Anda di halaman 1dari 6

SIMULASI DIALOG KOMUNIKASI TERAPEUTIK

PADA USIA PRA SEKOLAH

Disusun oleh kelompok : VI


1. ERWAN HADI
2. NURSINAH

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) MATARAM


2018/2019
Pada Komter anak ini perawat harus memberikan kesan yang ramah dan adanya
komunikasi melalui transisi objek permainan. Senyum dan pandangan mata yang bersahabatan.
Menggunakan kata-kata yang di mengerti oleh anak.
Proses Komter dibagi 4 tahap yaitu :
• Tahap Persiapan/ Pra Orientasi
• Tahap Perkenalan /Orientasi
• Tahap Kerja
• Tahap Terminasi
Tahap pertama Persiapan / pra Interaksi ini dilakukan sebagai Perawat melapor /
meminta ijin untuk melekukan praktek komter kepada dosen pembimbing.
Contoh dialog
Perawat mengenalkan diri Sendri.
• Assalamua’laikum Warahmatullahi Wabarakatu.
• Perkenalkan nama saya perawat A, saya seorang mahasiswi dari STIKES MATARAM.
• Insya Allah pada kesempatan ini saya akan melaksanakan ujian komter terhadap klien saya
saudari B dan saya menjalani komter ini pada seorang anak.
• Adapun harapan saya : Saya ingin komunikasi yang dilakukan oleh saya berjalan sesuai dengan
waktu yang telah disepakati (kontrak) dan saya dapat mencapai tujuan yang diharapkan.
• Norma : saya adalah seorang anak dari kedua orang tua saya, status saya masih sendiri dan saya
masih pelajar yang masih dalam tahap pembelajaran. Hal ini tidak sama dengan klien saya
karena klien saya seorang anak yang masih berumur 8 tahun dan juga ada ibu klien yang
mendampinginya, sehingga secara normatif kedudukan kita tidak sama dan saya akan memanggil
kilen saya dengan sebutan kesayangan yaitu ade dan kepada orang tuanya yaitu ibu, hal ini telah
adanya persetujuan dari klien saya sendiri.
• Nilai : Nilai yang kami anut sama, yaitu klien beragama Islam dan kebetulan klien saya sesama
jenis (muhrim), sehingga klienpun tidak menolak jika dilakukan sentuhan.
• Kekuatan : Adapun kekuatan saya dalam melakukan komter ini adalah saya telah membaca
buku tentang kesehatan dan tahu akan pengetahuan kesehatan, saya juga telah mencoba
melakukan komter dengan teman-teman saya di kampus.
• Kelemahan : saya mempunyai kelemahan yaitu sering bloking dan mengalami kesulitan dalam
penyusunan kata-kata.
• Perasaan saya saat ini saya cemas dan tegang jika saya dan klien tidak bisa menyelesaikan
komter ini sesuai dengan waktu yang telah disepakati.
• Penyebabnya yaitu saya harus melakukan komter ini didepan penguji sehingga hal ini membuat
saya jadi stress.
• Adapun untuk mengatasi hal tersebut, saya akan diam dulu sejenak untuk menenangkan diri,
kemudian menarik nafas dan mengeluarkan secara perlahan-lahan untuk rileks.

