan kartu bilangan yang tepat
5. Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian
tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan
gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis
6. Memberikan kesempatan untuk berfikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah dan
bertindak
7. Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran
kooperatif fan kolaboratif
8. Memfasiliasi peserta didik berkompetensi secara
sehat untuk meningkatkan prestasi belajar
9. Memfasilitasi peserta didik membuata laporan
eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun
tertulis, secara individual maupun kelompok
Konfirmasi
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum
diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan
kelasalahan pemahaman memberikan, memberikan
penguatan dan penyimpulan.
Pertemuan keempat 3 x 35 menit (Bahsa Indonesia,
Matematika)
Eksplorasi
1. Siswa dapat memperkenalkan diri didepan kelas
identitas diri dengan kalimat ang santun
2. Mengungkapkan deskripsi benda dalam bentuk,
warna, dan permukaan
3. Contoh : bentuk penjang, digunajan untuk menulis,
bisa bergambar, dan polos. Semua murid
memerlukannya
4. Mencoba untuk mendeskirpsikan benda yang
diperlihatkan temannya.
5. Mengamati manik-manik, kancing atau kelereng
yang diperlihatkan guru yang berjumalah 1-15
Elaborasi
1. Menghitunkgkan banyak benda yanng diperlihatkan
gru dengan urutan yang benar
2. Menyebuktakn bilangan yang sesuai dengan jumlah
banyak benda
3. Menyimpan kartu bilangan pada benda yang sesuai
dengan jumlahnya
4. Menuliskan lambang bilangan yang teapat sesuai
degan banyaknya benda
5. Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian
tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan
gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis
6. Memberikan kesempatan untuk berfikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah dan
bertindak
7. Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran
kooperatif fan kolaboratif
8. Memfasiliasi peserta didik berkompetensi secara
sehat untuk meningkatkan prestasi belajar
9. Memfasilitasi peserta didik membuata laporan
eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun
tertulis, secara individual maupun kelompok
Konfirmasi
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum
diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan
kelasalahan pemahaman memberikan, memberikan
penguatan dan penyimpulanMenyimpan kartu
bilangan pada benda yang sesuai dengan jumlahnya

Pertemuan kelima 3 x 35 menit ( Matematika, Bahsa


Indonesia)
Eksplorasi
1. Siswa dapat mengamati dua kelompok benda yang
sama jumlahnya, berbeda jumlahnya untuk
menemukan fakta lebih banyak atau lebih sedikit
dan sama banyak
2. Membilang tiap kelompok beda dengan batas
jumlah 1-10
Elaborasi
1. Menyebutkan bilangan yang tepat pada tiap
kelompok benda
2. Membandingkan jumlah benda dan menyatakan
lebih banyak atau lebih sedikit atau sama banyak
pada kedua kelompok bena tersebut
3. Melakukan hal sama pada dua kelompok benda
dengan jumlah yang berbeda
4. Melakukan pengamatan terhadap ganbar anggota
tubuh
5. Menyanyikan lagu “dua mata saya”
6. Menyebutkan nama anggota tubbuh yang terlihat
pda gambar
7. Menyebutkan nama anggota tubuh melalui
permainan lagu “Kepala, punndak lutut kaki.....”
8. MenunjukanMenyebutkan nama anggota tubuh
melalui permainan lagu “Kepala, punndak lutut
kaki.....”
9. Menunjukkan dan menyebutkan nama anggota
tubuh melalui tubuh temannya
10. Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian
tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan
gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis
11. Memberikan kesempatan untuk berfikir,
menganalisis, menyelesaikan masalah dan
bertindak tanpa rasa takut
12. Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran
kooperatif fan kolaboratif
13. Memfasiliasi peserta didik berkompetensi secara
sehat untuk meningkatkan prestasi belajar
14. Memfasilitasi peserta didik membuata laporan
eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun
tertulis, secara individual maupun kelompok
Konfirmasi
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum
diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan
kelasalahan pemahaman memberikan, memberikan
penguatan dan penyimpulanMenyimpan kartu
bilangan pada benda yang sesuai dengan
jumlahnya.
Penutup 1. Membuat kesimpulan dari tiap materi yang
disampaikan.
2. Mengerjakan post test.
3. Memberikan PR / tugas

