Anda di halaman 1dari 12

1

INFORMASI BAHAN KIMIA DAN BAHAYA YANG


DITIMBULKAN

MAKALAH DASAR KERJA LABORATORIUM


OLEH :

NAMA :HATIFA AL MANAR RUSLI


NIM :18AK012
PEMBIMBING : MEGA FIA LESTARI M.SC

AKADEMI KOMUNITAS INDUSTRI MANUFAKTUR BANTAENG

1
2

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Swt. karena atas limpahan berkah-
Nya, penulis masih diberikan kesehatan dan kesempatan sehingga dapat menyelesaikan
makalah Dasar Kerja Laboratorium. Makalah ini berjudul “ Informasi Bahan Kimia
Dan Bahaya Yang Ditimbulkan” (pembimbing oleh Mega Fia Lestari M,Sc.).
Dalam penulisan makalah ini tentunya penulis merasa banyak kesalahan
teknik penulisan maupun materi. Untuk itu, kritik dan saran dari semua pihak sangat
diharapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada
pihak yang membantu menyelesaikan makalah ini dan khususnya kepada pembimbing,
sehingga dapat menyelesaikan makalah ini
Bantaeng, Januari 2019
Penulis

2
3

DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iv
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang 1

B. Tujuan Penulisan 1

BAB II PEMBAHASAN 2
A. Pengertian Karsinogenik 2

B. Bahan-Bahan Kimia yang bersifat Karsinogenik 3

C. Cara penganganan dan Tindakan Pencegahan 4

BAB III PENUTUP


A. Simpulan 5

B. Saran 5

REFERENSI 6

3
4

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Laboratorium adalah suatu fasilitas yang memberikan hasil uji yang


bergantung pada batasan-batasan fisik dan ekonomi daya beli, peraturan-
peraturan, kebutuhan industri, keluhan diri pribadi dan tuntutan dari pabrik
industri.
Bekerja dalam laboratorium tak lepas dari kemungkinan bahaya dari
berbegai jenis bahan kimia. Pemahaman mengenai berbagai aspek bahaya dalam
laboratorium, memungkinkan para pekerja dalam menciptakan keselamatan dan
kesehatan kerja.
Bahan berbahaya adalah bahan-bahan yang pembuatan, pengolahan,
pengangkutan, penyimpanan dan penggunaannya menimbulkan atau
membebaskan debu, kabut, uap, gas, serat, atau radiasi sehingga dapat
menyebabkan iritasi, kebakaran, ledakan, korosi, keracunan, Karsinogenik
(penyebab kanker ) dan bahaya lain dalam jumlah yang memungkinkan gangguan
kesehatan bagi orang yang berhubungan langsung dengan bahan tersebut.

B. Tujuan penelitian

Tujuan penulis ini adalah sebagai berikut.

1. Mengetahui pengertian bahan berbahaya karsinogenik, tetratogenik,

mutagenik dan gangguan pernafasan

2. Mengetahui bahan-bahan berbahaya yang bersifat kasinogenik,

tetratogenik, mutagenik dan gangguan pernafasan

4
5

3. Mengetahui cara penganganan dan tindakan pencegahan bahan berbahaya

karsinogenik, mutagenik, tetraogenik dan gangguan pernafasan

BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Bahan Berbahaya Karsinogenik, Teratogenik,


