Anda di halaman 1dari 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMK Negeri 1 Sapuran


Mata Pelajaran : Produktif Tata Busana
Kelas/Semester : X/1
Pertemuan ke- : I-V
Alokasi waktu : 5 x 45 menit
Tahun Pelajaran : 2019/2020
KKM : 70
Standar Kompetensi : Menggambar Busana ( Fashion Drawing )
A. Kompetensi Dasar

Menerapkan teknik pembuatan disain busana

B. Indikator

 Menyelesaikan gambar disain busana dengan teknik pewarnaan basah


 Alat dan bahan untuk menyelesaikan gambar disiapkan sesuai kebutuhan
 Disain dibuat sesuai dengan kebutuhan
 Penyelesaian gambar dibuat mengikuti langkah kerja dan diselesaikan sesuai dengan teknik
penyelesaian
 Memperhatikan K3 dalam menyelesaikan gambar

C. Tujuan Pembelajaran

 Siswa dapat menyelesaikan gambar disain busana dengan teknik pewarnaan basah
 Siswa dapat menyiapkan alat dan bahan untuk menyelesaikan gambar sesuai kebutuhan
 Siswa dapat membuat disain sesuai dengan kebutuhan
 Siswa dapat menyelesaikan gambar dengan mengikuti langkah kerja dan diselesaikan sesuai
dengan teknik penyelesaian
 Siswa dapat menyelesaikan gambar dengan memperhatikan K3

D. Materi Pembelajaran (rincian dari Materi Pokok)

Teknik Penyelesaian Gambar


Yang dimaksud dengan teknik penyelesaian gambar ialah cara menyelesaikan gambar desain
busana yang telah diciptakan di atas tubuh sehingga gambar tersebut dapat terlihat :
 bahan dan permukaan tekstil serta warna yang dipakai;
 hiasan pada pakaian yang dijahitkan seperti kancing, renda dan bisban
 teknik penyelesaian desain busana itu, misalnya lipit jarum, kantong yang ditempelkan, dan
kantong
Dengan teknik penyelesaian yang tepat desain tersebut dapat dibaca oleh pembuat busana.

Penyelesaian Gambar Busana


Untuk mendapatkan gambar busana yang baik haruslah diketahui teknik penyelesaiannya. Dalam
dasar-dasar menggambar busana, yang dimaksud dengan teknik penyelesaian adalah cara
menyelesaikan gambar busana yang diciptakan diatas proporsi tubuh sehingga gambar
tersebut dapat terlihat :
 Bahan dan permukaan tekstil serta warna yang dipakai
 Hiasan pada busana
 Teknik penyelesaian pada busana, misalnya lipit jarum, saku luar atau saku dalam.

Di dalam menyelesaian gambar busana haruslah diperhatikan beberapa ketentuan sebagai pedoman
pada waktu bekerja. Ketentuan itu adalah sebagai berikut :
 Arah Pemakaian pensil/alat gambar disesuaikan dengan arah benang.
 Perlu adanya bagian yang tebal dan tipis, supaya gambar busana kelihatan hidup karena adanya
bagian yng tertimpa cahaya.
 Tebal tipisnya garis yang dibuat, tergantung pada cara menekan alat gambar diatas kertas, bila
ingin garis yang tebal alat gambar ditekan, dan bila ingin garis yang halus alat gambar tidak
ditekan.
 Letak kertas gambar pada waktu menyelesaikan gambar, dapat diputar arahnya, ini tergantung
pada si penggambar.

Sedangkan untuk menyelesaikan/mewarnai bagian-bagian tubuh ada dua macam cara :


1. Secara asli, bisa disebut dengan cara natural.
Secara asli atau memperlihatkan warna sesungguhnya.
 Pilihan warna yang sesuai dengan warna kulit.
 Sedangkan untuk rambut dapat dipakai warna yang mengarah kehitam, untuk bibir dipakai
warna merah.
2. Cara tidak asli tidak natural.
Cara yang dipakai disini adalah dengan memakai satu warna untuk keseluruhan, misalnya untuk
pakaian memakai warna merah maka untuk rambut, kulit, bibir, dan kuku dipakai juga warana
merah.
Perbedaan terletak hanya dengan value yang berbeda. Bagian yang tertimpa cahaya dibuat lebih


terang. Untuk kombinasi yang lain pula dipadukan dengan warna lain. Cara tidak asli ini kesan
spontan.

