Anda di halaman 1dari 10

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Supervisi akademik adalah menilai dan membina guru dalam rangka meningkatkan
kualitas proses pembelajaran agar diperoleh hasil belajar peserta didik yang lebih optimal.
Tujuan supervisi akademik yang dilaksanakan oleh kepala sekolah adalah untuk
meningkatkan kemampuan profesional guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses
pembelajaran.Oleh sebab itu, sasaran supervisi akademik adalah guru dalam proses
pembelajaran.

Proses pembelajaran bisa terjadi di dalam kelas, diluar kelas, dan atau di laboratorium.
Kelas dalam pengertian ini adalah kelompok belajar siswa bukan ruangan belajar. Bidang
garapan supervisi akademik sekurang-kurangnya adalah menilai dan membina guru
dalam(a). penyusunan dan pelaksanaan kurikulum tiga belas, (b). penyusunan silabus dan
rencana pelaksanaan pembelajaran, (c). pemilihan dan penggunaan strategi pembelajaran
(pendekatan, metode, dan teknik), dan (d). penggunaan media dan teknologi informasi dan
komunikasi dalam pembelajaran, serta (e). perencanaan dan pelaksanaan PTK

Untuk itu kepala sekolah sekurang-kurangnya harus menguasai empat bidang materi,
yakni: (1) pengembangan kurikulum, (2) strategi/pendekatan/metode/teknik pembelajaran,
(3) media dan teknologi informasi-komunikasi dalam pembelajaran, serta (4) penelitian
tindakan, baik tindakan kelas maupun tindakan sekolah. Tanpa menguasai empat bidang
materi tersebut tidak mungkin kepala sekolah bisa menilai dan membina guru dalam aspek-
aspek pembelajaran.

Kegiatan Supervisi akademik yang dilaksanakan oleh kepala sekolah terdiri atas
memantau, menilai, membina, melaporkan, dan menindaklanjuti. Memantau artinya kegiatan
mencermati, mengamati, merekam, mencatat berbagai fenomena atau kegiatan yang terjadi
dalam proses pembelajaran. Menilai artinya kegiatan mengumpulkan, mengolah,
menganalisis dan menyimpulkan data untuk menentukan tingkat keberhasilan proses
pembelajaran. Membina artinya kegiatan yang terencana, terpola dan terprogram dalam
mengubah pola pikir dan pola tindak guru dalam proses pembelajaran. Melaporkan artinya
kegiatan menyampaikan hasil-hasil pengawasan akademik baik secara lisan maupun tulisan
kepada atasan dalam hal ini kepala dinas pendidikan dan kepada pengawas pembina.
Menindaklanjuti artinya kegiatan membahas, mengolah dan memanfaatkan hasil-hasil
supervisi untuk perbaikan pembelajaran dan program supervisi akademik selanjutnya.

1
B. Dasar Hukum
1. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi
2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 Tentang Standar
Kualifikasi dan Kompetensi Kepala Sekolah
3. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 Tentang Standar
Pengelolaan
4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 Tentang Standar Proses

C. Tujuan supervisi
1. Meningkatkan kompetensi guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses
pembelajaran di kelas.
2. Meningkatkan manajemen dan administrasi guru kelas maupun guru mata pelajaran.
3. Meningkatkan layanan profesionalisme guru kepada peserta didik
4. Mengevaluasi kinerja guru dalam rangka pembinaan guru.

D. Manfaat Supervisi
1. Pelaksanaan program di sekolah dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
2. Peningkatan mutu guru semakin lama semakin baik
3. Lingkungan belajar di sekolah menjadi semakin baik yang pada gilirannya kualitas
sekolah menjadi semakin baik pula.
4. Sebagai umpan balik bagi guru untuk perbaikan dimasa yang akan datang.