G. Alat dan Sumber Belajar


Buku sumber :
1. Buku pengetahuan sosial SD kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa
yang relevan
2. Buku Sains SD Kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang relevan
3. Buku Pendidikan Kewarganegaraan kelas 1 SD, Penerbit Buku ajar
siswa yang relevan
4. Buku Pelajaran Matematika SD Kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa
yang relevan
5. Buku Bina Bahasa Indonesia dan Sastra SD Kelas 1, Penerbit Buku
ajar siswa yang relevan
6. Buku Saya Ingin Terampil dan Kreatif D kelas 1, Penerbit Buku
ajar siswa yang relevan
7. Buku Piwulang Basa SD Kelas 1, Penerbit Buku ajar siswa yang
relevan.
Alat peraga :
1. Gambar anggota tubuh
2. Gambar keluarga dari majalah / foto keluarga
3. Kartu huruf
4. Kartu bilangan
5. Manik-manik, kelereng, batu-batuan, kerag
H. Penilaian
Penilaian
Indikator Pencapaian
Bentuk
Komponen Teknik Contoh Instrumen
Instrum
en
1. IPS : Tes Pilihan 1. IPS :
 Menyebutkan lisan ganda Isilah titik-titik dibawah ini !
nama lengkap Tes isian 1) Nama saya ....
dan panggilan tertulis 2) Rumah saya di ...
beserta usia 3) Adik saya ada ...
 Menceritakan 4) Kakak saya ada ...
alamat tempat 5) Saya sekolah di ....
tinggal dan 2. IPA :
alamat sekolah Silanglah a, b atau c pada
 Menyebutkan jawaban yang tepat !
nama ayah dan 1) Ini gambar ....
ibu, serta a. Mata
anggota keluarga b. Telinga
yang tinggal di c. Kaki
rumah 2) Bila kita makan
2. IPA : menggunakan

 Menunjukkkan a. Tangan

bagian-agian b. Hidung

tubuh (mata, c. Mulut

hidung, telinga, 3) Membaca

gigi, dll ) memnggunakan.....

 Menceritakan a. Rambut

kegunaan b. Mata

bagian-bagian c. Perut

tubuh yang di 4) Mata saya ada

amati a. Satu

 Menunjukkan b. Dua

cara merawat c. Tiga

tubuh. 5) Supaya bersih gigi


harus
 Membiasakan a. Dicuci
merawat tubuh b. Digosok
agar tumbuh c. Dicabut
sehat dan kuat. 3. PKn :
3. PKn : Isilah titik-titik dibawah ini
 Menjelaskan !
ciri-ciri fisik 1) Ibu saya seorang ..
perbedaab antara 2) Anak perempuan
laki-laki dan bermain.....
perempuan 3) Layang-layang
 Menceritakan dimankan oleh anak
kegiatan yang ....
dilakukan oleh 4) Sesama teman harus
laki-laki dan selalu ....
perempuan 5) Bertengkan

 Menyebutkan perbuatan ....

jenis permainan 4. Matematika :

yang dilakukan 1) Gambar kelereng

peleh anak laki- ada ....

laki dan 2) Gambar bunga ada

perempuan. ....

4. Matematika : 3) Gambar pensil ada

 Menyebutkan ....

banyak benda 4) Banngku kelas ada

 Membandingkan ....

dua kumpulan 5) Penghapu papan

nenda melalui tulis di kelas ada .....

istikah lebih 6) Bahasa Indonesia :

banyak dan 1) Cocokkanlah

sedikit gambar dengan


informasi
 Membaca dan 2) Ceritakan gambar
menulis lambang seri tentag
bilangan persiapan pergi ke
 Mengurutkan seklah
sekelompok 3) Nyanyikanlah lagu
bilangan yang 4) Sebutkanlah data
berpola teratur diri dan identitas
mulai dari yang keluarga dengan
terbesar kalimat sederhana
 Membilang 5) Sebutkanlah warna
loncat 2,3, dan 4 bentuk dan
5. Bahasa Indonesia : permukaan benda

 Mencocokan 6) Sebutkakah nama

gambar dengan anggota

informasi 7) Seni Budaya dan

 Mendengarkan Ketrampilan :

cerita gambar seri 1) Kelompokknah

tentang persiapan berbagai jebis

pergi ke sekolah bintik, garis, warna

 Mendengarkan dan bentuk pada

lagu dan dua dimensi dialam

menyanyikan sekitar

lagu 2) Kelompokklanlah
berbagai ukuran
 Menyebutkan
bintik, garis,
data diri dan
bidang, warna dan
identitans
bentuk pada hasil
keluarga dengan
karya dua dimensi
kalimat sederhana
di alam sekitar
 Menyebutkan
3) LKS
warna bentuk dan
4) Lembar observasi
permukaan benda
 Menyebutkan
nama anggota
6. Seni Budaya dan
Ketrampilan :
 Mengelompoka
n berbagai jenis
bintik, garis,
warna dan
bentuk pada
benda dua
dimensi di alam
sekitar
 Mengelompoka
n berbagai
ukuran bintik,
garis, bidang,
warna dan
bentuk pada
hasil karya dua
dimensi di alam
sekitar
I. Kriteria Penilaian
1. Produk (hasil diskusi)
No Aspek Kriteria Skor
1 Konsep  semua benar 4
 sebagian besar benar 3
 sebagian kecil benar 2
 semua salah 1

