Anda di halaman 1dari 10

B.

Perencanaan, Pelaksanaan
1. Perencaan
No Dx Keperawatan Tujuan Intervensi Rasional

1 Selasa, 20 Maret 2018 Selasa, 20 Maret 2018 Selasa, 20 Maret 2018 Selasa, 20 Maret 2018
14.00 WIB 14.00 WIB 14.00WIB 14.00WIB
Resiko terjangkitnya TUPAN : 1. Berikan penyuluhan penyakit 1. Dengan meningkatkan
penyakit demam Setelah dilakukan pembinaan DBD, bekerjasama dengan pengetahuan akan
berdarah b.d Kurangnya selama 1 bulan dengan 2 kali Puskesmas Godean II meningkatkan
perilaku hidup bersih pertemuan dapat menurunkan kesadaran masyarakat
sehat masyarakat resiko terjangkitnya penyakit tentang penyakit DBD
demam berdarah dengan kriteria :
ABJ Dusun Dongkelan > 90%
2. Lakukan kegiatan jumantik 2. Dalam melakukan
TUPEN : pemeriksaan jentik-
kecil
Setelah dilakukan pembinaan 2 jentik nyamuk di rumah
kali pertemuan dengan waktu warga anak-anak jujur
2x100menit, resiko terjangkitnya dalam melaporkannya
penyakit DBD menurun dengan
kriteria hasil : 3. Memberikan motivasi
1. Kegiatan jumantik kepada kader-kader
3. Anjurkan kepada kader-kader
berjalan rutin setiap 1 dusun untuk rutin
dusun Dongkelan untuk rutin
bulan sekali melakukan jumantik
melakukan jumantik kecil
2. Kerjabakti akbar rutin kecil agar pendeteksian
terlaksana setiap sebulan dini perkembangan

32
sekali nyamuk aedes aegepty
3. Ketua RT dan kader optimal
mampu mengingatkan
warganya untuk menguras 4. Kerjabakti massal
4. Anjurkan kepada Bapak
bak penampungan air mampu meminimalkan
Dukuh untuk rutin melakukan
maksimal 3 hari sekali pertumbuhan jentik-
kerjabakti akbar
jentik dan nyamuk
karena satu dusun
serentak melakukan
kerjabakti

2 Tingginya angka karies TUPAN: 1. Lakukan penyuluhan 1. Menambah wawasan


gigi b.d Kurangnya Setelah dilakukan asuhan tentang cara menggosok siswa-siswi dan para
pengetahuan anak anak
keperawatan selama 1 bulan gigi dengan benar pengajar serta
dalam pemeliharaan
kesehatan gigi, ditandai dalam 1 kali pertemuan, angka menumbuhkan
dengan karies gigi pada siswa-siswi kesadaran pentingnya
PAUD Tunas Kusuma tidak tinggi 2. Putarkan video gosok gigi cuci tangan
dengan kriteria :angka karies gigi 2. Mempermudah siswa-
menurun 3. Demonstrasikan cara siswi untuk mengingat
TUPEN: menggosok gigi dengan gerakan menggosok
benar gigi

33
Setelah dilakukan asuhan 3. Menerapkan cara
keperawatan dalam waktu 1 jam 4. Dampingi siswa-siswi menggosok gigi dengan
siswa-siswi PAUD Tunas mempraktikkan menggosok benar
Kusuma diharapkan mampu gigi
merawat gigi, dengan kriteria : 4. Mengevaluasi cara
1. Mampu memahami cara menggosok gigi siswa-
gosok gigi yang benar siswi
2. Mampu menggosok gigi
dengan benar
3 Kurangnya pengetahuan TUPAN: 1. Berikan penyuluhan P3K 1. Menambah wawasan
remaja tentang P3K Setelah dilakukan asuhan dalam rumah tangga remaja tentang P3K
dalam rumah tangga b.d
keperawatan selama 1 bulan dalam rumah tangga
Kurang terpaparnya
informasi tentang P3K dalam 1 kali pertemuan, serta menumbuhkan
dalam rumah tangga pengetahuan remaja tentang P3K kesadaran pentingnnya
dalam rumah tangga dapat penanganan P3K
meningkat, dengan kriteria remaja dalam rumah tangga
dapat menerapkan perilaku 2. Menerapkan
2. Demonstrasikan
tentang P3K dalam rumah tangga penanganan P3K
penanganan P3K dalam
di kehidupan sehari-hari dalam rumah tangga

34
TUPEN: rumah tangga pada remaja
Setelah dilakukan asuhan
keperawatan dalam waktu 1 kali
penyuluhan dalam 50 menit,
remaja diharapkan mengerti
tentang P3K dalam rumah tangga,
dengan kriteria :
- Mampu menyebutkan 3
macam kasus dari cara
penanganan P3K dalam
rumah tangga
- Mampu mempraktikkan
salah satu penanganan
P3K dalam rumah tangga
4 Defisiensi kesehatan TUPAN : 1. Latih kader melakukan 1. Meningkatkan
kelompok khusus lansia Setelah dilakukan pembinaan senam hipertensi dan pengetahuan senam
di dusun Dongkelan b.d selama 1 bulan dengan 4 kali senam kaki DM hipertensi dan senam
Program tidak mengatasi pertemuan, lansia di dusun kaki DM sehingga
seluruh masalah Dongkelan mampu menerapkan mampu membina
kesehatan kelompok manajemen kesehatan dengan keluarga