Penyelesaian gambar busana secara kering menggunakan beberapa alat antara lain :

1. Cat air.
Teknik pemakaian pensil warna adalah sebagai berikut :
 untuk mendapatkan kesan yang rata diperlukan ketelitian.
 Jika desain akan diberi warna keseluruhan, kerjakanlah dengan arah yang sama menurut arah
benang.
 Untuk penyelesaiannya dapat diberikan tekanan dengan warna yang lebih tua atau tebal,
caranya dengan menggoreskan pensil dengan warna yang sama, menggoreskannya dengan cara
menekan.
 Siluletnya dapat dibuat dengan pensil yang sama atau warna hitam.
 Bila desain dibuat dengan memakai kombinasi warna, maka warana muda diselesaikan terlebih
dahulu.

E. Metode Pembelajaran (Rincian dari Kegiatan Pembelajaran)

 Ceramah
 Demonstrasi
 Diskusi
 Tanya jawab
 Penugasan
 Praktek

A. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran

1. Media :
 Papan tulis
 Alat tulis
 LCD
 Laptop
2. Alat/Bahan :
 Buku gambar A3
 Pensil 2B
 Penggaris
 Penghapus

3. Sumber Belajar :
 Ernawati, dkk, Tata Busana Jilid 2, Direktorat Pembinaan SMK, 2008
 Modul Dasar-dasar Menggambar Busana
 Job Sheet menyelesaikan gambar disain busana

F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

1. Pertemuan Kesatu :

a. Pendahuluan/Kegiatan Awal ( 10 menit )

1) Siswa berdoa dengan tujuan menanamkan pembiasaan pada diri siswa bahwa
pengembangan diri hendaknya selaras antara Imtaq dan Iptek (Untuk menumbuhkan
karakter ketakwaan)
2) Salam pembuka (menunjukan sikap ramah)
3) Memeriksa kehadiran dan kesiapan siswa (membudayakan disiplin, peduli)
4) Menjelaskan materi dan tujuan yang akan dipelajari secara singkat (membiasakan sikap
terbuka dan demokratis)
5) Penjelasan relevansi isi pelajaran dengan pengetahuan, sikap atau keterampilan yang
dikuasai (guna mengkondisikan dan memotivasi peserta didik untuk belajar)
6) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tingkat ketuntasan (KKM) yang akan dicapai
(demokrasi)
7) Menyiapkan media pembelajaran (membiasakan sikap kesiagan)

b. Kegiatan Inti ( 110 menit )


Dalam proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi ini guru memfasilitasi siswa

untuk melakukan kegiatan :

1) Eksplorasi
 Guru memberikan stymulus dengan metode caramah tentang materi teknik pewarnaan
basah pada disain busana one piece
 Memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antar peserta didik dengan
guru, lingkungan, dan sumber belajar lainya
 Memfasilitasi siswa dalam menemukan nilai-nilai karakter bangsa yang dapat
diterapkan dari pembelajaran
2) Elaborasi
 Memberikan kesempatan siswa untuk mengungkapkan ide tentang teknik pewarnaan
basah pada disain busana one piece
 Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkolaborasi dengan teman yang lain
dalam belajar
3) Konfirmasi
 Memberikan tanggapan positif sebagai penguat dalam bentuk lisan kepada siswa yang
telah dapat menjelaskan tentang teknik pewarnaan basah pada disain busana one piece
 Memberi kesempatan bertanya kepada siswa mengenai materi yang belum jelas
 Membuat kesimpulan dari kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan

Skenario Kegiatan Inti Pembelajaran


 Guru memberikan pengantar materi teknik pewarnaan basah pada disain busana one piece
dengan metode ceramah dan demontrasi.
 Guru membimbing dan menugaskan siswa untuk :
o Merapikan tempat kerja dan menyiapkan alat untuk teknik pewarnaan basah pada
disain busana one piece
o Menyelesaikan disain gambar busana one piece dengan teknik pewarnaan basah sesuai
teknik dan prosedur

c. Penutup ( 15 menit )
 Bersama siswa merumuskan kesimpulan materi teknik pewarnaan basah pada disain busana
one piece
 Guru menyampaikan rencana kegiatan pada pertemuan berikutnya. (demokrasi)
 Bersama siswa melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan tugas kepada siswa
 Mengakhiri pertemuan dengan salam penutup. (etika)
 Merapikan tempat kegiatan pembelajaran (tanggung jawab)

2. Pertemuan Kedua :

a. Pendahuluan/Kegiatan Awal ( 10 menit )

1) Siswa berdoa dengan tujuan menanamkan pembiasaan pada diri siswa bahwa
pengembangan diri hendaknya selaras antara Imtaq dan Iptek (Untuk menumbuhkan
karakter ketakwaan)
2) Salam pembuka (menunjukan sikap ramah)
3) Memeriksa kehadiran dan kesiapan siswa (membudayakan disiplin, peduli)
4) Menjelaskan materi dan tujuan yang akan dipelajari secara singkat (membiasakan sikap
terbuka dan demokratis)
5) Penjelasan relevansi isi pelajaran dengan pengetahuan, sikap atau keterampilan yang
dikuasai (guna mengkondisikan dan memotivasi peserta didik untuk belajar)
6) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tingkat ketuntasan (KKM) yang akan dicapai
(demokrasi)
7) Menyiapkan media pembelajaran (membiasakan sikap kesiagan)

b. Kegiatan Inti ( 110 menit )


Dalam proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi ini guru memfasilitasi siswa
untuk melakukan kegiatan :

1) Eksplorasi
 Guru memberikan stymulus dengan metode caramah tentang materi teknik pewarnaan
basah pada disain busana two piece
 Memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antar peserta didik dengan
guru, lingkungan, dan sumber belajar lainya
 Memfasilitasi siswa dalam menemukan nilai-nilai karakter bangsa yang dapat
diterapkan dari pembelajaran
2) Elaborasi
 Memberikan kesempatan siswa untuk mengungkapkan ide tentang teknik pewarnaan
basah pada disain busana two piece
 Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkolaborasi dengan teman yang lain
dalam belajar
3) Konfirmasi
 Memberikan tanggapan positif sebagai penguat dalam bentuk lisan kepada siswa yang
telah dapat menjelaskan tentang teknik pewarnaan basah pada disain busana two piece
 Memberi kesempatan bertanya kepada siswa mengenai materi yang belum jelas
 Membuat kesimpulan dari kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan

Skenario Kegiatan Inti Pembelajaran


 Guru memberikan pengantar materi teknik pewarnaan basah pada disain busana two piece
dengan metode ceramah dan demontrasi.
 Guru membimbing dan menugaskan siswa untuk :
o Merapikan tempat kerja dan menyiapkan alat untuk teknik pewarnaan basah pada
disain busana two piece
o Menyelesaikan disain gambar busana two piece dengan teknik pewarnaan basah sesuai
teknik dan prosedur

c. Penutup ( 15 menit )
 Bersama siswa merumuskan kesimpulan materi teknik pewarnaan basah pada disain busana
two piece
 Guru menyampaikan rencana kegiatan pada pertemuan berikutnya. (demokrasi)
 Bersama siswa melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan tugas kepada siswa
 Mengakhiri pertemuan dengan salam penutup. (etika)
 Merapikan tempat kegiatan pembelajaran (tanggung jawab)