2. Performasi
No Aspek Kriteria Skor
1 Kerja sama  Bekerjasama 4
 kadang-kadang 2
kerjasama
 tidak bekerjasama 1
2 Partisipasi  aktif berpartisipasi 4
 kadang-kadang aktif 2
 tidak aktif 1

3. Lembar penilaian
Nama Performan Jumlah
No Produk Nilai
siswa Kerjasama Partisipasi skor
1
2
3
4
5
CATATAN :
nilai = (jumlah skor : jumlah skor maksimal) X 10

Salatiga, ……
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Kelas 1

Pudyastuti, S.Pd.SD Diah Susanti, S.Pd.SD


NIP. 19671008199208 2 003 NIP. 19821214200501
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SDN Salatiga 12

Mata Pelajaran : Matematika

Kelas/Semester : IV/I

Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran (2 x pertemuan)

A. Standar Kompetensi
Memahami dan menggunakan factor dan kelipatan dalam pemecahan
masalah
B. Kompetensi Dasar
1. Mendeskripsikan konsep factor dan kelipatan
2. Menentukan kelipatan dan faktor bilangan
C. Indikator
1. Menjelaskan arti faktor suatu bilangan
2. Menjelaskan arti kelipatan suatu bilangan
3. Menentukan faktor-faktor suatu bilangan
4. Menentukan kelipatan suatu bilangan
D. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
1. Jujur: Mengemukakan pendapat tentang sesuatu sesuai dengan
yang diyakininya
2. Disiplin: Menyelesaikan tugas pada waktunya
3. Kerja keras: Mencatat dengan sungguh-sungguh sesuatu yang
dibaca, diamati, dan didengar untuk kegiatan kelas
4. Rasa ingin tahu: Bertanya atau membaca sumber di luar buku teks
tenang materi yang terkait dengan pelajaran
5. Bersahabat: Memberi dan mendengarkan pendapat dalam diskusi
kelas
6. Senang membaca : Membaca buku dan tulisan yang terkait
dengan mata pelajaran
E. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah mendengarkan penjelasan guru, bertanya jawab, dan
latihan peserta didik mampu melakukan pembagian suatu bilangan
sampai habis
2. Setelah mendengarkan penjelasan guru, bertanya jawab, dan
latihan peserta didik mampu menyimpulkan bahwa bilangan
pembilang pembagi merupakan faktor dari suatu bilangan
3. Setelah mendengarkan penjelasan guru, bertanya jawab, dan
latihan peserta didik mampu melakukan perkalian sebuah bilangan
dengan bilangan asli secara berjenjang
4. Setelah mendengarkan penjelasan gru, bertanya jawab, dan latihan
peserta didik mampu menyimpulkan bahwa hasil perkalian
merupakan suatu perkalian dari sebuah bilangan
5. Setelah mendengarkan penjelasan guru, bertanya jawab, dan
latihan peserta didik mampu menentukan faktor-faktor bilangan
satu angka
6. Setelah mendengarkan penjelasan guru, bertanya jawab, dan
latihan peserta didik mampu menentukan faktor –faktor bilangan
dua angka
7. Setelah mendengarkan penjelasan guru, bertanya jawab, dan
latihan peserta didik mampu menentukan kelipatan-kelipatan
bilangan satu angka
8. Setelah mendengarkan penjelasan guru, bertanya jawab, dan
latihan peserta didik mampu menentukan kelipatan-kelipatan
bilangan dua angka
F. Materi Pokok
Faktor dan Kelipatan
G. Metode Pembelajaran
Ceramah, Tanya jawab, Diskusi, Penugasan
H. Strategi Pembelajaran
Langkah pembelajaran
Langkah- Deskripsi Kegiatan
langkah
Awal 1. Berdoa bersama-sama
2. Mengabsen siswa
3. Penataan kelas, mempersiapkan sumber dan alat
pembelajaran
4. Menyampaikan tujuan, saran, dan kegiatan
pembelajaran
5. Apresiasi :
Berapa hasil 6 : 2 = ?
Berapa hasil 6 : 1 = ?
Berapa hasil 8 : 2 = ?
Inti 1. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru
tentang mencari faktor suatu bilangan(elaborasi)
Perhatikan!
Ada 6 apel, agar apel tidak tersisa, 6 apel itu dapat
dibagi dengan rincian sebagai berikut:
