Anda di halaman 1dari 2

GLOSARIUM

‘Ariyah

:

:

:

:

Membolehkan seseorang mengambil manfaat dari suatu

: Bentuk pinjam-meminjam barang yang tidak dibatasi oleh

:

:

Mu’ir

barang dengan jalan yang halal, namun wujud barang tersebut harus utuh dan dapat dikembalikan pada pemiliknya. Pihak yang meminjamkan atau mengizinkan penggunaan

Musta’ir

barang untuk dimanfaatkan oleh orang lain Pihak yang meminjam barang atau orang yang mendapat izin

Musta’ar

‘Ariyah muthlaqah

untuk menggunakan barang Barang yang dipinjamkan

Ariyah Muqayyadah

: Bentuk pinjam-meminjam barang yang bersifat terikat dengan batasan-batasan tertentu

Salam

ketentuan apapun : Jual-beli barang yang disebutkan sifatnya dalam tanggungan

Musallim

dengan imbalan (pembayaran) yang dilakukan saat itu juga. Orang yang menjual secara salam

Musallam ilaih

Pembeli secara salam

Musallam fiih

: barang yang diperjual belikan secara salam

Istishna’

:

:

Jual beli barang pesanan di antara pembeli dan penjual

dengan spesifikasi tertentu yang disepakati dgn pembayaran dilakukan di muka secara cicilan atau ditangguhkan sampai waktu tertentu Pembeli yang memesan barang

Mustashni’ Shani’ Bai` bi al-tsaman ajil

Khiyar

: Penyedia barang pesanan (produsen) : Jual beli yang uangnya diberikan secara bertahap atau belakangan/ditangguhkan Hak yang dimiliki oleh orang yang melakukan transaksi

:

:

Khiyar majlis

untuk meneruskan atau membatalkannya sesuai kondisi orang yang bertransaksi masing-masing : Hak meneruskan atau membatalkan jual beli sebelum

Khiyar syarat

meninggalkan majlis : Kedua orang yang sedang melakukan jual beli mengadakan

Khiyar aib

kesepakatan menentukan syarat, atau salah satu di antara keduanya menentukan hak khiyar sampai waktu tertentu : hak mlangsungkan atau membatalkan jual beli karena

Online shop

adanya cacat pada barang yang dibeli : Suatu proses pembelian barang atau jasa dari mereka yang

Riba

menjual melalui internet Tambahan pada harta yang disyaratkan dalam transaksi dari

Riba fadhl

dua pelaku akad dalam tukar menukar antara harta dengan harta : Riba yang terjadi dalam masalah barter atau tukar menukar

Riba Nasi'ah

benda. : Riba yang terjadi karena adanya penangguhan pembayaran

Riba yad

:

Riba yang terjadi pada transaksi yang tidak menegaskan

Riba qard

harga pembayaran apabila transaksi dilakukan dengan penyerahan langsung (tunai) atau penyerahan tunda. : Riba karena adanya persyaratan kelebihan pengembalian utang yang dilakukan di awal akad atau perjanjian hutang- piutang