Anda di halaman 1dari 2

NAMA : MUHAMAD RIFKI

NIM : 1415104071

JRS/SMSTER : T.IPS/7

MATA KULIAH : MANAJEMEN PENDIDIKAN

RESUME BAB XVII

GAYA KEPEMIMPINAN

Bagian ini akan membicarakan beberapa gaya atau style kepemimpinan yang banyak
mempengaruhi perilaku pengikut-pengikutnya. Istilah gaya secara kasar adalah sama dengan
cara yang dipergunakan pemimpin di dalam mempengaruhi para pengikutnya. Gaya
kepemimpinan merupakan norma perilaku yang digunakan oleh seseorang pada saat orang
tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain seperti yang ia lihat.

Tipe-tipe kepemimpinan

Kepemimpinan berdiri diatas dasar kepercayaan. Saat kepercayaan rapuh, maka


pemimpinya akan runtuh. Sama halnya dengan sebuah kepemimpinan dalam pendidikan yang
berdiri atas dasar kepercayaan. Maka dari itu, hal yang paling mendasar dan terpenting ketika
menjadi pemimpin adalah memberikan kepada anggota atau bawahannya.

1. Kepemimpinan Otokratik
Seorang pemimpin yang tergolong otokratik memiliki serangkaian karakteristik yang
biasanya dipandang sebagai karakteristik negative. Dengan istilah lain pemipin tipe ini
adalah seorang yang egois.
2. Kepemimpinan yang Laissez Faire ( Masa bodoh)
Laissez faire (kendali bebas) merupakan kebalikan dari pemimpin otokratik. Jika
pemimpin otokratik selalu mendominasi organisasi maka pemimpin laissez faire ini
memberi kekuasaan sepenuhnya kepada anggota atau bawahan.
3. Kepemimpinan Demokratis
Tipe demokratis berlandaskan pada pemikiran bahwa aktifitas dalam organisasi akan
dapat berjalan lancer dan dapat mecapai tujuan yang telah ditetapkan apabila berbagai
masalah yang timbul diputuskan bersama antara pejabat yang memimpin maupun para
pejabat yang dipimpin.
4. Kepemimpinan tipe kharismatik
Seorang pemimpin yang karismatikmemiliki karakteristik khususnya yaitu daya tariknya
yang sangat memikat sehingga mampu memperoleh pengikut yang sangat besar dan para
pengikutnya tidak selalu dapat memjelaskan secara konkrint.
5. Kepemimpinan tipe Militeristik
Tipe kepemimpinan yang biasa memakai cara yang lazim digunakan dalam kemiliteran.

Teori Kepemimpinan
1. Teori kepemimpinan sifat (trait theory)
Analisis ilmiah tentang kepemimpinan berangkat dari pemusatan perhatian pemimpin itu
sendiri. Teori sifat berkembang pertama kali di yunani kuno dan romawi yang beranggapan
bahwa pemimpin itu dilahirkan, bukan diciptakan.
2. Teori kepemimpinan perilaku dan situasi
Berdasarkan penelitian, perilaku seorang pemimpin yang mendasarkan teori ini memiliki
kecendrungan kearah dua hal :
Pertama yang disebut konsiderasi yaitu kecendrungan pemipin yang menggambarkan
hubungan akrab dengan bawahan. Kedua, disebut struktur inisiasi yaitu kecenderungan
seorang pemimpin yang memberikan batasan kepada bawahan.
3. Teori kontingensi
Mulai berkembang tahun 1962, teori ini menyatakan bahwa tidak ada satu sistem
manajemen yang optimum, sistem tergantung pada tingkat perubahan lingkungannya.
4. Teori Behavioristik
Merupan aliran psikologi yang memandang individu hanya dari sisi fenomena jasmani,
dan mengabaikan aspek-aspek mental.
5. Teori Humanistik
Teori ini lebih menekankan pada prinsip-prinsip kemanusiaan. Teori humanistik biasanya
dicirikan dengan adanya suasana saling mengahargai dan adanya kebebasan.

Kepemimpina yang efektif


Kepemimpinan yang efektif merupakan proses yang bervariasi, karena dipengaruhi oleh
kepribadian pemimpin dalam mewujudkan hubungan manusiawi dengan orang-orang yang
dipimpinya. Di dalam proses seperti itu kepemimpinan akan berlangsung efektif apabila fungsi-
fungsi kepemimpinan diwujudkan sesuia dengan tipe kepemimpinan yang mampu memberikan
peluang bagi orang-orang yang di pimpin, untuk ikut berperan sertadalam menetapkan dan
melaksanakan keputusan-keputusan .