2
BAB II
METODE SUPERVISI
A. Objek Supervisi
Berikut nama yang disupervisi oleh kepala sekolah :
1 Ust. Karyono S.Pd.I
2 Ust. H. Mokhtar, S.Pd.I
3 Ustzh Suryaningsih, S.Pd
4 Ustzh Liumil Lailah, S.H.I
5 Ust. Sulaiman, S.Pd.I
6 Ustzh Ulin Nuhaerna Zakiya, S.Pd.I
7 Ust Pupung Perdana, S.H.I
8 Ustzh Emilia YR, S.Pd.I
9 Ust M.Mahmud, S.H.I
10 Ust Isaan Saari
11 Ustzh Elsa Mulia, S.Pd
12 Ustzh Masrifah, S.Pd.I
13 Ustzh Mellyana Armadani, S.Pd
14 Ustzh Dewi Sundari, S.Pd
15 Ust Angga Putra, S.Pd
16 Ustzh Suci Purwanti, S.Pd
17 Ustzh Siti Roeningsih, S.Pd
18 Ustzh Anisa Fitri Nurhalida, M.Pd
19 Ustzh Emilia Susanti, S.Pd
20 Ustzh Resti Yevira, S.Si
21 Ustzh Ayu Riantika, S.Pd
22 Ustzh Dini Ayu Driassiwi, S.Pd
23 Ustzh Vebri Mita, S.Pd
24 Ustzh Sri Aryanti, S.Pd
25 Ustzh Devi Basri, S.Si
26 Ustzh Wan Yuli Fitriati, S.Si

B. Jadwal Supervisi
Kegiatan supervisi akademik oleh kepala sekolah dilaksanakan sesuai dengan jadwal
Penilaian Kinerja Guru (PKG) tahun ajaran 2018/2019. Kegiatan supervisi akademi didahului
oleh analisi kegiatan PKB guru yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya. Kegiatan
supervisi dilakukan sesuai dengan jadwal pelajaran yang dimiliki guru mata pelajaran pada
tiap-tiap kelas tertentu. Sebelum melakukan pengamatan di dalam kelas, terlebih dahulu
dilakukan supervisi terhadap perangkat pembelajaran guru, kemudian menentukan hari,
tanggal dan kelas dimana supervisi kelas akan dilaksanakan.

3
C. Instrumen dan Cara Pengumpulan Data
Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah instrument yang digunakan pada
proses Penilaian Kinerja Guru (PKG). Hal ini dilakukan karena proses PKG juga bertujuan
untuk melakukan suvervisi kepada guru. Proses PKG juga melalui tahapan pendahuluan,
pengamatan di kelas dan evaluasi.
D. Teknik Analisis Data
Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis secara kualitatif dan kuantitatif.
Analisis kualitatif digunakan dengan cara melihat langsung kegiatan belajar mengajar guru di
kelas. Sedangkan teknik analisis kuantitatif digunakan untuk mengolah hasil instrument
suvervisi guru.
E. Prosedur Supervisi
Prosedur supervisi klinis berlangsung dalam suatu proses berbentuk siklus terdiri dari
tiga tahap yaitu: tahap pendahuluan, tahap pengamatan dan tahap evaluasi. Pada tahap
pendahuluan, kepala sekolah dan guru bersama-sama membicarakan rencana tentang materi
observasi yang akan dilaksanakan. Pada tahap berikutnya guru melatih kemampuan mengajar
berdasarkan komponen keterampilan yang telah disepakati dalam pertemuan pendahuluan.
Kepala sekolah mengamati dan mencatat atau merekam tingkah laku guru ketika mengajar
berdasarkan komponen keterampilan yang diminta oleh guru untuk direkam. Kepala sekolah
dapat juga mengadakan observasi dan mencatat tingkah laku siswa di kelas serta interaksi
antara guru dan siswa. Sebelum tahap pertemuan balikan dilaksanakan, kepala sekolah
mengadakan analisis pendahuluan terhadap rekaman observasi yang dibuat. Kepala Sekolah
harus mengusahakan data yang obyektif, menganalisis dan menginterpretasikan secara
kooperatif dengan guru tentang apa yang telah berlangsung dalam mengajar. Hal ini perlu
sebagai rujukan dan pedoman terhadap proses pembinaan dan peningkatan kemampuan
profesionalisme guru selanjutnya dalam bidang tersebut.
Dalam proses evaluasi terhadap berbagai cara pemecahan yang mungkin dilakukan,
setiap alternatif pemecahan dipelajari kemungkinan keterlaksanaannya dengan cara
mempertimbangkan faktor-faktor peluang yang dimiliki seperti fasilitas dan kendala yang
mungkin dihadapi. Alternatif pemecahan masalah yang terbaik adalah alternatif yang paling
mungkin dilakukan, dalam arti lebih banyak faktor-faktor pendukungnya dibandingkan
dengan kendala yang dihadapi selain memiliki nilai tambah yang paling besar bagi
pengingkatan mutu proses dan hasil belajar siswa.

