Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

(SAP)

Pokok Bahasan : Kardiomegali

Sub Pokok Bahasan : Belajar lebih lanjut tentang kardiomegali

Sasaran : Keluarga pasien

Tempat : IRNA I RSUD Patut Patuh Patju Gerung

Pembicara : Mahasiswa Stike Yarsi

Waktu : 30 menit

Hari/tanggal :

Jam : 14.15 – 14.30 WIB

A. Tujuan
1. Tujuan Instruksional Umum.
Setelah mendapatkan pendidikan kesehatan 1 x 15 menit, diharapkan
keluarga Bapak S mampu mengerti dan memahami tentang kardiomegali.

2. Tujuan Instruksional Khusus


Setelah mendapatkan pendidikan kesehatan 1 x 15 menit, keluarga Bapak
S mampu mengerti/menjelaskan tentang :

a) Pengertian kardiomegali

b) Penyebab Kardiomegali
c) Tanda dan gejala yang mungkin timbul

d) Pencegahan

e) komplikasi

B. Materi
Terlampir

C. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab
3. Diskusi.

D. Media
1. Leaflet
2. PPT

E. Kegiatan Belajar Mengajar


No. Tahap waktu Kegiatan Audien

1. Pembukaan 2 menit  Memberi salam  Membalas salam


 Menjelaskan proses  Memberikan
belajar mengajar respon,mendenga
rkan dan mau
bekerja sama
2. Pelaksanaan 10 menit  Menjelaskan materi:  Memperhatikan
materi yang telah
 Pengertian
diberikan.
kardiomegali
 Menden
 Penyebab garkan penjelasan
Kardiomegali yang telah
diberikan.
 Tanda dan gejala
 Menden
yang mungkin
garkan penjelasan
timbul
yang telah
 Pencegahan diberikan.
 Menden
 komplikasi
garkan penjelasan
yang telah
diberikan.
 Menden
garkan penjelasan
yang telah
diberikan.
3. Penutup 3 menit  Evaluasi  Menjawab
 Memberi kesempatan pertanyaan
keluarga untuk dengan benar.
bertanya.  Membalas salam.
 Evaluasi lisan
 Memberi salam
penutup.

F. DAFTAR PUSTAKA

Emmy Soekresno S. Pd.(2007). Mengenali kardio faskuler. Sumber : Komisi


Perlindungan Anak Indonesia.
Putrika P.R. Gharini. ( 2004) . ‘caediofaskuler: Efek Psikis, Fisik, dan
Tinjauan Agama . Makalah ini disampaikan pada Seminar Online Kharisma
ke-3, 13-19 September 2004
G. EVALUASI
Waktu : 3 Menit
Soal evaluasi :
a. Sebutkan tanda dan gejala yang mungkin timbul ?

b . Bagaimana pencegahan supaya tidak berlanjut atau menjadi parah?


MATERI PENYULUHAN
CARDIOMEGALI

1. Pengertian Cardiomegali

Kardiomegali adalah sebuah keadaan anatomis (struktur organ) di mana


besarnya jantung lebih besar dari ukuran jantung normal, yakni lebih besar
dari 55% besar rongga dada. pada Kardiomegali salah satu atau lebih dari
4 ruangan jantung membesar. Namun umumnya kardiomegali diakibatkan
oleh pembesaran bilik jantung kiri (ventrikel kardia sinistra)

Pada kardiomegali dapat otot-ototnya yang membesar atau rongganya


yang membesar, manapun itu semua adalah adaptasi jantung utnuk
menghaapi perubahan dalam tuntutan kerjanya.

2. Penyebab Cardiomegali

Penyebabnya ada banyak sekali, hampir semua keadaan yang memaksa


jantung untuk bekerja lebih keras dapat menimbulkan perubahan-
perubahan pada otot jantung sehingga jantung akan membesar. analoginya
adalah misalnya pada binaragawan otot-otonya membesar karena
seringnya mereka melakukan aktivitas beban tinggi. jantung juga
demikian.

Penyakit virus dan serangan jantung sebelumnya dapat menyebabkan


jantung untuk bekerja terlalu keras. Penyalahgunaan obat, peradangan
jantung, dan hipertensi tidak terkontrol adalah masalah yang diketahui
yang dapat menimbulkan kardiomegali.
Beberapa penyebab umum dari kondisi ini adalah penyakit katup,
gangguan jantung bawaan.

