Anda di halaman 1dari 2

RSIA KUSUMA

PRADJA
SEMARANG
PERAWATAN LUKA POST OPERASI

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN

01/YANKEP/03/2019 - 01/02

STANDAR
PROSEDUR Tanggal Terbit Ditetapkan oleh:
OPERASIONAL Direktur RSIA Kusuma Pradja

4 Maret 2019 Prof. dr. Siti Fatimah, M.Sc,Sp.GK (K)


Pengertian Prosedur perawatan luka pada pasien pasca operasi dengan tehnik
septik dan aseptik
Tujuan  Untuk mencegah terjadinya infeksi
Kebijakan  UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan
 UU No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit
 Perawatan luka dilakukan oleh petugas yang berkompeten
Prosedur 1. Petugas menyiapkan set steril untuk perawatan luka
2. Menjaga privasi
3. Mengatur posisi pasien
4. Menempatkan bengkok atau plastik kuning pada tempat yang
mudah dijangkau
5. Mencuci tangan
6. Menggunakan handskoen
7. Mengangkat plester
8. Menempatkan balutan yang kotor ke dalam plastik atau
bengkok
9. Membuka peralatan atau set steril
10. Mengangkat balutan paling dalam dengan pinset atau
handskoen steril
11. Observasi keadaan luka
12. Bersihkan luka menggunakan NaCl 90% (dari bersih ke kotor).
Jika luka kering atau bersih, tidak perlu menggunakan NaCl
90%
13. Rawat luka dengan tehnik aseptik
14. Olesi zalf dan ratakan zalf (sesuaikan dengan advis dokter)
15. Tutup luka dengan balutan steril
16. Rapikan pasien dan alat
17. Lepas handskoen
18. Cuci tangan
19. Dokumentasikan perawatan luka yang sudah dilakukan (
keadaan luka, penggantian balutan, respon pasien)
20. Laporkan kepada DPJP tentang perubahan pada luka pasien
(terutama jika pasien sudah kontrol lebih dari 2 kali untuk
perawatan luka harus lapor kepada DPJP atau dokter SpOG
yang jaga atau DPJP sebagai penggantinya saat cuti)
Unit Terkait IGD, Rawat Jalan, Rawat Inap