3.Pertemuan Ketiga :

a. Pendahuluan/Kegiatan Awal ( 10 menit )

1) Siswa berdoa dengan tujuan menanamkan pembiasaan pada diri siswa bahwa
pengembangan diri hendaknya selaras antara Imtaq dan Iptek (Untuk menumbuhkan
karakter ketakwaan)
2) Salam pembuka (menunjukan sikap ramah)
3) Memeriksa kehadiran dan kesiapan siswa (membudayakan disiplin, peduli)
4) Menjelaskan materi dan tujuan yang akan dipelajari secara singkat (membiasakan sikap
terbuka dan demokratis)
5) Penjelasan relevansi isi pelajaran dengan pengetahuan, sikap atau keterampilan yang
dikuasai (guna mengkondisikan dan memotivasi peserta didik untuk belajar)
6) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tingkat ketuntasan (KKM) yang akan dicapai
(demokrasi)
7) Menyiapkan media pembelajaran (membiasakan sikap kesiagan)

b. Kegiatan Inti ( 110 menit )


Dalam proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi ini guru memfasilitasi siswa
untuk melakukan kegiatan :

1) Eksplorasi
 Guru memberikan stymulus dengan metode caramah tentang materi teknik pewarnaan
basah pada disain busana three piece
 Memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antar peserta didik dengan
guru, lingkungan, dan sumber belajar lainya
 Memfasilitasi siswa dalam menemukan nilai-nilai karakter bangsa yang dapat
diterapkan dari pembelajaran
2) Elaborasi
 Memberikan kesempatan siswa untuk mengungkapkan ide tentang teknik pewarnaan
basah pada disain busana three piece
 Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkolaborasi dengan teman yang lain
dalam belajar
3) Konfirmasi
 Memberikan tanggapan positif sebagai penguat dalam bentuk lisan kepada siswa yang
telah dapat menjelaskan tentang teknik pewarnaan basah pada disain busana three piece
 Memberi kesempatan bertanya kepada siswa mengenai materi yang belum jelas
 Membuat kesimpulan dari kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan

Skenario Kegiatan Inti Pembelajaran


 Guru memberikan pengantar materi teknik pewarnaan basah pada disain busana three piece
dengan metode ceramah dan demontrasi.
 Guru membimbing dan menugaskan siswa untuk :
o Merapikan tempat kerja dan menyiapkan alat untuk teknik pewarnaan basah pada
disain busana three piece
o Menyelesaikan disain gambar busana two piece dengan teknik pewarnaan basah sesuai
teknik dan prosedur

c. Penutup ( 15 menit )
 Bersama siswa merumuskan kesimpulan materi teknik pewarnaan basah pada disain busana
three piece
 Guru menyampaikan rencana kegiatan pada pertemuan berikutnya. (demokrasi)
 Bersama siswa melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan tugas kepada siswa
 Mengakhiri pertemuan dengan salam penutup (etika)
 Merapikan tempat kegiatan pembelajaran (tanggung jawab)

4. Pertemuan Ke Empat :

a. Pendahuluan/Kegiatan Awal ( 10 menit )

1) Siswa berdoa dengan tujuan menanamkan pembiasaan pada diri siswa bahwa
pengembangan diri hendaknya selaras antara Imtaq dan Iptek (Untuk menumbuhkan
karakter ketakwaan)
2) Salam pembuka (menunjukan sikap ramah)
3) Memeriksa kehadiran dan kesiapan siswa (membudayakan disiplin, peduli)
4) Menjelaskan materi dan tujuan yang akan dipelajari secara singkat (membiasakan sikap
terbuka dan demokratis)
5) Penjelasan relevansi isi pelajaran dengan pengetahuan, sikap atau keterampilan yang
dikuasai (guna mengkondisikan dan memotivasi peserta didik untuk belajar)
6) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tingkat ketuntasan (KKM) yang akan dicapai
(demokrasi)
7) Menyiapkan media pembelajaran (membiasakan sikap kesiagan)

b. Kegiatan Inti ( 110 menit )


