Anda di halaman 1dari 1

Kas = alat pembayaran yang siap dan bebas digunakan laba rugi komprehensif tahun berjalan ( rugi

untuk membiayai kegiatan umum perusahaan selisih kurs pada bank)


Bank = sisa rekening giro perusahaan yang dapat 5. Untuk memeriksa apakah penyajian di laporan
digunakan secara bebas untuk membiayai kegiatan posisi keuangan sesuai dengan standar
umum perusahaan akuntansi keuangan di Indonesia (sak/etap/ifrs)
Kas dan setara kas: Menurut sak : kas dan setara kas disajikan di
- Kas kesil dalam rupiah maupun mata uang asing laporan posisi keuangan sebagai asset lancer ;
- Saldo rekening giro di bank dalam rupiah saldo kredit pada perkiraan bank disajikan pada
maupun mata uang asing kelompok kewajiban sebagai kewajiban jangka
- Bon sementara pendek
- Bon” kas kecil yang belum di reimbursed
- Check tunai yang akan didepositokan Prosedur pemeriksaan kas dan setara kas :
Bukan kas dan setara kas : 1. Pahami dan evaluasi internal control atas kas
- Check mundur dan cek kosong dan setara kas serta transaksi penerimaan dan
- Deposito berjangka pengeluaran kas dan bank
- Dana yang disisihkan untuk tujuan tertentu 2. Buat top schedule kas dan setara kas
- Rekening giro yang tidak dapat segera 3. Lakukan cash count
digunakan baik di dalam maupun luar negri 4. Kirim konfirmasi / pernyataan saldo dari kasir
mislnya karena dibekukan jika tidak dilakukan kas opname
Kas : cash on hand dan cash in bank 5. Kirim konfirmasi ke seluruh rekenig bank
Setara kas : investasi yg sangat likuid, berjangka pendek, 6. Minta rekonsiliasi bank per tanggal neraca
dan cepat dapat dijadikan kas 7. Lakukan pemeriksaan rekonsiliasi bank tersebut
8. Review jawaban konfirmasi dari bank
Tujuan pemeriksaan kas dan setara kas : 9. Periksa inter bank transfer
1. Untuk memeriksa apakah terdapat internal 10. Periksa transaksi sesudah tanggal neraca
control yang cukup baik atas kas dan setara kas 11. Jika terdapat dalam mata uang aisng , periksa
serta transaksi penerimaan dan pengeluaran kas apakah saldo tersebut sudah dikonversikan ke
dan bank (jika auditor yakin bahwa internal dalam rupiah dengan kurs tengah BI dan apakah
control berjalan efektif maka luasnya selisihnya sudah dibebankan atau dikreditkan
pemeriksaan dalam melakukan substantive test 12. Periksa apakah kas dan setara kas dlm neraca
bisa dipersempit) sesuai dengan standar akun keu di indo
2. Untuk memeriksa apakah saldo kas dan bank 13. Buat kesimpilan top schedule
pada laporan posisi keuangan per tanggal
neraca betul” ada dan dimiliki perusahaan (cash
opname dan konfirmasi bank)
3. Untuk memeriksa, apakah ada pembatasan
untuk penggunaan saldo kas dan setara kas
4. Untuk memeriksa, seandainya terdapat kas dan
bsetara kas dalam mata uang asing, apakah
saldo tersebut dikonversikan ke dalam rupiah
dengan menggunakan kurs tengan BI pada
tanggal neraca dan apakah selisih kurs yang
terjadi sudah dibebankan atau dikreditkan ke