Untuk penyebab penyakit yang terbanyak adalah sebagai berikut:

a. Penyakit Jantung Hipertensi


Pada keadaan ini terdapat tekanan darah yang tinggi sehingga jantung
dipaksa kerja ekstra keras memompa melawan gradien tekanan darah
perifer anda yang tinggi…
b. Penyakit Jantung Koroner
Pada keadaan ini sebagain pembuluh darah jantung (koroner) yang
memberikan pasokan oksigen dan nutrisi ke jantung terganggu sehingga
otot-otot jantung berusaha bekerja lebih keras dari biasanya
menggantikan sebagian otot jantung yang lemah atau mati karena
kekurangan pasokan darah.
c. Kardiomiopati (Bisa karena diabetes)
Yakni penyakit yang mengakibatkan gangguan atau kerusakan langsung
pada otot-otot jantung. Hal ini dapat bersifat bawaan atau karena
penyakit metabolisme seperti diabetes. Akibatnya otot jantung harus
kerja ekstra untuk menjaga pasokan darah tetap lancar.
d. Penyakit Katup Jantung
Di jantung ada 4 katup yang mengatur darah yang keluar masuk
jantung. Apabila salah satu atau lebih dari katup ini mengalami
gangguan seperti misalnya menyempit (stenosis) atau bocor
(regurgitasi) akan mengakibatkan gangguan pada curah jantung
(kemampuan jantung untuk memopa jantung dengan volume tertentu
secara teratur). Akibatnya jantung juga perlu kerja ekstra keras untuk
menutupi kebocoran atau kekurangan darah yang dipompanya.
e. Penyakit Paru Kronis
Karena pada penyakit paru kronis dapat timbul keadaan di mana terjadi
perubahan sedemikian rupa pada struktur jaringan paru sehingga darah
menjadi lebih sulit untuk melewati paru-paru yang kita kenal dengan
nama “HIPERTENSI PULMONAL”. Karena itu bilik jantung kanan
yang memompa darah ke paru-paru perlu kerja ekstra keras, sehingga
tidak seperti kebanyakan kardiomegali bukan bilik kiri yang membesar
tapi bilik kanan, tapi jika sudah berat bahkan bilik kiri pun akan ikut
membesar.

3. Tanda dan Gejala

a. Tergantung dari derajat keparahannya. Tampak gejala yang


berhubungan dengan kegagalan pompa jantung untuk bekerja dengan
baik
b. Dapat disertai nggeliyer, pusing, atau sensasi mau jatuh. Orang awam
menyebutnya “vertigo”. Dalam istilah asingnya disebut “dizziness”.
c. Sesak nafas, seperti orang yang terengah-engah.
d. Terdapat cairan di rongga perut (ascites)
e. Kaki (tungkai, pergelangan kaki) membengkak

4. Terapi dan Pencegahan

Pengobatannya adalah kita obati penyakit dasarnya, tapi jantung yang


membesar tidak serta merta akan mengecil kembali (seringkali permanen)
yang perlu kita cegah adalah komplikasi yang mungkin timbul dari
kardiomegali tersebut.
Jadi yang kita obati bukan kardiomegalinya tapi penyakit yang
menyebabkannya, tapi kata mengobati juga tidak tepat karena rata-rata
penyebabnya tidak dapat diobati. kata yang tepat adalah mengontrol
keadaan yang menyebabkannya.
a. Diet yang seimbang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda
dan juga mencegah penyakit jantung. Hal terbaik adalah menghindari
makanan berlemak sama sekali atau menjaga mereka untuk minimum.
b. Hindari Merokok dan Jauhkan diri dari alkohol
c. Latihan Reguler olahraga ringan secara teratur.
Melakukan latihan ringan seperti peregangan untuk waktu yang singkat
setiap hari secara teratur dapat membantu fungsi jantung lebih baik
(meningkatkan asupan oksigen dan meningkatkan fungsi)
d. Menjaga tekanan darah yang sehat
e. Diet rendah garam
f. Mengurangi/menurunkan berat badan
g. Pembatasan (asupan) cairan
h. Teratur kontrol ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk melakukan
general check-up, minimal sebulan sekali. Jika dinyatakan baik oleh
dokter, perlu cek lagi setiap 2-3 bulan sekali, tergantung waktu dan
kesempatan.

5. komplikasi

Pembesaran Jantung (Kardiomegali) dapat menyebabkan komplikasi


sebagai berikutnya:
a. Mungkin memiliki resiko Stroke yang lebih tinggi jika tidak diobati
b. Mungkin memiliki resiko yang lebih tinggi untuk Bising Jantung

c. Mungkin memiliki resiko yang lebih tinggi untuk Gagal Jantung


Kongestif

d. Mungkin memiliki resiko yang lebih tinggi untuk Henti Jantung


Mendadak

e. Mungkin memiliki resiko yang lebih tinggi untuk Infark Miokard