Mutagenik dan Gangguan Pernafasan

Karsinogenik adalah zat yang menyebabkan penyakit kanker. Zat-zat


karsinogenik menyebabkan kanker dengan mengubah asam deoksiribonukleat
(DNA) dalam sel-sel tubuh, dan hal ini mengganggu proses-proses biologis.
Karsinogenik adalah sifat mengendap dan merusak terutama pada organ paru-paru
yang menyebabkan paru-paru menjadi berlubang dan menyebabkan kanker
Kanker adalah penyakit dimana setiap sel normal rusak dan tidak
mengalami kematian sel terprogram secepat mereka membagi melalui mitosis.
Salahsatu penyebab timbulnya kanker yaitu bahan kimia, dimana konak senyawa
kimia dapat terjadi akibat pekerjaan seseorang, makanan atau gaya hidup. Adanya
interaksi senyawa kimia karsinogenik dengan DNA dapat mengakibatkan
kerusakan DNA. Karsinogen bahan kimia melalui metabolisme membentuk gugus
elektrofilik yang kurang muatan elektron, sebagai hasil antara, yang kemudian
dapat berikatan dengan pusat-pust nukleofilik pada protein, RNA dan DNA. Pada
dasarnya mayoritas bahan kimia yang bersifat karsinogenik memiliki sifat yang
sarna, yaitu memicu terjadinya suatu mutasi gen.Bahan kimia yang bersifat
sebagai alkylating agents, artinya bila individu terpapar oleh bahan kimia tersebut,
maka DNA pada sel darah individu yang bersangkutan akan mengalami
“Alkylation” di mana terjadi metilasi pada pasangan basa nukleotidanya yaitu
Guanin mengalami metilasi menjadi 06-methyl guanine.
Teratogenik yaitu sifat bahan yang dapat mempengaruhi pembentukan dan
pertumbuhan embrio sehingga perkembangan tidak normal dari sel selama

5
6

kehamilan yang menyebabkan kerusakan pada embrio sehingga pembentukan


organ-organ berlangsung tidak sempurna (terjadi cacat lahir)
Mutagenik yaitu sifat bahan yang menyebabkan perubahan kromosom
yang berarti dapat mengubah genetik. Mutagen menyebabkan kerusakan langsung
atau tidak langsung pada DNA yang menghasilkan mutasi perubahan urutan DNA
yang terjadi secara terus-menerus dalam melakukan pembelahan sel somatik dan
diteruskan menuju progeni pada sel germinal
Gangguan pernafasan ,toksitas terhadap sistem reproduksi dan organ
sasaran spesifik.

B. Bahan-Bahan Kimia yang bersifat Karsinogenik

Gambar b.1 Simbol Bahan Berbahaya karsinogenik

Bahan kimia yang ditandai simbol gambar kepala dan dada manusia
berwarna hitam dan gambar menyerupai bintang segi enam berwarna putih pada
dada menunjukkan jika terpapar dalam jangka panjang, jangka pendek, atau
berulang dengan bahan kimia ini dapat menyebabkan efek kesehatan sebagai
berikut
Bahan kimia dapat menyebabkan kesehatan sebagai berikut: karsinogenik,
mutagenik, teratogenik dan gangguan pernafasan.

6
7

Contoh bahan kimia yang bersifat karsinogenik, mutagenik, teratogenik,


dan gangguan pernafasan sebagai berikut :

1. Potassium Iodide (KI)


Nomor :1.05043.1000
Berat : 1 Kg/Botol
Bentuk : Padatan
Efek samping : Muntah, diare, sakit perut, ruam dan pembengkakan
kelenjar ludah, alergi, sakit kepala, gondok dan depresi
2. Phenolphtalein (C20H14O4)
Nomor : 1.07233.0100
Berat : 100 g/Botol
Bentuk : Padatan
Efek samping : Kram otot, diare , ruam kulit, alergi, dehidrasi, sakit
perut, kelelahan dan detak jantung tak teratur, dan buang air kecil yang
abnormal.
3. Chloroform (CaCl3)
Nomor : 1.02445.2500
Berat : 2,5 L/Botol
Bentuk : Larutan
Efek samping : Mual, muntah, penyakit kuning, koma karena disfungsi
hati dan aritimia jantung.
4. Nikel (II) Sulfate Hexahydrate (NiSO4. 6H2O)
Nomor : 1.06727.0250
Berat : 250 g/botol
Bentuk : Padatan
Efek samping : mual, muntah, diare

C. Tindakan Pencegahan dan Cara Penanganan

1. Tindakan pencegahan

7
8

Semua orang yang mengguanakan bahan karsinogenik harus faham risiko

dan tahu cara untuk menghindari risiko tersebut. Alat pelindung (baju, sarung

tangan, dll.) harus digunakan untuk menghindari kontak dengan kulit, mulut dan

paru-paru. Semua wadah bahan karsinogenik harus diberi label “Karsinogenik”

yang jelas. Wadah/alat yang telah kosong setelah selesai dipakai harus dicuci

dengan air dingin.