Dalam proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi ini guru memfasilitasi siswa
untuk melakukan kegiatan :

1) Eksplorasi
 Guru memberikan stymulus dengan metode caramah tentang materi teknik pewarnaan
basah pada disain busana sesuai sumber ide
 Memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antar peserta didik dengan
guru, lingkungan, dan sumber belajar lainya
 Memfasilitasi siswa dalam menemukan nilai-nilai karakter bangsa yang dapat
diterapkan dari pembelajaran
2) Elaborasi
 Memberikan kesempatan siswa untuk mengungkapkan ide tentang teknik pewarnaan
basah pada disain busana sesuai sumber ide
 Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkolaborasi dengan teman yang lain
dalam belajar
3) Konfirmasi
 Memberikan tanggapan positif sebagai penguat dalam bentuk lisan kepada siswa yang
telah dapat menjelaskan tentang teknik pewarnaan basah pada disain busana sesuai
sumber ide
 Memberi kesempatan bertanya kepada siswa mengenai materi yang belum jelas
 Membuat kesimpulan dari kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan

Skenario Kegiatan Inti Pembelajaran


 Guru memberikan pengantar materi teknik pewarnaan basah pada disain busana sesuai
sumber ide dengan metode ceramah dan demontrasi.
 Guru membimbing dan menugaskan siswa untuk :
o Merapikan tempat kerja dan menyiapkan alat untuk teknik pewarnaan basah pada
disain busana sesuai sumber ide
o Menyelesaikan disain gambar busana sesuai sumber ide dengan teknik pewarnaan
basah sesuai teknik dan prosedur

c. Penutup ( 15 menit )
 Bersama siswa merumuskan kesimpulan materi teknik pewarnaan basah pada disain busana
sesuai sumber ide
 Guru menyampaikan rencana kegiatan pada pertemuan berikutnya. (demokrasi)
 Bersama siswa melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan
 Guru memberikan tugas kepada siswa
 Mengakhiri pertemuan dengan salam penutup. (etika)
 Merapikan tempat kegiatan pembelajaran (tanggung jawab)

G. Tugas

Tugas terstruktur
1. Gambarlah busana one piece dengan teknik penyelesaian basah sesuai langkah – langkahnya!
2. Gambarlah busana Two piece dengan teknik penyelesaian basah sesuai langkah – langkahnya!
3. Gambarlah busana Three piece dengan teknik penyelesaian basah sesuai langkah – langkahnya!

H. Penilaian

1. Sikap
a. Teknik Penilaian : Observasi
b. Bentuk Instrumen : Lembar Observasi
c. Instrumen
Selalu Sering Jarang Tidak
No Aspek Pengamatan Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
1 Membaca materi dengan cermat
2 Bertanya mengenai materi dengan sopan
3 Mengikuti kegiatan diskusi dengan tertib,
menghargai pendapat teman, dan menerima hasil
diskusi
4 Menyelesaikan gambar sesuai instruksi dan teliti
5 Kerapihan seragam

Pedoman penskoran : Skor yang diperoleh


----------------------------- X 100 = ---------
Skor maksimal

2. Keterampilan
a. Teknik Penilaian : Performance/Praktik
b. Bentuk Instrumen : Lembar Observasi
c. Instrumen :

PEDOMAN PENILAIAN
No Aspek Penilaian Skor Maks Skor Ket
Perolehan
I Perencanaan
1.1 Persiapan alat dan bahan 5
1.2 Memilih / menentukan warna 5
10
II Proses (sistimatika & cara kerja)
2.1 Teknik pewarnaan kulit 10
2.2 Teknik pewarnaan rambut 10
2.3 Teknik pewarnaan detail bagian – bagian 10
busana.
30
III Kualitas Produk Kerja
3.1 Hasil pewarnaan kulit 15
3.2 Hasil pewarnaan rambut 25
3.3 Hasil pewarnaan detail bagian – bagian busana 10
Sub Total 40
IV Sikap / Etos Kerja
4.1 Tanggung jawab 2
4.2 Ketelitian 3
4.3 Inisiatif / Kreativitas 3
4.4 Kemandirian 2
Sub Total 10
Total 100