6 orang, setiap orang mendapat 1 apel
3 orang, setiap orang mendapat 2 apel
2 orang, setiap orang mendapat 3 apel
1 orang, setiap orang mendapat 6 apel
Karena 6 habis dibagi 6,3,2, dan 1, maka bilangan
6,3,2, dan 1 adalah faktor dari 6
Jadi faktor adalah bilangan yang dapat membagi
habis bilangan lain.
Faktor 6 = 1,2,3,6
2. Peserta didik mengerjakan soal latihan (elaborasi)
3. Bersama guru membahas hasil pekerjaan siswa
(konfirmasi)
4. Guru memberi penguatan dan umpan balik
(konfirmasi)
5. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru
tentang mencari kelipatan suatu bilangan
(elaborasi)
Perhatikan!
Bilangan 10,20,30, dan 40 merupakan hasil
perkalian bilangan 10 dengan bilangan asli
(1,2,3,4,…)
Jadi 10,20,30, dan 40 merupakan kelipatan 10
Kelipatan suatu bilangan adalah perkalian
bilangan tersebut dengan bilangan asli
Contoh kelipatan 5 = 5,10,15,20,25,…
6. Peserta didik mengerjakan soal latihan (elaborasi)
7. Bersama guru membahas hasil pekerjaan siswa
(konfirmasi)
8. Guru memberi penguatan dan umpan balik
(konfirmasi)
Penutup 1. Evaluasi mengerjakan Lembar Tugas Siswa
2. Menekankan kembali kesimpulan konsep
pemecahan masalah konsektual
3. Refleksi:
Guru membimbing peserta didik untuk melakukan
refleksi dengan bertanya: bagaimana pelajaran
hari ini? Kegiatan apa yang paling
menyenangkan? Bagian mana yang belum kalian
pahami
4. Tindak lanjut berupa PR
Langkah- Deskripsi Kegiatan
langkah
Awal 1. Berdoa bersama-sama
2. Mengabsen siswa
3. Penataan kelas, mempersiapkan sumber dan alat
pembelajaran
4. Menyampaikan tujuan pembelajaran
Inti 1. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru
tentang cara mencari faktor dari suatu bilangan
Perhatikan tabel hasil perkalian di bawah ini!
12 15
1 x 12 1x15
2x6 3x5
3x4
Bilangan 12 adalah hasil perkalian dari 1 dan
12,2,dan 6, serta 3 dan 4, maka faktor dari
bilangan 12 adalah 1,2,3,4,6, dan 12
Bilangan 15 adalah hasil perkalian dari 1 dan 15,
serta 3 dan 5, maka faktor dari bilangan 15 adalah
1,3,5, dan 15
2. Peserta didik mengerjakan soal latihan (elaborasi)
3. Membahas hasil pekerjaan siswa (konfirmasi)
4. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru
tentang cara mencari kelipatan dari suatu bilangan
(elaborasi)
Bilangan kelipatan 2 adalah…
1x2=2
2x2=4
3x2=6
4x2=8
5 x 2 = 10
Bilangan 2,4,6,8,10,… merupakan hasil perkalian
bilangan 2 dengan bilangan asli yaitu 1,2,3,4,5,..
Jadi bilangan kelipatan 2 adalah 2,4,6,8,10...
Bilangan kelipatan 3 adalah…
1x3=3
2x3=6
3x3=9
4 x 3 = 12
5 x 3 = 15
Hasil dari perkalian bilangan 3 dengan bilangan
asli adalah 3,6,9,12,15,…
Jadi, bilangan kelipatan 3 adalah 3,6,9,12,15,…
5. Peserta didik mengerjakan soal latihan (elaborasi)
6. Membahas hasil pekerjaan siswa (konfirmasi)
Akhir 1. Evaluasi mengerjakan Lembar Tugas Siswa
2. Menekankan kembali kesimpulan konsep
pemecahan masalah konsektual
3. Refleksi:
Guru membimbing peserta didik untuk melakukan
refleksi dengan bertanya: bagaimana pelajaran
hari ini? Kegiatan apa yang palimg
menyenangkan? Bagian mana yang belum kalian
pahami
4. Tindak lanjut berupa PR

I. Sumber dan Sarana Pembelajaran


Sumber Pembelajaran:
1. Bk. Matematika kl IV KTSP (Yudistira) hal 33-34 ; Hal 37-38.
2. Bk. Matematika kl IV (Erlangga) hal 75-76 ; hal 85-86
3. Bk. Matematika kl IV (Bse) hal 43-47
Sarana Pembelajaran : Tabel perkalian
J. Penilaian
Prosedur tes:
Tes dalam proses: lisan, unjuk kerja
Tes akhir : tertulis
Jenis tes : lisan, tertulis, produk
Alat tes : soal tes (disusun guru)

Mengetahui,
Salatiga, Juli 2016

Kepala SDN Salatiga 12

Pudyastuti, S.Pd.

NIP. 19671008 199208 2 003