Penyimpanan bahan karsinogenik harus aman betul, baik terhadap risiko

terpapar dapat menguap, harus disimpan dalam dua wadah berlapis ( wadah

pertama dimasukkan dalam wadah kedua). Semua harus berlabel jelas dan

disimpan dalam lemari dan mempunyai ventilasi.

Apabila kita menggunakan bahan karsinogenik jangan sampai terhirup,

tertelan, dan hindari kontak langsung dengan kulit.

2. Cara Penanganan

Apabila terkena bahan berbahaya yang bersifat karsinogenik yang harus

dilakukan yaitu

a. Kontak mata

Cara penanganannya yaitu, cuci mata dengan banyak air selama

minimal 15 menit sesekali mengangkat kelopak mata atas dan bawah.

b. Kontak kulit

Cara penanganannya yaitu, cuci kulit dengan sabun desinfektan selam

minimal 15 menit

c. Tertelan

Cara pencegahannaya yaitu, jangan memancing muntah, jika korban


sadar dan waspada, beri 2-4 cangkir susu atau air Jangan pernah

8
9

memberikan apapun melalui mulut kepada orang yang tidak sadar.


Dapatkan bantuan medis.
d. Inhalasi
Jauhkan dari paparan udara segar segera. Jika tidak bernapas, berikan
pernapasan buatan. Jika sulit bernapas, berikan oksigen. Dapatkan
bantuan medis jika batuk atau gejala lain muncul.

9
10

BAB III

PENUTUP

A. Simpulan

1. Karsinogenik adalah zat yang menyebabkan penyakit kanker. Zat-zat


karsinogenik menyebabkan kanker dengan mengubah asam
deoksiribonukleat (DNA) dalam sel-sel tubuh, dan hal ini mengganggu
proses-proses biologis. Teratogenik yaitu sifat bahan yang dapat
mempengaruhi pembentukan dan pertumbuhan embrio. Mutagenik yaitu
sifat bahan yang menyebabkan perubahan kromosom yang berarti dapat
mengubah genetik.gangguan pernafasan yaitu toksitas terhadap sistem
reproduksi dan organ sasaran spesifik.
2. Bahan kimia yang bersifat kasinogenik, tetratogenik, mutagenik dan
gangguan pernafasan yaitu kalium iodida (KI), Phenolphtalein
(C20H14O4), Chloroform (CaCl3), dan Nikel (II) Sulfate Hexahydrate
(NiSO4. 6H2O)
3. Cara penanganan yaitu apabial terkena mat dankulit bilas dengan air
selama 15 menit,dan apabial tertelan, beri korban 2-4 cangkir susu atau
air. Dan tindakan pencegahan yaitu apabila mengguanakan bahan kimia
yang bersifat karsinogenik harus mengguanakan alat pelindung agar
tercegah paparan langsung bahan kimia yang bersifat karsinogenik.dan
penyimpanan bahan kimia yang bersifat karsinogenik harus diberi label
“Karsinogenik)
B. Saran

1. Penulis menyarankan agar perlengkapan dilaboratorium lengkap agar

menghindari kecelakaan paparan bahan kimia yang berbahaya

10
11

REFERENSI

Alamsyah, Randika.2017. Makalah Toksiologi, karsinogen dan


Hepatotosik.http://Academia.edu.[ diakses 26/01/2019]
Chandra .2014. Makalah Karsinogenik (Metabolisme
Gizi).http://Shlideshow.com

11
12

12