4
BAB III
HASIL SUPERVISI

A. Keterlaksanaan jadwal
Berdasarkan jadwal yang telah disusun atau diprogramkan sebelumnya bahwa dalam
pelaksanaan yang sesuai dengan jadwal mencapai 100 % (artinya sumua guru yang berjumlah
24 orang telah mengikuti kegiatan supervisi yang direncanakan oleh kepada sekolah). Adapun
pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah yang telah berjalan adalah sebagai
berikut.
1. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Supervisi Proses Pembelajaran
Tabel 1. Pelaksanaan Supervisi KBM Kepala Sekolah
No Tgl Pemantauan Nama guru yang dipantau Tahap yang dilakukan
Perencanaan, pelaksanaan, dan
1 Senin, 8 Oktober 2018 Ust. Karyono S.Pd.I
penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
2 Selasa, 9 Oktober 2018 Ust. H. Mokhtar, S.Pd.I
penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
3 Rabu, 10 Oktober 2018 Ustzh Suryaningsih, S.Pd
penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
4 Kamis, 11 Oktober 2018 Ustzh Liumil Lailah, S.H.I
penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
5 Senin, 15 Oktober 2018 Ust. Sulaiman, S.Pd.I
penilaian hasil belajar
Ustzh Ulin Nuhaerna Zakiya, Perencanaan, pelaksanaan, dan
6 Selasa, 16 Oktober 2018
S.Pd.I penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
7 Rabu, 17 Oktober 2018 Ust Pupung Perdana, S.H.I
penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
8 Senin, 22 Oktober 2018 Ustzh Emilia YR, S.Pd.I
penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
9 Selasa, 23 Oktober 2018 Ust M.Mahmud, S.H.I
penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
10 Kamis, 25 Oktober 2018 Ustzh Elsa Mulia, S.Pd
penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
11 Senin, 29 Oktober 2018 Ustzh Masrifah, S.Pd.I
penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
Ustzh Mellyana Armadani,
12 Selasa, 30 Oktober 2018 penilaian hasil belajar
S.Pd

Perencanaan, pelaksanaan, dan


13 Rabu, 31 Oktober 2018 Ustzh Dewi Sundari, S.Pd
penilaian hasil belajar
Kamis, 1 November Perencanaan, pelaksanaan, dan
14 Ust Angga Putra, S.Pd
2018 penilaian hasil belajar

5
No Tgl Pemantauan Nama guru yang dipantau Tahap yang dilakukan
Perencanaan, pelaksanaan, dan
15 Senin, 5 November 2018 Ustzh Suci Purwanti, S.Pd
penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
16 Selasa, 6 November 2018 Ustzh Siti Roeningsih, S.Pd
penilaian hasil belajar
Ustzh Anisa Fitri Nurhalida, Perencanaan, pelaksanaan, dan
17 Rabu, 7 November 2018
M.Pd penilaian hasil belajar
Kamis, 8 November Perencanaan, pelaksanaan, dan
18 Ustzh Emilia Susanti, S.Pd
2018 penilaian hasil belajar
Senin, 12 November Perencanaan, pelaksanaan, dan
19 Ustzh Resti Yevira, S.Si
2018 penilaian hasil belajar
Selasa, 13 November Perencanaan, pelaksanaan, dan
20 Ustzh Ayu Riantika, S.Pd
2018 penilaian hasil belajar
Rabu, 14 November Ustzh Dini Ayu Driassiwi, Perencanaan, pelaksanaan, dan
21
2018 S.Pd penilaian hasil belajar
Kamis, 15 November Perencanaan, pelaksanaan, dan
22 Ustzh Vebri Mita, S.Pd
2018 penilaian hasil belajar
Kamis, 15 November Perencanaan, pelaksanaan, dan
23 Ustzh Sri Aryanti, S.Pd
2018 penilaian hasil belajar
Kamis, 15 November Perencanaan, pelaksanaan, dan
24 Ustdz Isaan
2018 penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
25 - Ustzh Devy Basri, S.Si
penilaian hasil belajar
Perencanaan, pelaksanaan, dan
26 - Ustazh Wan Yuli Fitriati, S.Si
penilaian hasil belajar