KRITERIA PENILAIAN
No Aspek Penilaian Kriteria Penilaian Skor
I Perencanaan.
1.1 Persiapan alat dan bahan ● Alat dan bahan di siapkan sesuai kebutuhan 5
● Alat dan bahan disiapkan tidak sesuai 1
kebutuhan
1.2 Memilih / menentukan warna ● Memilih / menentukan warna busana sesuai 5
● Memilih atau menentukan warna busana 1
tidak sesuai
II Proses (sistematika & cara kerja)
2.1 Teknik pewarnaan kulit ● Teknik pewarnaan sesuai kriteria warna kulit 10
 Teknik pewarnaan kurang sesuai kriteria 5
warna kulit 1
● Teknik pewarnaan tidak sesuai kriteria
warna kulit
2.2 Teknik pewarnaan rambut ● Teknik pewarnaan sesuai kriteria warna 10
rambut
● Teknik pewarnaan tidak sesuai kriteria 1
warna rambut
2.3 Teknik pewarnaan detail ● Warna detail bagian – bagian busana sesuai 10
bagian – bagian busana. kriteria
● Warna detail bagian – bagian busana tidak 1
sesuai kriteria
III Kualitas Produk Kerja
3.1 Hasil pewarnaan kulit ● Hasil pewarnaan kulit sesuai dengan 15
prinsip harmoni
● Hasil pewarnaan kulit tidak sesuai dengan 1
prinsip harmoni
3.2 Hasil pewarnaan rambut ● Hasil pewarnaan rambut sesuai dengan 15
prinsip harmoni 1
● Hasil pewarnaan rambut sesuai dengan
3.3 Hasil pewarnaan detail bagian prinsip harmoni 10
– bagian busana ● Hasil pewarnaan bagian – bagian tubuh
sesuai dengan prinsip harmoni 1
● Hasil pewarnaan bagian – bagian tubuh
tidak sesuai dengan prinsip harmoni
IV 4.1 Tanggung Jawab. ● Membereskan kembali alat dan bahan yang 2
di pergunakan
● Tidak membereskan alat dan bahan yang 1
4.2 Ketelitian dipergunakan
● Tidak banyak melakukan kesalahan kerja 3
4.3 Inisiatif ● Banyak melakukan kesalahan kerja 1
● Memiliki inisiatif bekerja 3
● Kurang / tidak memiliki inisiatif kerja 1
4.4 Kemandirian ● Bekerja tanpa banyak diperintah 2
● Bekerja dengan banyak diperintah 1

3. Tes Tertulis

Ulangan Harian

a. Soal
1. Apakah yang dimaksud dengan teknik penyelesaian?
2. Sebutkan tiga contoh teknik penyelesaian pada busana!
3. Sebutkan empat ketentuan pada teknik penyelesaian gambar!
4. Jelaskan teknik penyelesaian gambar secara asli atau natural!
5. Jelaskan teknik penyelesaian gambar secara tida asli atau tidak natural!

