Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN PRAKTIKUM DI LAB GIZI DALAM DAUR KEHIDUPAN

NILAI LAPORAN: Kelompok : B2


Mitha Yuliana 1713411005
Azzahra Maulia Miranti 1713411026
Fifi Lefiana 1713411033
Elya Tri Shinta 1713411035
Indah Rahmawati S 1713411048

Intstruktur : 1. Yulia Novika J., S.P., M. Kes.

2. Lia Nikmatul Khotimah, Amd. Gz.

3. Roza Mulyani, SKM., MKM

4. Dewi Sri Sumardilah, SKM, M.Kes

Tanggal Pengumpulan : Kamis, 01 November 2018

Pukul :

MATERI PRAKTIKUM : GIZI VEGETARIAN

TUJUAN PRAKTIKUM : 1. Untuk mengetahui kebutuhan gizi pada orang diet


vegetarian umur 28 tahun

2. Untuk mengetahui cara menyusun menu untuk orang diet


vegetarian dengan berbagai macam kasus

TANGGAL PRAKTIKUM : Kamis, 25 Oktober 2018

PROSEDUR:

A. Menu yang akan diolah


1. Selingan I
a. Risol Vegan
2. Makanan Utama (Makan Siang)
a. Nasi
b. Tempe Balado
c. Sayur kembang kol bersantan
d. Jus Alpukat
3. Makanan Utama (Makan Malam)
a. Nasi
b. Sop Bakso Tempe
c. Semangka
B. Pengolahan
1. Selingan

Haluskan bawang putih, bawang merah, lada dan garam

Lalu potong-potong kecil sayuran seperti buncis, wortel, kentang.

Panaskan wajan yang telah dibaluri minyak, setelah panas masukkan


bumbu yang sudah dihaluskan.

Kemudian masukkan sayuran yang sudah dipotong dan tahu dipotong


kecil-kecil atau dihancurkan

Ambil 1 kembang tahu, lalu masukkan 1-2 sdm sayuran yang sudah
ditumis. Kemudian celupkan pada adonan basah tepung terigu lalu baluri
dengan tepung roti

2. Makanan Utama (Makan Siang)


a. Nasi
Timbang beras 75 gram lalu cuci beras tersebut dengan air mengalir
sebanyak 2 kali pencucian

Masukkan beras yang telah dicuci kedalam panci yang telah di isi air.

Masak beras yang telah di masukkan kedalam panci, tunggu hingga 35


menit. Setelah matang, aduk nasi hingga merata.
b. Tempe Balado
Potong tempe menjadi dadu, kemudian siapkan bumbu yang dihaluskan
seperti bawang putih, bawang merah, cabe merah

Goreng tempe hingga warna kekuningan, lalu tumis bumbu halus hingga
harum

Kemudian masukkan tempe yang telah digoreng ke dalam tumisan cabe

Masak hingga matang

c. Sayur Kembang Kol Bersantan

Tumis bumbu halus, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas sampai harum.
Masukkan jagung manis, kembang kol, dan jagung muda. Aduk rata

Tambahkan garam, merica. Aduk rata. Tuangkan santan. Masak sambil


diaduk sampai mendidih. Tambahkan daun bawang. Masak sampai
matang

d. Jus Alpukat

Potong menjadi 2 buah alpukat, kemudian ambil dagingnya

Tambahkan gula pasir lalu diblender.

3. Makanan Utama (Makan Malam)


a. Nasi
Timbang beras 75 gram lalu cuci beras tersebut dengan air mengalir
sebanyak 2 kali pencucian

Masukkan beras yang telah dicuci kedalam panci yang telah di isi air.
Masak beras yang telah di masukkan kedalam panci, tunggu hingga 35
menit. Setelah matang, aduk nasi hingga merata.

b. Sop Bakso Tempe

Potong tempe dan wortel menjadi dadu, kemudian kukus hingga empuk

Kemudian hancurkan tempe bersama wortel, lalu tambahkan bumbu halus


seperti bawang merah, bawang putih dan lada

Didihkan air, kemudian bentuk bakso menjadi bola kecil lalu masukkan ke
dalam air yang mendidih hingga terapung lalu angkat

Bumbu untuk sop, bumbu halus seperti bawang putih, bawang merah,
lada. Kemudian tumis hingga harum

Siapkan air masak, kemudian masukkan bumbu yang telah ditumis. Lalu
masukkan sayuran

Tambahkan daun seledri apabila sayuran yang dimasukkan tadi telah


lembut. Siap disajikan
HASIL PRAKTIKUM

Tabel 1. Nilai Gizi Menu Vegetarian

Nilai Gizi Tingkat Kecukupan Gizi (%)


