Anda di halaman 1dari 3

PEMASANGAN NGT

No. Dokumen No. Revisi Halaman


052/SPO/8/I/2019 0 1/3

Ditetapkan
SPO Direktur RSIA Rahayu Medika
Tanggal Terbit
( Standar Prosedur
5 Januari 2019
Operasional)
dr. Muh. Novan Affandy, Sp.OG

Pemasangan NGT adalah pemasangan selang (tube) dari rongga


Pengertian
hidung ke lambung (gaster)
1. Memasukkan makanan cair/ obat-obatan, cair/padat yang
dicairkan
2. Mengeluarkan cairan/ isi lambung dan gas yang ada dalam
lambung
Tujuan 3. Mengirigasi karena perdarahan/ keracunan dalam lambung
4. Mencegah/ mengurangi nousea dan vomiting setelah
pembedahan atau trauma
5. Mengambil specimen dalam lambung untuk studi
laboratorium
Keputusan Direktur RSIA Rahayu Medika Nomor : RS.RM /
Kebijakan 4/8/1/2019 Tentang Kebijakan Pelayanan Pasien Rawat Inap di RSIA
Rahayu Medika
PERSIAPAN ALAT
1. Selang NGT no. 14/16 (untuk anak-anak lebih kecil
ukurannya
2. Jelly
3. Spate lidah
4. Handscoen steril
5. Senter
6. Spuit/ alatsuntik ukuran 50 cc
7. Plester
Prosedur
8. Stetoscope
9. Handuk,tisu
10. Bengkok
PROSEDUR
1. Mendekatkan alat kesamping klien
2. Menjelaskan tindakan yang akan dilakukan dan tujuannya
3. Membantu klien pada posisi fowler/ semi fowler
4. Mencuci tangan
5. Periksa kepatenan nasal. Minta pasien untuk bernafas melalui

SOP PEMASANGAN NGT


PEMASANGAN NGT

No. Dokumen No. Revisi Halaman


052/SPO/8/I/2019 0 2/3
6. Satu lubang hidung saat lubang yang lain tersumbat, ulangi
pada lubang hidung yang lain, bersihkan mucus dan sekresi
dari hidung dengan kassa/ lidi kapas. Periksa adakah infeksi
7. Memasang handuk diatas dada klien
8. Buka kemasan steril NGT dan taruh dalam bak instrument
steril
9. Memakai sarung tangan
10. Mencuci tangan
11. Periksa kepatenan nasal. Minta pasien untuk bernafas melalui
satu lubang hidung saat lubang yang lain tersumbat, ulangi
pada lubang hidung yang lain, bersihkan mucus dan sekresi
dari hidung dengan kassa/ lidi kapas. Periksa adakah infeksi
12. Memasang handuk diatas dada klien
13. Buka kemasan steril NGT dan taruh dalam bak instrument
steril memakai sarung tangan
14. Mengukur panjann selang yang akan dimasukkan dengan cara
menempatkan ujung selang dari hidung klien ke ujung telinga
atas lalu dilanjutkan sampai prosesus xipodeus
15. Beri tanda pada selang yang telah diukur dengan plester
16. Beri jelly pada NGT sepanjang 10-20 cm dari ujung selang
tersebut
17. Meminta klien untuk rileks dan bernafas normal. Masukkan
selang perlahan sepanjang 5-10 cm. meminta klien untuk
menundukkan kepala (fleksi) sambil menelan.
18. Masukkan selang sampai batas yang ditandai
19. Jangan memasukkan selang secara paksa bila ada tahanan
a. Jika klien batuk, bersin, hentikan lalu ulangi lagi.
Anjurkan klien untuk tarik nafas dalam
b. Jika tetap ada tahanan, menarik selang perlahan- lahan dan
masukkan ke hidung yang lain kemudian masukkan lagi
secara perlahan
c. Jika klien terlihat akan muntah, menarik tube dan
menginspeksi tenggorokan lalu melanjutkan memasukkan
selang secara bertahap
20. Mengecek kepatenan
a. Masukkan ujung pipa sampai dengan terendam dalam
mangkok berisi air, klem dibuka jika ternyata sonde masuk
dalam lambung maka ditandai dengan tidak adanya

SOP PEMASANGAN NGT


PEMASANGAN NGT

No. Dokumen No. Revisi Halaman


052/SPO/8/I/2019 0 2/3
3/3
gelembung udara dalam lambung udara yang keluar
b. Masukkan udara dengan spuit 2-3 cc ke dalam lambung
sambil mendengarkan dengan stetoskop. Bila terdengar
bunyi kemudian udara dikeluarkan kembali dengan
menarik spuit
21. Pasang spuit/ corong pada pangkal pipa apabila sudah yakin
pipa masuk lambung
22. Memfiksasi selang pada hidung dengan plester
23. Membantu klien mengatur posisi yang nyaman
24. Merapikan dan membereskan alat
25. Melepas sarung tangan
26. Mencuci tangan
27. Mengefaluasi respon klien
28. Pendokumentasian tindakan dan hasil

- I.G.D
Unit Terkait
- RAWAT INAP

SOP PEMASANGAN NGT