Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN NUNUKAN

INSPEKTORAT
Kantor Gabungan Dinas-Dinas I Gedung B LT. II
Jl. Ujang Dewa Sedadap – Nunukan Telp./Fax (0556) 2027666, http://inspektorat.nunukankab.go.id

LAPORAN HASIL REVIU


RENCANA KERJA DAN ANGGARAN
SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH
DINAS X
TAHUN ANGGARAN 2016

A. RINGKASAN EKSEKUTIF
1. Kepala daerah berdasarkan RKPD menyusun rancangan kebijakan umum APBD,
dengan berpedoman pada pedoman penyusunan APBD yang ditetapkan oleh
Menteri Dalam Negeri setiap tahun. Berdasarkan kebijakan umum APBD yang telah
disepakati, pemerintah daerah dan DPRD membahas rancangan prioritas dan plafon
anggaran sementara yang disampaikan oleh kepala daerah. Kebijakan umum APBD
dan prioritas dan plafon anggaran sementara yang telah dibahas dan disepakati
bersama kepala daerah dan DPRD dituangkan dalam nota kesepakatan yang
ditandatangani bersama oleh kepala daerah dan pimpinan DPRD. Selanjutnya
Kepala daerah berdasarkan nota kesepakatan menerbitkan pedoman penyusunan
RKA-SKPD sebagai pedoman Kepala SKPD menyusun RKA-SKPD. Kepala SKPD
menyusun RKA-SKPD. dengan menggunakan pendekatan kerangka pengeluaran
jangka menengah daerah, penganggaran terpadu dan penganggaran berdasarkan
prestasi kerja.

2. Sesuai instruksi pimpinan, Inspektorat Kabupaten Nunukan melakukan reviu RKA-


SKPD Dinas X Tahun Anggaran 2016. Adapun reviu dilaksanakan setelah
penyusunan RKA-SKPD oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah telah ditetapkan.

Berdasarkan hasil reviu yang telah dilakukan, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut:
1) Program Dinas X yang tercantum dalam RKPD sebanyak 8 (delapan) program
sedangkan yang dijabarkan ke dalam RKA Dinas X sebanyak 7 (tujuh) program,
adapun program yag tidak dijabarkan adalah Program Perencanaan Pembangunan
Daerah.
2) Dari 35 kegiatan yang dituangkan dalam RKPD, sebanyak 23 kegiatan yang
konsisten (dianggarkan) dan 12 kegiatan yang inkonsisten (tidak dianggarkan) ke
dalam RKA.
3) Sebanyak 16,67% atau sebesar Rp3.321.900.450,00 pagu anggaran kegiatan yang
tercantum dalam RKPD tidak dijabarkan dalam RKA.
4) Pencantuman informasi kinerja berupa target capain kinerja dan indikator kinerja hasil
(outcome) dalam RKA dengan Renja dan RKPD tidak sesuai.
5) Rencana program dan kegiatan dalam RKA-SKPD telah sesuai dengan PPAS.
6) Total pagu (sesuai dengan Surat Penetapan PPAS) dengan pagu dalam RKA- telah
sesuai dengan PPAS, namun tidak ditemukan kelompok sasaran kegiatan dalam
RKA.
7) Perkiraan belanja kegiatan berkenaan untuk tahun berikutnya, indikator capaian
program dan kelompok sasaran kegiatan tidak dicantumkan dalam RKA.
8) Dokumen pendukung telah lengkap

Dari hasil reviu tersebut di atas, Dinas X disarankan untuk melakukan perbaikan pada
hasil reviu.

B. DASAR HUKUM
1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 78 Tahun 2014 tentang Kebijakan
Pembinaan Dan Pengawasan di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri Dan
Pemerintah Daerah.
2. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2015 tentang Pedoman
Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016.

1
3. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 700/025/A.4/Ij tentang Pedoman
Pelaksanaan Reviu Dokumen Rencana Pembangunan dan Anggaran Tahunan
Daerah.
4. Surat Tugas Inspektur Nomor : 700/004/Itkab-I/2016 tanggal 15 Januari 2016.

C. TUJUAN REVIU
Tujuan dari dilaksanakannya reviu RKA-SKPD Dinas X Tahun Anggaran 2016 adalah
untuk memberi keyakinan terbatas mengenai akurasi, keandalan, dan keabsahan
informasi RKA-SKPD sesuai dengan RKPD, Renja-SKPD, dan KUA/PPAS serta
kesesuaian dengan standar biaya, kaidah-kaidah penganggaran dan dilengkapi
dokumen pendukung RKA-SKPD.

D. RUANG LINGKUP REVIU


Ruang lingkup reviu adalah pengujian atas penyusunan dokumen RKA-SKPD. Ruang
lingkup reviu mencakup pengujian terbatas atas dokumen sumber, namun tidak
mencakup pengujian atas sistem pengendalian intern yang biasanya dilaksanakan
dalam suatu audit.

E. METODOLOGI REVIU
1. Reviu dilaksanakan dengan menggunakan metodologi mengumpulkan dan
melakukan penelaahan atas dokumen Rencana Pembangunan dan Anggaran
Tahunan Daerah serta wawancara dengan petugas/pejabat yang terkait proses
penyusunan RKA-SKPD Dinas X Tahun Anggaran 2016
2. Reviu dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Inspektur Kabupaten XYZ Nomor :
700/004/ST/Itkab-I/2016 tanggal 15 Januari 2016, dengan susunan tim sebagai
berikut:

Ketua Tim : Suherman, S.IP


NIP. 19630313 198603 1 025

Anggota : Suwadji
NIP. 19680110 199201 1 001

Anggota : Jumeidir, ST
NIP. 19760521 200701 1 025

Reviu RKA-SKPD Dinas X Tahun Anggaran 2016 dilaksanakan mulai tanggal 25 s.d
29 Januari 2016.

