Anda di halaman 1dari 4

1

BAB I
PENDAHULUAN
Praktik Kerja Lapangan (PKL) adalah praktik kerja yang dilakukan oleh
taruna/i untuk program D-1 Pramugari-Pramugara. PKL dilaksanakan sebagai
penerapan langsung mata kuliah yang diterima selama yang berangkutan
mengikuti perkuliahan di STTKD yang berhubungan dengan dunia
kedirgantaraan. Pelaksanaannya bersifat mandiri antara taruna/i dengan institusi
terkait sebagai lokasi PKL. Bobot dihitung 2 SKS dengan minimal pelaksaan 1
bulan.
1.1 LATAR BELAKANG

Bandar udara (disingkat: bandara) atau pelabuhan udara merupakan


sebuah fasilitas tempat pesawat terbang dapat lepas landas dan mendarat.
Bandar udara yang paling sederhana minimal memiliki sebuah landas pacu
namun bandara-bandara besar biasanya dilengkapi berbagai fasilitas lain, baik
untuk operator layanan penerbangan maupun bagi penggunanya.
Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani adalah sebuah bandar
udara yang terletak di Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Nama bandara
ini diambil dari salah satu nama pahlawan revolusi Indonesia, Achmad Yani.
Peresmian menjadi bandara internasional berlangsung dalam penerbangan
perdana Garuda Indonesia ke Singapura bulan Maret 2004.
Pada awalnya Bandara Achmad Yani adalah pangkalan udara TNI Angkatan
Darat, dahulu lebih dikenal dengan Pangkalan Udara Angkatan Darat
Kalibanteng. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Panglima Angkatan
Udara, Menteri Perhubungan dan Menteri Angkatan darat tanggal 31 Agustus
1966, maka Pangkalan Udara AD diubah statusnya menjadi Pangkalan Udara
Bersama Kalibanteng Semarang. Namun karena peningkatan frekuensi
penerbangan sipil, maka pada tanggal 1 Oktober 1995, Bandar Udara Achmad
Yani Semarang menjadi salah satu Bandar Udara di bawah PT Angkasa Pura.
Bandara Achmad Yani berubah menjadi bandara internasional pada tahun
2004 setelah Garuda Indonesia membuka rute Semarang-Singapura.
2

Penumpang adalah seseorang yang hanya menumpang, baik itu pesawat, kereta
api, bus, maupun jenis transportasi lainnya, tetapi tidak termasuk awak
mengoperasikan dan melayani wahana tersebut.
Penumpang bisa dikelompokkan dalam dua kelompok:
 Penumpang yang naik suatu mobil tanpa membayar, apakah dikemudikan
oleh pengemudi atau anggota keluarga.
 Penumpang umum adalah penumpang yang ikut dalam perjalanan dalam
suatu wahana dengan membayar, wahana bisa berupa taxi, bus, kereta api,
kapal ataupun pesawat terbang.
Bagasi yaitu barang yang di bawa pada saat mereka melakukan perjalanan
dan menggunakan jasa penerbangan. Namun secara luas bagasi penumpang
memiliki arti adalah barang bawaan yang berupa harta, artikel, dan barang
pribadi lainnya yang sudah melalui prosedur pihak perusahaan penerbangan
dan di perbolehkan untuk di bawa baik melalui cargo maupun yang di bawa ke
kabin pesawat sesuai dengan tujuan penumpang tersebut.

Puluhan penumpang Sriwijaya Air tujuan Jakarta-Jayapura mengamuk saat


transit di Bandara Mosez Kilangin, Timika, Papua. Mereka marah karena
merasa ditelantarkan di Bandara Timika. Para penumpang ini menggunakan
maskapai Sriwijaya SJ-588 dengan rute Jakarta-Makassar-Timika- Jayapura.
Mereka berangkat dari Jakarta, Senin (4/3/2019), pukul 06.00 WIB. Dari
Jakarta mereka transit di Makassar dan tiba di Timika, pukul 14:15 WIT.

Seharusnya langsung terbang ke Jayapura, akan tetapi puluhan penumpang ini


tidak diterbangkan lanjut ke Jayapura. Hingga pukul 14.50 WIT mereka masih
di Timika. Mereka mendapat info pesawat itu malah akan balik lagi ke
Makassar bukan ke Jayapura. Salah satu penumpang, Tio asal Jakarta ini
mendesak maskapai untuk segera menerbangkan pesawat. Pesawat yang dia
ditumpangi terlihat masih di hanggar Timika. Di bandara juga terlihat ada
penumpang yang membentak pihak maskapai. Mereka emosi karena banyak
acaranya di Jayapura jadi terlewatkan karena adanya delay ini.
3

"Ini kan kami ditelantarkan, pesawat masih ada, kru masih ada, tapi mereka
malah mau terbang kembali ke Makassar, ini kan tidak benar," kata Tio.

1.2 RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah adalah sebagai


berikut :
1. Bagaimana prosedur penanganan masalah delay di Bandar Udara Ahmad
Yani
2. Apa kendala dalam menangani masalah delay di Bandar Udara Ahmad
Yani

1.3 Tujuan Laporan Praktik Kerja Lapangan

Berdasarkan rumusan maslah diatas, praktik kerja lapangan adalah sebagai


berikut :
1. Mengetahui prosedur penanganan masalah delay di Bandar Udara Ahmad
Yani
2. Mengetahui kendala dalam menangani masalah delay di Bandar Udara
Ahmad Yani

1.4 BATASAN MASALAH

Dalam penulisan laporan praktik kerja lapangan ini penulisan hanya


membatasi pada topik “Penangan Masalah Delay di Bandar Udara Ahmad
Yani”.

1.5 MANFAAT LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN

 Manfaat bagi penulis untuk :


1. Menambah, membekali, dan memperkaya pengalaman kerja.
4

2. Memperoleh wawasan luas mengenai seluk beluk dunia kerja.


3. Meningkatkan rasa percaya diri, disiplin dan tanggung jawab.
4. Mengetahui arti penting disiplin dan tanggungjawab dalam
melaksanakan tugas.
5. Dapat memahami, memantapkan dan mengembangkan pelajaran yang
diperoleh dikampus.
6. Dapat membandingkan kemampuan yang diperoleh di kampus dengan
yang dibutuhkan di dunia kerja.
 Manfaat bagi institusi
1. Dapat memilih peserta Prakerin baik jumlah, kemampuan, penampilan
dan waktu yang dianggap menguntungkan.
2. Dapat mengenal persis kualitas siswa yang berlatih di instansi / industri.
3. Dapat berpartisipasi dalam pembangunan pendidikan pada khususnya
dan pengembangan bangsa pada umumnya.
 Manfaat bagi kampus
1. Tujuan pendidikan untuk mendapat keahlian proffesional lebih mudah
dicapai.
2. Dapat menyesuaikan program pendidikan dengan kebutuhan lapangan
kerja.