Waktu
No Menu E P L KH Fe
makan E P L KH Fe
(kal) (g) (g) (g) (mg)
1 Pagi Nasi+Steak
jamur
654, 13, 6,6 136 24, 13,8 33, 20,
tiram+Sayur 5,34 8,85
55 089 24 ,08 30 8 13 53
rebus+Jus
mangga
2 Selingan I Risol vegan 439, 38, 16, 38, 16, 40,9 21,6 9,4 9,5
2,49
3 604 159 739 31 5 0 3 7
3 Siang Nasi+Tempe
balado+sayur
725, 19, 33, 92, 5,21 26, 20,5 44,6 22, 20,
kembang kol
92 343 392 228 5 95 2 4 45 05
bersantan+Jus
alpukat
3 Selingan Kolak pisang 311, 2,7 13, 49, 11, 18,6 11, 5,2
1,36 2,92
II siram santan 2 6 94 26 55 3 99 3
4 Malam Nasi+Sop bakso
661, 19, 10, 120 24, 20,5 14,4 29, 16,
tempe+Semangk 4,36
15 395 81 ,47 55 7 5 33 76
a
2692 93, 10, 120 103 98,7 108, 106 72,
TOTAL KESELURUHAN 4,36
,99 191 81 ,47 ,66 6 17 .33 14
Tabel 2. Frekuensi, Jumlah, Tekstur Dan Variasi Gizi Vegetarian

No Kasus Frekuensi Jumlah Tekstur Variasi


Kasus 1: Seorang
Biksu laki-laki Bervariasi
berusia 28 tahun, dan
dengan TB 167 cm Makan utam seimbang:
dan BB 70 kg 3 kali dan Karbohidrat,
Makanan
1 menjalankan diet makanan 1 piring protein
keluarga
vegan dengan selingan 2 hewani,
aktivitas sedang. kali protein
Hitung kebutuhan nabati, sayur
energy dan susun dan buah
menu sehari

PEMBAHASAN

Gizi seimbang sangat diperlukan oleh tubuh. Tujuan gizi seimbang adalah pemenuhan
kebutuhan gizi guna mencegah terjadinya gizi kurang dan gizi lebih. Nutrisi adalah seluruh
interaksi antara organism dengan makanan yang dikonsumsinya, dengan kata lain sesuai
dengan tubuh yang menggunakannya. Nutrient adalah zat penyusun bahan makanan protein,
lemak, vitamin dan mineral.

Pada praktikum kali ini kami membuat menu bagi vegetarian. Orang yang
mengonsumsi sayuran dan buah-buahan seperti halnya pada kelompok vegetarian, lebih tidak
beresiko mengalami penyakit degenerative. Tetapi keterbatasan jenis makanan menyebabkan
kelompok vegetarian khususnya vegan, rentan untuk mengalami defisiensi nutrisi.

1. Kesesuaian Tingkat Kecukupakan Gizi Dengan Kasus

Dalam kasus 1 seorang biksu laki-laki berusia 28 tahun dengan TB 167 cm dan BB 70
kg menjalankan diet vegan dengan aktivitas sedang. Kemudian sebelum membuat menu,
kami terlebih dahulu menghitung kebutuhan energy dengan cara menghitung BBI (Berat
Badan Ideal) dan didapat BBI 60,3 kg. dengan menggunakan BBI tersebut kami menghitung
kebutuhan energy dalam sehari dan didapatkan energy sebesar 2692,99 kkal.
Disini kami membuat menu seimbang untuk vegetarian agar kebutuhannya tercukupi
dengan membuat menu sarapan pagi, selingan pagi, makan siang, selingan siang dan makan
malam. Dengan makanan pokok seperti beras, kentang, kacang-kacangan, sayuran berdaun
hijau, buah serta minyak/lemak. Vegetarian vegan tidak memakan produk hewani apapun.
Kelompok vegan ini meninggalkan sama sekali produk hewani dan turunannya termasuk
gelatin, keju, yogurt. Selain itu, vegan juga menghindari madu, royal-jelly, dan produk
turunan serangga. Sebagian orang vegan menghindari madu karena dibuat oleh lebah, yang
sering terbunuh pada saat pengambilan madu dari sarangnya. Mereka juga menghindari
penggunaan produk hewani seperti kulit hewan. Vegatarian membutuhkan kandungan gizi
yang cukup seperti energy, protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral seperti kalsium,
Fe dan seng. Vegetarian vegan dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi zat besi dengan
salah satu cara yaitu mengganti konsumsi gula putih dengan moleses (gula yang tidak dapat
mengkristal seperti madu) dan makanan sayuran yang banyak mengandung Fe. Asupan gizi
dan serat yang diterima tubuh dalam jumlah cukup sama dengan jumlah kalori yang
dihasilkan produk daging. Selain keseimbangan gizi, makanan vegetarian juga menyehatkan
proses pencernaan dalam tubuh karena serat dari sayur-sayuran maupun buah, membantu
proses metabolism tubuh dan membuat kerja dari usus maupun lambung tidak terlalu berat
dalam melakukan pengolahan. Pada menu yang kami buat dari makan utama pagi, makan
utama siang, dan makan utama malam serta dua selingan yaitu selingan pagi dan selingan
siang sudah mengandung unsure tersebut maka dalam kasus ini tingkat kecukupan gizinya
sudah tercukupi.