Tahap kedua perkenlan / orientasi : Tahap ini dilkukan langsung kepada klien.
Memberi salam kepada klien :
Assalamua’laikum Warahmatullahi Wabarakatu.
Perawat : “ Perkenalkan nama saya perawat Erwan Hadi, saya senang di panggil Erwan. Boleh
saya tahu nama ibu dan ade siapa? Apa panggilan kesayangan ibu dan ade? “
Ibu Pasien : “ Nama saya Nursinah, saya senang dipanggil bu Nur. ”
Pasien Anak : “ Namaku Fauzan, aku senangnya dipanggil ojan kak. ”
Perawat : “ Oh, baiklah kalau ibu senang dipanggil nama bu Nur dan nama ade kecil yang lucu
ini kakak panggil ade ojan. ”
Ibu Pasien : “ Baiklah pak. ”
Perawat : “ Pertama saya akan membuat persetujuan dengan ibu, kita akan mulai komunikasi
ini dengan waktu juga tempat yang ibu sepakati. Bagaimana bu Nur setuju kalau
komunikasi terapeutiknya kita mulai dimana dan kapan? “
Ibu Pasien : “ Saya pikir komunikasi terapeutiknya dilakukang sekarang dan diruangan ini saja
supaya situasinya kondusif. ”
Perawat : “ Oh...baiklah bu, menurut ibu sendiri waktu yang tepat untuk melakukan komunikasi
ini berapa lama? “
Ibu Pasien : “ Menurut saya lebih baik 10 menit ya pak supaya tidak terlalu lama karena saya
takut anak saya akan merasa bosan. “
Perawat : “ Iya bu Nur tentu, dengan senang hati. ”
Ibu Pasien : “ Baiklah. “

Tahap ketiga : Tahap Kerja


Perawat : “ Ibu bagaimana kalau anak ibu diberikan kesempatan untuk berbicara tanpa disertai
oleh ibu supaya saya lebih jelas untuk menggali permasalahan yang anak ibu
hadapi. ”
Ibu Pasien : “ Oh, tentu pak silahkan. ”
Perawat : “ Terima kasih ibu. ”
Perawat : “ Salamat pagi, apa kabar ade ojan yang ganteng. Bagaimana kabar ade sekarang?
Coba ade bisa ceritakan sama kakak apa yang ade rasakan saat ini? “
Pasien anak : “ Pagi juga kakak, keadaan ade saat ini sakit perut kak. “
Perawat : “ Perut yang sebelah mana? ”
Pasien Anak : “ Perut yang sebelah kiri. ”
Perawat : “ Coba ceritakan sama kakak kira – kira kenapa perut ade ojan bisa sakit seperti itu ? ”
Pasien Anak : “ Aku sendiri gak tau kak, sebelumnya aku susah makan. “
Perawat : “ Hmm kenapa coba ade susah makan ? Apa penyebabnya? ”
Pasien Anak : “ Rasanya tuh mual kak kalo makan. ”
Perawat : “ Oh...kakak pikir ade ini ada gangguan pencernaan. ”
Pasien Anak : “ Sepertinya emang gitu kak, soalnya aku gak nafsu makan dan selalu mual –
mual. ”
Perawat : “ Oh, sepertinya ade ini terkena gejala maag. Ade ojan sendiri tau gak apa itu penyakit
maag? “
Pasien aanak : “ Gak tau kak, memangnya maag itu apa? ”
Perawat : “ Maag itu semacam penyakit yang menyerang lambung. Penyebabnya kebanyakan
karena sering makan yang pedas dan terutama jarang makan. “
Pasien Anak : “ Oh begitu ya kak, jadi aku sakit maag? ”
Perawat : “ Iya ade ganteng, karena ini baru gejala saja jadi lebih baik ade ojan lebih menjaga
pola makan supaya penyakit maagnya bisa sembuh. ”
Pasien Anak : “ Iya kak kalo begitu ojan sekarang mau rutin makan yang teratur .”
Perawat : “ Bagus sekali ade ojan pinter, ini kakak bawa robot-robotan untuk ade mau? ”
Pasien Anak : “ Mau sekali kakak