35
khusus lansia kriteria hasil : lansia-lansia
dengan penyakit hipertensi dan 2. Anjurkan kepada kader- 2. Meningkatkan
DM dapat menerapkan kader lansia untuk kesehatan lansia
manajemen kesehatan melaksanakan senam Dusun Dongkelan
TUPEN : hipertensi setiap posyandu melalui gerakan-
Setelah dilakukan pembinaan lansia gerakan senam
selama 4 kali pertemuan, hipertensi yang
manajemen kesehatan lansia dilakukan setiap
meningkat dengan kriteria hasil : posyandu lansia
1. Kader-kader lansia mampu 3. Lakukan penyegaran dan 3. meningkatkan
mempraktikkan senam pelatihan kader terkait pengetahuan kader-
hipertensi dan senam kaki cara pengukuran tekanan kader lansia sehinggaa
DM darah dan cara dapat melakukan
2. Lansia yang mengikuti penggunaan GCU test pemeriksaan yang
posyandu lansia mampu tepat kepada
melakukan senam masyarakatnya
hipertensi
3. kader-kader lansia mampu
melakukan pengukuran
tekanan darah dan cara
penggunaan GCU test
5. Defisiensi pengetahuan TUPAN : 1. Bentuk paguyuban PUS 1. Sebagai wadah dalam
menjadi akseptor KB b.d Setelah dilakukan pembinaan upaya peningkatan
Kurang terpaparnya selama 1 bulan dengan 3 kali akseptor Kb maupun

36
informasi tentang pertemuan pengetahuan tentang bukan akseptor KB
perilaku menjadi metode kontrasepsi dan cara terkat masalah
akseptor KB perawatannya meningkat kesehatan reproduksi
sehingga tercapai
TUPEN : derajat kesehatan yang
2. Berikan Penyuluhan optimal
Setelah dilakukan pembinaan 2. Meningkatkan
tentang metode
selama 3 kali pertemuan dalam pengetahuan tentang
kontrasepsi
waktu 120 menit, pengetahuan metode kontrasepsi
PUS terkait KB meningkat, sehingga tercipta
dengan kriteria hasil: kesehatan komunitas
- PUS akseptor KB tahu cara yang optimal
perawatannya menjadi askseptor 3. Lakukan kunjungan 3. Memberikan ruang
KB rumah pada wanita PUS konseling kepada
-PUS yang belum menjadi yang bermasalah terkait keluarga sehingga
akseptor KB memahami metode masalah kespro dan KB tercipta derajat
kontrasepsi. kesehatan yang
optimal

6 Kesiapan meningkatkan TUPAN : 1. Berikan penyuluhan tentang 1. Memberikan wawasan


pengetahuan b.d Setelah dilakukan pembinaan menache yang luas terkait
persiapan menghadapi selama 1 bulan dengan satu kali menache kepada anak-
menstruasi pertama pertemuan, kesiapan anak wanita sehingga
meningkatkan pengetahuan tercipta derajat kesehatan
menghadapi menarche tercapai yang optimal

37
dengan kriteria : anak-anak wanita 2. Pemasangan pembalut
kelas 5 SD – 3 SMP memahami 2. Demonstrasikan pemasangan diajarkan sejak dini agar
hal-hal penting terkait menarche pembalut saat terjadi menarche
anak-anak wanita sudah
TUPEN : mempunyai pengalaman
Setelah dilakukan pembinaan dan biasanya hal
selama 1xpertemuan dalam waktu semacam ini termasuk
120 menit kesiapan meningkatkan hal yang tabu
pengetahuan menghadapi 3. Motivasi kepada anak-anak 3. Mendorong anak-anak
menarche tercapai, dengan kriteria wanita kelas 5 SD – 3 SMP untuk mau bercerita
hasil : untuk bercerita kepada kepada orangtua
1. anak-anak wanita kelas 5 orangtua terkait masalah terutama saat terjadi
SD – 3 SMP mampu menarche menarcha agar
menyebutkan hal-hal mendapatkan beberapa
peting yang harus cara-cara tertentu
disiapkan saat menghadapi sehingga tercipta
menarche kesehatan yag optimal
2. anak-anak kelas 5 SD – 3
SMP mampu
mempraktikan memasang
pembalut
7 Kesiapan meningkatkan TUPAN : 1. Lakukan penyuluhan 1. Menambah wawasan
manajemen kesehatan Setelah dilakukan pembinaan tentang cara mencuci siswa-siswi dan para
selama 1 bulan dengan 1 kali
tangan 6 langkah dengan pengajar serta

38
pertemuan perilaku cuci tangan benar menumbuhkan
pada siswa-siswi PAUD Tunas kesadaran pentingnya
Kusuma meningkat dengan
cuci tangan
kriteria :
- pengetahuan perilaku cuci 2. Putarkan video cuci tangan 2. Mempermudah siswa-
tangan yang benar meningkat 6 langka siswi untuk mengingat
gerakan cuci tangan
TUPEN :

Setelah dilakukan asuhan


3. Demonstrasikan cara cuci 3. Menerapkan 6 langkah
keperawatan dalam waktu 1 jam
tangan 6 langkah dengan cuci tangan dengan
diharapkan siswa-siswi PAUD
benar benar
Tunas Kusuma dapat mencuci
tangan yang benar , dengan
4. Dampingi siswa-siswi 4. Mengevaluasi cara cuci
kriteria :
mempraktikkan cuci tangan tangan siswa-siswi
1. Mampu memahami cara
cuci tangan bersih dengan
5. Berikan poster tentang 6 5. Sebagai bahan dan
benar
langkah mencuci tangan. mengingatkan siswa-
2. Mampu mencuci tangan
siswi untuk selalu
bersih dengan benar
mencuci tangan 6
langkah dengan benar.

39
40
41