Anda di halaman 1dari 6

RUJUKAN PASIEN EMERGENSI

No. Dokumen : SOP/ /404.5.2.1.3/2017


No. Revisi :00
Tgl. Mulai Berlaku :
SOP Halaman :1/3
PUSKESMAS
dr. DANANG ABD GHANI
URANGAGUNG NIP. 19830818 200902 1 005

Pengertian Rujukan pasien emergensi adalah suatu proses penanganan pasien gawat dengan
mengirimkan pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih tinggi karena pasien
tidak mampu ditangani di fasilitas kesehatan saat ini dengan memperhatikan ketentuan
yang berlaku yaitu dengan menstabilkan pasien terlebih dahulu.

Tujuan Sebagai acuan agar pelaksanaan rujukan pasien emergency yang tidak bisa ditangani di
puskesmas dapat segera dirujuk untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut.
Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Urangagung
Nomor : 440/081/AK/KEP/404.5.2.1.01/2017
Tentang Jenis kasus penyakit yang perlu dirujuk
Referensi Peraturan Menteri Kesehatan No.75 tahun 2014 tentang Puskesmas

Prosedur 1. Petugas Ruang Tindakan menerima pasien


2. Petugas memeriksa kesadaran pasien (GCS)
3. Apabila sadar petugas menganamnesa pasien,apabila tidak sadar langsung
alloanamnesa terhadap keluarga pasen dan cek A (Airway),B (Breathing),C
( Circulation) dilakukan stabilisasi
4. Petugas memeriksa vital sign pasien

RUJUKAN PASIEN EMERGENSI


No. Dokumen : SOP/ /404.5.2.1.3/2017
No. Revisi : 00
SOP
Tgl. Mulai Berlaku :
Halaman :2/4
5. Petugas mengkonsulkan kepada dokter yang jaga
6. Dokter jaga memeriksa pasien, melakukan pemeriksaan fisik
7. Jika menemukan tanda kegawatan dokter bersama paramedic menstabilkan pasien
dengan mengamankan A (airway), B (Breathing), C ( circulation) secara simultan
dan memasukkan obat kegawat daruratan jika diperlukan
8. Dokter menyampaikan informed consent tentang kondisi pasien kepada keluarga
pasien dan menyampaikan kalau pasien perlu dirujuk ke rumah sakit karena kondisi
pasien yang gawat ,perlu penanganan segera
9. Dokter memberikan form informed consent untuk ditanda tangani keluarga pasien
tentang persetujuan rujuk dan dilakukan tindakan medis
10. Dokter membuatkan surat rujukan
11. Sambil menunggu pasien stabil, petugas Ruang Tindakan memberitahukan kepada
petugas ambulance untuk menyIapkan ambulance
12. Petugas Ruang Tindakan menelepon rumah sakit rujukan menanyakan apakah ada
tempat kosong untuk pasien tersebut untuk dikirim ke rumah sakit tersebut
13. Petugas Ruang Tindakan dengan membawa perlengkapan emergency merujuk
pasien dengan ambulance ke rumah sakit rujukan

RUJUKAN PASIEN EMERGENSI


No. Dokumen : SOP/ /404.5.2.1.3/2017
No. Revisi : 00
SOP
Tgl. Mulai Berlaku :
Halaman :3/4
6 . Diagram Alir
Petugas Ruang Tindakan
menerima pasien

Petugas memeriksa kesadaran pasien

Petugas menganamnesa pasien jika tidak


sadar langsung alloanamnesa

Memeriksa vital sign pasien

Mengkonsulkan kepada dokter jaga

Dokter memeriksa pasien melakukan


pemeriksaan fisik

Menstabilkan pasien dengan


mengamankan secara simultan dan
memasukka obat

Dokter menyampaikan informed consent

Dokter membuat surat rujukan

Menunggu pasien stabil dan petugas


menyalakan ambulance

Petugas menelpon rumah sakit rujukan

Petugas membawa peralatan


emergency merujuk pasien
ke rumah sakit rujukan

RUJUKAN PASIEN EMERGENSI


No. Dokumen : SOP/ /404.5.2.1.3/2017
No. Revisi : 00
SOP
Tgl. Mulai Berlaku :
Halaman :4/4
7.Dokumen 1. Ruang Tindakan
Terkait
RUJUKAN PASIEN EMERGENSI

No.Dokumen : SOP/ /
404.5.2.1.3/2017
DAFTAR
No. Revisi : 00
PUSKESMAS
TILIK
Tanggal Berlaku : URANGAGUNG
Halaman :

KABUPATEN dr. DANANG ABD GHANI


NIP. 19830818 200902 1 005
SIDOARJO

Unit : …………………………………………………………………
Nama Petugas : …………………………………………………………………
Tanggal Pelaksanaan : …………………………………………………………………
No Langkah Kegiatan Ya Tidak TB
1. Petugas Ruang Tindakan menerima pasien
2. Petugas memeriksa kesadaran pasien (GCS)
3. Apabila sadar petugas menganamnesa pasien,apabila
tidak sadar langsung alloanamnesa terhadap keluarga
pasen dan cek A (Airway),B (Breathing),C
( Circulation) dilakukan stabilisasi
4. Petugas memeriksa vital sign pasien
5. Petugas mengkonsulkan kepada dokter yang jaga
6. Dokter jaga memeriksa pasien, melakukan
pemeriksaan fisik
7. Jika menemukan tanda kegawatan dokter bersama
paramedic menstabilkan pasien dengan mengamankan
A (airway), B (Breathing), C ( circulation) secara
simultan dan memasukkan obat kegawat daruratan
jika diperlukan
8. Dokter menyampaikan informed consent tentang
kondisi pasien kepada keluarga pasien dan
menyampaikan kalau pasien perlu dirujuk ke rumah
sakit karena kondisi pasien yang gawat ,perlu
penanganan segera
9. Dokter memberikan form informed consent untuk
ditanda tangani keluarga pasien tentang persetujuan
rujuk dan dilakukan tindakan medis
10. Dokter membuatkan surat rujukan
11. Sambil menunggu pasien stabil, petugas Ruang
Tindakan memberitahukan kepada petugas ambulance
untuk menyIapkan ambulance
12. Petugas Ruang Tindakan menelepon rumah sakit
rujukan menanyakan apakah ada tempat kosong untuk
pasien tersebut untuk dikirim ke rumah sakit tersebut
13. Petugas Ruang Tindakan dengan membawa
perlengkapan emergency merujuk pasien dengan
ambulance ke rumah sakit rujukan
Jumlah

Compliance rate (CR) : …………………………………%


……………………………..,
Pelaksana / Auditor
……………………………...
NIP: …………....................