Tahap keempat : Terminasi


Perawat : “ Bagaimana perasaan ade sekarang? “
Pasien Anak : “ Baik kak, ojan merasa senang dan nyaman. ”
Perawat : “ Anak yang pintar. “
Perawat : “ Baiklah kalau begitu saya ucapakan terima kasih kepada ibu sudah memberikan
kesempatan kepada saya untuk melakukan komunikasi dengan anak ibu. Seperti
waktu yang telah kita sepakati diawal yaitu 15 menit dan sekarang waktunya sudah
habis. Semoga cepat sembuh yah de ojan jangan lupa obatnya diminum juga jangan
telat makan lagi ya. Kita akan bertemu lagi kapan bu? Apakah ibu bersedia untuk
dilakukan komunikasi terapeutik kembali dengan saya? ”
Ibu Pasien : “ Iya terima kasih kembali, tentu pak saya sangat bersedia. “
Perawat : “ Dengan senang hati, mungkin untuk waktu dan tempatnya kita sepakati kembali
disini atau bagaimana menurut ibu? ”
Ibu Pasien : “ Iya pak saya setuju dengan pendapat bapak. ”
Perawat : “ Baiklah, sampai jumpa besok yah ade ojan dan ibu Nur. Assalamu’alakum. “
Ibu Pasien : “ Wa’alaikumsalam. “
.
Lampiran Materi :
1. Pengertian Maag :

Maag adalah sala satu penyakit yang disebabkan karena makan yang tidak teratur dan
makan disembarang tempat tanpa peduli dengan kebersihan.
2. Penyebab :

Adapun penyebab penyakit maag antara lain sebagai berikut :

A. Pola makan yang tidak teratur Gaya hidup yang tidak sehat, stres, dan jam tidur yang
tidak baikMerokok, meminum kopi dalam takaran yang besar dan berulang-
ulang.Meminum minuman beralkohol.
B. Bakteri Penyebab Penyakit Maag
Selain karna pola makan yang tidak teratur ternyata penyebab lain dari timbulnya
penyakit Maag dikarenakan oleh bakteri. Dalam keadaan tidak aktif, makhluk ini berubah
bentuk menjadi cocoid yang berlindung dalam kapsulnya. Bakteri ini memerlukan urea
(hasil akhir utama dari metabolisme protein mamalia) serta hemin (pigmen merah dalam
darah) untuk berkembang biak.
C. Penyebab Maag yang tertinggi adalah Stress
Asam lambung akan meninggkat jika seseorang mengalami stress, sehingga jika ada luka
yang dalam, tentunya peningkatan asam lambung akan memperhebat keluhannya.
3. Cara Pencegahan Penyakit Maag
Sering kali kita tak menyadari hal ini (penyakit maag), mungkin karena terlalu sibuk atau
karena alasan lain sehingga waktu untuk makan terabaikan. Mungkin tips berikut ini bermanfaat
bagi anda agar dapat terhindar dari penyakit maag.
a. Waktu Makan.
Jauhkan kebiasaan anda menunda waktu makan jika waktu makan anda telah tiba sebab jika
melenceng dari jadwal makan anda akan mengakibatkan produksi asam lambung meningkat
sehingga akan menimbulkan gangguan pada lambung anda.
b. Jenis Makanan
Mengurangi mengkonsumsi jenis makanan yang kecut, makanan-makanan yang pedas,
karena dapat memicu asam lambung apalagi disaat anda terlambat makan dan juga sebaiknya
yang sudah terkena penyakit ini alangkah baiknya menghindari jenis makanan ini.
c. Jumlah Makanan
Jika anda yang sudah terkena penyakit ini (penyakit Maag) disaat anda terlambat makan
sebaiknya jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan disaat anda terlambat makan.
d. Bawa Bekal.
Terkadang karena aktifitas yang padat acap kali menyebabkan waktu untuk makan terlambat
atau tak sempat. Agar maag anda tidak kambu alangkah baiknya jika anda membawa bekal dari
rumah agar penyakit anda tidak kambuh alias tidak bertambah parah. Hal ini juga bagus
dilakukan untuk mereka yang belum terkena penyakit ini.

4. Penanggulangan Penyakit Maag


Makan makanan yang menyembuhkan dan jangan mengonsumsi makanan yang mengganggu
borok tersebut.
a. Makanan yang menyembuhkan borok
Minum dua gelas air sebelum dan sesudah makan. Minumlah yang banyak sepanjang hari.
b. Makanan yang tidak berbahaya
Telor rebus, biskuit, kentang rebus, ketela, mie instan, pisang yang sudah masak
c. Makanan yang membuat borok semakin parah
Minuman keras, kopi, rokok, cabai dan merica, makanan berlemak, minuman bersoda.