F. GAMBARAN UMUM
1. Proses Penyusunan RKA-SKPD
Berdasarkan nota kesepakatan yang ditandatangani bersama antara kepala daerah
dengan pimpinan DPRD, TAPD menyiapkan rancangan surat edaran kepala daerah
tentang pedoman penyusunan RKA-SKPD sebagai acuan kepala SKPD dalam
menyusun RKA-SKPD.
Rancangan surat edaran kepala daerah tentang pedoman penyusunan RKA-SKPD
mencakup :
a) PPA yang dialokasikan untuk setiap program SKPD berikut rencana
pendapatan dan pembiayaan;
b) sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD
berkenaan sesuai dengan standar pelayanan minimal yang ditetapkan;
c) batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD;
d) hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD terkait dengan
prinsip-prinsip peningkatan efisiensi, efektifitas, tranparansi dan akuntabilitas
penyusunan anggaran dalam rangka pencapaian prestasi kerja; dan

2
e) dokumen sebagai lampiran meliputi KUA, PPA, kode rekening APBD, format
RKA-SKPD, analisis standar belanja dan standar satuan harga.
Berdasarkan pedoman penyusunan RKA-SKPD tersebut diatas, kepala SKPD
menyusun RKA-SKPD dengan menggunakan pendekatan kerangka pengeluaran
jangka menengah daerah, penganggaran terpadu dan penganggaran berdasarkan
prestasi kerja.
2. Mekanisme Penyusunan RKA-SKPD Berdasarkan Pagu Anggaran SKPD.
Sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah Nomor : 903/338/DPKAD-
III/V/2015 perihal Penyampaian Program / Kegiatan TA.2016, maka setiap SKPD
melakukan langkah-langkah dalam penyusunan RKA-SKPD sebagai berikut:
a. Menyusun dan menyampaikan usulan program / kegiatan TA.2016 sebagai
bahan penyusunan KUA dan PPAS TA. 2016.
b. Mengentry RKA-SKPD TA. 2016 kedalam aplikasi SIMDA Keuangan Manual dan
menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah
(RKA-SKPD) TA. 2016.
c. Program / Kegiatan yang diusulkan berdasarkan skala prioritas dan
mengacu/tercantum dalam RKPD Kabupaten XYZ Tahun 2016.
d. Penyampaian usulan program / kegiatan TA. 2016 ditujukan kepada Tim
Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kab. XYZ.
e. Penyampaian usulan program/kegiatan TA. 2016 berdasarkan Pagu Anggaran
Tahun 2015.
f. Usulan program / kegiatan TA. 2016 yang disampaikan bersifat final dan tidak
dapat dirubah atau diambil kembali.
g. Hanya usulan program / kegiatan TA. 2016 yang telah disetujui / asistensi oleh
Tim TAPD yang dapat dientry ke dalam Aplikasi SIMDA.

3. Program Dinas X yang tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran, yaitu:
No. Program Pagu Anggaran
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 4.918.895.500,00
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 739.000.000,00
3. Program peningkatan disiplin aparatur 177.400.000,00
4. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 62.000.000,00
Program peningkatan keamanan dan kenyamanan
5. 595.239.000,00
lingkungan
Program pemeliharaan kantrantibmas dan pencegahan
6. 988.750.000,00
tindak kriminal
Program peningkatan dan pengembangan pengelolaan
7. 1.814.400.000,00
keuangan daerah
TOTAL 9.295.684.500,00

G. URAIAN HASIL REVIU


Berdasarkan hasil reviu ditemukan kondisi sebagai berikut:
1. Program Dinas X yang tercantum dalam RKPD sebanyak 8 (delapan) program
sedangkan yang dijabarkan ke dalam RKA Dinas X sebanyak 7 (tujuh) program,
adapun program yang tidak dijabarkan adalah Program Perencanaan
Pembangunan Daerah.
2. Dari 35 kegiatan yang dituangkan dalam RKPD, sebanyak 23 kegiatan yang
konsisten (dianggarkan) ke dalam RKA dan 12 kegiatan yang inkonsisten (tidak
dianggarkan) ke dalam RKA.
3. Sebanyak 16,67% atau sebesar Rp3.321.900.450,00 pagu anggaran program dan
kegiatan yang tercantum dalam RKPD tidak dijabarkan dalam RKA.

3
4. Pencantuman informasi kinerja berupa target capain kinerja dan indikator kinerja
hasil (outcome) dalam RKA dengan RKPD dan Renja tidak sesuai.
5. Rencana program dan kegiatan dalam RKA-SKPD telah sesuai dengan PPAS.
6. Total pagu (sesuai dengan Surat Penetapan PPAS) dengan pagu dalam RKA- telah
sesuai dengan PPAS, namun tidak ditemukan kelompok sasaran kegiatan dalam
RKA.
7. Perkiraan belanja kegiatan berkenaan untuk tahun berikutnya, indikator capaian
program dan kelompok sasaran kegiatan tidak dicantumkan dalam RKA.
8. Dokumen pendukung dalam melaksanakan reviu, telah lengkap.

H. APRESIASI
Inspektorat Kabupaten XYZ menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kerjasama
dari seluruh pejabat/pegawai pada Dinas X atas kesediaannya memberikan
data/dokumen yang diperlukan, sehingga dapat mendukung terlaksananya kegiatan
reviu RKA-SKPD Tahun Anggaran 2016.

Nunukan, 09 Februari 2016

Plt. Inspektur,

Drs. H. Taufiqurrahman, M.Si


Pembina Utama Muda
NIP. 19610318 198303 1 016