2. Hasil Kegiatan Supervisi Akademik

Tabel 2. Rekap Hasil Supervisi Akademik Kepala Sekolah


No Nama Guru Nilai PKG / Supervisi Kategori
1 Ust. Karyono S.Pd.I 93 Amat Baik
2 Ust. H. Mokhtar, S.Pd.I 90 Amat Baik
3 Ustzh Suryaningsih, S.Pd 93 Amat Baik

6
No Nama Guru Nilai PKG / Supervisi Kategori
4 Ustzh Liumil Lailah, S.H.I 93 Amat Baik
5 Ust. Sulaiman, S.Pd.I 93 Amat Baik
6 Ustzh Ulin Nuhaerna Zakiya, S.Pd.I 93 Amat Baik
7 Ust Pupung Perdana, S.H.I 93 Amat Baik
8 Ustzh Emilia YR, S.Pd.I 95 Baik
9 Ust M.Mahmud, S.H.I 90 Amat Baik
10 Ustzh Elsa Mulia, S.Pd 93 Amat Baik
11 Ustzh Masrifah, S.Pd.I 95 Amat Baik
12 Ustzh Mellyana Armadani, S.Pd 90 Baik
13 Ustzh Dewi Sundari, S.Pd 85 Amat Baik
14 Ust Angga Putra, S.Pd 85 Baik
15 Ustzh Suci Purwanti, S.Pd 93 Amat Baik
16 Ustzh Siti Roeningsih, S.Pd 93 Amat Baik
17 Ustzh Anisa Fitri Nurhalida, M.Pd 95 Amat Baik
18 Ustzh Emilia Susanti, S.Pd 93 Amat Baik
19 Ustzh Resti Yevira, S.Si 88 Amat Baik
20 Ustzh Ayu Riantika, S.Pd 93 Amat Baik
21 Ustzh Dini Ayu Driassiwi, S.Pd 88 Amat Baik
22 Ustzh Vebri Mita, S.Pd 90 Amat Baik
23 Ustzh Sri Aryanti, S.Pd 90 Amat Baik
24 Ustadz Isaan 75 Cukup
25 Ustzh Devi Basri, S.Si 88 Amat baik
26 Ustzh Wan Yuli Fitriati, S.Si 90 Amat baik

3. Hasil Kegiatan Supervisi Akademik

Tabel 2. Supervisi Akademik Kepala Sekolah


No Nama Guru Nilai PKG / Supervisi Kategori
1 Ust. Karyono S.Pd.I 86, 5 Amat Baik
2 Ust. H. Mokhtar, S.Pd.I 87,7 Amat Baik
3 Ustzh Suryaningsih, S.Pd 97,5 Amat Baik
4 Ustzh Liumil Lailah, S.H.I 92,5 Amat Baik
5 Ust. Sulaiman, S.Pd.I 86,25 Amat Baik
6 Ustzh Ulin Nuhaerna Zakiya, S.Pd.I 91,25 Amat Baik
7 Ust Pupung Perdana, S.H.I 92,5 Amat Baik
8 Ustzh Emilia YR, S.Pd.I 92,5 Amat Baik
9 Ust M.Mahmud, S.H.I 90 Amat Baik
10 Ustzh Elsa Mulia, S.Pd 96 Amat Baik
11 Ustzh Masrifah, S.Pd.I 87,5 Amat Baik
12 Ustzh Mellyana Armadani, S.Pd 80 Baik
13 Ustzh Dewi Sundari, S.Pd 87,5 Amat Baik
14 Ust Angga Putra, S.Pd 90 Amat Baik

