Anda di halaman 1dari 4

A. Pilihlah jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d!

1. Perhatikan cuplikan drama berikut!


Ayu : “Tenang, Yani. Tidak akan terjadi apa-apa!”
Yani : “Enak saja! Senang ya bisa membuat orang menangis.”.
Ayu : “Yani, apakah setiap tangis itu duka?”
Yani : Tetapi, dia tampak menderita!”
Ayu : Tampak menderita tidak sama dengan nyata-nyata menderita, kan?”
Suasana yang tergambar dalam cuplikan drama tersebut adalah …
a. ketakutan c. kejengkelan
b. kehawatiran d. kemarahan

Teks untuk mengerjakan soal 2-4


Bandi : “Bu guru, terima kasih atas ilmu yang ibu berikan kepadaku. Apa jadinya aku
apabila tidak ada Ibu.”
Ibu Guru : “Bandi, kamu harus tahu, meskipun kita hanya punya ilmu sedikit. Namun,
tetap harus diberikan pada orang lain, dengan begitu kita akan semakin kaya.”
Anak Bu Guru : (masuk ke ruang tamu membawa teh hangat) “Lebih baik kalua ngobrolnya
ditemani teh hangat.” (menyodorkan cangkir)
Bandi : “Terima kasih, Mbak.”

2. Latar drama di atas adalah …


a. di ruang sekolah c. di sekolah
b. di ruang kelas d. di kantin

3. Watak tokoh Bandi adalah …


a. bandel c. menghormati guru
b. tidak menaati aturan d. suka usil

4. Namun, tetap harus diberikan pada orang lain, dengan begitu kita akan semakin kaya.
Arti kata yang dicetak miring pada kalimat tersebut adalah …
a. Harta semakin bertambah
b. Mempunyai banyak teman
c. Ilmu semakin bertambah
d. Semakin dikenal orang

5. Perhatikan cuplikan teks drama berikut!


Banu : “Halo nama aku Banu.”
Akmal : “Hai, aku Akmal” (berjabat tangan)
“kamu berasal dari mana?”

Banu : “Aku berasal dari Lampung.”


Akmal : “Oh, kamu sekolah di SMP berapa?”

Banu : “Di SMP 30 Bandar Lampung.”

Kesimpulan percakapan di atas adalah …

a. Banu berasal dari Lampung


b. Banu dan Akmal bersekolah di SMP 30 Bandar Lampung
c. Banu dari Lampung bersekolah di SMP 30 Bandar Lampung
d. Akmal dari Lampung bersekolah di SMP 30 Bandar Lampung

6. Putri terpaksa harus meninggalkan neneknya di kampong. Nenek memang sudah mengikhlaskan
Putri untuk melanjutkan sekolah dan kembali ke rumah orang tuanua di kota. Dengan perasaan
sedih, ia berusaha menahan tangisnya. Namun, melihat nenek menangis, Putri ikut terisak.
Teks drama berdasarkan ilustrasi peristiwa tersebut adalah …
a. Nenek : “Belajar yang baik, sayang!”
Putri : “Ya, Nek! Aku senang bisa bertemu ayah dan ibu.”
Nenek : “Salam buat orang tuamu, ya.” (melambaikan tangan)
Putri : “Tentu, Nek!”
b. Putri : “Sampai ketemu lagi, Nek!”
Nenek : “Orang tuamu sudah menunggu. Segera berangkat.”
Putri : “Oke, kapan Nenek main ke kota?”
Nenek : “Kalau ada waktu, ya!”
c. Putri : “Lama aku tidak jumpa Nenek (menunduk) Apa kabar Nek?”
Nenek : “Kabar baik, sayang! Bagaimana kabar orang tuamu? (menatap Putri)
Putri : “Baik-baik saja.”
d. Nenek : “Belajar yang baik, sayang!”
Putri : “Ya, Nek!” (mencium tangan Nenek)
Nenek : “Jangan lupakan Nenek! Nenek akan selalu merindukanmu.” (memeluk dan
berkata sambal terisak-isak)
Putri : (mendekap Nenek dengan erat) “Tentu, Nek. Putri akan ingat nasihat Nenek
dan sering mengunjungi Nenek.”