2. Hasil (Frekuensi, Jumlah, Tekstur dan Variasi)

Pada menu makanan selingan pagi kami membuat risol vegan. Risol vegan yang kami
buat teskturnya garing dalamnya lembut dan rasanya gurih tetapi jumlahnya terlalu banyak
atau dalam kategori besar.

Pada menu makan siang yang kami buat yaitu nasi, tempe balado, sayur kembang kol
bersantan dan jus alpukat. Menu yang kami buat ini sudah termasuk menu yang bervariasi
sesuai dengan diet vegan yang sedang dijalankan oleh biksu tersebut karena terdapat
karbohidrat, protein nabati, sayur dan buah. Menu yang kami buat ini dalam kategori menu
yang seimbang.

Pada menu makan malam yang kami buat yaitu nasi, sop bakso tempe, dan buah
semangka. Menu yang kami buat ini sudah termasuk menu yang bervariasi sesuai dengan diet
vegan yang sedang dijalankan oleh biksu tersebut karena terdapat karbohidrat, protein nabati,
sayur dan buah. Tetapi pada penyajian, kami meletakkan olahan protein nabati kedalam
masakan sayur sop sebaiknya sebagian olahan protein nabati tersebut disajikan utuh dan
sebagiannya lagi dimasukkan kedalam masakan sayur sop tersebut.

3. Keanekaragaman Pangan dan Porsi

Pada menu kali ini, kelompok kami sudah memuat keanekaragaman pangan pada
menu. Untuk kasus ini kami membuat menu 3 kali makan utama yaitu makan pagi, makan
siang dan makan malam serta 2 kali untuk makan selingan yaitu selinngan pagi dan selingan
siang. Kami membuat menu dari makan utama, selingan pagi, makan utama siang, selingan
siang dan makan utama malam sudah beranekaragam, karena telah sesuai dengan diet vegan
yang dijalankan dan sudah terdapat makanan yang berkarbohidrat berupa nasi dan tepung-
tepungan, lalu ada protein nabati berupa tahu dan tempe, sayuran berupa wortel, kembang
kol, buncis, seledri, jagung muda, kacang panjang, daun bawang serta buah-buahan seperti
mangga, alpukat dan semangka. Pada menu kali ini, protein hewani yang hilang karena diet
vegan yang dijalankan biksu tidak kami gantikan dengan protein nabati dengan porsi yang
lebih tetapi kami menggantikan protein hewani tersebut dengan menggunakan selingan yang
berkalori tinggi.

