Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KOTA MAGELANG

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS JURANGOMBO
Jl. Sunan Kalijaga No. 10 Telp (0293) 311261 Kota Magelang

KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS JURANGOMBO


KOTA MAGELANG
NOMOR : 440/105/228/ Tahun 2018

TENTANG
PENANGANAN KEJADIAN TIDAK DIHARAPKAN, KEJADIAN TIDAK CEDERA, KEJADIAN
NYARIS CEDERA DAN KONDISI POTENSIAL CEDERA

KEPALA PUSKESMAS JURANGOMBO,

Menimbang : a. bahwa dalam upaya peningkatan mutu layanan klinis dan


keselamatan pasien tenaga klinis wajib berperan aktif dalam
pelaksanaannya;
b. bahwa untuk melaksanakan tanggung jawab tersebut, perlu
ditetapkan penanganan terhadap Kejadian Tidak Diharapkan,
Kejadian Tidak Cedera, Kejadian Nyaris Cedera dan Kondisi
Potensial Cedera;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a dan b, perlu
menetapkan Keputusan Kepala Puskesmas Jurangombo tentang
Penanganan Kejadian Tidak Diharapkan, Kejadian Tidak Cedera,
Kejadian Nyaris Cedera dan Kondisi Potensial Cedera;

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang


Kesehatan;
2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2014 Tentang
Tenaga Kesehatan;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun
2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun
2015 Tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik
Mandiri Dokter, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun
2016 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2016 Tentang
Manajemen Puskesmas;
7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2017 Tentang
Keselamatan Pasien;

MEMUTUSKAN :
Menetapkan : KEPUTUSAN PUSKESMAS JURANGOMBO TENTANG
PENANGANAN KEJADIAN TIDAK DIHARAPKAN, KEJADIAN TIDAK
CEDERA, KEJADIAN NYARIS CEDERA DAN KONDISI POTENSIAL
CEDERA.
KESATU : Pengananan Kejadian Tidak Diharapkan, Kejadian Tidak Cedera,
Kejadian Nyaris Cedera dan Kondisi Potensial Cedera sesuai dengan
SOP Pengananan Kejadian Tidak Diharapkan, Kejadian Tidak Cedera
dan Kejadian Nyaris Cedera dan Kondisi Potensial Cedera.
KEDUA : Kewajiban untuk untuk melaksanakan penanganan Kejadian Tidak
Diharapkan, Kejadian Tidak Cedera, Kejadian Nyaris Cedera dan
Kondisi Potensial Cedera merupakan tanggung jawab Tim Peningkatan
Mutu dan Keselamatan Pasien.
KETIGA : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila dikemudian
hari terdapat kekeliruan dalam penetapannya, maka akan diadakan
pembetulan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Magelang
Pada tanggal 2 Januari 2018

Plt. KEPALA PUSKESMAS JURANGOMBO

SIWI ROCHMANINGSIH
LAMPIRAN KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS
JURANGOMBO KOTA MAGELANG
NOMOR : 440/105/228/ Tahun 2018
TENTANG PENANGANAN KEJADIAN TIDAK
DIHARAPKAN, KEJADIAN TIDAK CEDERA,
KEJADIAN NYARIS CEDERA DAN KONDISI
POTENSIAL CEDERA

PENANGANAN KTD, KTC, KNC DAN KPC


PENDAHULUAN
Keselamatan pasien adalah suatu sistem dimana puskesmas membuat asuhan pasien
lebih aman yang meliputi asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaan hal yang berhubungan
dengan risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden, kemampuan belajar dari insiden dan
tindak lanjutnya serta implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko dan
mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu
tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil.

Insiden keselamatan pasien yang selanjutnya disebut insiden adalah setiap kejadian
yang tidak disengaja dan kondisi yang mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cedera
yang dapat dicegah pada pasien terdiri dari Kejadian Tidak Diharapkan, Kejadian Nyaris
Cedera, Kejadian Tidak Cedera, Kejadian Tidak Cedera dan Kondisi Potensial Cedera.

TEMA
Penanganan KTD, KTC, KNC dan KPC akan meningkatkan mutu pelayanan klinis

TUJUAN
1. Terciptanya budaya keselamatan pasien di puskesmas.

2. Meningkatnya akuntabilitas Puskesmas terhadap pasien dan masyarakat.

3. Menurunnya KTD, KTC, KNC dan KPC di Puskesmas.

4. Terlaksananya program-program pencegahan sehingga tidak terjadi pengulangan


KTD, KTC, KNC dan KPC.

5. Terlaksananya kegiatan audit medis.

SASARAN
1. Puskesmas

2. Puskesmas Pembantu

3. Kegiatan Program-program UKM


BENTUK KEGIATAN
Penanganan terhadap terjadinya kasus KTD, KTC, KNC dan KPC adalah sebagai berikut:
1. Identifikasi kasus

2. Pelaporan kepada Tim Keselamatan Pasien Puskesmas

3. Analisis kasus oleh Tim Keselamatan Pasien Puskesmas

4. Penyusunan Rencana Perbaikan oleh Tim Keselamatan Pasien Puskesmas

5. Pelaksanaan Kegiatan Perbaikan oleh semua tenaga klinis di Puskesmas.

6. Evaluasi oleh Tim Keselamatan Pasien Puskesmas

7. Pencegahan terulangnya kembali kasus yang sama oleh semua tenaga klinis di
Puskesmas.

PENUTUP
Demikian program ini disusun untuk memberikan gambaran mengenai penanganan
KTD, KTC, KNC dan KPC di Puskesmas Jurangombo.

Ditetapkan di Magelang
Pada tanggal 2 Januari 2018

Plt. KEPALA PUSKESMAS JURANGOMBO

SIWI ROCHMANINGSIH