b. Kunci jawaban
1. Teknik penyelesaian adalah cara menyelesaikan gambar busana yang diciptakan diatas
proporsi tubuh sehingga gambar tersebut dapat terlihat :
 Bahan dan permukaan tekstil serta warna yang dipakai
 Hiasan pada busana
 Teknik penyelesaian pada busana, misalnya lipit jarum, saku luar atau saku dalam
2. Teknik penyelesaian pada busana, misalnya lipit jarum, saku luar atau saku dalam
3. - Arah Pemakaian pensil/alat gambar disesuaikan dengan arah benang.
- Perlu adanya bagian yang tebal dan tipis, supaya gambar busana kelihatan hidup karena
adanya bagian yng tertimpa cahaya.
- Tebal tipisnya garis yang dibuat, tergantung pada cara menekan alat gambar diatas kertas,
bila ingin garis yang tebal alat gambar ditekan, dan bila ingin garis yang halus alat gambar
tidak ditekan.
- Letak kertas gambar pada waktu menyelesaikan gambar, dapat diputar arahnya, ini
tergantung pada si penggambar
4. Secara asli atau memperlihatkan warna sesungguhnya.
 Pilihan warna yang sesuai dengan warna kulit.
 Sedangkan untuk rambut dapat dipakai warna yang mengarah kehitam, untuk bibir
dipakai warna merah
5. Cara tidak asli tidak natural.
Cara yang dipakai disini adalah dengan memakai satu warna untuk keseluruhan, misalnya
untuk pakaian memakai warna merah maka untuk rambut, kulit, bibir, dan kuku dipakai juga
warana merah

Pedoman penskoran : Jumlah jawaban benar X 20

Program remidi

a. Soal
1. Apakah yang dimaksud dengan teknik penyelesaian?
2. Sebutkan tiga contoh teknik penyelesaian pada busana!
3. Sebutkan empat ketentuan pada teknik penyelesaian gambar!
4. Jelaskan teknik penyelesaian gambar secara asli atau natural!
5. Jelaskan teknik penyelesaian gambar secara tida asli atau tidak natural!

c. Kunci jawaban
1. Teknik penyelesaian adalah cara menyelesaikan gambar busana yang diciptakan diatas
proporsi tubuh sehingga gambar tersebut dapat terlihat :
 Bahan dan permukaan tekstil serta warna yang dipakai
 Hiasan pada busana
 Teknik penyelesaian pada busana, misalnya lipit jarum, saku luar atau saku dalam
2. Teknik penyelesaian pada busana, misalnya lipit jarum, saku luar atau saku dalam
3. - Arah Pemakaian pensil/alat gambar disesuaikan dengan arah benang.
- Perlu adanya bagian yang tebal dan tipis, supaya gambar busana kelihatan hidup karena
adanya bagian yng tertimpa cahaya.
- Tebal tipisnya garis yang dibuat, tergantung pada cara menekan alat gambar diatas kertas,
bila ingin garis yang tebal alat gambar ditekan, dan bila ingin garis yang halus alat gambar
tidak ditekan.
- Letak kertas gambar pada waktu menyelesaikan gambar, dapat diputar arahnya, ini
tergantung pada si penggambar
4. Secara asli atau memperlihatkan warna sesungguhnya.
 Pilihan warna yang sesuai dengan warna kulit.
 Sedangkan untuk rambut dapat dipakai warna yang mengarah kehitam, untuk bibir
dipakai warna merah
5. Cara tidak asli tidak natural.
Cara yang dipakai disini adalah dengan memakai satu warna untuk keseluruhan, misalnya
untuk pakaian memakai warna merah maka untuk rambut, kulit, bibir, dan kuku dipakai juga
warana merah

Pedoman penskoran : Jumlah jawaban benar X 20


-

Pedoman penskoran : Jumlah jawaban benar X 20


Program Pengayaan

Membuat makalah tentang teknik penyelesaian basah pada penyelasaian gambar busana

 Format Penilaian
ASPEK PENILAIAN/SKOR
Bentuk Sistematika Jumlah Ketepatan Kesesuaian Skor
No Nama Siswa Nilai
Laporan Laporan Kasus Kasus Argumen Perolehan
1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3 1 2 3
1.
2.
3.
...

a. Keterangan skor 1= kurang, 2 = cukup, 3 = baik.


b. Skor maksimal = 15
skor perolehan
c. Nilai akhir = x nilai maksimal (10)
skor maksimal (15)

Wonosobo, Juli 2017

Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Drs. PURNAMA, M.T Eko Budiarti, S.Pd


NIP. 19630616 199003 1 013 NIP.

CATATAN:
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………
………