7
No Nama Guru Nilai PKG / Supervisi Kategori
15 Ustzh Suci Purwanti, S.Pd 86 Amat Baik
16 Ustzh Siti Roeningsih, S.Pd 90 Amat Baik
17 Ustzh Anisa Fitri Nurhalida, M.Pd 91,25 Amat Baik
18 Ustzh Emilia Susanti, S.Pd 90 Amat Baik
19 Ustzh Resti Yevira, S.Si 86 Amat Baik
20 Ustzh Ayu Riantika, S.Pd 90 Amat Baik
21 Ustzh Dini Ayu Driassiwi, S.Pd 90 Amat Baik
22 Ustzh Vebri Mita, S.Pd 87,5 Amat Baik
23 Ustzh Sri Aryanti, S.Pd 90 Amat Baik
24 Ustadz Isaan 68,5 Cukup
25 Ustzh Devi Basri, S.Si Cuti -
26 Ustzh Wan Yuli Fitriati, S.Si Cuti -

B. Penyampaian materi
Secara kualitatif dapat dilihat bahwa penyampaian materi yang dilakukan oleh guru
telah berlangsung dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari antusiasme siswa dalam mengikuti
pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru. Hampir semua guru menyampaikan materi
dengan sangat baik. Sebagian guru menyampaikan materi dengan menggunakan tampilan
power point. Dalam pengajaran, terdapat beberapa guru yang belum sesuai melakukan
penyampaian materi sesuai dengan RPP

C. Penggunaan metode mengajar dan media pembelajaran


Guru yang mengikuti kegiatan supervisi, semuanya telah menggunakan metode
mengajar yang bagus. Meskipun masih banyak yang menggunakan metode pembelajaran
langsung yang diselingi dengan diskusi kelas. Diskusi kelas yang dilakukan membuat proses
belajar mengajar menjadi hidup dan menyenangkan. Selain diskusi, terdapat beberapa guru
yang proses pembelajarannya menggunakan media power point.

E. Pemanfaatan perpustakaan dan lingkungan sebagai sumber belajar


Dari pemanfaatan perpustakaan dan lingkungan sebagai sumber belajar belum
optimal, artinya guru terfokus kepada pembelajaran didalam kelas sehingga belum optimal
dan menggunakan sarana lain sebagai sumber belajar. Pemanfaatan perpustakaan sebagai
sumber belajar hanya dilakukan dengan cara meminta siswa menggunakan buku paket yang
disediakan oleh perpustakaan.

8
BAB IV
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Kesimpulan
Berdasarkan jadwal yang telah disusun atau diprogramkan sebelumnya semua guru
telah mengikuti kegiatan supervisi yang dilaksanakan oleh kepala sekolah. Semua guru telah
mengikuti kegiatan supervisi dengan nilai atau kategori minial baik. Semua guru telah
menyampaikan materi pembelajaran dengan baik. Kegiatan supervisi proses pembelajaran
juga telah ditindaklanjuti dengan empat cara yaitu dengan pemberian contoh, diskusi dan
pelatihan. Aspek evaluasi terhadap guru juga telah dilakukan dengan empat cara yaitu
persiapan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, dan rencana tindak lanjut. Khusus untuk
rencana tindak lanjut disesuaikan dengan program Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan
(PKB) guru yang juga akan dilakukan evaluasi PKG nya pada tahuan 2018/2019.

B. Rekomendasi
Untuk perbaikan supervisi dan menghasilkan kualitas yang lebih baik, ada beberapa
rekomendasi, antara lain :
1. Supervisi yang dilakukan seharusnya oleh Kepala Sekolah yang didampingi oleh Guru
Senior atau guru yang sama dengan guru yang akan disupervisi.
2. Supervisi dilaksanakan untuk semua guru tanpa terkecuali.

9
3. Untuk guru mempersiapkan sebaik mungkin administrasi pembelajaran.
4. Guru bisa menggunakan sarana lingkungan, perpustakaan, labolatorium sebagai
sumber belajar dan tidak terfokus kepada belajar didalam kelas saja.

10