Anda di halaman 1dari 1

Studi Kasus

Perusahaan Tambang Batu Bara PT. SAS

Gambaran Umum Perusahaan


PT.SAS adalah salah satu perusahaan batu bara terbesar di Indonesia. Perusahaan ini
sudah berdiri lebih dari 40 tahun. Dengan bermodalkan ribuan SDM yang terdiri dari TKA
dan TKI, perusahaan ini menjadi pemasok batu bara terbesar pada proyek umum yang ada
di Indonesia.
Sejak merintis perusahaannya PT.SAS selalu mendapatkan penghargaan karena
kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan konsumen dengan kualitas mutu yang baik.

PT.SAS
Konsumen PT.SAS dikelompokkan menjadi tiga kelompok besar yaitu BUMN, swasta dan
juga individu. Sebagian besar konsumen dari PT.SAS adalah BUMN dan juga instansi
pemerintah.

Beberapa bulan terakhir terjadi konflik internal antara SDM TKA dan TKI karena adanya
ketimpangan kesejahteraan yang didapatkan. Tidak dapat dipungkiri, kebijakan baru yang
dikeluarkan oleh pemerintah tentang perusahaan di Indonesia berdampak pada aspek
finansial PT.SAS. Hal tersebutlah yang membuat perusahaan juga tidak dapat
melaksanakan peningkatan gaji dan penambahan tunjangan per tahun di tahun ini.

Kondisi tersebut menambah kericuhan karyawannya yang menuntut haknya mendapatkan


kenaikan gaji dan tunjangan di tahun ini. Namun kericuhan tersebut belum dapat diatasi
dengan baik oleh perusahaan dengan tidak adanya respon sama sekali dari pihak
manajemen. Karena merasa tidak didengar suaranya, membuat kepercayaan karyawan
kepada pihak manajemen menurun. Banyak pegawai PT.SAS yang mengalami demotivasi
yang menimbulkan konflik juga antara pihak manajemen dan serikat kerja yang
menyebabkan turunnya kualitas layanan dan produk yang ditandai banyaknya aduan
konsumen berupa keterlambatan dalam pemasokan batu bara dan menurunnya kualitas
produk yang diberikan.

Anda sebagai Supervisor pada unit Kesejahteraan SDM di PT. SAS diminta untuk segera
menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Sebutkan langkah-langkah yang akan Anda
tempuh dalam menyelesaikan konflik tersebut.