Pada menu selingan pagi kami memberikan risol vegan. Dengan bahan-bahan berupa
kembang tahu 60 gram, tepung terigu 20 gram, tepung panir 30 gram, buncis 15 gram, wortel
25 gram, kentang 25 gram, tahu 50 gram dan minyak 5 gram. Dalam kembang tahu 60 gram
memiliki kandungan gizi berupa energy 228 kkal, protein 29,34 gram, lemak 8,28 gram dan
karbohidrat 13,98 gram. Pada 20 gram tepung terigu energynya 66,6 kkal, protein 1,8 gram,
lemak 0,2 gram dan karbohidra 11,44 gram. Pada 30 gram tepung panir energinya 30,9 kkal,
protein 0,879 gram, lemak 0,084 gram dan karbohidrat 6,489 gram. Pada 15 gram buncis
energinya 5,1 kkal, proteinnya 0,36 gram, lemak 0,045 gram dan karbohidrat 1,08 gram. Pada
25 gram wortel energinya 9 kkal, protein 0,25 gram, lemak 0,15 gram dan karbohidrat 1,975
gram. Pada 25 gram kentang energinya 15,5 kkal, protein 0,525 gram, lemak 0,05 gram dan
karbohidrat 3,375 gram. Pada 50 gram tahu energinya 40 kkal, protein 5,45 gram, lemak 2,35
gram dan karbohidrat 0,4 gram. Dan pada 5 gram minyak energinya 44,2 kkal, protein 0
gram, lemak 5 gram dan karbohidrat 0 gram. Energy dari selingan pagi ini menghasilkan
439,3 kkal, protein menghasilkan 38,604 gram, lemak 16,159 gram dan karbohidrat 39,739
gram.
Pada menu makan siang, menu yang kami buat sudah memenuhi kebutuhan pangan
sesuai dengan diet vegan yang dijalankan biksu karena mengandung karbohidrat, protein
nabati, sayuran dan buah. Untuk menu makan siang ini kami memberikan nasi 150 gram.
Dalam 150 gram nasi memiliki kandungan energy sebesar 270 kkal, 4,5 gram protein, 0,45
gram lemak, 59,7 gram karbohidrat. Protein nabati yang kami buat yaitu tempe balado.
Dalam 50 gram tempe memiliki kandungan gizi berupa energy sebesar 100,5 kkal, 10,4 gram
protein, 4,4 gram lemak, dan 6,75 gram karbohidrat. Untuk sayurnya kami membuat sayur
kembang kol bersantan didalamnya berupa 35 gram kembang kol, 20 gram jagung muda, 15
gram jagung muda, 5 gram daun bawang, dan 40 gram santan cair. Dan kami memberikan
makanan penutup berupa jus alpukat.

Pada menu makan malam, menu yang kami buat sudah memenuhi kebutuhan pangan
sesuai dengan diet vegan yang dijalankan biksu karena mengandung karbohidrat, protein
nabati, sayuran dan buah. Untuk menu makan siang ini kami memberikan nasi 150 gram
Dalam 150 gram nasi memiliki kandungan energy sebesar 270 kkal, 4,5 gram protein, 0,45
gram lemak, 59,7 gram karbohidrat. Protein nabati yang kami buat yaitu bakso tempe. Dalam
50 gram tempe energinya 100,5 kkal, 10,4 gram protein, 4,4 gram lemak, dan 6,75 gram
karbohidrat, lalu 20 gram wortel energinya 7,2 kkal, protein 0,2 gram, lemak 0,12 gram dan
karbohidrat 1,58 gram, lau 30 gram tepung tapioka energinya 108,9 kkal, protein 0,33 gram,
lemak 0,15 gram, dan karbohidrat 26,46 gram seta 20 tepung terigu energinya 66,6 kkal,
protein 1,8 gram, lemak 0,2 gram dan karbohidrat 11,44 gram. Untuk sayurnya kami
membuat sayur sop didalamnya berupa 20 gram kentang, 25 gram wortel, 15 gram buncis, 5
gram seledri. Dan kami memberikan makanan penutupnya berupa buah semangka.

Porsi pada menu yang kami berikan sudah hamper sesuai dengan kebutuhan.
Berdasarkan menu yang telah kami susun angka kecukupan gizi berdasarkan kebutuhan biksu
laki-laki dalam kasus tersebut sudah cukup dengan energy 103,6%, protein 98,8%, lemak
108,1% dan karbohidrat 106,3%.
KESIMPULAN

1. Untuk menyusun menu, kita harus menentukan terlebih dahulu status gizi pasien
tersebut supaya dapat menghitung kebutuhan gizi pasien tersebut
2. Dalam menyusun menu, setiap kali makan, terutama pada makanan utama harus
bervariasi dimana didalamnya terdapat karbohidrat, protein hewani, protein nabati,
serta buah dan sayuran. Namun untuk kali ini berdasarkan kasus biksu yang
menjalankan diet vegan, kita tidak memberikan protein hewani dan olahannya. Dan
sebaiknya protein hewani digantikan dengan memberikan protein nabati dengan porsi
yang lebih bukan dengan menggantikan protein hewani dengan memberikan makanan
selingan yang kalorinya tinggi.
LAMPIRAN

Selingan Pagi
Risol Vegan

Makanan Utama (Siang) Makanan Utama (Malam)


Nasi + Tempe balado+ Sayur Nasi + Sop bakso tempe +
kembang kol bersantan + Jus Semangka
alpukat
DAFTAR PUSTAKA

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Pedoman Gizi Seimbang

Almatsier, S. 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Angka Kecukupan Gizi (AKG). 2013. Jakarta

Arisman. 2010. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Jakarta: Buku Kedokteran EGC

Anonim. 2013. Gizi Vegetarian. (nemecece-memecece.blogspot.com/2013/05/gizi-


vegetarian.html?m=1) (diakses pada tanggal 31 Oktober 2018)