7. Bacalah kutipan teks drama berikut!


Pak Kepala Sekolah : “Selamat Rani, kamu mendapat beasiswa karena prestasimu.”
Rani : “Terima kasih, Pak!”
Pak Kepala Sekolah : “…..”
Rani : “Insya Allah, Pak. Saya akan meningkatkan prestasi saya agar tidak
mengecewakan sekolah dan orang tua saya.”
Bagian rumpang pada dialog di atas dapat dilengkapi dengan kalimat …
a. Tingkatkan prestasimu agar kamu dapat mempertahankan beasiswa ini.
b. Bagaimana caramu belajar sehingga bisa meraih prestasi?
c. Belajarlah bersama teman-temanmu agar mereka juga bisa berprestasi seperti kamu.
d. Wah, Bapak bangga kepadamu, Rani.

8. Bacalah kutipan teks drama berikut!


Di sebuah emperan terminal duduk tiga orang bocah kira-kira berumur 13 tahun. Mereka
sedang mengobrol setelah selesai menyemir sepatu. Sebentar-sebentar mereka menyapa orang
yang lalu-lalang.
Burhan : “Ini tas siapa ya?”
Joni : “Aku tidak tahu, kalua kamu, Kar?”
Karyo : “Aku juga tidak tahu. Coba kamu buka!” (ternyata berisi uang yang cukup
banyak, di dalamnya juga terdapat foto dan alamat pemilik tas)
Burhan : “O, ini kan foto milik Bapak yang sepatunya saya semir, ayo kita kembalikan!”
Joni : “Kamu jangan sok suci, ya! Tas ini sudah jadi milik kita!”
Karyo : “Aku setuju tas ini kita kembalikan ke pemiliknya. Tidak baik mengambil
sesuatu yang bukan hak kita.”
Pesan yang disampaikan pada kutipan drama di atas adalah …
a. Jangan membuka tas yang bukan milik kita.
b. Jangan berdebat dengan teman.
c. Jangan mengambil barang yang bukan milik kita.
d. Jangan mengembalikan barang yang tidak ada pemiliknya.

9. Perhatikan kutipan drama berikut ini!


“Hujan makin deras (melihat ke langit) Bagaimana ya? Kalau di sini terus mungkin akan
terlambat. Ah… Apa aku harus tetap pergi?
Penggalan di atas harus diperankan dengan ekspresi …
a. kesal c. gelisah
b. takut d. marah

10. Bacalah kutipan teks drama berikut!


Sepulang sekolah Beni membuka sepatu dan kaos kakinya. Ia meletakkan begitu saja di belakang
pintu rumahnya. Lalu segera pergi ke kamar. Ibunya melihat tindakan Beni.
(1) Ibu : (marah) “Beni sepatumu jangan diletakkan sembarangan. Kan sudah ibu
sediakan rak khusus untuk menyimpan sepatu.”
(2) Beni : (menyeka keringat di keningnya) “Beni kan capek, Bu. Hari ini rasanya gerah
banget. Lagian kana da Bi Surti”
(3) Ibu : “Bi Surti pulang kampong selama tiga hari. Lagian, kenapa kamu menanyakan
Bi Surti?”
(4) Beni : “Biasanya kan Bi Surti yang sering membereskan sepatuku.”
(5) Ibu : (kesal) “Untuk hal seperti itu, Ibu rasa kamu bisa mengerjakannya sendiri.”
(6) Beni : (segera mengambil sepatu dan kaos kakinya yang berserakan) “Ah…. Ibu. Beni
segera masuk ke kamarnya.”
Bukti watak Beni yang suka menggantungkan diri pada orang lain, ditandai dengan percakapan
nomor …

a. (1) c. (3)
b. (2) d. (4)

B. Kerjakan soal-soal di bawah ini


1. Jelaskan perbedaan drama dan teater!
2. Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur pementasan drama!

Teks untuk mengerjakan soal nomor 3 dan 4

Asdiarti :”Kau tidak tahu, Yanti, bahwa kau sebenarnya gelisah bukan? Aku juga gelisah.
Nah….
Yanti : “Benar. Kupikir, kita ini mau apa? Setelah selesai sekolah ini, lalu kita
melanjutkan sekolah lagi. Barangkali hanya satu atau dua tahun. Paling banter
tga tahun, sudah itu kita dipinang. Kita jadi ibu…. Apa artinya pelajaran yang kita
pelajari sekarang?”
Asdiarti : “Nah…”

3. Jelaskan konflik (persoalan) yang dihadapi tokoh drama tersebut!


4. Analisislah kaidah kebahasaan teks drama tersebut!
5. Buatlah sebuah percakapan yang mengandung konflik.